Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 43


__ADS_3

Di perjalanan yang cukup panjang Tomas yang mencari tahu apa yang sedang terjadi kepada orang dari negara Mia. Mencari Mia setelah apa yang dilakukan orang itu membunuhnya. Setelah mendapatkan sedikit informasi, Tomas tahu kenapa Mia menjadi incaran. Karena untuk menghilangkan bukti yang masih hidup. Tapi setelah berjalan cukup jauh mereka di ikuti lagi oleh mobil.


Tomas dan kedua rekan yang memantau dari belakang. Mia yang melihat sikap ketiga orang yang ada didalam mobil sedikit aneh. Melihat dari kaca belakang kalau mereka di ikuti kembali. Mia yang menghela nafas hanya bisa mengecangkan sabuknya dan terus menjaga anak yang ada dikandungannya.


Tomas yang mempercepat laju mobilnya untuk melihat apa mereka bisa mengejar mobil Tomas yang dinaiki. Tapi mobil itu masih mengejar sampai di persimpangan  mereka masih juga ikut mengejar. Hingga mereka mencari tempat yang bisa menutupi perjalanan mereka agar tidak diketaui oleh mereka.Tomas yang tahu akan kejadian ini akan terjadi mereka berhenti di satu titik dimana mereka mengganti mobil.


Mia yang tidak tahu akan ada renaca yang sudah siapkan oleh Tomas. Satu rekan yang masih mengendarai sampai mobil yang mengikuti mereka salah orang. Dan Tomas yang berganti mobil lain bersama satu rekan yang masih bersama dengan mereka berdua. Mia yang tidak tahu siapa mereka sampai Tomas sudah mempersiapkan semuanya.


Dimana mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka bertiga. Di perjalana yang sudah tidak diikuti mereka kembali merasakan hal yang ganjil. Tomas dan rekannya melihat kebelakang kalau ada mobil yang berbeda mengikuti. Tapi sedikit berbeda sampai mereka menyimpulkan kalau mobil itu hanya satu arah yang sama dengan mereka. Mia yang merasakan resah dengan mobil yang ada dibelakang membuat dia melihat keluar jendela.


Untuk mengurangi rasa gelisah Mia yang merasa ada yang tidak beres. Mia yang melihat pemandangan pohon yang selalu dilewati. Tapi mata Mia yang sedikit berbeda karena dia agak tajam penglihatannya. Melihat ada secarik cahaya yang silau mengarah mobil mereka. Mia yang tidak tahu melihat ke arah Tomas dan berkata,”Tomas apa mobil ini anti peluru.”


Tomas dan rekan yang mendengar ucapan Mia merasa sedikit agak aneh.”Kenapa kamu bertanya seperti itu. Apa kamu melihat suatu hal yang aneh saat perjalanan kita?,”kata Tomas.


“Aku tidak tahu saat aku meliha ke luar aku melihat cahaya yang mengarah ke mobil kita. Di tambah lagi ada yang aneh dengan mobil yang ada dibelakang.Perasaanku juga merasa tidak enak,”kata Mia.


Tomas yang sedikit mempercepat mobilnya dan rekannya yang melihat keluar kalau apa yang dilihat oleh Mia benar. Setelah rekan Tomas yang duduk dibelekang mengangukan kepalanya kalau apa yang dikatakan oleh Mia benar. Seperti yang dirasakan oleh Mia, Tomas merasa gelisah dan mulai mempercepat mobilnya.


Tapi mobil yang di belakan bisa mengikuti mereka.”Siapa lagi ini orang,”ucap Tomas.

__ADS_1


“Lebih baik kita mencari untuk tempat berhenti atau mencari kendaraan lain untuk mengecoh yang dibelakag,”usul dari rekan Tomas.


Tomas mencari tempat untuk beristirahat. Sampai di tempat yang sering di lewati dan tempat dimana Tomas mencari informasi dan merupakan rekan dari Tomas sekaligus sahabatnya. Tomas yang memakirkan mobilnya. Tomas dan Mia bersama dengan rekannya keluar dari mobil dan berjalan menuju toko yang ada didepan mereka. Tomas yang tidak asing dengan toko ini langsung masuk dan menyapa pemilik toko.


“Jeje apa kabar kamu,”ucap Tomas sambil salam rangkul karena sudah lama tidak bertemu.


“Tomas,”ucap Jeje yang membalas pelukan. “Bagaimana kabar kamu aku dengar kalau kamu mengalami kesulitan,”ucap Jeje.


