
Aura pembunuh Adi yang keluar karena ucapan Khalid membuat Adi marah. “Kenapa kamu mundur jauh sekali, bukan tadi kamu hendak menyerangku,”kata Adi yang tersenyum dingin sambil berjalan ke arah Khalid. Tapi Khalid yang terlihat waspada dengan kedatangan Adi ke arahnya.
“Tidak ada hanya berhati-hati saja karena kamu bisa saja menyembunyikan senjata tubuh kamu bukan,”kata Khalid.
“Senjata apa dari awal aku tidak membawa senjata karena itu sangat tidak nyaman. Kamu tahukan aku datang ke pesta pernikahan orang tuaku dna tidak ada niat yang lain,”kata Adi yang masih lengah ke arah Khalid.
‘Ohh iya kamukan anak dari Jordan. Tapi kenapa kamu tidak bertemu dengan ayah kamu saja, tapi malah bersembunyi. Apa kamu dan dia tidak akur,”kata Khadli yang selalu ada pergerakan untuk melangkah mundur.
Tapi Adi yang melihat sikap dari Khalid sedikit terhipur. Tapi dengan kondisi Adi yang tidak bisa berlama-lama hanya bisa ingin menyelesaikan semuanya. Sebelum mereka datang karena Adi juga ingin menghilang untuk selamanya kerena sudah lelah.
“Untuk apa kamu ingin tahu urusan pribadi dirku. Yang ingin kamu bunuh, apa pentingnya bagi kamu, bukan lebih baik kita selesaikan dengan cepat,”kata Adi yang menggunakan ketrampilan mata-mata yang menyembunyikan hawa keberadaannya. Sampai Adi dibelakang Khalid.
Khalid yang tahu akan kehadiran Adi menghindar dengan cepat untuk ke dua kalinya.”Kamu hebat juga bisa menghindar untuk sampai sekarang. Tapi sampai kapan kamu bisa bertahan,”ucap Adi saat ada kesempatan untuk berbicara dengan Khalid.
Khalid yang tidak tahu kenapa Adi bisa menyamakan kecepatan dirinya yang menghindar.”Kamu jangan penasaran dengan apa yang aku lakukan. Karena ini terlalu lama kita akhiri ini bagaimana. Aku sudah pusing,”ucap Adi yang lebih cepat dari Khalid dan mulai menyerang saat ada cela.
Khalid yang tidak tahu tidak bisa menghindar dari serangan Adi dari arah sampaing. Tidak hanya dari samping dia juga datang dari depan tapi Khalid bisa mengerakkan tubuhnya untuk mundur dan terhindar dari serangan kedua Adi.
“Percuma saja kamu untuk menghindar. Aku sudah tidak bisa berlama-lama,”kata Adi yang mulai menyerang kembali. Pertarungan terjadi beradu oleh kedua orang di tebing. Satu orang tidak ingin mengalah tapi melihat Khalid yang sudah tidak bisa bertahan membuat Adi memilik kesempatan. Pukulan yang bisa membuat Khalid tidak bisa bergerak.
__ADS_1
“Kamu ingin tahu bagaimana aku bisa melakukan ini,”ucap Adi dengan menghempas rambutnya ke belakang. Tubuh Adi yang berkeringat karena beradu dengan Khalid untuk beberapa jam lalu.
“Aku bisa karena wanita kamu Cita yang selalu mengincar nyawaku. Tapi karena dia aku juga bisa berkembang dengan santa baik. dengan darah yang selalu mengalir ditanganku,”kata Adi dengan senyum liciknya.
“Kamu yang sudah memiliki semuanya ingin membunuh seorang anak dan keluarganya. Aku tidak tahu kenapa kamu melaukan ini apa hanya karena pulau terlarang atau karena faktor yang lain,’”ucap Adi yang menendang perut Khalid yang masih berbaring.
“Kamu itu adalah orang yang tidak berguna tahu tidak,”kata Adi yang duduk dan menarik rambut Khalid. Wajah Khalid yang penuh dengan memar dan darah membuat dia tidak terlihat seperti Khalid.
Tapi yang diberikan adalah ludah yang disembukan oleh Khalid.”Anak pembawa sial sebaiknya kamu mati saja. Bukan karena melindungi kamu ibu kamu hampir mati,”kata Khalid. Adi yang membersihkan ludah yang disemburkan oleh Khalid diwajahnya.
