Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 27


__ADS_3

Mia yang dibawa oleh Jordan ke dalam kamar mandi. Mia diseret oelh Jordan dengan tubuh yang lemas dan tidak memiliki tenaga Mia mencoba menahan dengan sisa kemampuan dimilikinya. Tapi hasilnya dia tetap bisa diserat sampai di dalam kamar mandi Jordan menyalakan air dingin dan menyiram ke tubuh Mia yang belum pulih.


Mia yang meminta Jordan untuk berhenti tapi Jordan tidak menghentikannya sampai Jordan berkata.”Mati saja kamu wanita jelek,”ucap Jordan.


Mia yang mendengar ucapan Jordan merasa sakit. Sampai tanpa sadar Mia berkata kebenaran kalau dia sakit.”Kamu ingin aku mati Jordan. Tapi kenapa kamu tidak suka denganku. Kenapa kamu tidak memandang aku sebagai wanita biasa. Kenapa kamu hanya melihat Irma yang tidak memiliki hati. Kamu tahu kenapa kamu bisa keluar dari sekolah waktu itu. Karena gadis kamu sukai mendorongku ke jurang setelah aku kehilangan semuanya. Kenapa kamu tidak memiliki perasaan sedikitpun kepadaku. Jika kamu merasa jijik denganku kenapa kamu tidak mendorongku ke dalam jurang saja biar kamu puas,”ucap Mia yang jatuh ke lantai yang dingin karena sudah tidak bisa menahan rasa sakit.


Tapi Jordan yang masih marah menggoyangkan tubuh Mia yang tidak sadarkan diri.”Cepat bangangun Mia. Siapa suruh kamu tidur cepat bangun,”ucap Jordan yang merasa kesal melempar Mia begitu saja sampai kepala Mia terbentur lantai dengan keras.


Jordan pergi meninggalkan Mia yang ada di dalam kamar mandi.”Wanita yang menyusahkan,”ucap Jordan yang tidak perduli dengan  Mia. Sedangkan Mia yang didalam kamar di temukan oleh anak buah Petra yang masuk diam-diam ke dalam kamar Mia.


Petra adalah dokter Mia yang khawatir dengan kondisi Mia setelah melihat kondisi Mia yang dikasari oleh Jordan. Karena merasa gelisah dengan kondisi Mia yang akan memburuk. Petra dengan hati seornag pahlawan meinta orang bayaran untuk menyelamatkan Mia dalam kurungan. Tapi tidak disangka orang yang di suruh oleh Petra melihat Mia yang tidak berdaya.


Di dalam kamar mandi karena ini ada misi mereka. Setelah melihat Jordan yang sudah keluar dari kamar Mia mereka keluar. Masuk ke dalam kamar mandi dan melihat Mia terluka dan tidak berdaya dengan kepala Mia berdarah. Karena sudah melihat kondisi sekitar kalau tempat mereka aman. Orang suruhan Petra membawa Mia keluar dari rumah Jordan.


Di perjalanan menuju tempat yang dijanjikan orang suruhan Petra memeriksa kondisi Mia yang sudah lemas.”Apa yang sebenarnya terjadi dengan gadis ini?,”ucap anak buah Petra.


“Kamu tidak perluh tahu apa yang terjadi karena kita dibayar untuk membawa gadis ini keluar. Yang lain tidak usah diperdulikan,”kata pimpinan mereka.


Sampai di tempat yang sudah disepakati Petra datang dengan mobilnya.”Dimana Mia maksud saya gadis yang harus kalian selamatkan,”kata Petra.


“Dia ada di dalam tapi kondisi tubuh gadis itu tidak baik. Karena kami menemukan dia di dalam kamar mandi dengan tubuh basah dan kepala dia berdarah. Aku tidak tahu apa yang terjadi sebelum kami datang ke sana,”ucap Pimpinan mereka.

__ADS_1


Petra yang mendengar ucapan pimpinan yang dia suruh langsung berlari ke arah mobil mereka dan melihat Mia tidak berdaya. Petra dengan tenang memeriksa tubuh Mia.”Ini,”ucap Petar tang mulai gelisah.


“Aku akan membawa gadis ini. Uang yang sudah aku janjikan sudah aku transfer ke rekening kalian, tutup mulut kalian dan jangan sampai kalian diketaui oleh Jordan, mengerti,”ucap Petra membawa Mia ke dalam mobilnya.