“Kesulitan apa yang kamu maksudkan,”kata Tomas yang tidak tahu informasi apa yang didapatkan oleh Jeje.


“Aku dengar dari informanku kalau kamu sudah mati di laut,”ucap Jeje.


“Soal itu memang benar. Tapi aku diselamatkan oleh Mia. Ini dia orangnya,”kata Tomas yang memperlihatkan kepada Jeje.


“Halo aku Mia,”ucap Mia. Sementara rekan Tomas yang melihat kalau mobil yang mengikuti mereka juga ikut keluar dan mengikuti kami bertiga masuk ke dalam toko. Tomas yang sudah mendapatkan rekannya memberikan isyarat.”Bagaimana jika kita bicara di dalam ruangan kamu saja?,”kata Tomas.


Jeje yang mengajak mereka bertiga menuju ruangan sementara orang yang mengikuti mereka tidak bisa ikut masuk. Karena mereka pergi ke ruang kerja bos toko.Sampai di dalam ruangan Jeje, Tomas menceritakan apa yang sedang terjadi.


Jeje yang mendengar cerita mereka membantu mereka bertiga. Tomas yang bersama dengan Mia masih di dalam sementara rekan dan dua orang yang menyamar manjadi Mia dan Tomas kembali ke mobil.

__ADS_1


Jeje yang sudah melihat orang yang mengikuti Tomas sudah ikut dengan yang palsu pergi setelah rekan Tomas menyalakan mesin mobil dan menjauh. Jeje yang melihat kondisi tempatnya sudah aman masuk ke dalam ruangan dan memberitahukan kepada Tomas kalau mereka sudah pergi.


Tomas yang berterima kasih kepada Jeje. Mia juga ikut berterima kasih karena bantuan dari Jeje. Jeje yang hanya tersenyum saja sampai Mia dan Tomas pergi ke mobil yang dipinjam oleh Jeje.


Mia dan Tomas masuk ke dalam mobil yang sudah diantar oleh Jeje.”Hati-hat di jalan kalau ada masalah kamu bisa menghubungi aku,”kata Jeje.


Tomas hanya bisa mengakat tangannya dan mobil sudah dinyalakan dan mulai melaju. Dimana perjalanan mulai dilanjutkan pergi ke vila. Tomas yang melihat Mia sedikit pucat bertanya kepadanya.


“Apa kamu baik saja Mia?,”kata Tomas. Mia yang melihat kaarah Tomas berkata kalau dirinya tidak apa-apa. Tapi Tomas merasa kalau Mia sedikit pucat membuat Tomas khawatir.


“Apa perluh kita pergi ke rumah sakit?,”kata Tomas.


“Tidak kita lanjutkan saja perjalanannya. Ini sudah biasa, mungkin saja karena ada sedikit kangker di otakku yang masih tersisa dan aku banyak pikiran. Aku hanya perlu istirahat saja,”ucap Mia yang melihat keluar jendela dengan bersandar. Sampai Mia tertidur diperjalanan menuju Vila.


Sementara mobil pertama yang mengikuti mereka kalau mereka sudah tertipu mulai berhenti. Dan untuk mobil kedua yang masih mengikuti hingga ada keanehan yang membuat mobil itu tidak mengikuti mereka.


Sementara Tomas dan Mia yang sudah sampai di vila yang sudah dijaga oelh para tentara yang sudah pensiun. Dan diperkerjaan oleh Tomas untuk menjaga vilanya. Mobil masuk ke dalam halaman vila dan mobil sudah terparkir. Tomas yang membangunkan Mia yang sedang tertidur kalau mereka sudah sampai di vila.


Mia yang mendengar suara Tomas membuka mata dan melihat Tomas.”Kita sudah sampai,”ucap Tomas. Mia yang melihat keluar jendela dan ada vila didepan matanya. Tomas yang membuka pintu dan segera keluar. Mia yang juga ikut keluar dan merenggangkan tubuhnya karena sudah lelah di dalam mobil.

__ADS_1


“Apa kamu baik saja sekarang?,”ucap Tomas yang berjalan ke arahnya.


“Aku baik saja karena sudah beristirahat,”kata Mia. Tomas yang sudah membawa barang bawaan yang dibeli oleh Mia. Karena barang yang di awal dia bawa sudah menghilang bersama dengan pesawat yang tenggelam. Tomas yang mengajak Mia masuk ke dalam vila. Vila yang begitu luas dan ada taman yang disekelilingnya.


__ADS_2