Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 58


__ADS_3

Malam di kamar hotel Cita dan Jordan yang bersama sedang menikmati kebersamaanya. Tapi di tempat lain Mia yang sedang berjuang untuk bertahan hidup dengan dia melindungi anak yang ada di dalam perutnya. Jordan yang sedang memulai hidup baru bersama dengan Cita. Tapi hati Jordan yang masih sedikit memikirkan Mia yang sudah tidak ada.


Cita yang selalu memperhatikan Jordan selalu membuat celah yang untungkan dirinya agar Jordna bisa selalu terikat dengan dirinya. Apa lagi Jordan tidak tahu kalua Cita sudah tahu hubungan dia dengan Mia. Cita yang berakting polos untuk mendapatkan perhatian Jordan. Sampai apa yang dia inginkan bisa sampai pada tahap dimana dia akan menikah dengan Jordan.


Tapi di tempat lain keluarga Jordan yang dengan diam-diam mengetahui kabar dari Mia yang sedang mengalami krisi. Mereka  yang tahu kabar itu ingin membantu Mia tapi dengan mereka diawasi. Keluarga Jordan tidak bisa bergerak leluasa karena agar apa yang mereka bisa berjalan dengan lancar. Keluarga Mia hanya bisa terdiam melihat Mia menderita. Tapi mereka sangat senang saat kelompok Tomas dalam kesulitan ada kelompok lain yang membantu.


Mereka yang tidak tahu siapa mereka mencari tahu apa niat mereka baik apa buruk menolong Mia. Karena penasaran mereka mencari tahu siapa mereka tapi mereka melakukan dengan cara diam-diam. “Kenapa kita harus melakukan secara diam-diam, kalau kita masih ada celah untuk pergi dari pengawasan wanita itu,”kata Ibu Jordan.


“Biar dramatis saja, kita ikuti permainan wanita itu,”kata Ayah Jordan.


“Tapi kenapa keterbatasan kita,  Mia hampir saja dalam bahaya bukan. Kita tidak bisa menolong dia,”kata Ibu Jordan.


“Tapi bukan sudah ada yang menolong dia,”kata Kakek.


“Itu benar tapi kita tidak tahu mereka siapa?,”ucap Nenek.


“Apa yang kalian khawatirkan  tidak baik untuk rencana kita. Lebih baik kita jangan muncul dulu sampai  Cita benar mulai muncul dihadapan Mia,”kata Ayah Jordan.


Kelaurga Purwokarta yang masih diam saja di balik layar sampai apa yang disampaikan oleh mata-mata Cita. “Mereka masih seperti biasa, tidak ada pergerakkan,”ucap Cita yang saat itu bersama dengan salah satu pimpinan mata-mata yang dia suruh.


“Seperti yang aku laporkan kepada kamu, kelaurga purwakarta tidak melakukan apa-apa. Di tambah lagi kelompok lain saat kita mulai menyerang mereka juga masih belum di ketahui identitasnya. Tapi malah sebaliknya mereka mengenal kita,”kata mata-mata.


“Tidak aku sangka Mia memilik orang yang bisa melindungi dia. Pantas saja dia bisa selamat dari pesawta itu,”kata Cita.

__ADS_1


“Kurasa tebakkan kamu salah Nona,”kata mata-mata yang sudah mengamati Mia sejak awal.


“Apa maksud kamu ada yang salah dengan apa yang aku pikirkan?,”kata Cita.


“Dari awal kalau Mia memiliki orang yang bisa membantunya kenapa dia harus bertahan hidup di laut lepas tanpa ada bantuan siapa-siapa. Bukan itu sangat aneh,”kata mata-mata.


Cita kembali berpikir dengan apa yang di ucapkan oleh mata-mata tersebut. Sampai dia mendapatkan pesan masuk dari Jordan yang menayakan keberadaannya. Cita yang membalas pesan sambil memikirkan ucapan tadi. Hingga dia bisa menyimpulkan kalau kelompok ini ada saat dia bersama dengan Tomas. Kemungkinan mereka adalah orang suruhan Tomas yang menjaga dia secara diam-diam.


Cita yang berpikir seperti itu hanya bisa melakukan rencana lain untuk menghancurkan Tomas dengan beberapa tentara yang sudah dia siapkan untuk menghancurkan Tomas. Tapi dibalik itu semua Teman Mia yang sudah tahu siapa dalang pembunuhan yang terjadi memberitahukan kepada Mia.


