Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 19


__ADS_3

Setelah Jordan kehilangan Irma hatinya mulai tertekan, sampai dia menyuruh anak buahnya untuk mencari Mia. Kematian Irma membuat hati Jordan merasa tersiksa hingga Mia menjadi target kebencian Jordan.


Mia yang tidak tahu akan itu masih menjalani kehiduapn yang damai. Sampai dimana Mia menyelesaikan ujian kelulusannya. Mia yang pergi mencari kain di pasar kain dimana dia mencari bahan untuk pakaian yang dia jual online.


Anak buah Jordan yang sudah mencari kesegala tempat untuk menemukan Mia. Hingga dimana Mia mencari kain anak buah Jordan menemukan Mia yang sedang sendiri. Mia yang tidak sadar akan itu di tarik oleh orang asing yang membawa dia masuk ke dalam mobil hitam. Mia yang mencoba untuk melepaskan diri dari cengkraman mereka tidak menghasilkan apa-apa.


Sampai dimana dia dibawa ke rumah yang Mia tidak tahu.”Siapa kalian, lepaskan aku,”ucap Mia yang mencoba memberontak. Tapi sampai Mia dimasukkan ke dalam kamar. Mia yang di dorong oleh anak buah Jordan hingga dia jatuh ke lantai.


Mia yang bangun sebelum pintu itu tertutup. Tapi waktu dimana Mia berdiri dan pintu tertutup tidak menghasilakan apa-apa. Karena saat Mia terbangun dari dorongan mereka pintu sudah tertutup. Mia yang ingin membuka pintunya, tapi pintu tertutup dari luar. Mia yang berteriak untuk membukakan pintu tetap tidak bisa. Sampai Mia merasakan kepalanya sakit lagi,Mia yang tidak dalam kondisi tidak baik hanya bisa duduk di kasur.


Dan mengambil obat dan minuman yang dia bawa selalu. Mia memaka obat dan meminum air dalam botol untuk meredahkan sakit di kepalanya. Mia yang menghela nafas dengan melihat kondisi disekitarnya.”Apa yang harus aku lakukan, ini dimana lagi?,”ucap Mia yang tidak tahu dia ada dimana.


“Ponselku juga diambil oleh mereka lagi saat mereka membawaku ke sini,”kata Mia yang mencoba pasrah.


Mia yang ada di dalam ruangan hanya bisa menuggu dan melihat ada buku yang dia bisa baca. Karena dia tidak tahu harus melakukan apa karena semua sudah tertutup rapih dan terkunci. Mia yang ingin kabur juga tidak bisa pergi kemana-mana.


Mia berjalan ke arah pintu teras sampai dia melihat mobi yang datang.”Siapa yang datang?,”kata Mia yang sudah pasrah dengan apa yang akan terjadi.


Mia yang masih menatap mobil itu sampai mobil berhenti dan keluar seorang yang merasa tidak asing bagi Mia.”Bukan dia adalah Jordan,”ucap Mia yang merasa terkejut.


“Kenapa dia mencoba menangkapku. Akukan tidak bertemu dengan dia, bagaimana dia bisa terlihat sangat dingin dari sini seperti dia membenciku. Tapi aku melakukan kesalahan apa,”kata Mia yang dalam hati.

__ADS_1


Sampai Mia mendengar suara pintu terbuka. Mia menoleh ke arah pintu dan melihat Jordan masuk ke dalam.”Lama tidak bertemu, Mia,”kata Jordan yang dingin.


“Iya lama tidak bertemu, bagaimana kabar kamu dan Irma,”kata Mia yang berpura-pura tidak tahu apa yang sedang terjadi.


“Jangan pura-pura tidak tahu. Kamu juga di rumah sakit yang samakan saat kejadian,”kata Jordan yang dingin datang ke arah Mia. Mia merasa ada sesuatu yang dia tidak ketahui, melihat Jordan yang dingin dan penuh kebencian. Membuat Mia hanya mencoba tenang saat dia berhadapan dengan Jordan.


“Memeng benar aku di rumah sakit itu. Tapi aku tidak tahu apa yang sedang terjadi di sana,”kata Mia yang mencoba menyembunyikan penyakitnya dari Jordan.


Jordan yang berjalan ke arah Mia yang masih didekat pintu teras. Mia yang merasa takut dengan sikap dingin Jordan kepadanya membuat dia merasa tidak nyaman. Sampai Jordan ada didepannya dan berkata,”Mau atau tidak mau kamu harus menikah denganku. Itu keinginan dari Irma. Cepat tanda tangani surat nikah itu segera.”


