
Melihat Selena pergi sontak membuat Rico mengejarnya ke arah lift dengan terburu-buru sampai menyenggol dokter Frans yang tengah mengambil kopi di meja makanan hingga pakaian dokter Frans basah karena kopi yang tumpah .
" sorry Frans sorry ... " teriak Rico sambil terus berlari ke arah lift dengan mengangkat satu tangannya ke udara ke arah dokter Frans .
" menyebalkan sekali bajingan tengik itu " ucap dokter Frans marah sambil membersihkan pakaiannya dari tumpahan kopi .
Melihat pakaian dokter Frans kotor Archie segera bangun dari kursinya dan berjalan pelan ke arah sahabatnya itu perlahan ia menepuk pundak dokter Frans dan memberikan kode untuk berganti pakaian dikamar .
" aku kekamar dulu " pamit dokter Frans pada semua orang yang ada di meja makan , ia kemudian pergi ke kamarnya yang ada dilantai enam belas dengan masih sedikit kesal pada Rico .
Sasa dan Gustaf mengangguk secara bersamaan menjawab perkataan dokter Frans yang tengah sedikit marah itu , sementara Archie hanya bisa menghela nafas panjang melihat kelakuan dua orang sahabat baiknya itu . Ia pun memilih kembali duduk bersama Sasa di meja makan karena sarapannya belum selesai setelah bergantian menjaga baby Arthur yang juga sudah mulai makan itu .
Mereka bertiga kemudian menyelesaikan sarapannya tanpa suara , hanya suara baby Arthur lah yang masih menunjukan masih ada kegiatan di meja makan itu . Archie diam dalam seribu bahasa ketika melihat Rico pergi mengejar Selena sementara Gustaf dan Sasa nampak takut untuk membuka mulut karena tak mau membuat mood Archie makin jelek karena seperti yang sudah diketahui oleh semua orang Archie adalah orang yang paling ingin Rico segera menikah .
" ayo ke kolam renang " ajak Archie pada Sasa yang sedang membersihkan wajah baby Arthur yang kotor dengan buah alpukat .
" Sasa ga bawa baju renang mas " jawab Sasa cepat tanpa menoleh ke arah Archie karena masih sibuk dengan sang anak yang sangat aktif itu .
" tenang , baju renangmu sudah disiapkan sayang " ucap Archie sambil tersenyum ke arah Sasa .
" asikkk.. ayo sayang kira renang sama ayah " pekik Sasa kegirangan seperti anak kecil memeluk sang anak .
Archie menahan tawa melihat tingkah sang istri yang kekanak-kanakan itu , saat seperti ini kadang ia merasa kasian pada Sasa yang seharusnya masih menikmati masa remajanya seperti gadis seumuran dengannya tapi Sasa kini sudah menjadi ibu dari anaknya oleh karena itulah Archie selalu ingin membuat Sasa bahagia . Bahkan nama hotelnya ia ambil dari nama belakang Sasa yang digabung dengan namanya sendiri sebagai bentuk rasa cintanya pada Sasa walau hotel Zachie Broadway akan menjadi milik Arthur dimasa depan .
Dengan langkah bersemangat Sasa menuju ruang ganti untuk memakai pakaian renangnya sebelum terjun ke dalam air bersama sang anak yang sudah berganti pakaian bersama Archie , saat sedang ada dikamar mandi Sasa mendengar suara tangisan seorang wanita yang berasal dari bilik yang ada disebelahnya . Sebenarnya Sasa penasaran tapi karena takut mengganggu akhirnya Sasa memilih untuk pergi karena tak mau membuat masalah baru apalagi hotel milik sang suami baru beroprasi hari ini . Setelah berganti baju renang ia memakai piyama handuknya untuk menutup tubuhnya yang sedikit terbuka , Sasa berjalan menuju kolam renang yang sudah Archie booking khusus untuk hari ini karena para pengunjung tak bisa memakai kolam renang sampai siang hari atau lebih tepatnya sampai Archie dan keluarga selesai berenang .
Di dalam kamar milik Rico terjadi perang besar antara Rico dan Selena , Rico marah ketika melihat Selena tiba-tiba merapikan pakaian dan memasukanya ke dalam koper besar tanpa bicara apapun pada Rico sehingga membuat Rico merebut koper besar itu dan membuat semua isinya berantakan ke lantai .
__ADS_1
" apa maumu Rico !!!! " teriak Selena sambil menangis .
" seharusnya aku yang tanya padamu Selena bukan kau " jawab Rico tak mau kalah .
" untuk apa aku ada disini kalau kau tak menginginkan aku hahhh !! " hardik Selena dengan suara keras .
Deg .
Rico langsung mengerti arah pembicaraan Selena ia langsung duduk ke lantai dengan posisi bersandar pada dinding tanpa berbicara menatap lurus ke arah jendela yang terbuat dari kaca anti peluru itu . Kedua matanya tiba-tiba berkaca-kaca hingga membuat Selena merasa ibu melihat seorang Ricardo Hector yang dikenal sebagai pria tanpa dingin itu bisa serapuh itu .
Setelah menguatkan diri untuk tak tergoda pada Rico akhirnya Selena kembali merapikan pakaiannya yang berserakan dilantai kamar tanpa berbicara sepatah katapun atau melihat ke arah Rico yang sejak tadi tak merubah posisi duduknya .
" kalau kau datang hanya untuk pergi kembali kenapa malam itu kau harus mencariku Selena ? " tanya Rico dengan nada terputus-putus pada Selena .
Selena yang sedang memasukan kotak make-upnya seketika menghentikan kegiatannya itu perlahan ia menoleh ke arah Rico yang terlihat sangat hancur itu .
