Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 64


__ADS_3

Di tempat Jem yang mencoba bertahan melawan musuh sendirian dimana Mia masih belum sadarka dirinya. Hingga ada beberapa orang datang membantu Jem.


“Kamu masuk ke dalam jaga Mia.Kami di sini akan membukakan jalan untuk kalian,”kata teman 5.


Jem yang tidak tahu tapi mereka yang datang berniat baik untuk membantu Mia dan Jem. Karena tidak terllau khawatir Jem mempercayai orang tersebut. Jem masuk ke dalam dan menyuruh sopir untuk berjalan jika ada celah untuk kelur dari keramaian ini. Teman 5 dan teman 22 yang membantu membukakan jalan sehingga mobil yang membawa Mia berhasil keluar.


Jem yang bisa keluar segera membawa Mia ke rumah sakit militer tanpa melihat kebelakang. Sementara Tomas dan Jem dari belakang melihat kerumunan.”Apa yang terjadi di depan sana?,”kata Jem.


“Apa mungkin musuh datang menghalangi Mia dan Jem, seperti waktu itu,”kata Surya.


“Jika memang seperti itu aku tidak melihat mobil ambulan apa mereka bisa lari dari keramaian,”kata Tomas.


Surya yang menuju pihak yang membantu,”Orang itu bukan membantu kita dengan menghabisi musuh yang menghalangi.” Tomas melihat ke arah orang yang di maksud oleh Surya.


“Orang itu bukan yang waktu itu,”kata Tomas dengan suara kecil. Surya yang sedikit mendengarkan ucapan Tomas melihat ke arahnya.”Bos apa kamu mengenal mereka?,”kata Surya.


“Aku tidak mengenal mereka, tapi mereka berniat baik membantu kita. Saat dimarkas mereka memberikan bantuan dan penawaran kerja sama untuk membalas dendam rekan kita dan membantu Mia,”kata Tomas kepada Surya.


“Apa itu benar, tapi mereka siapa?,”kata Surya. Tomas hanya menggelengkan tidak tahu siapa mereka. Jem dan Tomas bersama dengan yang lain keluar untuk menbatu mereka berdua. Tapi saat mereka sudah di tempat itu mereka dikejutkan kalau semua orang sudah dibantai oleh mereka berdua yang hanya membawa 10 orang saja.


“Kalian kenapa di sini?,”ucap teman 22.


“Di sini sudah beres jika kalian ingin menyusul ambulan tadi mereka sudah pergi meninggalkan tempat ini,”kata teman 5.


“Sebenarnya apa yang terjadi sini,”kata Tomas.

__ADS_1


“Mereka adalah penghalang yang ingin membawa Mia pergi, bukan kalian sudah tahu apa yang terjadi,”kata teman 22.


“Kami tidak tahu tapi kenapa mereka mengincar Mia, yang tidak tahu apa-apa. Apa kalian tahu siapa dalang semua ini,”kata Jem.


“Kami akan memberitahukan kalian siapa dalangnya,”kata teman 22.


“Dia adalah Cita yang bersengkokol  dengan mafia AS yang ingin mengambil Mia. Bisa dibilang anak dalam kandungan Mia. Tapi jika rencananya gagal Cita menggunakan renacana lain yaitu membunuh Mia,”kata Teman 5.


“Apa yang kamu katakan benar, tidak ada kebohongan?,”kata Tomas.


“Itu yang kami ketahui,”kata Teman 22. Setelah pembicaraan itu Jem dan Tomas segera pergi ke rumah sakit militer. Karena urusan mereka dijalan tersebut sudah selesai oleh dua orang aisng yang mereka tidak kenal. Di perjalanan menuju rumah sakit Jem bertanya kepada Tomas.


“Kenapa mereka ingin membantu kita,”kata Jem.


“Mereka ingin membantu kita karena mereka adalah pengembar dari Mia. Mungkin saja orang yang menyelamatkan Mia yang sebagai profesi pemadam kebakaran yang tadi adalah teman Mia juga,”kata Tomas.


“Bagaimana Mia?,”kata Tomas.


“Kalian tidak usah khawatir Mia sudah baikkan,”kata Jem. Surya yang mendengarnya merasa lega dengan apa yang disampaikan oleh Jem. Mia yang sudah melewati krisi kematian karena Cita yang ingin mengubah rencana. Membunuh dengan sadis dan membawa trauma dimata Mia. Tapi Tidak disangka Mia yang bisa melewati dengan bantuan orang terdekat dia yang selalu menjaga dia.


