
Jordan yang menoleh ke arah sekertarisnya dimana ada dokumen yang masuk. Jordan yang sedikit ragu untuk membaca dokumen yang masuk karena dia mungkin saja akan menyesal setelah tahu kebenarannya.
Jordan yang memberanikan dirinya membaca data yang baru dikirim. Jordan yang awalnya tegar membacanya mulai meneteskan air mata. Jordan yeng merasa kalau dokumen yang dia baca sangat membuat dia menyesal.”Kenapa aku baru tahu sekarang,”ucap Jordan yang menghela nafas sambil terisak.
Jordan yang tahu kalau gadis SMP yang selalu bersama dia saat Jordan mengalami kesulitan. Saat dia ditekan oleh orang tuanya dan keluarga besar. Gadis itu dalah Mia yang selalu menyemangatinya di saat dia terpukul. Tapi sekarang saat Mia dalam kesulitan aku hanya membuat dia sakit. Jordan yang merasa ingin balas budi kepada gadis itu. Tapi setelah aku bertemu dengan dia. Jordan yang tidak mengenal dia kalau orang yang harus aku balas budi adalah Mia.
Mia yang sudah runtuh hati nuraninya. Tapi semua yang dilakukan Mia kepadanya tulus tapi yang Mia dapatkan adakan penyiksaan. Sampai dia tidak akan bisa bertemu dengan Mia.”Kenapa aku terlalu kejam hanya karena menyukai Irma yang sudah membunuh orang tua Mia,”kata Jordan.
Jordan yang tahu akan kebenaran kecelakaan yang menimpak orang tua Mia. Karena ada orang luar yang menyabotases pesawat yang dinaiki oleh orang tua Mia. Dan balik nama kecelakaan itu adalh orang yang dia anggap cinta pertamanya Irma. Tapi setelah melihat hasil data kedua soal kecelakaan pesawat yang menimpak Mia. Jordan juga sangat terkejut. Kalau pesawat itu terjadi bukan karena kecelakaan alami tapi di lakukan oleh orang lain.
Dari data yang didapatkan masih belum tahu siapa yang membuat kecelakaan Mia terjadi. Melihat itu semua Jordan menyuruh anak buahnya untuk terus mencari Mia dan mencari kebenaranya. Dari semua yang tidak diketahui oleh Jordan. Jordan yang ingin membalas budi dengan menangkap orang yang melukainya.
Tapi dalam hati Jordan yang bertanya apakah Mia akan memaafkan dirinya jika dia masih hidup. Jordan yang berpikir seperti itu meletakan tablet laptopnya dan menatap ke langait. Sampai sekertarisnya mengingat kejadian dimana Nona Mia datang mengantarkan makanan untuk bosnya. Di saat yang sama saat Jordan bersama dengan wanita lain. Mia yang ada didepan pintu dengan sedikit terbuka. Melihat Jordan bersama dengan wanita lain.
Tapi sikap yang diberikan oleh Mia hanya bisa menghela nafas. Tidak tahu apa yang dirasakan oleh Mia saat itu. Sampai makanan yang dibawa oleh Mia untuk Jordan diberikan kepada sekertarisnya.”Bos,”ucap sekertarisnya.
“Ada hal yang saya ingin katakan soal nona Mia,”ucap Sekertarisnya.
“Apa,”ucap Jordan yang ke arah lain.”Sebenarnya nona Mia memiliki perasaan dengan anda. Saya melihat nona Mia pernah datang ke kantor untuk memberikan bekal untuk anda saat itu. Tapi anda saat itu sedang bermesraan dengan wanita lain. Nona Mia yang saat itu melihat dari balik pintu mengurungkan niatnya untuk bertemu anda. Dan bekal yang dia bawa di titipkan kepada saya. Tapi saya yang menyerahkannya kepada Bos anda tidak ingin. Sehingga masakan itu anda minta buang. Tapi saya tidak buang melainkan saya makan. Jujur Bos masakan nona sangat enak, ditambah lagi dari masakan yang diberikan ada perasaan anda agar tetap sehat,”ucap sekertarisnya.
“Jadi kamu memakanya, tapi kenapa kamu tidak bilang waktu itu,”kata Jordan yang sedikit marah.
__ADS_1
“Saat itu saya ingin memberitahukan anda. Tapi anda mengusir saya bos,”ucap sekertaris.
