
rico berjalan menuju kamar di samping perpustakaan setelah diberitahu bik rani dimana archie tidur
tok
tok
" boss udah jam dua siang bos bangun bosss " teriak rico dari balik pintu .
mendengar suara ketukan pintu dan teriakan rico menyadarkan archie dari tidurnya , dengan tertatih karena nyawa belum kumpul semua archie berjalan ke arah pintu .
" kapan kau akan bisa mengontrol suara jelekmu itu ha ? " cibir archie kesal
" aku lapar ayo makan " ucap rico tanpa rasa bersalah .
" makan ?? kenapa harus laporan padaku ? kau kira aku dinas sosial ? "
" mana mungkin aku makan sendiri tanpa tuan rumah , ayoo turun monster monster di perutku sudah tak bisa diatur " rengek rico memelas .
" sejak kapan kau tau sopan santun hah ? biasanya kau kesana kemari seperti kucing liar dirumahku " ucap archie santai .
" setelah kau menikah aku tak bisa seleluasa dulu !!! puas kan ?? ya sudah ayo turunn " cicit rico kesal .
archie tersenyum mendengar ucapan sahabatnya memang sejak dia menikah rico terlihat sudah jarang menginap dirumahnya bahkan rico tak berani masuk kekamar tanpa mengetuk terlebih dulu . walau background rico adalah seorang tukang pukul saat dicanada dulu tapi kini ia menjelma menjadi salah satu orang kepercayaan archie di perusahaannya.
" sasa mana bik ? dari tadi saya belum melihatnya ? " tanya archie pada pelayan
" nyonya baru saja tidur tuan setelah diperiksa dokter " jawab bik rani pelan .
" what dokter ? "
brakkk
suara kursi yang diduduki archie jatuh setelah archie mendadak berdiri
archie berlari kelantai dua menuju kamar mereka saat pintu kamar terbuka matanya menangkap tubuh sasa sudah terbalut selimut , dimeja ada beberapa obat obatan dan air hangat . perlahan archie menyentuh wajah sasa yang pucat dan keringat yang membanjir , dengan hati hati archie membasuh wajah sasa menggunakan handuk .
" kau kenapa sayang ? " ucap arhcie lirih dengan suara bergetar
" nyonya terkena maag dan masuk angin kata dokter tadi tuan " ucap bik rani dari arah pintu ia menjelaskan diagnosis dokter .
bik rani menceritakan apa yang terjadi pada sasa dimulai dari sasa mengeluh sakit perut dan nyaris pingsan sampai akhirnya mereka menghubungi dokter untuk datang ke rumah . archie membisu disamping ranjang dia menyesal membuat sasa begini kalau saja dia tak kehilangan hp pasti tak akan begini kejadiannya , dia terlalu fokus untuk mencari dan menghapus data di hp yang hilang itu sampai lupa mengabari sasa ,
" biarkan istrimu istirahat bos , dibawah ada gustaf " bisik rico pelan .
" gustaf disini ?! ayo kebawah " ucap archie dingin mendadak archie menjadi sosok yang menakutkan .
mendengar penjelasan gustaf serta melihat rekaman cctv yang diberikannya membuat archie dan rico terdiam mereka benar benar kaget melihat siapa sosok pencuri itu .
__ADS_1
" kalian akan membayarnya " desis archie dengan tersenyum
" bos lama kita kembali " bisik rico kepada gustaf karena melihat sosok archie yang bengis muncul .
tok
tok
" bos kami sudah datang " sapa beberapa orang kepercayaan archie yang baru saja datang , archie tersenyum melihat kedatangan mereka .
" ikut aku " ucap archie datar kemudian berjalan keruang belajar diikuti oleh rico dan orang orangnya .
di ruangan belajar nampak pembicaraan serius yang membuat archie berulang kali menganggukan kepala menyetujui rencana orang orangnya . tak lama pintu ruang belajar terbuka dan satu persatu orang yang ada didalamnya keluar termasuk archie dan rico yang keluar paling akhir .
" aku permisi bos " pamit rico pada archie yang masih berdiri disamping pintu .
" ok lakukan sesuai rencana " perintah archie dingin ditangan archie nampak memegang hp baru yang tadi dibawakan oleh orang orangnya . archie menatap mobil rico yang akhirnya menghilang dari rumahnya lalu berjalan menuju kamarnya dilantai dua .
archie naik keranjang dan berbaring disisi sasa yang masih terlelap karena efek obat , dengan lembut archie memeluk tubuh sasa dari belakang .
