Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 20


__ADS_3

Mia yang sudah menadatangni surat pernikahan dengan Jordan tapi hati Mia yang juga senang tapi juga takut. Mia yang tidak tahu harus apa yang dia lakukan hanya bisa menuggu sampai Jordan tenang. Tapi Mia yang masih bingung dengan apa yang terjadi membuat dia resah.”Kenapa Jordan mau menikah denganku, tapi kenapa Irma menyuruh dia untuk menikahiku,”kata Mia yang tidak karuan.


Sampai kelapa Mia merasakan sakit lagi. Mia yang mencoba tenang melihat kelayar jendela sambil duduk sampai bibi yang mengurus vila datang.”Nona ini makan malam anda,”kata bibi yang mengantarkan makanan.


“Terima kasih bibi,”kata Mia dengan ramah.


Mia yang tinggal di rumah milik Jordan merasa tidak nyaman. Mia yang mencari cara untuk pulang ke rumah mengambil barangnya. Tapi masih di larang oleh pengawal yang menjaganya. Satu hari telah berlalu Mia yang sudah terbangun pergi ke daput untuk membuat makanan. Mia yang tidak tahu apa boleh menggunakan semua bahan ini hanya bisa menuggu bibi datang ke rumah.


Tapi Jordan yang balik dari kerja menatap Mia yang ada di dapur.”Apa yang kamu lakukan di sana?,”kata Jordan dengan dingin.


“Aku ingin membuat makanan, tapi aku tidak tahu apa aku boleh menggunakan bahan yang ada di kulkas,”kata Mia yang berhati-hati dengan ucapannya.


“Kamu boleh menggunakannya, sekalian siapkan makana untukku aku sudah lapar,”kata Jordan yang langsung pergi naik ke atas.


Mia yang memilih bahan menyiapkan sarapan pagi. Tapi sampai dia selesai menyiapkan sarapan pagi Jordan turun dengan pakaian yang rapi. Mereka makan berdua di meja yang sama sampai Mia berkata,”Apa aku boleh pulang mengambil barangku yang ada di rumah Jordan dan kapan kamu mengembalikan ponselku.”


“Barang apa yang ingin kamu ambil, biar para pengawal yang mengambilnya,”kata Jordan.”Tidak aku ingin mengambilnya sendiri,”kata Mia.


Jordan yang merasa tidak nyaman membanting semua makanan yang ada dihadapan Mia. Mia yang tidak tahu apa yang salah dengan ucapan Mia Jordan langsung pergi.”Apa aku melakukan kesalahan,”kata Mia dalam hati.


Mia hanya bisa melihat semua makanan yang dibuatnya telah rusakk jatuh kelantai.”Sayang sekali sudah jatuh ke lantai. Aku masih lapar dan ingin makan,”kata Mia yang membereskan sampai Mia mendapatkan serpihan kaca yang mengenai tangannya.


Mia melihat saja dan menghisap menggunakan mulutnya untuk menghentikan darahnya. Tidak lama kemudian Mia melanjutkan membersihkan semuanya. Selesai dengan semua itu Mia ingin pergi ke rumah tapi di depan pintu sudah dihadang oleh penjaga.


“Nona ingin kemana?,”kata penjaga.

__ADS_1


“Aku ingin pulang mengambil barang,”kata Mia dengan santai.”Apa nona sudah mendapatkan izin dari tuan muda,”kata pengaja.


“Belum,”ucap Mia dengan suara kecil.”Jika belum anda tidak boleh pergi dari vila,”kata penjaga.


Mia menghela nafas dan berjalan menuju kamarnya. Mia yang hari itu tubuhnya tidak seperti biasanya merasakan rasa sakit di kepalanya.Membuat Mia harus tertidur sampai Mia tidak sadar kalau Jordan sudah ada di vila.


Mia yang tertidur mendapatkan air yang tumpah membasahai tubuh Mia saat dia tertidur. Mia terbangun karena siraman air oleh Jordan.”Enak ya bisa tidur, cepat buatkan aku makanan,”kata Jordan yang kasar.


Mia yang merasakan sakit kepalanya dia tahan sampai Mia mengganti bajunya yang basah. Selesai berganti pakaian Mia menuju dapur dan membuat makanan untuk Jordan. Kepala Mia yang mulai sakit menghentikan aktifitasnya dan meminum obat yang ada di sakunya. Setelah dia meminum obatnya Mia melanjutkan memasak.


“Kenapa belum siap juga,”kata Jordan yang sudah menuggu.


“Maaf,”kata Mia yang menyiapkan makanan yang sudah jadi.


