Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 70


__ADS_3

Kakek Jordan yang melihat sekertaris Jordan datang menghentikan para penjaga.”Biarkan dia masuk ke dalam,”kata kakek Jordan.


“Tuan besa anda masih hidup,”ucap sekertaris Jordan yang senang kalau keluarga Jordna masih hidup. Sekertaris masuk ke dalam dibelakang kakek, hingga sekertaris melihat semua orang berkumpul.


“Kamu bukan sekertaris, bagaimana kamu bisa ada disini,”ucap nenek.


“Saya mencati tuan dan nyoya besar,”kata sekertaris.


“Apa ini perintah dari Jordan,”ucap Ibu Jordan. Sekertaris terdiam untuk sesaat setelah dia dipersilakan untuk duduk.


”Awalnya iya, tapi sekarang ada larangan untuk mencari tuan dan nyoya besar. Karena Cita sudah memberikan usul kepada Jordan agar tidak mencari karena sudah dua minggu tidak ditemukan,”kata sekertaris.


“Jika kamu tidak di izinkan. Kamu datang mencari tanpa sepengetahuan Jordan,”kata Ibu. “Itu benar. Tapi apa yang sebenarnya terjadi kenapa rumah utama diserang,”kata sekertaris.


“Sampai mana informasi kamu tentang Cita,”kata yah Jordan. Sekertaris memberikan semua data dan saham yang dimiliki oleh Cita dan kegiatan Jordan.”Semua ada didalam sini,”ucap sekertaris memberikan amplop coklat dan file harddisk.


“kenapa kamu mencari kamu sementara putra kami tidak mencari kami,”kata Ayah Jordan.


“Karena rencana yang di susun. Saya juga percaya kalau tuan dan nyoya akan bisa selamat,”kata sekertaris.


“Kamu ingin tahu siapa yang melakukan itu bukan. Jika kamu datang ke sini,”ucap kakek.

__ADS_1


“Melihat kalian selamat sudah cukup bagi saya. Agar tuan muda bisa bertemu dengan Mia,”kata sekertaris. Keluarga purwakarta yang membaca data dan file yang sudah diberikan kepada mereka bersama dengan keluarga cahaya.


“Tapi kenapa kalian tidak muncul saat tuan muda mencari kalian,”kata sekertaris.


“Itu karena Cita. Jika kita keluar dari tempat persembunyian kita bisa saja terwas oleh wanita rubah itu,”kata nenek Jordan.


“Yang kalian maksudkan adalah semua ini adalah perbuatan Cita. Tapi kenapa mereka ingin nyawa kalian, apa alasannya,”kata sekertaris yang tidak tahu pikiran Cita sekarang.


“Jika kami cerita akan membutuhkan waktu yang panjang. Apa kamu yakin,”ucap ayah Jordan.


“Tidak lebih baik aku tidak tahu. Karena aku sudah tahu kalian selamat itu sudah cukup. Rencana akan sesuai dengan apa yang di rencanakan bukan,”kata sekertaris. Mereka yang ada di dalam ruangan tersenyum kepada sekertaris Jordan yang perduli dengan putra mereka.


Di tempat lain Tomas yang sudah selesai dengan urusan pekerjaannya bisa tertemu dengan Mia. Mia yang sedang menjalankan kegiatan seperti biasa. Dihampiri oleh Tomas yang masuk ke dalam kamarnya.


“Ayah kapan kamu kembali, apa ayah baik-baik saja,”ucap Mia yang senang.


“Aku baik saja, bagaimana dengan kamu apa kamu tidak sakitkan. Saat ayah tidak ada,”kata Tomas.


“Aku baik-baik saja Jem dan Surya menjaga aku dengan baik,”kata Mia. Mia yang berjalan berdampingan dengan Tomas menuju ke lantai bawah. Dimana Jem dan Surya sudah duduk di sofa. Di saat yang berbahagia Mia bisa berkumpul dengan keluarganya berbincang satu sama lain. Menceritakan apa yang sudah dilewati. Sampai waktu menghentikan perbincangan mereka karena Tomas mendapatkan panggilan darurat.