Cita yang sedang bersantai bersama dengan Jordan karena semua persiapan mereka sudah selesai. Mendapatkan kabar yang tidak terduga dari orang suruhan mereka. Kalau mereka gagal membawa dan membunuh Mia. Di tambah lagi markar Tomas saat penyerangan ada sedikit masalah yang membuat mereka hanya bisa menyelesaikan setengah dari tugas yang diberikan.


Cita yang mendapatkan pesan itu merasa kesal dan membuat dia harus menubah suasana yang hatinya dengan adanya Jordan disampingnya. Jordan yang melihat Cita dengan wajah tidak senangnya menghampirinya.”Ada apa sayang kamu? Apa kamu sakit apa tidak enak badan kamu hingga kamu tidak terlihat baik,”kta Jordan.


Cita langsung memeluk Jordan.”Sayang aku lagi tidak semangat aku lagi kesal,”ucap Cita.

__ADS_1


“Kesal karena apa,”kata Jordan.


“Kamu tahukan kalau aku sedang menjalankan bisnins properti,”kata Cita.


“Iya aku tahu lalu apa masalahnya hingga kamu kesal ini. Apa kamu ada masalah dengan bisnis kamu?,”kata Jordan.


Cita menganggukan kepalanya.”Begini sayang dipelelangan aku ingin satu kawasan perumahan yang nantinya akan dibangun hotel. Tapi saat perebutan aku gagal mendapatkannya, jadi aku kesal apa lagi orang yang menawarkan harga itu adalah..,”kata Cita yang sedikit ragu mengatakannya.


Jordan yang menuggu kepikiran soal bundanya yang juga sedang membeli satu properti sebuah kawasan perumahan. Sehingga Jordan berkata kepada Cita hanya untuk menebak dugaannya,”Apa itu ibuku yang mendapatkan properti itu.”


Cita dengan wajah sedihnya menganggukan kepalanya.”Kamu jangan khawatir nanti aku akan bilang kepada ibu untuk memberikan kawasan itu kepada kamu,”ucap Jordan yang membela Cita.


“Tapi diakan orang tua kamu, aku tidak apa-apa kok,”kata Cita yang sedikit mundur untuk mendapakan perhatian Jordan.


“Akukan sudah bilang apa yang kamu inginkan aku akan kabulkan. Asalkan ini bisa membuat kamu dan anak kita senang. Untuk masalah ibu aku akan bicara baik-baik dengan dia,”kata Jordan yang memeluk Cita.


Setelah mendapatkan apa yang diharapkan Cita dengan mersrah memeluk Jordan. Dibalik pelukan Cita tersenyum licik dengan hati yang berkata,”Akhirnya aku bisa mendapatkan apa yang aku inginkan. Kelurga Purwakarta tidak bisa menghalangiku.”


“Jika Jordan sudah jatuh kepelukanku yang paling dalam. Aku bisa mendapatkan saham itu dan aku bisa membuang Jordan dengan mudah bersama dengan keluarganya,”hati Cita yang berbicara.


Tapi perilaku Cita terlihat oleh sekertarsi Jordan yang secara diam-diam mengambil video dia. Terlihatlah wajah kedua dari Cita yang selalu bersembunyi. Keluarga Purwakarta yang tahu melalui video yang diberikan oleh sekertaris Jordan.


“Jadi ini adalah wajah wanita rubah itu,”kata ibu Jordan.Semua keluarga Jordan yang sudah tahu sifa Cita sudah terlihat saat mereka memulai rencana mereka. Tapi saat yang bersamaan mereka mendapatkan kabar buruk dari mata-mata yang diminta untuk mengawasi Mia.


Ayah Jordan dan keluarga purwakarta yang tidak tahu apa yang sedang terjadi mendapatkan berita. Kalau Mia hampir saja mengalami krisi kematian dua kali. Yang pertama adalah saat Mia ingin diantarkan ke rumah sakit tapi ada yang ingin menghalanginya sampai mereka masuk ke rumah sakit untuk mengacau semua pasien. Yang kedua mereka menyuruh membunuh Mia tapi Mia bisa lari dengan dia bersembunyi di ruang bawah tanah. Tapi hasilnya rumah tersebut dibuat hancur dengan menyalakan api membuat Mia terkurrung bersama dengan Surya.

__ADS_1


Tapi untungnya mereka bisa selamat dengan bantuan yang datang. Tidak hanya itu saja markas yang dikelolah oleh Tomas juga dibantai oleh suruhan Cita. Keluarga Jodan merasa terkejut dengan tindakan yang dilakukan oleh Cita.”Kenapa dia bisa melakukan seperti itu,”ucap kakek Jordan yang merasa kalau Cita akan membawa mala petaka didalam keluarganya.


__ADS_2