Faith

Faith
kehidupan masa lalu


__ADS_3

Sudah satu minggu ini Archie menjadi koki pribadi Sasa . Sasa mengatakan bahwa hanya akan makan masakan Archie bukan masakan orang lain hal itu mau tak mau membuat Archie harus menuruti kemauan sang istri .


" mas ga mauu inii rasanya aneh " teriak Sasa dari kamarnya .


" iya sebentar " teriak Archie dari lantai satu ia kemudian berlari menuju kamarnya dengan membawakan buah blueberry untuk cemilan Sasa


" ini apaan !!! Sasa ga mau makan " ucap Sasa merajuk sambil menjauhkan mangkok yang berisi sayur bayam .


" spinach " jawab Archie bingung .


" kan tadi sayang yang minta dibuatin sop bayam , ini mas udah buatin " imbuh Archie sambil mengaduk-aduk sayur bayam yang ada dihadapannya .


" cobain sendiri deh " celetuk Sasa sambil menikmati buah blueberry pemberian Archie .


Archie mengambil satu sendok sayur bayam itu dan dimasukan kemulutnya, Archie terlihat menikmatinya tanpa ada rasa yang aneh .


" enak , rasanya pas !! salah dimana sayang ? " tanya Archie bingung .


" itu terlalu matang bayamnya kelembekkan rasanya aneh kaya makan bubur Sasa ga suka " jawab Sasa sambil menarik sayur bayam yang ada di mangkok dengan sendok untuk ditunjukkan pada Archie .


Archie memperhatikan dengan baik , memang sayur bayam buatannya terlalu over cook wajar saja Sasa complain .


" ya udah ganti apa kalau ga mau ini ?" tanya Archie akhirnya menyerah .


" Sasa mau kacang almond aja banyakin sini taro dikamar buat makan Sasa sama ambilin yogurt biasa itu ya mas " jawab Sasa dengan semangat .


" noted tuan putri , sebentar ya diambil dulu " ucap Archie dengan tersenyum .


Archie kemudian keluar dari kamar meninggalkan Sasa seorang diri , ia berjalan sambil membawa satu mangkuk sayur buatannya . Rico yang baru datang melihat Archie dengan tatapan aneh .


" apa itu ? " tanya Rico


" spinach " jawab Archie datar .


" lalu ? " tanya Rico yang masih belum mengerti .


" aku buatkan ini untuk Sasa dan ini adalah masakanku yang keempat pagi ini tapi selalu ia tolak " jawab Archie


Rico membaca raut kekecewaan diwajah Archie , ia pun mencoba makan sayur bayam yang sedang Archie bawa tak lama ekspresi Rico pun terlihat aneh .


" kenapa ? " tanya Archie jengkel .


" over cook bos , rasanya aneh " jawab Rico jujur .

__ADS_1


" ya Sasa pun berkata begitu " ucap Archie terdengar sedih .


" urusanmu dirumah selesai kan ? ayo kekantor kita ada meeting penting siang ini " seru Rico mencoba mengalihkan pembicaraan Archie .


" ok aku bersiap dulu " jawab Archie cepat .


Archie meletakkan apron yang masih ia pakai lalu naik ke kamarnya lagi dengan membawa pesanan Sasa sebelumnya tak lama kemudian Archie turun dengan pakaian yang baru .


" come on " ucap Archie .


" istrimu tak apa ditinggal ? jangan seperti kemarin ketika sudah sampai setengah jalan kau harus pulang lagi bos " tanya Rico tanpa rasa bersalah.


" dia tidur , tadi sebelum mandi aku sudah berpamitan dengannya " jawab Archie sambil membaca berkas yang Rico bawa .


" good " celetuk Rico cepat .


Mereka kemudian pergi menggunakan mobil yang sudah menunggu didepan rumah bersama beberapa orang bodyguardnya yang selalu standby .Didalam mobil Rico bisa melihat bahwa Archie sangat kelelahan , beberapa kali ia terlihat memijat lehernya perlahan .


" selelah itu ? " tanya Rico yang kasian pada Archie .


" ya , ternyata pekerjaan sebagai ibu rumah tangga itu melelahkan padahal aku cuma masak beberapa makanan saja " jawab Archie lirih .


Satu minggu melayani Sasa membuatnya benar-benar kehabisan energi , Sasa akan meminta menu yang berbeda tiap hari dan Archie harus menuruti kemauan sang istri .


" thanks " jawab Archie cepat . Ia kemudian memejamkan matanya sejenak selagi perjalanan masih kekantornya masih jauh .


Suasana dikantor Archie tak ada yang berubah , beberapa mahasiswa magang dari kampus Sasa sudah selesai kontrak bulan ini . Jadi kantor Archie kini hanya berisi orang-orang yang memang pegawai asli Durran Internasional . Para karyawan terlihat lebih menghormati Archie setelah tau bahwa sang bos sudah mempunyai istri hal itu juga membuat para karyawan wanita patah hati mendalam .


Setibanya dikantor Archie disambut dokumen yang cukup banyak pemberian Lisa sekretarisnya yang kini menjalin hubungan asmara dengan Rico .


" ini kantor , jangan bermesraan disini " ucap Archie sinis ketika melihat Rico akan mendekati Lisa .


" yah ketauan , ok lanjut nanti ya honey aku kerja dulu " kelakar Rico dengan tampang menyebalkannya .