" apa aku memang ditakdirkan sendiri seumur hidupku sama seperti kedua orang tuaku yang tak pernah menginginkan kehadiranku hingga mereka membuangku ke jalanan ketika aku berumur sepuluh tahun ....
Bug
Rico tak dapat menyelesaikan perkataannya karena Selena datang dan memeluknya dengan erat , Selena menangis dengan keras dalam pelukan Rico entah karena mendengar cerita masa lalu Rico yang hanya sedikit itu atau karena ia ingin mengeluarkan kekecewaannya pada Rico yang tak mau menikahinya . Selena menangis tanpa rasa malu sambil memukul punggung Rico dengan kedua tangannya sembari mengumat pada Rico , sedangkan Rico hanya memejamkan mata sambil memeluk tubuh Selena sang kekasih tanpa berbicara ketika wajahnya sudah basah dengan air mata yang keluar tanpa ia bisa bendung .
Rico tak pernah sesedih ini ketika hubungan percintaannya yang lalu kandas ia beranggapan bahwa wanita akan datang sendiri padanya sewaktu-waktu , punya kenangan yang buruk ketika sebelum bertemu Archie membuat Rico menjadi seorang pria yang tanpa perasaan ketika menjalin hubungan cinta . Baginya berganti wanita dan seks adalah hal yang bisa ia lakukan kapan saja ketika ia kehendaki . Keperjakaan Rico direnggut oleh seorang wanita setengah baya yang pernah menolongnya dari jalanan tepat dua tahun sebelum ia kembali hidup dijalanan dan bertemu dengan Archie , sejak menjadi pemuas nafsu dari seorang wanita yang pantas ia panggil sebagai ibu perlahan merubah pandangan Rico . Ia berubah menjadi seorang pria yang tanpa belas kasih pada wanita yang ia campakan sampai akhirya Archie menghajarnya sampai babak belur ketika Rico hampir membuat seorang wanita bunuh diri dihadapan Archie karena cintanya di tolak oleh Rico , sejak peristiwa itu Rico perlahan bersikap lebih lembut pada wanita tapi keingingannya untuk menikah tak pernah terbesit di kepalanya walau Archie sudah memaksanya puluhan kali .
Akan tetapi sejak menjalani hubungan dengan Selena secara tak sengaja justru membuat hati Rico yang sekeras Wurtzite yang merupakan material yang paling keras di dunia itu perlahan luluh dan tanpa ia sadari bahwa ia sudah tak bisa terpisah dari sosok Selena . Apalagi saat ia tau kalau Selena hampir kehilangan nyawanya ketika kesuciannya sudah ia ambil , perasaan bersalah itulah yang mengubah Rico dari dalam .
" i cant live without you " ucap rico lirih yang langsung menghentikan tangis Selena .
__ADS_1
" apa aku tak dengar " cicit Selena sengaja ingin membuat Rico mengulang perkataannya lagi .
Rico tersenyum karena menyadari kenakalan Selena ia kemudian melepas pelukannya dari tubuh Selena dan menarik tubuh Selena supaya bisa berhadapan dengannya , dengan mata yang sayu karena menangis Rico menatap wajah Selena yang juga terlihat sedikit acak-acakan itu .
" jangan pergi , aku tak akan tau apa yang harus kulakukan jika kau tak ada di sisiku " ucap Rico pelan sambil menatap dalam ke arah mata Selena .
" aku ingin kejelasan hubungan ini Rico , tak mungkin kita terus seperti ini . Aku tak mau disebut sebagai perempuan simpanan Rico , aku ingin dengan bangga memperkenalkan diriku sebagai nyonya Hector dihadapan semua orang " jawab Selena dengan suara yang sedikit meninggi .
" kau tak malu menyandang nama belakangku ? " tanya Rico polos .
" awwwwww..... "
Jerit Rico dengan keras ketika jarinya digigit oleh Selena dengan keras karena gemas setelah mendengar pertanyaan konyol dari Rico yang tak masuk akal itu .
" siapapun nama belakangmu aku pasti akan sangat bangga memakainya , kau ini bodoh atau idiot Rico sebenarnya " teriak Selena jengkel .
Cup
Tanpa sempat Selena hindari Rico sudah melumat bibirnya dengat erat Selana pun membalas ciuman Rico dengan penuh cinta , walau Rico bukan cinta pertamanya tapi bagi Selena menjadi wanita seorang Ricardo Hector adalah kebanggan baginya apalagi setelah tau kalau ia adalah orang yang mampu menjinakan seorang Rico .
Lantai hotel dikamar itu akhirnya kembali menjadi saksi dimana dua orang anak manusia saling mendesah satu sama lain ketika menikmati surga dunia yang kesekian kali , apalagi kali ini Selena yang mengambil alih permainan hingga membuat Rico merem melek merasakan gerakan pinggul Selena yang tengah menyatu dengan dirinya itu . Sementara Selena juga terengah-engah ketika melakukan WOT baginya itu adalah pertama kali bercinta dengan gaya seperti itu .
Di lantai enam belas kamar nomor 4027 dokter Frans sudah selesai berganti pakaian dan bersiap untuk keluar dengan membawa baju renangnya karena membaca pesan dari Archie yang memintanya untuk berenang bersama , saat sedang membuka pintu dan hampir keluar tiba-tiba seorang wanita berambut blonde langsung menyerobot kekamarnya sambil menangis .
" help me please ....... " tangis gadis itu memohon pada dokter Frans .
🌼 Bersambung 🌼
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar ya kakak-kakak, terima kasih 🌹