Petra yang sudah memasukkan Mia ke dalam mobil dan kecepatan yang cepat tapi berhati-hati. Petra membawa Mia ke rumah sakit pribadinya dimana dia bisa menolong Mia. Waktu terus berjalan Mia yang tidak sadarkan diri sudah sampai di rumah sakit karena bantuan Petra. Tanpa bertele-tele Petra mulai merawat Mia yang kondisinya sudah buruk.


Kangker otak yang dialami oleh Mia sudah sampai tahap ke dua. Di tambah lagi luka di dalam tubuh dan benturan yang didapatkan oleh Mia saat dikamar mandi memburuk kondisi tubuhnya. Mia yang sebagai dokter membantu Mia dalam persembunyian dan ketidaksadaran Mia.


Mia yang tidak sadarkan diri karena tubuhnya tidak bisa menerima lagi kondisi tubuhnya dan siksaan Jordan. Mia yang dalam kondisi tidak sadarkan diri berada ditaman yang luas dan hangat. Mia yang berharap bisa melihat orang tuanya di dalam mimpi. Tapi harapan itu lenyap karena orang tuanya tidak muncul dalam mimpi Mia. Mia yang sedih dengan rasa sakit yang dia dapatkan sampai Petra yang ada di sampingnya melihat wajah Mia yang bersedih.


“Apa dia menangis?,”ucap Petra yang melihat.


Jordan yang sedang asik dengan wanita lain bertemu dengan kembaran Irma yang tidak sengaja bertemu. Jordan yang tidak tahu kalau Irma memiliki saudara kembar melihat Cita bersama temannya.”Irma,”ucap Jordan saat melihat Cita.


Jordan yang langsung berlari ke arah Cita dan tiba-tiba memeluk Cita.”Irma aku merindukan kamu,”ucap Jordan tanpa sadar.


Cita yang mendengarnya langsung melepaskan Jordan.”Kamu siapa dan kenapa kamu bisa kenal dengan mendiam kakak saya yang sudah tidak ada,”ucap Cita yang sudah tahu kalau Jordan ada di tempat itu saat itu.


Jordan yang terkejut dengan ucapan Cita hanya melihat Cita sama dengan Irma.”Kamu Irma bukan,”ucap Jordan yang ragu.


“Aku bukan Iram aku Cita adik dari nama yang kamu sebutkan,”kata Cita.

__ADS_1


“Adik Irma. Apa maksud kamu, kenapa kalian sama persis,”kata Jordan yang tidak mempercayainya.


“Kamu siapa. Aku tidak kenal kamu tapi kamu harus tahu kakak aku sudah tidak ada dan aku bukan pengganti dari kakak saya. Aku Cita bukan Irma,”ucpa Cita yang agak berakting didepan Jordan dengan berpura-pura pergi. Tapi Jordan menghentikan Cita karena persis dengan Irma.


“Maaf, bukan maksud aku. Karena kamu sama persis dengan Irma,”kata Jordan.


“Aku tahu kalau kamu masih belum bisa melupakan kakak saya. Tapi memang kami kembar,”ucap Cita.


“Kalian kembar,”ucap Jordan yang terkejut.”Iya,”kata Cita.


“Kakak siapa dan kenapa kakak bisa kenal dengan kakak saya Irma. Karena aku selama ini ada diluar negeri melakukan perawatan karena sedang sakit,”kata Cita.


“Aku tidak tahu kalau Irma memilki saudara kembar seperi kamu. Kamu persis dengan Irma,”cuap Jordan yang tersenyum kepada Cita.


Tapi sebaliknya saat mereka sedang berkenalan Ben melihat Jordan bersama orang wanita.”Siapa dia?,”kata Ben.


“Dia Cita saudara Irma,”kata temannya yang saat itu sedang berjalan bersama. “Cita,”ucap Ben.


Ben yang melihat Jordan yang sama persis diperlihatkan oleh saat dia bersama dengan Irma. Tapi dalam hati Ben bagaimana dengan Mia akankah dia terluka lagi setelah Cita datang dikehidupan Jordan. Tapi dimana Mia sekarang yang tidak memperlihatkan batang hidungnya sampai temannya menepuk punggung Ben.


“Hai apa yang kamu sedang pikirkan. Apa kamu suka dengan Cita,”kata Temannya.”Mana mungkin,”ucap Ben.”Kita pergi sekarang,”ucap temannya. Ben dan temannya yang saat itu ingin berkunjung ke rumah sakit untuk melihat kondisi teman mereka yang sedang sakit. Tapi Ben yang tidak tahu akankah bisa bertemu dengan Mia di rumah sakit yang sama.

__ADS_1


__ADS_2