Lisa hanya tersenyum mendengar perkataan Rico , sudah satu bulan ini mereka memutuskan untuk tinggal bersama di apartemen mewah milik Rico . Tak ada yang tau tentang hal ini kecuali Archie , Rico memilih pergi berangkat bersama Archie seperti biasanya dan Lisa akan mengendarai mobilnya sendiri kekantor .


" cepat menikahlah " celetuk Archie gemas ketika melihat Rico yang terus-menerus memandang Lisa dari balik kaca ruangan Archie .


" im not ready yet !! " jawab Rico sekenanya .


" apa yang aku tunggu ? " tanya Archie heran padahal Rico juga sudah punya semuanya ia yakin Rico akan mampu membiayai hidup Lisa .


" melihatmu perang dunia tiap saat dengan istrimu saja sudah membuatku pusing , aku belum siap menjalani hidup yang sama sepertimu bos " ucap Rico serius .

__ADS_1


" oh jadi kau lebih memilih live together without marriage ? " cecar Archie pada Rico


" for now yes !! " ucap Rico bersemangat , ia kemudian bangkit dari kursinya dan keluar dari ruangan Archie karena ingin mengambil dokumen di ruangannya .


Archie menatap punggung sahabatnya yang sudah setia bersamanya selama hampir sepuluh tahun itu , Rico adalah seorang lelaki baik pada dasarnya cuma ia tak bisa puas dengan satu wanita sama seperti Archie sebelum mengenal Sasa .


Setiap mereka pergi ke sebuah tempat baru akan datang para gadis-gadis cantik yang siap melayani mereka kapanpun , Rico tak pernah menolak ketika dikelilingi oleh wanita cantik tapi lain halnya dengan Archie yang tak bernafsu sama sekali melihat wanita-wanita seperti itu sejak sudah mengenal Sasa , bahkan ketika Archie sakit di Canada beberapa tahun lalu ia masih belum bisa menghilangkan bayangan Sasa dari pikirannya . Sasa benar-benar sudah membuat jejak dihati terdalam Archie .


" apa yang kau pikirkan bos ?" tanya Rico saat masuk keruangan Archie .


" mengingat masa lalu " jawab Archie dengan tersenyum .


" ahaii kau rindu masa-masa itu kah ? haruskan kita mengulangi lagi ? " teriak Rico bersemangat .


Rico mengingat kejadian sewaktu Archie dengan gila membeli sebuah Yacht mewah yang bernama Seven C seharga 10 juta pounds atau sekitar 172,9 miliar yang menemaninya berlayar di kepulauan Maldives selama satu bulan dengan banyak gadis yang menemaninya .


" lupakan , aku tak tertarik lagi " ucap Archie dingin .


Archie tak ingin mengulang masa-masa dimana ia bisa dengan mudah mencari wanita dalam hitungan detik saja , wanita-wanita yang silau dengan gelimangan dollar yang ia miliki . Wanita cantik sekelas supermodel bahkan bisa Archie taklukan dengan mudah .


" jawab jujur pertanyaanku !!! " paksa Rico pada Archie yang masih duduk melamun .


" what ?! " Archie penasaran dengan perkataan Rico .


" bukankah pada awalnya kau hanya bermain-main saja dengan Sasa ? bagaimana kau bisa takluk pada gadis kecil itu ? " tanya Rico serius akhirnya Rico bisa dapat kesempatan untuk bertanya pertanyaan besar yang ada di kepalanya selama ini .


Archie menatap tajam pada Rico saat mendengar perkataannya , ia menatap tak berkedip pada Rico membuat mata birunya terlihat makin tajam .


" i don't know what happen with me , walau awalnya memang aku hanya kasian pada gadis kecil itu karena terkagum dengan kebaikan hati ibunya sewaktu mengembalikan ponsel milikku beberapa tahun lalu " ucap Archie terdengar lirih .


" kau menyesal menikahinya ? " tanya Rico lebih lanjut .


" nope !! im happy with her and i can't life without her right now " jawab Archie mantap .


" apa Sasa pernah bertanya padamu apa alasanmu menikahinya ? " tanya Rico yang nampak tak puas dengan jawaban Archie .


" tentu saja pernah , aku selalu jawab karena aku mencintainya dan dia percaya itu lagipula aku yakin ia tak akan mempermasalahkan hal yang sudah berlalu itu . Sekarang aku akan ada disampingnya selamanya " jawab Archie dengan senyum yang tersungging .


Rico tersenyum mendengar perkataan Archie , akhirnya kedua sahabat itu memutuskan keluar untuk lunch di restoran dekat kantor . Saat mereka berjalan melewati meja Lisa sudah kosong tak nampak dimana pemilik meja itu berada .Rico hanya melihat sebuah amplop bergambar daun maple khas Canada tergeletak rapi didekat keyboard Lisa tanpa berniat melihat lebih detail lagi .


Setelah kedua sahabat itu menghilang dibalik lift pribadi Archie , muncullah sesosok orang misterius yang memakai mantel panjang tersenyum puas menatap ke arah lift , ditangannya memegang sebuah benda yang lampunya berkedip kedip .


" apa yang jadi milikku akan kembali padaku , let's see who is the winner " gumam orang misterius itu menggunakan bahasa asing

__ADS_1


__ADS_2