Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 56


__ADS_3

Progemer yang awalnya ingin istirahat mendapatkan tugas dari Surya.”Kerjakanlah,”ucap Progemer yang dengan lemas. Tapi kerena kondisi tidak baik progemer hanya bisa menjalankan tugas yang diperintahkan. Surya yang keluar dari ruangan temannya menuju ruang dimana Mia dan Jem berada. Tapi Jem yang belum keluar Surya hanya bisa menebak kalau pemeriksaan belum selesai.


Surya yang ada di tempat hanya bisa berjalan menuju pintu masuk rumah sakit yang dimana pihak rumah sakit sudha mempersiapkan kondisi darurat. “Hadang mereka jangan sampai mereka masuk ke dalam rumah sakit,”kata Surya dari jauh dengan nada tinggi.


Para penjaga rumah sakit dan rekan Surya yang bisa bergerak membantu rumah sakit agra mereka tidak masuk. Sampai salah sau dari mereka bertanya kepada Surya.”Siapa mereka?,”rekan Surya yang di rumah sakit.


“Mereka adalah mata-amat yang masuk ke dalam negara kita,”kata Surya.Semua yang mendengar merasa terkejut kalau ada mata-mata yang bisa masuk ke dalam negara mereka”Bagaimana bisa mereka bisa melewati penjagaan tersebut?,”kata salah satu penjaga rumah sakit.


“Itu sedang diselidiki siapa penghianat dari negara kita, yang penting jangan sampai mereka masuk,”kata Surya. Semua yang di sana menghadang mereka masuk. Di dalam hati Surya berkata,”Kenapa mereka datang ke sini, siapa yang menyuruh mereka?.”


Surya yang tidak tahu hanya bisa menjaga pintu depan tanpa dia sadari pintu belakang sudah dimasukkan pimpinan mereka. Tapi tidak terduga teman Mia yang lain yang sedang berkunjung mendapatkan pesan kalau Mia ada di rumah sakit militer. Teman Mia ini ingin menjengung Mia tapi saat di depan pintu banyak orang yang menghalangi. Karena merasa ada yang aneh dia membuka grup Mia yang bisa dipilang grup penggemar karya Mia dan desain yang dilelang oleh Mia.


Teman Mia ini melihat grup dan ada kabar dari teman Mia yang lain kalau ada yang menginginkan nyawa Mia. Melihat di depan teman ini bisa menyimpulkan kalau orang yang datang ini adalah musuh. Oleh karena itu teman Mia ini masuk lewat pintu belakang. Tapi tidak sengaja melihat orang lain yang membawa senjata dan pakaian mereka sama dengan orang didepan.


“Sebenarnya ada apa di sini?,”kata teman Mia yang merasa ada yang aneh dengan semua ini.”Setahu aku Mia itu anak yang baik dan yatim piatu bukan,”kata rekan Mia yang lain.


“Mau bagaimana lagi musuh ada di depan kita,”kata teman Mia. Karena mereka tidak ingin Mia di ganggu mereka bersepakat untuk membantu Mia dengan menghabisi mata-mata yang datang ke rumah sakit.

__ADS_1


“Kalian mau kemana ramai-ramai di rumah sakit,”ucap teman Mia. Mata-mata yang awalnya menyusup dengan lancar di ganggu oleh orang yang tidak di kenal.


“Kalian siapa mengganggu saja, pergi sana,”kata mata-mata. “Pergi kemana kita mau jengung orang sakit. Tapi kalian menghalangi jalan kami,”kata rekan teman Mia.


Mata-mata yang merasa sikap mereka mengganggu mereka menyuruh anak buah mereka yang mereka bawa untuk menghabisi teman Mia. Tapi tidak di sangka kalau mereka imbang dengan orang yang dibawa oleh teman Mia.


“Kalian yang duluan ya, bukan kami,”ucap teman Mia menginsyaratkan anak buah yang dia bawa untuk menghabisi penyusup itu. Semua anak buah teman Mia mulai menyerang karena mereka diserang lebih dulu oleh mata-mata tersebut. Hingga akhirnya mata-mata itu yang sudah masuk  ke dalam rumah sakit. Di kejutkan oleh orang yang mereka suruh bunuh masih hidup.


“Kalian mau apa di depan sana?,”kata rekan teman Mia. “Bagaimana kalian bisa di sini?,”ucap pimpinan mata-mata.