“Aku bukan anak pembawa sial. Tapi kalian yang pembawa siak yang sudah merengkut orang tua dari ku dan ibuku. Kalian pantas mati,”kata Adi yang dengan dingin menusuk pisau tepat dijantung Khalid yang sudah tidak berdaya.
Melihat ke arah lain dimana mobil Adi. Tapi melihat kondisi kalau anak buah yang dia bawa sudah mati terbunuh oleh anak buah Khalid. Adi yang menghela nafas berjalan perlahan ke arah ujung tebing.”Apa aku bisa bertahan sedikit lama lagi,”kata Adi yang duduk di tebing dengan santai.
Adi yang mengeluarkan si putih yang ada di ruang dimensi.”Putih kamu bisa bawa ini ke mereka yang selalu menjagaku,”ucap Adi kepada si putih. Rubah putih yang sudah menjadi teman Adi saat dia kecil yang selalu menjaga Adi.
Adi yang mengelus si putih dan mengalungkan barang dan catatan hariannya di laher siputih.”Apa mereka bahagia saat ini sudah berkumpul,”ucap Adi yang melepaskan kristal kehidupan yang selalu di pegang.
Adi yang melihat kristal kehidupan yang sudah berubah warnah dengan kehidupan yang sudah tidak ada lagi.”Aku ingin bertemu dengan kamu ibu,”ucap Adi yang melihat secara remang-remang ke arah laut. Tapi Adi melihat seorang wanita bersama seorang dua orang yang tidak asing baginya. Adi yang menghampirinya dengan senyuman.”Putra anaku,”ucap Mia dari cahaya yang dilihat oleh Adi.
__ADS_1
“Ibu,”ucap Adi yang senang berlari ke arah mereka. Dimana Adi berlari seperti anak kecil ke arah mereka. Adi yang merasa nyaman dan berbincang dengan mereka sampai pada akhirnya tubuh Adi jatuh ke tebing dengan bersama air yang menjadi saksi kematian Adi.
Adi yang menghilang seperti deburan air yang menyatu dengan air laut yang pasang surut. Tidak ada jejek keberadaan Adi sampai Seta dan Mizan yang sudah selesai dan berkumpul dengan anggota khusus yang lain. Merayakan kemenangan mereka menghabisi organisasi black.
“Akhirnya kita bisa selesai juga, aku tidak sabat untuk bertemu dengan Adi,”kata Seta. Tapi pada saat yang sama cuaca yang cerah berubah menjadi mendung membuat mereka kehujanan. Tapi Mizan yang merasakan kalau cuaca ini membuat dia resah.
“Kalian sudah menghubungi Adi ada dimana dia?,”kata Mizan.
“Sudah aku hubungi tapi tidak ada sambungan,”kata Red. Sampai Si putih yang dari arah belakang mereka.”Bukan itu si putih,”ucap Rabbit.
“Itu benar kenapa si putih datang ke sini,”ucap Rabbit yang berjalan ke arahnya. Wajah mereka yang senang berubah menjadi gelisah karena kedatangan si putih.
“Bukan itu adalah gelang raung dimensi Adi,”kata Red yang mengambilnya.
“Putih dimana Adi,”ucap Blue. Putih yang berlari ke arah diaman lokasi Adi berada. Mereka semua yang dengan cepat mengikuti si putih dengan sisa terakhir bersama dengan anggota yang lain. Tapi di balik itu semua para paman yang juga merasakan kalau air hujan itu bertanda kalau Adi sudah berkumpul bersama dengan Mia.
Para paman yang merasa sedih pergi ke makam Mia di saat semua sudah selesai semua. Sementara anggota khusus yang pegri ke lokasi Adi berada. Satu jam mereka berlari mengikuti si putih. Sampai di tebing.”Putih apa disini Adi berada?,”kata Red yang melihat anak buah musuh.
“Kenapa mereka ada disini. Tapi dimana Adi,”kata Red. Mizan dan Seta yang merasa hawa keberadaan Adi yang sudah lenyap. Membuat dia pergi ke arah tebing Seta dan Mizan saling menatap satu sama lain.
__ADS_1