
Teman 5 dan 22 yang sudah sampai di salah satu markas. Salah satu anak buah Cita yang tinggal di AS.”Sekarang apa?,”ucap teman 5.
“Berpencar,”ucap teman 22.”Tidak mau bersama-sama,”kata teman 5.
“Malas aku bersama kamu... tunggu dulu kamu sudah baca novel terbaru Mia belum,”kata teman 22.
“Novel terbaru yang edisi terbatas, tentu saja sudah aku baca. Kenapa memangnya,”kata teman 5 yang awalnya senang lalu menatap dingin kearah teman 22.
“Tidak hanya ingin tahu saja ceritanya,”kata teman 22.
“Aku tidak akan bercerita dengan kamu jika kamu belum baca. Aku pergi dulu, dah,”kata teman 5 yang berjalan menjauh.
“Aku ingin semuanya segera selesai dan bisa membaca lagi,”kata teman 22. Teman 5 dan 22 yang berpisah menurut rute aman mereka menyusup ke sarang serigala. Di selam mereka bepisah di depan dan dan dibelakang.
Mia yang sudah selesai sarapan bersama dengan Jem dan Surya kembali kemar untuk melanjutkan menjahit. Hanya saja dia melihat keluar jendela yang membuat Mia ingin tahu kabar dari Tomas. Mia yang menghubungi Tomas tidak diangkat.
“Apa ayah sedang sibuk,”ucap Mia. Yang kembali fokus dengan kain yang belum dia jahit. Mia yang mulai menjahait satu persatu dan menyambung menjadi satu baju yang layak untuk di jual. Dua pakaian sudah diselesaikan oleh Mia. Dengan waktu yang sedikit Mia membuka layar laptop untuk dia mulai menulis Novel yang barikutnya.
__ADS_1
Mia yang mendapatkan ide mulai menulis sampai dia lupa waktu Mia kembali mimisan. Jem yang datang melihat hidung Mia berdarah menghentikan Mia yang sedang asik menulis.”Cukup Mia,”kata Jem munutup laptopnya. Mia yang sedikit terkejut melihat ke arah Jem.
“Ada apa Jem?,”kata Mia yang tidak sadar kalau dia mimisan.
“Kamu itu, kalau sudah waktunya istirahat ya istirahat. Jangan memaksakan diri kamu. Lihat hidup kamu berdarah lagi. Apa kamu merasakan sakit dibagian kepala?,”kata Jem. Mia yang menyetuh hidungnya.”Aku tidak tahu kalau aku mimisan. Aku tidak merasakan sakit dibagian kepala,”kata Mia sambil membersihkan hidung yang berdarah.
“Hari ini cukup kamu istirahta saja, jangan membuat orang khawatir,”kata Jem yang sedikit marah kepada Mia.
“Maaf Jem aku tidak tahu kalau aku akan mimisan lagi,”ucap Mia yang merasa bersalah. Jem hanya menghela nafas sampai Surya datang dari belakang.
“Apa yang terjadi disini?,”kata Surya yang masuk ke dalam ruangan Mia. Surya yang melihat hanya bisa menebak saja. Karena Jem tidak membuka mulutnya dan Mia hanya terdiam. Melihat situasi yanga da Surya hanya berpikir kalau Mia pasti melewati batasan. Karena sedang asing bekerja. Surya hanya tersenyum dan langsung berjalan keluar.
Mia yang tidak sabar untuk melahiran si kecil. Sudah tujuh bulan kehamilan Mia dengan kegiatan yang sederhana Mia memcoba melakukan apa yang dia bisa. Hingga waktu tiba dimana Mia melakukan lelang karena semua pakaian yang dia buat telah selesai.
“Akhirnya aku bisa melelang semua pakaian yang aku buat,”kata Mia yang menyiapkan semua perlengkapan yang dia butuhkan.
Mia yang sudah mengambil kambar dari setiap busana yang dia ambil setelah membuat video kecil untuk memperlihatkan keindangan pakaian yang dibuat Mia. Karena acara lalang online dilakukan pada malam hari Mia pada pagi dan siang hari hanya melakukan aktifitas menulisnya. Mia yang juga tidak lupa untuk beristirahat saat dia merasa lelang karena kagiatan yang dia lakukan.
