
mentari pagi menerobos masuk kedalam kamar orang tua sasa dimana ia masih tertidur diperlukan Archie .
" morning princess " sapa Archie lembut .
" akh " ucap sasa kemudian menutup mulutnya .
" mulutku bau ? " tanya Archie .
" ke kenapa kamu bisa ada diranjang bersamamu " jawab sasa panik .
" bagaimana tidak saya ada bersamamu setelah kau puas membanjiri bajuku dengan air matamu kau lantas tertidur seperti bayi disini " ucap Archie kesal sambil menepuk dada sebelah kiri .
" ya ampun aku menangis sampai tertidur diperlukannya " batin sasa .
blushh
wajah sasa merona dan Archie melihatnya dengan jelas .
" its ok princes saya sudah berjanji pada om Rudi untuk menjagamu " ucap Archie lembut seraya membelai rambut sasa .
" terima kasih " lirih sasa .
tapi akhhhhhh
sasa berteriak yang membuat Archie kaget .
" apa lagi ?? " tanya Archie heran melihat kepanikan sasa .
" aku aku aku belum pernah seranjang dengan pria selain ayahku !!! kau tidak melakukan apapun padaku kan semalam ?? " seru sasa penuh curiga .
hahaha Archie tertawa dengan keras .
" kalau aku mau melakukannya sudah aku lakukan sejak saat aku pertama kali membawamu pulang untuk membawa paspormu waktu lalu " lantang Archie kemudian melirik sasa .
" atau jangan jangan kau mengharapkan lebih ya princess ? imbuhnya lagi .
" akhhh kau gilaa " teriak Sasa cepat kemudian berlari menuju kamar tidurnya sendiri meninggalkan Archie yang masih terduduk di ranjang orang tua sasa .
" you are mine " desis Archie sesaat setelah sasa melesat kabur .
diruang makan sasa hanya mampu menunduk tanpa berani menatap Archie ia masih membayangkan peristiwa tadi pagi .
" kamu mau kekampus hari ini ? " ucap Archie mengagetkan sasa .
" iya aku harus bertemu dosen dan menjelaskan apa alasanku tidak masuk kuliah selama hampir satu bulan ini " jawab sasa khawatir .
" apa yang kau khawatir kan ? " tanya Archie santai .
__ADS_1
" ya aku mahasiswi baru masa diawal perkuliahan sudah tidak masuk selama satu bulan apakah itu wajar " ucap sasa dengan suara bergetar .
" oh itu " jawab Archie ringan
" apa yang oh ??? " seru sasa kesal karena merasa disepelekan oleh Archie.
" kau tidak usah khawatir sekarang teruskan sarapanmu lalu kau ikut saya " tegas Archie sedikit kesal karena dari tadi tidak ada satu potong roti pun yang masuk ke mulut sasa .
" mengatur sekali " batin sasa .
akkk open your mouth perintah Archie .
Sasa pun menerima perlakuan Archie dengan penuh kepatuhan . " kenapa jadi gue diatur banget Ama ini cwo ya " batin Sasa .
Archie tersenyum setelah Sasa menghabiskan sarapannya .
" jadiii jadiii Rico sudah membereskan semua ? " tanyaku bersemangat .
" yup " jawab pria menyebalkan ini .
" akh tenangnya " ucapku senang .
Dalam perjalanan Archie memberitahu Sasa bahwa asisten pribadi nya sudah memberikan keterangan pada pihak kampus untuk meminta ijin karena sasa harus stay di India sampai kasus kecelakaan pesawat orang tuanya selesai . Pihak kampus pun memaklumi atas musibah yang menimpa orang tua sasa dan mereka memberikan ijin pada sasa .
Archie tersenyum melihat tingkah laku Sasa setelah mendengar semuanya .
" ketempat ku " jawab Archie singkat .
" ikh tapi aku ga mau aku takut pada orang tuamu " ucap sasa ragu.
