
Cahya menuggu seorang bersama dengan sekertarisnya. Di dalam ruangan Cahya yang santai menuggiu mendengar suara pintu terbuka. Terlihat Adi yang sudah menyamar masuk bersama dengan Prita dan Robin dari belakang.
“Maaf menuggu lama ya Cahya,”kata Adi yang berjalan masuk setelah melihat Cahya yang duduk menatap.
“Siapa kamu?,”kata Cahya yang tidak tahu laki-laki di depan dia yang usianya sama dengannya.
“Aku tahu kamu ingin tahu, tapi maaf aku tidak bisa mengatakan siapa aku sebenarnya. Kita di sini akan membahas kontrak yang kamu acukan di perusahaan Prita,”kata Adi.
“Maaf dia adalah atasanku yang memiliki semua perusahaan yang ada didalam genggamanku,”kata Prita.
“Saya di sini akan mencatatan bagian yang penting saja,”kata Robin.
“Maaf aku membawa dua orang untuk membantuku. Aku hanya bertanya saja disini? Tidak masalahkan,”kata Adi.
Cahya yang melihat kalau laki-laki di depan dia tidak membuat dia merasa gelisah. Tapi tatapan yang ramah itu membuat Cahya merasa dia orang yang hebat. Tapi memilki banyak rahasia.”Aku tidak masalah. Tapi kenapa anda mengadakan pertemuan rahasia ini?,”kata Cahya yang ingin tahu.
“Itu karena identitas kamu dan perusahan yang kamu jalankan. Kenapa ada dua bagian, tapi kamu meminta hanya satu bagian saja sementara ada dua surat kontrak yang bertumpuk menjadi satu,”kata Adi melihat ke arah Robin. Robin yang memberikan kontrak yang diberikan kepada Cahya kepadanya.
“Jadi ada mengetahuinya. Makanya anda mengadakan pertemuan ini,”kata Cahya yang sudah tahu kenapa pertemuan rahasia ini di adakan. Tapi Cahya yang tidak habis pikir adalah kenapa dia bisa tahu tentang kontrak yang tertumpuk tindi ini.
“Aku tahu apa yang kamu pikirkan. Tapi kamu harus tahu dimana kamu ingin bekerja sama. Tapi sebelum itu kenapa kamu tidak ingin mama kamu tahu akan perusahan yang kamu sembunyikan. Apa kamu tidak suka dengan Cita,”kata Adi yang santai.
Cahya hanya tersenyum saja sampai dia menatap ke arah laki-laki didepannya.”Apa kamu menyelidiki latar belakangku,”kata Cahya.
“Tidak juga karena hanya ingin tahu. Aku tidak tahu kamu bisa dipercaya atau tidak jika aku mengatakannya. Tapi aku ingin tahu lebih dalam lagi tentang kamu Cahya. Kenapa kamu tidak akur dengan Cita. Tapi kadang kala kamu bertemu dengan Jordan. Bukan kamu juga sudah menapatkan warisan dari Jordan ya,”kata Adi yang mengungkit tentang Cita dan Jordan berserta warisan yang diberikan.
__ADS_1
“Warisan apa yang kamu ketahui. Itu tidak ada, Cita sudah mengambil semuanya, bukan aku.”kata Cahya. Pembicaraan mereka berdua yang masih santai dan tidak ada kecurigaan antaa keduanya. Sampai Cahya merasa kalau laki-laki di depan dia itu. Sedikit berbeda dan membuat Cahya ingin bertanya kenapa dia mengungkit tentang Jordan dan Cita.
“Apa hubungan kamu dengan kedua orang tuaku,”kata Cahya dengan menatap ke arah Adi.
“Apa hubunganku dengan mereka ya. Orang yang ingin dibunuh dan orang yang mencari, mungkin seperti itu. Tapi untuk lanjutkan aku tidak akan memberitahu kamu, seperti yang aku katakan sebelumnya. Aku masih tidak percaya dengan kamu, jika tidak memberitahukan kenapa kamu ingin bekerja sama dengan perusahaanku,”kata Adi.
“Kamu cukup waspada. Tapi dari kata kunci yang kamu katakan apa kamu Adi orang yang ingin dicari oleh Jordan dan orang yang ingin di bunuh oleh Cita,”kata Cahya sambil tersenyum.
“Kamu cukup pintar juga dengan kata kunci yang aku berikan,”kata Adi.
