
Jem yang memanggil Mia sapai dia melihat Mia sedang duduk dengan layar laptop yang menyala. Jem menghampirinya dan memanggi nama Mia dengan pelan. Mia yang mendengarnya menoleh dan tersenyum ramah.”Jem ada apa?,”kata Mia yang tidak tahu kenapa Jem mencarinya.
Jem hanya menaruh tangannya ke kening Mia untuk memeriksa kondisinya.”Ada apa Jem, apa baik-baik saja,”kata Mia.
“Aku tahu kalau kamu baik-baik saja, hanya saja kamu tidak boleh terlalu capek. Kamu tahukan kalau kondisi tubuh kamu tidak stabil,”kata Jem yang menasehati Mia. Mia menganggukan kepalanya kepada Jem. Sampai Jem duduk didepanya,”Kamu sedang apa di sini sampai kamu tidak mendengar pangilanku tadi.”
“Maaf aku sedang memikirkan kondisi temanku dan dokter yang merawatkau,”lata Mia yang berkata jujur.
“Mereka baik-baik saja,”kata Tomas dari belakang Mia yang berjalan ke arahnya. Mia menoleh dan langsung berdiri, tapi Tomas yang sudha hampir sampai menyuruh Mia duduk saja.”Kenapa ayah datang ke sini. Apa ada kabar buruk?,”kata Mia.
“Apa ayah tidak boleh datang ke sini karena ingin melihat kondisi putriku yang tidak baik,”kata Tomas. Mia yang mendengarnya merasa senang sampai Tomas duduk dan melihat ke arah Jem.”Anda tidak perluh khawatir karena kondisi baik-baik saja,”kata Jem yang melihat Tomas ingin tahu kondisi Mia.
“Apa kamu sudah merasa terbiasa dengan tempat ini Mia,”kata Tomas.
“Iya tempat yang aman. Tapi tadi ayah berkata kalau mereka baik-baik saja. Apa itu benar?,”kata Mia. Tomas mengelus kepala Mia dengan wajah tersenyum. Mia yang mendengarnya merasa lega dengan kabar mereka yang baik. Karena Mia harus bisa bersembunyi darai kematian yang merengutnya sampai kelahiran anak yang dia kandung.
“Kamu tidak usah khawatir karena mereka juga sudah menjalankan kehidupan mereka dengan baik,”kata Tomas. Tapi hati Tomas yang masih gelisah karena ada mata yang melihat dia datang ke sini. Sampai dia harus menambah pengawasan tempat ini agra Mia bisa tetap aman.
“Kenapa dengan wajah ayah?,”kata Mia yang melihat Tomas seperti menyembunyikan sesuatu darinya.”Tidak ada,”kata Tomas.
“Aku tahu kalau mereka mengawasiku. Tapi biarkan saja mereka mengawasiku. Karena pada akhirnya mereka tidak akan bisa mendapatkan apa yang mereka inginkan,”kata Mia yang mengelur perutnya.
__ADS_1
“Apa maksud kamu Mia?,”kata Tomas yang sedikit penasaran dengan kata yang diucapkan oleh Mia.
“Aku hanya menebak saja kalau mereka mengincar anak yang aku kandung setelah aku melihat berita ini,”kata Mia yang menujukkan berita panas dinegara Mia dulu.
Tomas yang membaca berita panas itu sambil melirik ke arah Mia. Karena Tomas tahu kalua Mia masih sangat merindukan dan masih mencintai Jordan.”Apa benar kamu baik-baik saja Mia setelah kamu melihat berita ini,”kata Tomas sambil melihat ke arah layar.
“Sakit pasti iya. Tapi itu yang sudah aku rasakan dari dulu saat Irma bersama dengan Jordan dan aku hanya bisa melihat saja,”kata Mia yang mencoba tabah.
“Kenapa kamu tidak melepaskan saja dia. Dia bukan laki-laki yang baik untuk kamu,”kata Tomas.
“Aku tahu dimata kalian dia tidak baik termasuk aku. Tapi hatiku tidak bisa berubah begitu saja. karena sejak awal aku melihat dia. Dia adalah penolongku,”kata Mia. Tomas yang mendengarnya hanya terdiam dan menghela nafas.
“Jika kamu tidak mau melepaskannya apa kamu mau membuat dia menderita,”kata Tomas dengan tajam. Mia hanya tersenyum dan melihat ke arah lain di mana ada pohon yang jahu di luar sana.”Ayah siapa mereka?,”kata Mia yang melihat sekilas cahaya dari arah pohon yang dilihat oleh Mia.