Jordan yang tahu akan itu hanya bisa menghela nafas. Sekertaris yang tahu kalau bosnya sedih meninggalkannya dalam ruangannya. Sampai dia menyuruh siapa saja dilarang masuk jika tidak penting sekali. Tapi disaat sekertarisnya keluar Jordan mendapatkan panggilan dari Petra.
“Kamu dimana?,”ucap Petra.
“Untuk apa kamu mencariku. Apa kamu juga mau mengatakan kalau aku suami yang tidak diuntung,”kata Jordan.
“Iya,”ucap Petra.
“Aku sudah mengirim email untuk kamu baca saja,”kata Petra yang menutupkan teleponnya.
Jordan yang melihat email yang masuk dari Petra dari email yang masuk. Jordan dikejutkan dengan penyakit Mia dan jumlah nominal yang sudah dikeluarkan oleh Mia. Tanpa biaya dari Jordan Mia bisa melunasi uang penyakitnya dengan mengandalkan obat yang mahal. Jordan merasa saat menjadi suaminya dia telah melanggar kontra.
Saat menjalankan operasi Mia yang melamun karena Jordan sudah menceraikan. Walaupun hati Mia yang hancur tapi dia juga bebas. Jordan yang membaca pesan Petra hanya bisa terdiam. Sampai Bne datang ke kantornya.
Di depan pintu yang sudah ada sekertarisnya menghalanginya.”Anda siapa?,”ucap Sekertarsinya.
“Aku Ben ingin bertemu dengan Jordan,”kata Ben. Sekertasri yang mengetuk pintu dan memberitahukan lewat balik pintu kalau ada teman bos datang berkunjung namanya Ben. Jordan yang mendengar dari balik pintu mengizinkan Ben masuk.
“Untuk apa kamu datang ke sini,”kata Jordan.
__ADS_1
“Aku ingin mengajak kamu ke makan orang tua Mia. Jika kamu mau pergi denganku,”kata Ben.
Jordan yang mendapatkan tawaran dari Ben merasa sedikit ragu.”Kenapa kamu mau mengajakku,”kata Jordan untuk memastikan.
“Karena Mia tidak ingin aku bermusuhan dengan kamu,”kata Ben.
Jordan yang tersenyum menutup mata. Tapi Ben yang melihat hanya bisa berkata,”Untuk apa menangis tidak ada gunanya dengan sikap kamu yang keras kepala kayak batu.”
“Aku juga tidak tahu kenapa Mia suka dengan kamu walaupun kamu sudah berkali menyakiti hatinya,”kata Ben.
“Akau tahu,”ucap Jordan yang berdiri. Ben yang melihat wajah Jordan hanya bisa berjalan keluar lebih dahulu. Sementara Sekertrasinya yang tidak tahu kemana mereka akan pergi mengikutinya. Karena melihat bosnya yang tidak baik. Sampai di luar Ben yang berjalan menuju mobil yang dia bawa.
“Aku akan mengikuti kamu dari belakang,”kata Jordan yang merasa tidak pantas bersama denagan Ben.
“Naiklah aku ingin kamu naik bersama denganku,”kata Ben yang tidak ingin dia naik mobil lain.
Ben yang melihat sikap Jordan hanya bisa membiarkan dia masuk ke dalam mobil bersamanya. Karena Ben yang ingin dia membaca catatan yang dia kumpulkan untuk Jordan. “Kamu sudah tahu sejak kapan kalau Mia suka denganku dan orang tua Mia,”kata Jordan diperjalanan menuju tempat tujuan.
“Sejak kamu pulang bersama dengan Irma dan saat kamu menatap Irma,”kata Ben.
“Untuk orang tua Mia... Mia datang ke depan rumahnya yang tidak jauh dari rumahnya karena dia saat itu sedang terpukul karena kepergian orang tuanya setelah pernyataan kamu dengan Irma. Dia datang dengan menangis. Saat itu aku sedang ingin pergi dari rumah membeli sesuatu dan melihat Mia yang menangis. Karena aku ingin tahu ada menghampirinya dan bertanya kenapa dia menangis. Tapi dia tidak menjawab,”kata Ben.
__ADS_1
“Lalu,”ucap Jordan yang menuggu cerita selanjutnya.