" mereka harus membayar atas apa yang terjadi padamu sayang " ucap archie lirih ditelinga sasa , archie mencium kening sasa lembut dan akhirnya ikut terlelap dengan memeluk sang istri .
di rumah orang tuanya clarissa nampak masih mengunci dirinya didalam kamar dia masih kesal karena temannya tak berhasil membuka hp archie yang diambil oleh ayu dan shireen .
" clarie diluar ada ayu dan shireen " suara ibu clarie dari luar pintu
tak lama kemudian ayu dan shireen masuk kekamar clarissa mereka terheran melihat clarissa yang nampak kesal padahal sudah berhasil mendapatkan apa yang mereka rencanakan kemarin siang .
" kok mukanya ditekuk clarie " tanya ayu penasaran .
" tau ni ga enak tau diliat" imbuh shireen kesal
" kalian tau ga si , ini hp yang kalian ambil ga ada isinya apapun gila aja kali ya " teriak clarissa jengkel sambil melempar hp archie ke kasur .
" ga mungkin clarie kemaren gue masih liat bos ngutak atik ni hp sebelum kita ambil " ucap ayu heran .
" kalian liat sendiri dah " sungut clarissa .
ayu dan shireen mengambil hp archie dan terlihat sangat terkejut ketika melihat hp itu nampak seperti hp baru yang tak ada data apapun .
" kenapa gini ? " tanya ayu heran
" ini kerjaan temen lo yang IT itu kali clarie " ucap shireen .
" temen gue bilang ini hp belum diapa apain ama dia pas dia mau bobol eh tiba tiba hpnya gini " sungut clarissa yang terlihat sangat kesal . ayu dan shireen hanya terdiam mendengar umpatan dari clarissa , mereka ikut bingung kenapa hp yang mereka curi mendadak tak ada data apapun didalamnya .
"akhhhh gilaaa gue seneng bangett " teriak clarissa tiba tiba .
__ADS_1
" kenapa si bikin kaget aja " ucap ayu dan shireen berbarengan .
" gue dapet sms dari kantor mereka bilang gue masih diminta untuk magang terus guys hahah " ucap clarissa senang dia menunjukan sms HRD Manager dari Durran Internasional .
" clar kayanya gue juga deh " cicit ayu tak percaya saat melihat ponsel miliknya .
" heiiii guee jugaa ya ampunn " pekik shireen senang .
" seriusan ??coba liat ? " tanya clarissa sinis dia merasa tak senang kalau kedua temannya tetap berada di kantor yang sama dengannya .
ayu dan shireen nampak bahagia ketika membaca sms itu berulang kali mereka menjerit untuk mengekspresikan dirinya .
" asiikk masih bisa liat bos ganteng " ucap ayu kecentilan
" kesempetan kita buat deketin tu bos ganteng terbuka lebar ini clarie hahah " imbuh shireen
clarissa terlihat jengkel mendengar ucapan kedua temennya dia merasa saingannya dalam mendekati archie makin banyak tapi dia bersyukur nampaknya rencananya berjalan mulus .
" kau akan jadi milikku archie " ucap clarissa dalam hati .
archie memainkan ponsel barunya dengan senyum mengembang diwajah , rico baru saja melaporkan bahwa dia sudah melakukan tugas yang archie berikan padanya . sasa mengamati sang suami yang tersenyum sendiri mendadak sangat jengkel .
" nanti mas suruh hp mas aja buat bikinin coffe latte ya " ucap sasa dingin sambil meletakkan cangkir kopi dihadapan archie .
" lho sayang kamu kenapa ? kok tiba tiba marah " tanya archie keheranan saat melihat sasa pergi menjauh darinya
" akh pikir aja sendiri !! " ucap sasa sinis .
archie merasa aneh melihat perubahan sikap istrinya yang kadang kadang marah tanpa sebab .kemarin malam saja mendadak sasa meminta archie untuk tak tidur seranjang dengannya alasannya karena sasa merasa kesempitan diranjang padahal ranjang mereka adalah ranjang ukuran paling besar .
melihat suaminya masih duduk ditempatnya dan tak mengerjarnya membuat sasa tambah jengkel .
" sasa bencii masss archieeeee !!!! " teriak sasa dari lantai dua kemudian lari masuk kekamarnya dengan menangis.
sementara itu di lantai satu nampak archie terkaget mendengar ucapan sasa
" uhukkk uhukkk salah apa lagi aku ? " ucap archie sambil terbatuk karena tersedak kopi saat mendengar teriakan sasa
~*~
terima kasih thor ucapkan kepada kakak semua yang sudah mau meluangkan waktu memberikan komen dan kritik pada thor :) , thor berharap masih bisa menyajikan cerita yang menarik sehingga membuat kakak kakak semua merasa senang :) .
jangan segan kasih komen dan kritik ya kakak kakak semua
dan jangan lupa like nya juga ^^
__ADS_1
love u all