
“Maksud paman adalah Gozo. Aku ahu kalau dia adalah pimpinan dari organisasi terlarang,”kata Adi. Gozo yang tidak tahu akan itu sedkit waspada dengan Adi. Tapi Adi yang menyadarinnya hanya santai berbincang saja sambil melihat pulau yang tidak berpenghuni. Sementara Rey dan Roy yang mendengarnya merasa tidak terkejut kalau yang dia bawa Adi adalah pimpinan organisasi terlarang.”Kalian berdua juga sudah tahu tentang diriku,”kata Gozo melihat ke arah Roy dan Rey.
“Aku tahu tentang identitas paman dan kenapa paman bisa ada disini. Sebenarnya alasan kami datang ke sini ada beberapa hal,”kata Rey.
“Hal itu adalah mencarai paman dan jalan-jalan saja,”kata Roy.
“Adi,”ucap paman organisasi.”Iya ada apa paman,”kata Adi.
“Untuk apa kamu mencari Gozo, kamu tahu lawan orang ini sangat berbahaya. Masalah kamu saja belum selesai kenapa kamu mencari masalah yang lain,”kata paman organisasi.
“Aku tidak menambah masalah kok, hanya saja rutenya sama saja. sekalian saja mencarai yang dibutuhkan,”kata Adi.”Rute kamu dengan Gozo sama,”kata paman organisasi yang sedkit ke tinggalan informasi.
Paman organisasi yang sedikit ada yang ganjil dia pergi meninggalkan Adi bersama dengan Gozo. Paman organisasi yang pergi untuk menghubungi seorang. Karena ada peraturan dimana tamu lelang dilarang membawa ponsel. Jika mereka ingin menghubungi seorang mereka harus pergi ke tempat layanan yang sudah tersedia.
“Kalian tahu jika kalian bersamaku kalian bisa saja mati atau dalam bahaya,”kata Gozo dengan suara rendah.
“Kenapa paman terlihat gelisah seperti itu. Kami akan baik-baik saja apa lagi musuh kita sama bukan.Untuk apa gelisah,”kata Rey.
“Itu benar kami sudah terbiasa dengan suasana ini. karena saat kami kelas satu dan tiga kami juga diserang oleh orang lain. kami bisa selamat karena ruang bawah tanah yang terhubung dengan jalan raya yang didepannya kantor polisi. Tarus beberapa bulan yang lalu, kita juga dikepung oleh musuh yang menggunakan senjata. Kami masih baik-baik saja, jangan terlalu dipikirkan,”kata Roy.
“Kenapa kalian tidak memikirkan hidup kalian dari pada hidup orang lain,”kata Gozo.
“Hidup kami sudah hancur saat musuh datang dan kami juga memiliki perilaku yang berubah saat bahaya datang. Karena kami tidak ingin semua ini berjalan sesuai dengan keinginan musuh, kami hanya bisa mencari mereka yang menderita,”kata Roy.
__ADS_1
“Kami tidak ingin adik kami terluka karena orang itu. Dia sudah cukup menderita, kami sebagai kakaknya hanya bisa mendukung dari belakang,”kata Rey.
Adi yang masih fokus melihat pulau ada dua pulau yang membuat Adi sangat tertarik. Atpi dnegan kondisi usia dia tidak bisa menjelajah satu pulau tersbeut sampai dia dewasa.”Kenapa kak,”ucap Seta yang ikut melihat.”Pulau itu adalah pulau suci bukan,”kata Adi.
“Mizan yang ikut melihat dengan sekasama pulau yang di tuju oleh Adi.”Itu benar, tapi abgaimana kamu bisa tahu,”kata Mizan.”Hanya menebak saja. Tapi aku masih tidak bisa pergi ke tempat itu karena usiaku,”kata Adi. Selesai memilih pulau Adi bertanya kepada paman Gozo.
“Paman bagaimana dengan pulau ini tempat yang bagus utuk di tinggali bukan,”kata Adi melihat ke belakang. Tapi Adi yang melihat seperti ada suasana yang membuat Adi bingung.”Ada apa dengan kalian bertiga,”ucap Adi.
“Tidak ada. Pulau mana yang kamu beli,”kata Gozo.
“Pulau ini dan ini,”kata Adi.”Untu pulau ini bisa ditinggali, tapi untuk pulau ini tidak bisa. Tapi kenapa kamu ingin membelinya,”kata Gozo.
“Aku ingin menjelajah pulau yang satunya, tapi bukan sekarang. Pasti aku tidak akan di izinkan oleh mama jika aku pergi dengan usiaku seperti ini,”kata Adi.”Jelas kamu tidak akan di izinkan, mungkin saja kamu akan dihukum,”kata Roy.