" orang tuaku meninggal saat aku berumur sepuluh tahun " imbuh Archie .
" tapii....
belum sempat sasa berbicara tangan Archie sudah bergerak cepat merangkul sasa sehingga ia tidak bisa membantah lagi.
"jadi dia mau bekerja lalu kenapa harus membawaku kesini " batin Sasa yang kini terlihat takjup memandangi ruangan kerja Archie yang ada dilantai 31 salah satu gedung bergensi di Jakarta .
Archie terlihat khusuk menatap layar monitor dengan tumpukan kertas ditangan kirinya sedang tangan kanannya sibuk menggerakkan mouse . Archie harus menyelesaikan beberapa dokumen penting yang harus selesai siang ini karena dokumen itu akan segera dibawa ke Hongkong . Perusahaan milik Archie sedang merambah Hongkong setelah sebelumnya berhasil menguasai sepertiga pusat hiburan di Macau .
setelah hampir dua jam bekerja dalam diam Archie kemudian tersadar saat matanya menangkap sasa yang sudah tertidur pulas di sofa kesayangan Archie . sasa tertidur dengan setumpuk majalah yang baru saja dia baca .
senyum tersungging di wajah tampan Archie melihat kondisi sasa .
" setelah urusan Hongkong selesai akan kubawa kau ke Canada kita buat wanita itu menyesal " lirih Archie dengan tatapan yang tak lepas dari sasa .
__ADS_1
" hei bangun Princess kau ini selalu tertidur dimanapun ya " ucap Archie membangunkan sasa
" kau sibuk aku pun mencari kesibukan lain jangan salahkan aku kalau aku tertidur kemudian setelah melihat wajah cantik di majalah majalah milikmu ini " jawab sasa kesal karena sejak masuk ruangan Archie tidak memperdulikannya sama sekali .
" maaf saya sedikit sibuk karena pekerjaan ini harus segera di kerjakan Rico malam ini dengan tuan Guan di Hongkong setelah kuterlantarkan hampir satu bulan karena harus menemanimu di India " ucap Archie
deg deg
" jadi karena aku dia menyulitkan diri " ucap sasa dalam hati.
" tidak usah difikirkan semua sudah clear sekarang bahkan Rico sudah dalam perjalanan menuju airport " ucap Archie bangga .
" maaf karena aku kau jadi susah " cicit sasa merasa bersalah .
" everything for you Princess " jawab Archie lembut kemudian dia merengkuh sasa .
sasa merasakan ada sesuatu yang bergemuruh didalam dadanya setelah mendengar ucapan Archie.
mereka pun kemudian keluar ruangan Archie menuju basement melalui lift pribadi Archie sang pemilik perusahaan .
" besok pagi kuantar kau kekampus " ucap Archie di dalam mobil.
" aku bisa sendiri lagipula aku mau naek kereta kau tidak perlu menyusahkan diri " jawab Sasa cepat .
" oke besok jam enam pagi saya jemput untuk naek kereta bersama ku menuju kampusmu " tegas Archie .
" tapi aku tidak mau membuat gosip tidak enak dikampus apalagi setelah aku ijin hampir satu bulan " jawab sasa lirih .
Archie menginjak rem tiba tiba sehingga membuat sasa terkejut .
" saya sudah bilang saya akan jemput kenapa kau masih menolak ha " bentak Archie .
" maaf bukan begitu aku cuma mau belajar mandiri mencoba naik angkutan umum sepertinya menyenangkan sehingga aku tidak teringat ayah dan ibu " isak sasa ketakutan .
melihat Sasa hampir menangis membuat Archie menurunkan emosinya . Archie mendekati wajah sasa yang masih menunduk kemudian dia angkat dagu runcing sasa dan berkata
" you are mine " ..
sasa menatap sepasang bola warna biru langit itu dengan tatapan sendu .
" im yours " ucap sasa tanpa sadar
__ADS_1