Dengan Mia yang menyuruh pengawal Surya untuk membuat blok pelindung dan membunuh mata-mata yang menyerang Mia. Pelindung yang sudah dipasang tidak mengenai Mia dan Tomas. Tapi sebaliknya Surya yang sudah di tempat lain juga siap melontarkan pelurunya ke arah mata-mata tersebut.
Tomas yang merasa ada yang aneh melihat ke belakang dan lalu melihat ke arah Mia.”Kamu baik-baik saja ada yang terluka,”kata Tomas yang gelisah.
“Nona apa anda baik-baik saja,”kata Surya yang dari belakang.”Bagaimana dengan orang itu apa sudah dibereskan?,”kata Mia dengan santai.
“Ayah aku baik saja, jangan khawatir. Aku tahu kalau hari ini akan datang jadi aku sudah mempersiapkan diriku dengan baik. Mereka tidak akan bisa melukai aku saat aku masih di vila ini,”kata Mia.
__ADS_1
Tomas yang mendengarnya merasa lega dan langsung kembali melihat ke depan.”Surya diamna dia sekarang,”kata Tomas.
“Dia sedang terluka dan sedang di intograsi di ruang bawah tanah,”kata Surya. Tomas yang segera berjalan ke arah dimana ruang bawah tanah itu berada. Mia yang ingin ikut dihalangi oleh Tomas.”Kenapa aku tidak boleh ikut ke bawah?,”kata Mia yang juga ingin mengintograsi mata-mata itu.”Tidak kamu harus tetap di sini bersama dengan Jem,”ucap Tomas.
“Tapi,”kata Mia. Tapi Tomas segera pergi meninggalkan Mia dan Jem bersama dengan beberapa anak buah yang mengawasi tempat vila dimana Mia tinggal. Mia hanya menghela nafas saja sampai Jem berkata dan meminta Mia untuk duduk.
“Kamu tahu kalau mereka mengincar kamu,”kata Jem. Mia melihat ke arah Jem yang berkata dengan santai.”Maksud kamu tentang penyerangan tadi Jem,”kata Mia. Jem yang menatap ke arah Mia dengan tatapan serius.
“Aku tahu kalau mereka ingin nyawaku. Tapi ada juga yang ingin menyelamatkan aku. Kamu sudah membaca beritanya bukan kalau Cita hamil.Tapi menurut kamu kapan mereka berhubungan,”kata Mia.
“Kapan mereka berhubungan, bukan pasti saat Jordan berselingkuh atau saat kamu mati bukan dia melakukan dengan Cita,”kata Jem.
“Apa yang kamu katakan itu benar, tapi apakah keluarga Jordan akan menerima Cita. Saat Jordan bersama dengan Irma orang tua Jordan tidak setuju dengan hubungan mereka berdua,”kata Mia.
“Bagaimana kamu tahu tentang semua itu Mia?,”kata Jem yang merasa kalau Mia menyembunyikan sesuatu.
“Pasti kamu tahu bagaimana rasanya disakiti saat kamu melihat orang yang kamu cintai melindungi wanita lain. Apa lagi dia tidak akan mendengarkan ucapan kamu walaupun apa yang dikatakan itu benar bukan,”kata Mia.
“Kamu selalu melindungi Jordan tanpa Jordan tahu kalau dia selalu kamu awasi,”kata Jem yang menyimpulkan dari ucapan Mia. Mia hanya tersenyum saja sampai Jem berkata lagi,”Kenapa kamu selalu melihat dia tapi dia tidak melihat kamu.”
Mia mendengar ucapakan dari Jem merasa mendapatkan ide yang menari untuk bab novel berikutnya. “Terima kasih Jem,”ucpa Mia yang membuka layar poselnya. Tapi Jem yang mendengarnya merasa bingung dengan ucapan Mia. Tapi setelah Mia membuka layar laptopnya dia baru sadar kalau dia mendapatkan ide dari ucapannya barusan.
__ADS_1
“Tapi kamu jangan terlalu keras berpikir nanti sakit lagi,”kata Jem yang membiarkan Mia menyelesaikan pekerjaannya. Sementara di ruang bawah tanah Surya dan Tomas yang sedang mengintograsi mata-mata yang mengingikan Mia.