Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 40


__ADS_3

Ben yang melanjutkan ceritanya kalau malam itu Mia yang menangis sampai ibunya keluar dan melihat kami berdua. Ibuku bertanya kenapa gadis ini menangis tapi aku hanya diam saja. sampai Mia diizinkan masuk ke dalam rumah. Di dalam rumah Mia yang masih menagis sampai dia mendapatakan telepon. Tapi saat itu aku tidak tahu siapa yang menelepon. Sampai Mia yang sudah mendengarkan oarang dibalik teleponya hingga dia menjatuhkan telponnya dan dudut menangis. Ibuku yang tidak tahu hanya bisa memeluk Mia.


Sampai Ibuku bertanya kepada Mia ada apa. Tapi Mia maslh saja tidak ada respons. Hingga Mia sudah merasa baik dia berkata kepada ornag tuaku didepan aku dan adikku. Kalau dia ingin meminta ornag tuanya mengantarkannya ke rumah sakit y yang menjadi tempat tampung korban.


Ayahku yang sudah tahu kalau tempat itu adalah tempat dimana korban pesawat dilarikan. Ayahku yang keluar menuju parkiran mobilnya. Sedangkan Ibu hanya membantu Mia untuk berjalan sampai ornag tuaku pergi bersama dengan Mia. Di pagi harinya orang tuaku menelepon kalau orang tua Mia adalah korban dari kecelakaan.


Pada saat itu aku merasa kasihan dengan Mia. Sudah patah hati ditimpa batu yang lebih bersar lagi. Apalagi batu itu ada dua yang menghantam Mia saat itu.”Menurut kamu bagaimana Jordan?,”kata Ben.


Jordan hanya terdiam saja sampai Ben memakirkan mobilnya. “Kita sudah sampai. Ayo turun,”ucap Ben yang hendak keluar dari mobil. Jordan yang juga ikut keluar dari mobil dan melihat di depannya. Ben yang berjalan menuju makan orang tua Mia yang di ikuti oleh Jordan dari belakang.


Sampai di batu nisan yang tertulis nama orang tua Mia. Jordan hanya bisa tertuduk berlutut di depan nisan ornag tuanya.”Maaf aku telah menyakiti putri anda,”ucap Jordan di depan batu nisan orang tua Mia.


Ben yang berdiri hanya bisa melihat batu nisan itu saja. setelah Ben menutup mata untuk waktu yang lama dan membuka matanya melihat ke depan.”Aku akan pergi. kamu ikut atau kamu akan tetap di sini saja,”ucap Ben yang sudah mendoakan orang tua Mia.


Jordan yang masih berlutup di depan batu nisan itu hanya bisa tediam dan menangis. Ben yang melihatnya hanya bisa meninggalkan Jordan sendirian. Di depan pintu masuk makan Ben yang melihat sekertaris Jordan.


“Sebaiknya kamu tidak usah pergi ke sana. Biarkan saja Jordan menyendiri,”kata Ben yang berpapasan dengan sekertarisnya. Ben yang pergi berjalan menuju oarkiran dimana mobil itu dia parkirkan. Tapi Ben yang melihat di kursi belakang ada barang yang belum dia berikan kepada Jordan. Ben yang mengambilnya dan melihat sekertarisnya yang masih berdiri di tempat.

__ADS_1


Ben hanya bisa memberikan kepada sekertarsinya saja kota yang berisi tentang Mia. Setalah Ben memberikan kota itu kepada sekertarsinya Ben pergi lagi ke mobil untuk pergi. sementara Jordan yang masih di depan nisannya melihat dan merenung atas semua kesalahannya kepada Mia.


Tapi sekertarisnya yang melihat dari jauh dengan kotak yang diberikan oleh Ben. Sekertarisnya yang tidak tahu apa isi dari kotaknya hanya bisa menyimpanya saja. sampai Jordan yang sudah berlutul di depan batu nisan orang tua Mia.”Bos,”ucap sekertarsinya yang berjalan tanpa memiliki tenaga.


“Kita pergi dari tempat ini sekarang,”kata Jordan yang berjalan perlahan. Sekertarsinya yang mengikuti dari belakang sampai di mobil sekertarsinya berjalan cepat untuk membukakan pintu untuk bosnya. Sekertarisnya yang sudah masuk ingin memberikan kotak pemberian temannya.


