Aku Selalu Melihat Kamu

Aku Selalu Melihat Kamu
ASMK 199


__ADS_3

Paman Organisasi yang datang dengan auranya di sela mereka berdua. Khalid yang tersenyum menatap ke arah paman organisasi. Sementara Adi tidak perduli dengan paman organisasi yang datang. Karena dia lebih fokus menikmati hidangan yang sudah ada didepan matanya. Tapi pada saat yang sama Rabbit mendapatkan pesan dari luar. Kalau organisasi Kegelapan juga datang ke pelelangan dan rencananya mereka ingin membuat kekacauan.


Rabbit yang sudah membaca pesan yang masuk itu. Berbisik ke arah Adi yang ada disampingnya.”Organisasi kegelapan,”kata Rabbit.


Adi yang dengan santai menghentikan makanannya dan menghela nafas.”Kurasa harus pergi ke sana ya,”ucap Adi.


“Sudah berapa lama anak buah kalian mencari pelakunya,”kata Adi yang kembali melanjutkan makananannya.


Khalid melihat ke arah anak buahnya.”Sekitar dua jam yang lalu,”kata anak buah Khalid.


“Sudah tiga jam berlalu,”kata anak buah paman organisasi.


“Sudah lama ya. Aku tebak mereka tidak bisa datang ke sini,”ucap Adi.


“Kenapa kamu yakin seperti itu,”kata Khalid.


“Jika tidak berkata seperti itu kenapa mereka belum kembali,”kata Adi yang telah selesai menikmati makanannya.


Mereka yang berpikir dengan kata Adi ada benarnya juga kalau orang yang mereka untuk mencari tahu belum kembali. Pasti ada dalam masalah sampai mereka berdua melihat Adi berdiri.”Kamu mau kemanaa?,”ucap mereka berdua.


“Mau kemana ya pergilah karena sudah selesai makan. Sekarang waktunya mencari mereka bukan,”kata Adi.


“Tapi apa kamu tahu dimana mereka,”ucap Khalid yang sedikit meragukan Adi.


“Aku tahu atau tidak. Itu semua tidak ada dengan kalian semua bukan,”kata Adi yang pergi bersama dengan Rabit dan budak ras yang dia dapatkan. Adi yang tidak ragu pergi bersama dengan Rabbit. Tapi mereka berdua saling menatap satu sama lain. Sampai orang dari pihak Adi muncul dari arah yang tidak terduga.”Kami sudah menemukan mereka dan sedang dalam pembasmian. Apa perlu  bos kecil melihat saja, sementara anda ada tugas yang belum anda selesaikan,”ucap anak buah Sem.


“Tunggu  dulu,”ucap Adi sambil memikirkan kata anak buah Sem. Pekerjaan yang belum selesai yang dilupakan oleh Adi adalah Pekerjaan rumah yang berkaitan dengan materi kuliah. Adi yang tersenyum melihat ke arah Rabbit.

__ADS_1


“Aku harus kembali, kamu yang pergi sendiri ya. sekalian bawa mereka aku kelupaan hari ini aku bertemu dengan dua orang di rumah untuk belajar,”kata Adi.


“Baiklah, hati-hati dijalan,”ucap Rabbit.


“Jika kalian ingin tahu siapa dalang dari pelepasan monster. Kalian bisa ikut dengan rekan saya. Karena saya harus kembali,”kata Adi yang berjalan menjauh dari keramian keluar dari pelelangan. Sementara anak buah Sem yang berjalan didepan menunjukan lokasi dimana orang tesebut telah di bunuh.”Kemana bos kamu pergi tidak ikut dengan kamu,”kata Beto.


“Dia ada belajar kelompok di rumah. Kamu kira bos kecil kami sama dengan kalian, tidak. Anak itu masih sekolah,”ucap Rabbit.


“Anak sekolah memimpin sebuah  kelompok, bagus juga,”kata Khalid.


“Siapa nama bos kalian?,”kata khalid.


Rabbit tidak menjawab sampai mereka di lokasi salah satau anak buah organisasi kegelapan yang membuka segel kandangan para monster.”Apa yang terjadi  di sini,”ucap Beto yang melihat darah.


“Kurasa mereka sudah tewas ya. Apa hanya satu saja yang terbunuh, bukan kalian harus membunuh semua yang sudah mengacau,”ucap Rabbit dengan tatapan dingin.


“Menerjakan tugas kelompok,”kata Rabbit. Sem yang mendengarnya merasa lega dan melihat ke arah lain juga.”Tidak aku sangka mereka berkumpul pada satu tempat,”ucap hati Sem.


