
Roy dan Rey yang bisa berbohong kepada Jordan yang merupakan ayah dari Adi. Mereka berdua yang tidak ingin Adi merasakan rasa sakit yang sama dengan ibunya Adi. Hanya bisa berkata kebohongan kalau mereka tidak tahu kalau memiliki adik angkat. Tapi Jordan hanya menghela nafas saja, karena pada saat yang sama ada gerakkan dari tangan Jesi. Yang membuat Roy dan Rey langusng menuju kasur Jesi dimana dia berbaring.
“Mama,”kata Rey.
“Ma, apa kamu baik saja,”kata Roy yang menahan rasa sedih melihat kondisi Jesi yang sudah terluka.
Jordan yang tidak bisa berkata apa-apa hanya bisa terdiam melihat Rey dan Roy yang gelisah melihat Jesi yang berbaring lemas. Jesi yang membuka mata perlahan melihat Rey dan Roy. Tapi dia tidak melihat Adi yang menoleh ke arah lain dan melihat Jordan ada disampingnya.
“Bagaimana kondisi kamu, aku akan memanggil dokter agar kamu bisa diperiksa,”kata Jordan yang berdiri. Jordan yang berjalan arah pintu membuka pintunya dengan perlahan. Tapi mata Roy yang melihat ke arah Jordan yang sudah keluar dari ruangan. Berbisik ke telinga Jesi,”Ma Adi tidak disini. Dia bersama para paman. Mama jangan khawatir ya.”
Jesi yang sudah mendengar kata putranya Roy merasa lega dan melihat wajah kedua putranya yang terlihat sedih.”Maafkan mama ya,”ucap Jesi.
“Ma tidak usah minta maaf, yang penting mama cepat sembuh. Untuk sementara mama istirahat saja dulu,”kata Roy. Rey yang setuju dengan usulan kakak Roy hanya menganggukan kepalanya. Sampai dokter bersama dengan Jordan masuk ke dalam ruangan.
Dokter yang memeriksa Jesi kalau kondisinya sudah mulai stabil dan melewati masa kritis. Tapi Jesi harus banyak istirahat untuk memulihkan kondisi tubuhnya. Apalagi Jesi mendapatkan benturan yang sangat keras. Tapi kita bersyukur kalau benturan itu tidak berakibat fatal kerena bisa dibawa tepat waktu. Jika tidak Jesi bisa saja tidak selamat. Dokter yang sudah selesai memeriksa keluar dari ruangan.
Di dalam ruangan hanya ada Jordan, Rey, Roy dan Jesi yang berbaring.”Bagaimana kondisi kamu Jesi?,”kata Jordan.
“Aku lebih baik, terima kasih telah mau datang ke sini,”kata Jordan dengan pelan.
“Tidak kebetulan aku mendapatkan kabar kalau ibu angkat dari putraku sedang mengalami kecelakaan,”kata Jordan.
__ADS_1
“Siapa yang kamu maksudkan tuan. Anak angkat yang kamu maksud siapa?,”kata Jesi yang juga berpura-pura tidak tahu. Untuk melindungi Adi agar dia tetap aman. Tapi mereka beriga tidak tahu dengan ucapan yang dia katakan. Mereka tidak akan bisa bertemu dengan Adi lagi karena sudah pergi dari kehidupan mereka bertiga.
“Kalian tidak usah berbohong, aku sudah tahu kalua putraku ada di tempat kalian,”kata Jordan dengan bukti yang dia dapatkana.
Roy hanya menghela nafas dan melihat ke arah mama Jesi. Jesi yang melihat tatapan dari putranya hanya bisa berkata dengan apa yang dia ketahui saja.”Awalnya iya dia bersama kami tapi setelah karyawisata dia dijemput oleh pamannya. Jadi dia tidak akan tinggal bersama kami, katanya dengan dia ada disini akan membawa beban dan musibah bagi kami,”kata Roy.
“Paman siapa yang kalian maksudkan. Adi tidak memiliki siapa saja disini hanya aku ayahnya,”kata Jordan yang sedikit terkejut untuk sesaat.
“Paman yang selalu menjaga Mia,”kata Jesi.