“Kalian bodoh apa. Jalan kakilah kami datang ke sini,”kata teman Mia.


Tapi Jem yang telah selesai di dalam ruangan mendengar suara keributan. Dan menyuruh perawat dan dokter yang tersisa untuk tetap di dalam ruangan. Sampai Jem berkata lalu di luar sudah aman baru dia akan memanggi mereka.


Jem berjalan membuka pintu tapi melihat banyak orang yang dia tidak kenal. Tapi Jem tidak melihat Surya ada di depan pintu untuk berjaga.”Sebenarnya apa yang sedang terjadi di sini,”kata Jem. Tapi saat Jem sedang memikirkan kondisi sekitar ada salah satu mata-mata yang menghampiri Jem dengan cepat.


Tapi Jem yang melihat itu merasa ada yang aneh dengan sikap orang yang datang menghampiri Jem.

__ADS_1


“Kamu mau apa?,”ucap Jem.”Itu bukan urusan kamu, cepat menyingkir dari jalanku,”kata mata-mata.


“Hai kamu di depan pintu jangan biarkan orang itu masuk, nanti yang ada di dalam bisa bahaya,”kat teman Mia.”Apa?,”kata Jem yang mulai waspada.


“Sial,”ucap batin mata-mata itu dengan kesal dia ingin merobos masuk. Tapi Jem yang merupakan mantan tentara bisa menghalangi mata-mata masuk ke dalam. Tapi Jem yang sedang berusah menghalangi mereka di kejutkan dengan musuh lain.  Rekan teman Mia yang tidak jauh dari Jem membantu menghalau musuh itu.


“Bisa tidak kalian pergi,”cuap rekan teman Mia. Tapi ekspresi wajah yang diberikan adalah senyuman licik. Melihat senyuman itu teman Mia menyadari sesuatu yang tidak beres. “Habisi mereka dengan cepakt lalu bawa mereka keluar rumah sakit,”kata teman Mia yang mulai kesal. Teman Mia yang berjalan melewati mereka menuju lantai atas karena dari tatapan orang yang melawan temanny ada yang aneh.


“Kamu yang urus aku ke atas dulu,”ucap Teman Mia berjalan ke arah rekannya dengan menepuk bahunya.


“Ok,”kata rekan teman Mia. Teman Mia yang sudah naik ke lantai atas melihat sekelilingnya kalau di atas tidak ada apa-apa. Hanya saja dia dari jauh merlihat halipkopter yang terbang ke arah gedung rumah sakit. Teman Mia yang menggunakan teleskop melihat ke arah halipkopter dan melihat kalau mereka ingin menghancurkan gedung rumah sakit.


“Mereka hebat juga ingin menghancurkan gedung ini,”ucap teman Mia.


Teman Mia yang melihat itu membuat status grup kalau ada halipkopter yang ingin membunuh gedung rumah sakit dimana Mia berada. Teman Mia yang sudah mengambil fotonya dia kirim ke grup sampai ada balasan dari bebarapa orang. Yang isi pesannya kalau halikopter itu bair kami menangani untuk di dalam gedung kamu. Teman Mia yang sudah mendapatkan kabar itu hanya bisa berjalan menuju pintu menuju kebawan. Sampai Teman Mia mendengar suara pesawat jet dan halipkopter yang menyerang musuh.


“Kalian tewas, penghuni neraka,”ucap teman Mia yang lain. Teman lain yang lain yang menangkap halipkopter yang terjatuh membawa ke tempat lain agar tidak ada ke kacauan. Teman Mia yang sudah di depan ruangan Mia melihat kalau mereka sudah selesai. Surya yang ada di depan pintu masuk melihat halipkopter dan pesawat jet menembak pesawat lain. Hingga pesawat lain menangkap pesawat yang jatuh. Surya yang tidak tahu apa yang sedang terjadi berlari ke ruangan Mia setelah semua selesai di depan.

__ADS_1


Tapi Surya yang melihat banyak orang yang tumbang membuat dia berlari kencang dan berkata kepada Jem.”Apa yang terjadi di sini?,’kata Surya.


“Seharusnya aku yang bertanya apa yang terjadi siapa mereka,”kata Jem menuju ke arah ornag yang tumbang ke lantai.


__ADS_2