Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 93


__ADS_3

Roy yang melihat ke arah adiknya Rey masih bingung ingin berkata apa kepadanya. Karena Roy juga tidak terlalu mengerti dengan kondisi Adi. Yang Roy tahu kalau Adi adalah bagian dari keluarga ini saja.”Kak,”ucap Rey.


“Nanti kakak akan jelaskan. Tapi kenapa Adi belum kembali,”kata Roy melihat ke arah mamanya. Jesi yang tidak bisa menjawab hanya bisa terdiam saja. Sampai Rey berjalan masuk ke dalam kamar untuk meletakan tasnya. Rey yang sudah di kamar membuka laptop Adi yang ada di meja. Rey yang tahu kata sandi Adi bisa membuka laptop Adi dengan mudah. Rey mulai mencari Adi berada sampai dia menemukan cctv yang dia pasang oleh Adi.


Rey mengambil ponsel dan menghubungi Adi. Adi yang ada diluar mendengar ponselnya berdering. Dia melihat ke arah ponsel yang kemudian melihat ke arah cctv yang sudah terpasang. Rey melihat Adi yang tersenyum tanpa


dosa. Tidak lama kemudian telepon Rey tersambung.


“Kenapa kamu belum balik, semua orang mengkhawatirkan kamu,”kata Rey lewat telepon.


“Aku hanya berjalan-jalan saja untuk menenangkan diri. Tapi kenapa kamu menggunakan laptopku kakak,”kata Adi yang menebak.


“Untuk mencari kamu,”ucap Rey dengan singkat.”Ada orang yang mencari kamu jadi agar kamu tidak ketahuan kamu beraktinglah jika kamu sudah membaik,”kata Rey yang menutup laptopnya dan ponselnya. Setelah Rey


memberitahukan kepada Adi.


“Apa yang kamu lakukan Rey,”kata Roy yang bersandar di dekat pintu masuk kamar.


“Sejak kapan kakak sudah ada di situ,”kata Rey yang menoleh dengan senyumnya yang polos.”Bukan kamu sudah tahu soal Adi bukan, kenapa kamu berakting tidak tahu tadi di bawah,”kata Roy yang sudah tahu kalau Rey berakting.


“Kakakkan tahu kalau mama belum menceritakan kepadaku soal Adi bukan. Biar tidak ketahuan aku berakting penasaran dan kaget,”kata Rey. Roy yang menghembuskan angin melalui hidungnya berjalan masuk ke dalam kamar.


“Kita ganti topik saja. Kamu sudah tahu dimana Adi sekarang,”kata Roy.


“Adi akan segera pulang bersama paman yang mencarinya,”kata Rey. “Tapi kakak, apa yang kamu bawa itu,”kata Rey yang melihat ke arah tangan.


“Ohhh ini cemilan yang aku ambil di dapur”kata Roy dengan dia memberikan cemilan yang dia bawa. Rey dan Roy yang memakan cemilan yang dibawa oleh Roy. Sambil menuggu Adi kembali sambil mereka beristirahat.


Adi yang melewati jalan yang sepi bertemu dengan paman yang ada di rumahnya.”Paman kenapa ada disini?,”ucap Adi yang melihat dari arah depanhya.


“Kenapa kamu pergi terlalu jauh,”kata mantan tahanan.

__ADS_1


“Aku tidak pergi terlalu jauh, hanya mencari tempat yang pas untuk sendiri saja,”kata Adi.


“Kamu tahu tidak tempat ini berbahaya,”kata mantan tahanan.”Bahaya kenapa apa karena tidak ada cctv yang bisa memantau kemana aku pergi,”kata Adi. Mantan tahanan hanya bisa terdiam dan mengajak Adi untuk kembali.


“Di mana kamu pergi menenangkan diri Adi,”kata mantan tahanan.”Tempat yang sunyi,”ucap Adi.


“Apa sekarang kamu sudah membaik. Jika kamu sudah ingin pulang,”kata mantan tahanan. Adi hanya tersenyum saja sampai mereka didepan pintu rumah. Adi dan mantan tahanan masuk ke dalam rumah. Rey dan Roy yang


melihat dari atas kamar mereka kalau Adi sudah kembali ke rumah.


“Aku pulang,”ucap Adi. Jesi yang awalnya ingin berlari menghampiri Adi tapi dia urungkan karena melihat kondisi dia seperti menyembunyika sesuatu. Tapi Roy yang baru saja dari dapur setelah dia melihat Adi kembali.