“Apa maksud kamu Tomas,”kata Jordan.
“Bukan dia tidak akan bersama dengan dia. Karena sama saja jika dia bersama dengan Tomas. Tomas akan dalam masalah melindungi Adi. Bukan kamu tahu jika Adi ditemukan dia bisa saja dalam masalah. Karena istri kamu Cita,”kata Jesi.
Tapi Jordan yang mendengarkan pembicaran itu tidak menemukan informasi apa-apa. Yang mereka bicarakan hanya pembicaraan biasa saja, tidak ada pembicaraan tentang Adi.”Kemana lagi aku harus mencari kamu putraku,”ucap Jordan yang merasa putus asa.
Tapi Jordan tidak menyerah untuk menembus kesalahannya kepada Mia yang sudah disurga. Jordan tetap mencari Adi dengan orang yang dia suruh.Tapi di tempat ruangan Rey yang tahu kalau ada alat penyandap hanya memberitahukan kepada mereka dengan tulis. Untuk tidak membicarakan tentang Adi, karena ada alat penyandap. Mereka yang berpura-pura tidak tahu tetap membiarkan alat penyandap itu tetap ditempatnya.
Selama di dalam rumah sakit mereka tidak membicarakan Adi hanya lewat tulisan saja. Tapi dimalam itu juga Rey dan Roy yang menuggu Adi tidak datang.”Kemana dia?,”kata Rey. Sampai mereka berdua mendapatkan pesan kalau Adi ikut dengan Cita.
Roy dan Rey yang melihat pesan yang masuk itu sangat terkejut dan hendak keluar setelah Jesi tertidur. Di luar Elang yang masih duduk terjaga melihat Roy dan Rey.
__ADS_1
“Kenapa kalian keluar,”kata Elang.
“Kenapa kamu tetap disini, bukan mencari Adi,”kata Roy dengan tajam berjalan ke arah Elang.
“Untuk apa mencari Adi. Jika aku sudah mendapatkan tugas lain dari Adi sebelum dia dibawa bersama dengan Cita,”kata Elang.
“Apa maksud kamu Adi memberikan perintah itu kepada kalian,”kata Rey.
“Anak buahku yang datang ke sana mendapatkan ponsel Adi yang berisi untuk menjaga kalian sekelurga dan didalam pesannya itu juga untuk tidak mencari dia. Karena dia tidak akan kembali lagi, tapi dipesan terakhir, kita akan berkumpul kembali jika sudah waktunya,”kata Elang menjelaskan.
Roy dan Rey hanya bisa menghela nafas dan melihat ke langit dinding rumah sakit.”Adi jadi itu pilihan kamu meninggalkan kami,”kata Roy.
“Dia akan kembali, kita harus bisa menjaga dia saat dia kembali. Kita harus lebih kuat lagi,”kata Rey yang tahu kalau Adi akan kembali nanti. Tapi bukan sekarang atau dua tahun yang akan datang tapi melebihnya 5 tahu dia akan kembali didepan mata kita.
“Kurasa kamu tidak sedih ya Rey,”ucap Elang yang melihat Rey yang tidak terlalu terkejut dengan kepergian Adi yang tiba-tiba.
Rey hanya tersenyu saja kepada Elang yang melihat ke arah Elang. Rey yang dengan santai berkata,”Untuk apa khawatir dengan dia. Dia selalu seperti itu bukan, aku percaya kalau dia akan baik saja nanti.”
“Tapi bagaimana kalian nanti akan mengatakan kepada mama kalian berdua soal Adi yang tidak ada,”kata Elang.
Rey dan Roy saling memandang satu sama lain.”Soal itu kami juga tidak tahu,”kata Rey.
__ADS_1
“Kurasa menuggu mama sembuh dulu sebelum kita mengatakan kebenarnya kepada mama,”kata Roy.
Roy dan Rey yang sudah sepakat untuk mengatakan kepada Jesi setelah Jesi sudah kembali ke rumah. Untuk kesembuhan Jesi kedua anak itu tidak mengatakan kebenaran kepada Jesi. Tapi ada hal yang membuat mereka ingin tahu akankah para paman penggemar tahu kalau Adi pergi dari rumah.