__ADS_1
Waktu yang ditunggu telah tiba malam yang dimana lelang akan dilakukan oleh Mia. Mia yang bersandar di atas kasur sambil mengaktifkan laptopnya mulai membuka lelang pada waktu yang sudah di rencanakan. Malam itu Mia yang sudah membuka dengan sambutan kecil kepda para penonton dengan memberikan satu video pertama busana yang dibuat oleh Mia.
Busana bertema malam yang indah dengan keindahan laut malam yang begitu membuat orang terpanah. Busana yang bermotif kecil dengan kain sifon yang membalutinya dengan kain atas polos sedikit terbuka. Mia yang membuka harga 500 ribu untuk busana pertama. Setalah hitungan ketiga Mia memberikan kepada penoton yang ingin membeli busana pertama.
Satu menit, dua menit, sampai tiga puluh menit telah berlalu. Mia masih menuggu penawaran mereka yang ingin membeli. Setelah tiga puluh menit berlalu ada satu orang masuk dan memberikan harga pertama 500 ribu ada yang penonton lama memberikan harga 550 ribu. Sampai pada penawaran tertinggi 790 ribu. Pada angka tersubut tidak ada yang menawar lagi Mia hanya bisa memberikan busana pertama pada harga 790 ribu kepada yang menawar.
Berlanjut pada busana kedua Mia memberikan harga 600 ribu hanya naik 100 ribu dari harga busana bertama. Busana kedua yang terlihat indah dan memposana saat acara pesta. Mia yang tidak terlalu menjelaskan karena pada lelang kedua dan seterusnya Mia tidak menjelaskan karekateristik dari busana. Biarkan para penonton yang menilai, Mia hanya menyebutkan harga awal dari lelang. Tidak lama setelah Mia menyebutkan harga lelang.
Para penontong langsung mulai memberikan nilai dari harga yang ditawarkan dari busana kedua. Ada yang menawarkan harga 800 ribu ada 1 juta dan yang menawar pada bagian terakhir adalah 2 juta untuk busana kedua. Setelah busana kedua terjual Mia membagikan video dan gambar busana ketiga. Dengan memberikan harga awal lelang adalah 600 ribu harga yang sama dengan busana kedua.
Tapi tidak ada yang menyangka ada penontong yang langsung memberikan harga 2 juta untuk pakaian karena merasa puas dan ingin memilikinya. Mia hanya menuggu sampai ada yang menawar setelah hitungan ketiga. Belum selesai berhitung ada yang menawar harga 5 juta setalah dihitung mundur dan tidak ada yang manawar lagi. Busana ketiga terjual dengan harga tawar 5 juta. Mia yang sangat senang.
Berlanjut dengan dua video dan dua gambar busana keempat dan kelima dengan harga jual yang sama 1 juta. Mia yang sedikit ragu dengan harga yang diberikan hanya bisa melihar respons yang diberikan oleh pengunjung lelang. Mia yang berharap ada yang membeli pakaian keempat dan kelima tersebut. sambil menuggu penonton yang memberikan penawaran harga. Mia melihat jumlah pengunjung dan siapa saja mereka. Tapi hanya sebagian dari identitas mereka yang Mia tahu. Karena ada yang dari mereka menyembunyikan identitas mereka hanya untuk kesenangan.
Setelah berapa lama Mia menuggu ada yang menawar harga 1,5 juta, 2 juta, 3 juta sampai harga yang ditawarkan 5 juta. Satu baju dengan harga tawar 3 juta dan baju kedua adalah 5,5 juta. Mia yang melihat itu sangat senang. Sampai waktu istirahat di sela istirahat Mia mengirimkan gambar untuk dua busana yang akan dilelang setelah jeda istirahat.
“Akhirnya aku bisa istirahat sebentar,”ucap Mia yang merenggangkan tangannya ke atas.
__ADS_1
“Tidak aku sangka ada yang melihat lelang yang aku buat,”ucap Mia karena jumlah penonton lebih dari 1000 penonton.