Mia yang sudah menaruh makanan di depan Jordan. Mia yang ingin duduk makan bersama tapi yang dikatakan oleh Jordan adalah Untuk apa kamu duduk disana?. Mia yang tidak tahu hanya langsung berdiri apa lagi Mia yang merasakan tubuhnya tidak enak badannya.


Di kamar mandi yang ada kacanya Mia melihat wajahnya yang pucat.”Sudah waktunya aku istirahat,”kata Mia setelah membasuh tangannya.


Dimalam hari Mia bisa tertidur tanpa gangguan sampai hari ketiga Mia yang di vila. Mia bisa menahan cacian dan sikap dingin dari Jordan. Mia yang dengan tubuhnya yang sudah lemah hanya bisa menahan rasa sakitnya sampai Mia mendapatkan izin dari Jordan untuk bisa pulang.


Tapi kepulangan ini di temani oleh Jordan.”Apa ini rumah kamu,”kata Jordan yang melihat sekelilingnya.


“iya,”kata Mia.”Tidak aku sangka rumah kamu dekat dengan Ben ya,”kata Jordan yang masih dingin.


“Ayo masuk,”kata Mia yang membuka pintunya.

__ADS_1


Mia yang masuk dan mengambil barang yang diperluhkan untuk dibawa ke vila. Sampai Jordan datang ke kamarya,”Dimana orang tua kamu?.” Mia yang mendengar itu ingin rasanya dia menangis tapi dai hanya bisa menghela nafas.


Mia yang berbohong kalua orang tuanya ada perjalanan bisnis dan dia tinggal sendirian di rumah. Jordan yang sudah melihat turun dan masuk ke dalam mobil. Tapi sebelum Jordan turun dia berkata kepada Mia.”Jika sudah selesai cepat turun dan masuk ke dalam mobil. Aku tidak mau berlama-lama,”kata Jordan yang turun. Tapi di bawah Jordan yang melihat Ben ada dibawah.


“Kenapa kamu ada di sini Jordan?,”kata Ben yang terkejut.


“Seharusnya aku yang bertanya kenapa kamu bisa ada di sini,”kata Jordan yang menatap ke arah Ben dengan tatapan tidak suka.


Ben yang juga tidak perduli dengan Jordan naik ke atas tapi di hentikan oleh Jordan.”Kamu mau apa?,”kata Jordan.


“Untuk apa kamu ingin tahu urusanku. Aku ingin bertemu dengan Mia,”kata Ben.


“Kamu tidak boleh bertemu dengan dia,”kata Jordan.”Kenapa aku tidak boleh bertemu dengan Mia, memangnya kamu siapa. Bukan kamu sudah bersama dengan Irma,”kata Ben yang tidak tahu.


Jordan yang mendengar kata Irma dari mulut Ben merasa tidak senang sampai Jordan memukul Ben. Mia yang ada di atas mendengar suara berjalan pelan ke arah suara dan mendengar kata yang tidak enak di dengar oleh Mia.


“Kenapa kamu memukulku,”kata Ben yang tidak terima.


“Itu pantas untuk kamu, mulai sekarang Mia adalah istriku. Jangan pernah kamu bertemu dengan dia lagi. Karena dia Irma mati, aku ingin membalas rasa sakit yang aku miliki untuk menghancurkan Mia. Jika kamu mengganggu kamu juga akan membunuh kamu,”kata Jordan.


Sedangkan Mia yang mendengarnya hanya bisa meneteskan air mata.”Kenapa dia ingin balas dendam denganku. Yang membunuh Irmakan bukan aku, tapi kenapa dia sangat membenciku Apa aku masih kurang penderitaan ini,”kata Mia yang mencoba menghabus air matanya.


“Apa yang kamu maksudkan Jordan. Apa kamu tidak kasihan dengan Mia dia sudah menderita, kamu ingin menambah penderitaan itu,”kata Ben.


“Menurut kamu siapa yang di sini menderita,”ucap Jordan. Ben yang ingin mengatakan penderitaan Mia tapi di tahan oleh Mia yang baru saja turun.”Sedang apa kalian,”kata Mia sambil menggelengkan kepalanya kepada Ben yang sudah tahu semuanya.

__ADS_1


“Apa kamu sudah selesai, jika sudah selesai cepat masuk mobil,”kata Jordan.”Tunggu dulu Mia,”kata Ben yang melihat Mia terlihat pucat.”Aku tidak apa-apa,”kaa Mia yang berjalan menjauh dari Ben dan masuk ke dalam mobil.


__ADS_2