Tomas yang berdiri mengangkat telepon tersebut dan menayakan apa yang sedang terjadi. Tapi setelah mendapatkan informasi kalau rekan mereka yang di tinggal di negara tetangga untuk mata-mata sudah tewas. Membuat Tomas sedih membuat dia harus pergi kembali dan meninggalkan Mia bersama kedua orang penjaga.

__ADS_1


Mia yang melihat itu bertanya kepada Tomas.”Ayah mau pergi lagi ya. Kita baru saja bertemu belum lama,”kata Mia dengan wajah sedikit sedih. Tomas mendekati Mia dan mecium kening Mia.


“Maafkan ayah. Ayah harus pergi lagi karena mata-mata ayah sudah ketahuan oleh musuh. Jadi ayah harus membuat rencana ulang,”kata Tomas.


Mia hanya menghela nafas dan berkata,”Baiklah tapi harus jaga diri ayah. Kita harus bertemu kembali ya.” Tomas tersenyum dan berjalan keluar bersama ketiga orang yang menemani Tomas keluar.


Setelah Tomas masuk ke dalam mobil dan mobil melaju dengan cepat membuat Mia tidak bisa melihat.”Sebenarnya ayah di tugaskan dimana sampai mata-amat dia bisa di bunuh,”ucap Mia.


“Ayah kamukan tentara Mia,”ucap Surya.


“Iya tapi aku tidak terlalu tahu pekerjaan para tentara keculi menjaga negara,”kata Mia.


“Kamu tidak usha tahu banyak. Yang penting ayah kamu sehat tanpa terluka itu sudha cukup bukan,”ucap Jem. Mia hanya menganggukan kepalanya dan dia berjalan masuk sementara Jem dan Surya masih diluar untuk petroli.


Mia yang sudah di dalam kamar karena sudah larut Mia tidak bisa melanjutkan kegiatan menjahitnya. Karena dia harus beristirahat sebelum Jem datang dan menasehati dirinya karena terlalu banyak pekerjaan. Mia yang membaringkan tubuhnya karena dia harus tetap menjaga si kecil yang belum lahir. Tapi di sela dia istirahat Mia membuka ponselnya dan melihat aktifitas grup pengembar yang seperti biasa ada hal menarik yang diberikan dari mereka yang bertukar cerita tentang novel yang mereka baca.


Mia yang ikut membaca juga merasa tenang kadang Mia mendapatkan inspirasi dari para penggembar ini. Semua dukungan dan bantuan mereka membuat Mia senang. Tapi dengan apa yang di rasakan Mia harus bisa bertahan dengan semua kondisi. Kalau dirinya sudah hampir mencapai batasnya.


“Tubuhku lelah aku ingin segera tertidur panjang. Tapi jika aku tertidur bagaimana dengan anakku nanti,”ucap hati Mia yang sedang memikirkannya. Melihat ke arah busana yang sudah dibuat oleh Mia. “Sudah ada lima busana yang aku buat tinggal lima busana lagi yang harus aku selesaikan sebelum tanggal pelelangan yang sudah dibuat dan di rencanakan,”kata Mia.


Hingga akhirnya mata Mia tertutup untuk dia tertidur karena lalah. Malam yang panjang dan pagi dan siang yang penuh dengan aktifitas. Mia bisa bertemu dengan Tomas dan berbincang bersama karena sudah dua atau tiga bulan mereka tidak bertemu.

__ADS_1


Rindu yang tidak bisa diucapkan. Dengan malam yang dingin dan penuh kerinduan. Aku menatap langit malam. Hingga aku tertidur dan terbangun di padang rerumputan. Cinta, kasih sayah, kehidupan dan keabadian. Tidak semua bisa dijalankan bersama. Apa yang kamu inginkan hanya bisa memilih. Tapi ada kalanya semua orang bisa memiliki itu. Tidak ada Cinta, Tidak ada kasih sayang, tidak ada kehidupan dan tidak ada keabadian. Yang membuat orang bisa lepas dari semua itu.


Perjuangan hanya untuk tetap bisa hidup. Tapi semua itu pasti ada rintangan yang tidak terduga. Dari mereka yang tidak menyukai. Seperti siapa yang selalu di cintai dan dibenci oleh orang lain. Itulah kehidupan yang selalu dijalani oleh wanita yang kesepian.


__ADS_2