“Apa yang kamu maksudkan menikah dengan kamu. Tapi Irma bagaimana?,”kata Mia yang belum tahu kalau Irma sudah tidak ada.


“Itu pesan terakhir dari Irma untuk menikah dengan kamu. Cepat tanda tangan sekarang, jika tidak kamu akan tahu akibatnya,”kata Jordan dengan awal bicara pelan sampai meninggi suaranya. Mia yang ada didekatnya hanya tidak bisa menerima itu semua. Karena hati Mia merada ada yang salah sampai Mia bertanya kepada Jordan dimana Irma. Tapi respon yang diberikan sangat membuat Mia sedikit paham apa yang sedang terjadi.


“Kenapa harus aku,”kata Mia dengan suara kecil.


“Cepat tanda tangan surat itu,”kata Jordan dengan suara kasar sampai Mia di dorong oleh Jordan ke kasur.


“Apa perluh aku mencicipi kamu sampai kamu mau menadatangani surat itu,”kata Jordan yang mendekat dan berbisik.


“Aku akan tanda tangan,”ucap Mia dengan suara kemetar. Mia yang membaca surat nikah dan membaca syarat kontrak nikah itu.

__ADS_1


Mia yang membaca surat perjanjian nikah atau kontrak nikah yang berisi A sebagai Jordan dan B sebagai Mia. Isi perjanjian kontrak pertama A dan B harus menjalankan kehidupan rumah tangga pada umumnya setelah menikah. Dengan apa yang dilakukan harus seizin dari A.


Isi kedua yang berisi Si B tidak boleh ikut campur apa yang dilakukan Si A dan sebaliknya berlaku untuk Si A tidak boleh ikut campur apa yang dilakukan oleh Si B. Jika itu dalam kehidupan rumah tangga yang tidak merusak kehidupan rumah tangga dengan seizin si A.


Perjanjian ketiga yang berisi apa saja yang ingin dilakukan Si A harus dituruti oleh Si B dimanapun si A menginginkan termasuk hubungan suami istri.


Mia yang sudah membaca perjanjiannya merasa kalau dirinya akan di tekan oleh Jordan. Mia yang sudah selesai membaca isi perjanjian hanya bisa menadatangani surat tersebut sampai dia hendak ingin tanda tangan Mia berpikir sesuatu.


“Bagaimana jika kita ingin bercerai?,”ucap Mia yang begitu saja.


“Kamu ingin bercerrai bisa saja. Setelah aku setuju dengan semuanya, jika kamu membuat aku malu dan ingin kamu pergi dari hadapanku. Atau aku sudah tidak suka melihat kamu aku bisa memceraikan kamu,”kata Jordan dengan dingin.


“Jika kamu memiliki wanita yang kamu sukai. Apa aku juga boleh memiliki orang yang aku sukai,”kata Mia. Jordan yang mendengarnya tidak suka dan berkata dengan tajam di hadapan Mia.”Jika kamu melakukannya aku akan membuat kamu menyusul dengan Irma. Apa kamu mengerti,”kata Jordan tanpa hati.


Mia menghela nafas karena semua sudah tidak berarti apa-apa lagi untuknya hanya bisa mendatangani surat tersebut dengan pasrah.”Semoga saja tidak terjadi apa-apa?,”kata hati Mia yang merasa senang dan gelisah karena dia bisa melihat Jordan.


Walaupun dia tidak menyukainya Mia merasa senang kalau dia bisa melihat setiap hari. Tapi Mia yang tida tahu apa yang akan terjadi setelah dia menadatanggani kontraknya.”Apa aku boleh pulang sekarang?,”ucap Mia.


“Pulang,”kata Jordan yang dingin bertatap mata dengan Mia.


“Jangan berharap kamu bisa pulang. Ini sekarang adalah rumah kamu, kamu tidak boleh sedikitpun bisa keluar dari rumah ini,”kata Jordan.

__ADS_1


“Apa maksud kamu di perjanjian itu tertulis kalau aku boleh malakukan apa saja termasuk aku boleh pulang kerumah bukan,”kata Mia yang berdiri.


“Itu benar tapi kamu lupa kamu boleh melakukan apa yang kamu inginkan asalkan dapat izin dariku,”kata Jordan yang langsung pergi keluar dari kamar.


__ADS_2