“Kalian siapa?,”ucap Khalid merasa kalau orang yang dibawa oleh anak yang bersamanya bukan orang sembarangan.


“Kami siapa, maaf kami tidak bisa mengatakannya jika sudah waktunya. Seperti kalian yang bersembunyi, kami juga berhak untuk bersembunyi juga bukan,”kata Sem sambil tersenyum licik.


“Kurasa orang aku cari sudah mati semua ya. Tapi tidak aku sangka orang yang aku suruh juga ikut tewas saat kita mencari dalangnya,”kata paman organisasi.


“Ketua bukan mereka adalah organisasi kegelapan yang sudah lama menghilang. Kenapa mereka bisa ada disini,”kata Beto.


“Jadi kalian tahu orgnisasi ini. Mereka yang sudah membuka segel para monster dan membuat kekacauan,”kata Sem.

__ADS_1


“Kurasa sudah sampai disini saja. Karena tidak ada yang lain, aku dan rekanku akan pergi. Silakan kalian lanjutkan mengawasinya,”kata Rabbit. Rabbit bersama dengan budak yang lain pergi setelah apa yang mereka lihat.”Tunggu,”ucap Beto yang menahan Rabbit.


“Ada apa, kita tidak ada urusan lagi. Tapi jika kamu mengajak aku berduel aku senang dengan tawaran itu. Tapi tidak hari ini, ada pekerjaan yang menuggu saya, permisi,”kata Rabbit yang menghempas tangan Beto yang menahanya.


Rabbit pergi dan disususl oleh paman organisasi yang juga sudah tidak tertarik. Mereka berdua yang pergi berdampingan sampai di pintu masuk pelelangan. Tapi sebelum mereka berpisah paman organisasi  berkata kepada Rabbit.


“Apa yang terjadi dengan anak itu sampai bisa mengumpulkan kalian semua?,”kata paman organisasi.


“Bukan anda sudah tahu. Tapi lebih baik anda tidak perlu mencarinya untuk sekarang, tidak ada gunanya untuk anda. Saya permisi dan jaga kesehatan tuan,”kata Rabbit yang pergi. Dimana mereka sudah di tunggu mobil yang akan membawa para budak ras ke pulau untuk di tes kesehatannya dan untuk dilatih lebih lanjut. Sampai mereka bisa pergi ke tempat yang akan menjadi target mereka tinggali.


Rabbit dan Paman organisasi yang sudah berpisah tanpa melihat satu sama lain. Anak buah paman organisasi datang bersama dengan mobil hitamnya.”Bagaimana hasilnya?,”ucap paman organisasi tentang penyelidikan mereka tentang anak yang mereka temui.


“Maaf bos anak itu hanya anak yatim piatu dari wilayah c saja, tidak ada yang lain seperti identitas anak yang kita cari disembunyikan dengan baik,”kata anak buah paman organisasi.


“Jadi mereka bisa memalsukan data ya. Jika seprti itu tidak usah dilanjutkan. Kita hanya pelur diam saja sampai Adi kembali,”kata paman organisasai.


Sementara di tempat pelelangan Khalid yang bersama dengana anak buahnya hanya terdiam saja.”Siapa anak itu sampai memiliki rekan dan anak buah yang hebat. Jika mereka ada disini bisa saja rencana kita gagal total kerena mereka. Kita harus mencari tahu tentang mereka secepatnya dan menghabisinya,”kata Khalid.


Tapi pada saat mereka sudah keluar dari pelelangan mereka disambut anak buahnya yang ada di wilayah tambang yang sedang mengintai.”Bos gawat,”ucap anak buah Khalid.


“Ada apa lagi?,”ucap Khalid yang kesal.


“Wilayah tambang sudah diambil oleh seorang dan Toni dan Wati yang menggantikan bos sudah tewas,”ucap anak buahnya.


“Apa,”kata Beto yang sedikit terkejut. Khalid yang menahan kegelisaan itu menatap ke arah lain sambil berkata.”Siapa pelakunya, cepat cari mereka dan bunuh mereka segera,”kata Khalid dengan dingin. Hati Khalid yang gunda dengan semua tambang dan hartanya sudah diambil orang membuat dia frustasi. “Siapa mereka beraninya melawan diriku. Kalian akan tewas ditanganku jika aku mengetahui dalangnya,”ucap hati Khalid yang disembunyikan oleh anak buahnya yang ada disekitarnya.


“Aku ingin kalian mati,”kata Khalid dengan suara kecil ke arah lain dengan tatapan tajam dan menusuk.

__ADS_1


__ADS_2