Melihat kondisi bosnya yang terpukul hanya bisa memberikan kotak itu setelah kondisi bosnya membaik. Tapi Jordan yang melihat kotak itu bertanya kepada Sekertrasinya apa itu. “Ini Bos inidarai teman anda,”ucap Sekertarsi.


Jordan yang mengambil kotak itu sampai Jordan melihat apa isi dari kotak. Tapi setelah Jordan membuka kota itu isinya adalah foto Mia yang diambil diam-diam oleh Ben. Jordna yang melihat foto Mia yang memandang seorang. Setelah melihat dengan penuh Jordan tersadar kalau dalam fotonya Mia meliaht Jordan dari jauh. Tidak hanya satu saja, tapi di sela Foto ada surat yang tidak tahu apa isinya.


Jordan yang membuka isi surat dan membacanya. Setelah membaca isi suratnya Jordan tidak percaya kalau ini adalah surat cinta untuk Jordan dari Mia. Tapi saat itu Jordan yang sudah tertarik dengan Irma membuang surat cinta dari Mia. Jordan membacanya dengan seksama semua isi hati Mia yang belum dia pernah membacanya.


Di depan gerbang rumah utama sekertarsi Jordan masuk ke halaman rumah utama. Sampai di depan rumah utama Sekertarisnya membuka pintu untuk bosnya. Jordan keluar setelah dibukakan pintu oleh sekertarsinya. Jordan yang berjalan masuk dan melihat nenek, kakek dan orang tua Jordan yang ada di ruang tamu. Tapi Jordan tidak memperdulikan mereke hanya berjalan masuk dan menuju lantai dua.


Orang tua Jordan yang memanggilnya tidak dijawab atau dikubris oleh Jordan. Hingga Jorda masuk ke dalam kamar dan mengurungkan diri. Nenek dan kakak yang melihat ke arah sekertarsi Jordan.”Apa yang sedang terjadi dengan bos kamu?,”kata Kakek. Orang tua Jordan yang juga ingin tahu melihat ke arah Sekertrasinya.


“Itu tuan besar. Bos saya sedang mengalami kepedihan hati,”kata sekertarsinya yang bingung ingin mengatakan apa kepada keluarga bosnya.

__ADS_1


“Kepedihan hati,”ucap nenek.


“Apa ini karena Irma lagi gadis yang tidak tahu diuntung itu. Aku tidak suka jika Jordan bersama dengan gadis yang bernama dengan Irma itu,”kata Ibu Jordan yang merasa kalau Irma tidak baik.


“Bukan nyoya,”kata Sekertrasi.


“Jika bukan lalu dengan siapa dia sedang patah hati,”kata Ayah Jordan.


Helaan nafas sekertarsinya sebelum dia menjawab pertanyaan keluarha bosnya.”Itu karena wanita yang dinikahi oleh Jordan setelah kematian Irma. Tapi Jordan yang tahu kalau wanita yang dia nikahi adalah wanita yang tidak baik. sampai Jordan menuliskan kontrak nIkah. Sampai Bos bertemu dengan kembaran  Irma dan pernikahan mereka sudah berakhir. Bos yang merasa sedih setelah kehilangan wanita it dan tahu akan kebenaran wanita itu. Dia sangat terpukul dan seperti yang tuan besar dan nyoya lihat tadi,”kata sekertarsinya.


“Siapa nama wnaita itu kenapa kami tidak tahu tentang pernikahan itu,”ucap nenek Jordan.


“Wanita itu bernama Mia, Mia Sarawati,”kata Sekertarsinya.


“Mia,”ucap mereka semua.”Bagaimana wanita itu,”ucap kakek.


“Dia wanita yang baik dan penuh perhatian. Dia selalu menjaga bos saya dengan baik walaupun bos selalu menyiksa Mia sampai diakhir perceraian mereka,”kata sekertaris.

__ADS_1


“Lalu dimana Mia sekarang,”akta Ayah Jordan.


“Mia sekarang..,”kata Sekertarsinya yang tidak ingin mengaatakanya karena terlaku menyedihkan. Semua yang di dalam ruangan menuggu jawaban dari sekertarsi Jordan. Tapi tidak ada jawaban sampai ayah Jordan menyuruh orang yang dia percayai untuk mencari Mia Sarawati.


__ADS_2