“Kenapa kakak berkata seperti itu,”ucap Adi.”Menurut kamu jika mama tahu kalau kamu pergi secara diam-diam apa dia akan memaafkan kamu, sama halnya waktu itu,”kata Roy.
“Sudah tinggal satau hal lagi. Kak Kristan sini sebentar,”ucap Adi.”Ada apa?,”kata Kristan.
“Coba kakak pilih mana tempat yang bagus untuk usaha kakak nanti bersama dengan Roy,”kata Adi.
“Ini,”ucap Kristan yang tidak percaya dengan apa yang dikatakan oleh Adi.”pilih saja,”kata Roy.
“Jika bisa ada satu ruangan bawah tanah untuk berlatih untuk kak Toto,”kata Adi.
__ADS_1
“Memangnya kamu ingin membuat seperti apa Adi,”kata Roy.
“Aku ingin membuat satu perusahan biasa diatasnya dan dibawahnya adalah tempat mata-amat dilatih untuk mencari informasi,”kata Adi.
“Bukan kamu sudah memiliki Ulta. Apa masih kurang?,”ucap Rey.
“Itu beda, untuk yang satu ini adalah mata-mata yang bisa sekalian memusnakan musuh,”kata Adi.
Semua terdiam dengan apa yang dikatakan oleh Adi sementara di tempat lain paman organisasi yang menghubungi progemer tentang informasi beberapa organisasi yang terlibat dengan AS dan Cita. Progemer yang sudah memberitahukan kepada paman organisasi. Sedikit terkejut dengan informasi yang dia dapatkan.”Tidak aku sangka aku terlalu santai dengan perubahan ini,”ucap paman organisasi.
Paman organisasi yang terdiam dan merenungkan sambil berpikir.”Sejak kapan Adi mengetahui semua informasi ini. Tidak mungkin dia tahu tanpa melakukan apa-apa,”ucap paman organisasi.
Selesai merenung paman organisasi segera kembali ke tempat Adi dimana mereka baru saja selesai.”Klaian sudah selesai membeli,”kata paman organisasi.”Sudah sekarang mau membeli pakaian untuk mereka,”kata Adi.
Adi yang bersama kakaknya di toko pakaian dengan mereka semua. “Sekalian membeli untuk karwawisata bagaimana?,”kata Rey.”Jelas dong,”kata Roy.
Adi bersama dengan kedua kakaknya mencari pakaian yang sesuai sedangkan untuk mereka berenam juga mencari pakain untuk mereka. Di toko baju yang berbeda dengan satu tempat kasir mereka mencari pakaian mereka. selesai membeli mereka menuju kasir dimana Adi yang membayar semua belanjaannya. Setelah belanja pakaian Adi pergi ke toko elektronik dimana Adi harus membeli barang keperluan rumah dan keperluan pribadi.
Di tengah membeli paman organisasi berpisah dengan mereka karena paman organisasi ingin masuk ke ruang lelang yang sebentar lagi akan dibuka. Adi yang teringat untuk membeli barang penglengkapan ruang dimensi yang akan dia buat. Meninggalkan semuanya tanpa meminta izin, Adi yang berjalan menjauh.
Semua orang tidak tahu kalau Adi pergi dari ke rumunan. Adi yang sampai di toko yang dia cari masuk ke dalam dan memberikan catatan yang dia tulis.”Permisi ada barang yang tertulis di sini tidak?,”kata Adi sambil melihat ke belakang.
Penjaga toko yang membaca catatan yang diberikan Adi mulai mencari disetiap rak yang sudah dipajang. Waktu yang dibutuhkan oleh penjaga untuk mengumpulkan barang yang dibeli tidak lama hanya menuggu 30 menit saja sudah didepan mata Adi.”Maaf menuggu lama semua barang yang anda car sudah ada. Silakan diperiksa,”kat penjaga toko.
__ADS_1
Adi memeriksa barang yang sudah ada didepan mata Adi. Adi yang melihat kalau semua barang itu sesuai dengan apa yang dicari oleh Adi.”Berapa semuanya?,”kata Adi.”Total keseluruhan adalah 1 juta 900 ribu,”ucap penjaga.
Adi mengeluatkan uangnya yang pas, untuk diberikan kepada penjaga toko setelah serah terima selesai Adi memasukkan barang dia masuk ke dalam tas. Segera Adi berjalan keluar dari tempat dan berkumpul dengan mereka semua. Sebelum Adi ketahuan oleh kedua kakaknya.