Tapi sampai sekarang Mia masih belum memberikan kabar. Karena mereka sadar kalau Mia masih belum siuman. Apalagi teman Mia dan rekannya melihat Mia masih tertidur di ruang pasien. Di perkumpulan teman Mia semua orang hadir untuk membahas apa peristiwa yang terjadi. Semua kalangan dari orang biasa, tentara, pengusaha, bos kriminal, bos mafia, bos organisasi semua berkumpul.


Mereka yang berkumpul karena salah satu pengembar Novel Mia yang dulu sampai yang terbaru dengan nama samaran yang berbeda. Awalnya mereka sangat bingung karena novel Mia tidak lagi muncul sampai mereka mencari tahu hingga menemukan novel yang hampir sama. Tapi penulis namanya berbeda, karena merasa tidak asing mereka mencari tahu. Hingga biodata Mia dan kejadian Mia hingga grup pengembar Mia terbentu dengan jumlah orang 100 orang dengan berbeda kalangan profesi.


“Bukan  itu aneh jika ada orang yang menginginkan nyawa Mia yang tidak bersalah,”kata teman 8


“Itu benar, tapi ini sedikit aneh dengan latar belakang Mia yang suah yatim piatu bukan,”ucap teman 100.


“Tunggu dulu dari pada kita banyak sekali pertanyaan. Bagaimana kita tanyakan kepada mereka yang sudah bertemu dengan Mia diam-diam,”kata Teman 10.


“Aku tidak sengaja bertemu Mia di toko hiasan perlengkapan pakaian. Disana aku melihat Mia bersama dengan dua orang yang menjaga dia tapi ada orang lain yang berbeda sedang mengawasi Mia. Kejadian itu saat Mia ingin diserang dan aku membantunya dengan memberikan email kepada dia untuk naik ke lantai dua toko. Tapi dari sikap Mia dia tahu kalau nyawanya dalam bahaya,”kata Teman 5.


“Kalau aku mendapatkan informasi kalau Mia sedang sakit dan ingin menjengungnya. Waktu itu bersamaan dengan penyerangan terjadi malam itu,”kata teman 88.

__ADS_1


“Jika bicara tentang malam itu orang yang ingin menghancurkan gedung mereka adalah tentara AS yang sekarang sudah dicap sebagai buronan,”kata teman 100.


“Apa kamu juga sudah menyelidiki siapa orang dibalik penyerangan itu,”ucap teman 22.


“ Sangat disayangkan sebelum dia buka mulut ada orang lain yang ingin menghancurkan barang bukti dan dia tewas. Tapi tenang saja sudah ada penggantinya dia sekarang ada disini. Bagaimana jika kita tanyanya sekarang saja?,”kata teman 100.


“Berikan dia padaku aku yang akan menayakan itu pada orang itu, mana dia sekarang,”ucap teman 50.


“Dan satu hal lagi aku baru saja mendapatkan informasi terbaru,”kata teman 10.


“Informasi apa?,”kata teman 22.


“Biar informasinya lengkap kita tanya pada sandranya saja bagaimana,”kata teman 10.


Sandra yang dibawa oleh teman 100 menyuruh anak buah dia untuk membawa orang itu ke dalam pertemuan. Dimana semua teman Mia ada di dalam ruangan itu. Teman 50 yang maju dengan tatapan dingin mulai bertanya kepada orang yang ingin membunuh Mia.”Kamu siapa?,”kata teman 50.


“Aku tidak akan membuka mulut, jika kalian bisa bunuh aku,”kata sandera.


“Apa kamu yakin tidak ingin membuka mulut kamu sementara kamu ada di dalam ruangan yang penuh dengan singa, harimau, naga dan kalajengking,”kata teman 50 tersenyum dingin. Sandera yang melihat sekelilingnya merasa ada aura yang dingin dan menyekap membuat dia ketakutan. Seperti dia masuk ke dalam lubang neraka.


“Sebaiknya kamu buka mulut saja jika kamu ingin hidup,”kata teman 50.


“Dia tidak akan membuka mulutnya,”kata teman 10.

__ADS_1


“Apa yakin tidak ingin membuka mulut,”kata teman 50 yang mulai menekan sadera dengan menarik rambut si korban.


__ADS_2