“Adi kamu membuat mama khawatir lagi ya,”ucap Rey yang melihat ke arah Adi.


“Bukan membuat khawatir hanya saja sedikit ada urusan saja,”kata Adi yang memalingkan wajah. Rey yang bisa menebak kalau Adi baru saja pergi ke tempat lain. “Sudah kenapa Rey,”kata Roy dengan dia memberikan minuman kepada Adi.


Adi yang sudah meminum berjalan ke arah Jesi.”Maaf ya ma membuat mama khawatir,”kata Adi.


“Adi,”ucap dokter anak.”Aku akan memikirkannya untuk sementara. Aku hanya ingin hidup damai saja untuk lebih dulu,”kata Adi.


Semua paman penggemar yang datang hanya bisa tersenyum kepada Adi. Karena apa yang akan dia pilih mereka akan menerimanya dengan mereka membantu dengan diam-diam. Selesai dengan pembicaraan yang lama mereka


semua kembali setelah melihat Adi dan memberikan buku diarynya. Tapi sebelum mereka pergi Adi melihat ke arah paman penggemar.


“Terima kasih sudah menjaga saya selama ini,”kata Adi. Semua yang ada didalam ruangan sedikit terkejut mendengar ucapan Adi. Tapi dalam hati mereka sangat senang Adi bisa terlihat santai dengan mereka.


Tapi setelah kepergian mereka hidup Adi akan berubah secara perlahan. Dengan Adi yang membangun satu organisasi yang sangat kuta untuk bisa menjaga dirinya, keluarga dan orang yang percaya dan melindungi ibu kandunnya.


 Hari yang sudah malam Adi, Rey dan Roy yang menuju kamar untuk beritirahat. Karena mereka besok akan


berangkat sekolah. Tapi saat malam tiba tepat pukul 12 malam Adi membuka mata. Dan berjalan membuka laptop.”Kamu tidak tidur,”ucap Roy. Rey yang juga menyadarinya melihat Adi.

__ADS_1


“Kenapa kalian belum tidur,”ucap Adi.


“Bagaimana bisa kami tertidur setelah apa yang terjadi pada kamu,”kata Roy.


“Iya Adi apa yang ingin kamu lakukan setelah ini,”kata Rey.


“Apa yang aku lakukan adalah membangun suatu kerja sama yang bisa melindungi diriku dan orang terdekatku,”kata Adi yang berbicara sambil mengetik pesan untuk mereka bertiga. Saat Adi yang mulai mengeti Roy dan Rey datang mendekat dan ikut membaca.”Adi sudah berapa lama kamu memutuskan melakukan semua itu,”kata Roy.


“Melakukan apa kakak Roy,”kata Adi yang tidak paham.


“Jangan bohong Adi, kami sudah tahu kalau. Tadi kamu pergi itu ke tampat para preman tiga wilayah bukan,”kata Rey.


“Jadi kalian sudah tahu ya,”kata Adi yang tidak bisa berbohong.


“Apa yang ingin kamu lakukan kami akan tetap bersama kamu Adi. Karena kita adalah keluarga bukan,”kata Roy dengan Rey menganggukan kepalanya. Saat Adi melihat mereka berdua yang percaya dengan kekeluargaan yang


tidak akan bisa runtuh.


“Jadi apa yang ingin kamu lakukan,”kata Rey.


“Itu benar apa rencana kamu sekarang,”kata Roy.


“Untuk pertama adalah menyatuhkan ke empat wilayah setelah selesai dengan itu mereka akan diberikan tugas untuk menambah wilayak kekuasaan mereka. Itu juga mereka harus melakukan secara diam-diam. Dengan kehidupan kita harus tetap bisa terjaga kerahasiannya,”kata Adi yang sudah merencanakan semua.


Setelah Adi mengetahu identitas dirinya yang akan menjadi ancaman bagai Cita dan anak yang dia bawa. “Tapi bukan kamu sudah menyatuhkan ketiga wilayah ya Adi tadi,”kata Rey.


“Iya hanya saja masih satu lagi yang belum aku selesaikan yaitu dibagian selatan,”kata Adi.


“Bagian selatan itu bukan milik  bisnis penjualan yang tidak biasa ya Adi,”kata Roy.


Adi hanya menganggukan kepalanya setelah dia mencari tahu bisnis yang dilakukan oleh wilayah selatan.”Bagaimana apa kamu menemukan sesuatu?,”kata Rey. Adi hanya melihat ke arah mereka dengan tatapan tidak menemukan apa-apa.

__ADS_1


__ADS_2