“Bukan kamu sudah mati dibunuh oleh Cita di tebing. Kenapa masih hidup dan ada didepan mataku,”kata Cahya.
“Kamu penasaran dengan apa yang terjadi dengan diriku. Tapi aku juga penasaran dengan kamu yang tidak rukun dengan Cita yang sudah membesarkan kamu,”kata Adi.
“Kenapa ya? Jika kamu mau bisa saja tapi untuk apa aku ke sana jika Cita masih saja mencariku,”kata Adi.
“Bukan dia tahunya kalau kamu sudah mati ya.Kenapa kamu masih takut untuk menampakan diri kamu di hadapan ayah kamu yang sekarang mencari kamu,”kata Cahya.
“Dia memang mencariku tapi ada orang dibalik Cita yang selalu mengawasi pergerakan diriku. Jika kamu jadi aku bagaimana menurut kamu?,”kata Adi.
“Aku akan sembunyi sampai orang dibalik Cita mati. Tapi dengan kekuatan dan kemampuan yang kamu miliki bisa saja kamu mengalahkannya bukan,”kata Cahya.
“Tidak semudah itu...,”kata Adi.
“Cukup pembicaraan yang tidak berarah ini. Selesaikan urusana kalian tentang kontrak. Kamu Adi jangan lupa kamu masih harus beres-beres barang yang kamu bawa,”kata Prita yang merasa bosan dengan pembicaraan mereka berdua.
__ADS_1
Robin yang ada disampaing hanya terdiam saja.”Baiklah aku akan selesaikan, tidak sabaran,”kata Adi. Cahya yang melihat sikap mereka bertiga seperti tidak menghargai atasan dan bawahan. Tapi seperti kakak dan adik yang selalu mengawasi dan menjaga satu sama lain.
“Kalian keluarga ya,”kata Cahya.
Prita dan Adi menatap ke arah Cahya.”Tidak seperti yang aku katakan kalau dia adalah rekan yang menggantikan diriku saat aku tidak ingin mengurusi perusahaan,”kata Adi.
“Tapi kalian terlihat seperti keluarga yang berbeda darah,”kata Cahya yang melihat.
“kamu bisa mengatakan seperti itu. Tapi kenapa kamu ingin bekerja sama dengan kami, jika kamu sudah tahu kalau aku ada Adi yang dicari oleh Cita dan Jordan,”kata Adi.
“Aku tidak perduli dengan apa yang mereka lakukan. Aku melakukannya hanya untuk disaat nanti Cita membuang diriku karena aku tidak berguna, bukan kamu sudah tahu. Kalau aku ini bukan anak kandung dari Cita dan Jordan,”kata Cahya.
“Soal itu aku tahu. Tapi apa benar kamu ingin menjaga dan melindungi orang tua kandung kamu dengan apa yang kamu sembunyikan dari Cita,”kata Adi. Cahya hanya terdiam saja dan menatap ke arah Adi.
“Bagaimana selama ini kamu hidup Adi?,”kata Cahya kalau Adi dimata Cahya itu luar biasa hebat. Karena dia bisa membuat Cita merasa tertekan dan membuang uang yang dia miliki karena Adi. Tapi dengan semua usaha yang Cita lakukan semuanya gagal karena Adi masih hidup. Jika Cita tahu akan semua ini apa yang akan terjadi dengan Adi.
“Kamu tidak usah khawatir dengan diriku. Apa yang kamu inginkan sebenarnya. Aku akan membantu kamu,”kat Adi.
“Aku merasa berterima kasih dengan apa yang kamu katakan. Seperti yang kamu sudah lihat. Kontrak kerja sama ini ada dua. Tapi aku ingin yang tertutup yang kamu tanda tangani,”kata Cahya.
“Kenapa?,”ucap Adi.
“Itu karena usaha yang aku jalankan secara sembunyi-bunyi dari Cita. Karena aku tidak suka dengan dia. Aku membenci dia yang terlihat baik, tapi sudah membunuh banyak orang,”kat Cahya.
Adi yang mendengar kata dari Cahya merasa senang. Kalau dia tidak salah pilih dalam melangkah dan tidak meneruskan niat jahat dari Cita yang sudah membesarkannya. Adi yang melihat itu setuju untuk mendatangni perjanjian yang sudah mereka sepakati bersama. Pertemuan rahasia yang sduah selesai dengan kesepakatan kedua pihak untuk tidak memberitahukan apa yang mereka lihat.
__ADS_1