Faith

Faith
Malam penuh cinta


__ADS_3

Setelah pesta berakhir satu persatu tamu undangan akhirnya pulang ke rumahnya masing-masing hingga menyisakan orang-orang kepercayaan Archie saja . Karena sudah malam Rico mengajak Selena masuk kekamar , meskipun mereka belum menikah secara resmi tapi di dunia mereka dan orang-orangnya Selena sudah dianggap sebagai istri Rico apalagi mereka sudah mengumumkan pertunangan di depan orang-orang walau belum secara resmi bertukar cincin .


Rico adalah orang yang tak percaya pada pernikahan maka dari itu ia tak terlalu suka dengan ritual yang aneh-aneh seperti acara pertunangan yang ramai , padahal menurutnya cukup orang-orang terdekat saja yang tau kalau dia sudah punya tunangan . Karena alasan ini juga ia masih tak memusingkan acara tukar cincin yang terlalu berlebihan itu , Selena sudah ia berikan cincin berlian seharga 4 milyar yang ia dapat setelah berdiskusi panjang dengan Sasa yang membantunya memilih dan itu sudah Rico anggap pertunangan .


Selena pun tak mempermasalahkan hal itu baginya bisa bersama Rico sudah lebih dari cukup , karena ia yakin Rico tak kan meninggalkan dirinya apalagi setelah ia tau kalau Archie adalah orang yang paling dihormati Rico sedangkan Archie sangat tunduk pada Sasa sang istri dan Selena sudah sangat akrab dengan Sasa jadi ia tak takut kalau Rico akan pergi darinya . Selena mencoba sabar menghadapi seorang Ricardo Hector yang tak percaya pada pernikahan oleh karena itu ia tak mau memaksa Rico untuk secepatnya menikahinya .


" ayo sayang aku lelah " bisik Rico manja di telinga Selena yang sedang duduk bersama Sasa .


" jam berapa si sabar " ucap Selena merasa malu karena sejak satu jam lalu Rico sudah menempel padanya seperti cicak .


" aku lelah " sahut Rico memelas sambil meletakkan kepalanya ke pundak Selena sang kekasih .


Sasa menahan tawa melihat tingkah Rico yang kekanakan ia merasa dejavu mengingat Archie dimasa lalu yang bertingkah seperti Rico .


" dasar kakak adik !!! sudah lah kak sana ajak bayi besar mu tidur " ucap Selena sambil menahan tawa .


" siapa kakak adik ? " tanya Selena bingung .


" tanyakan Rico siapa kakaknya " jawab Selena sambil melirik ke arah Rico menyindir .


" he he iya nyonya bos maaf aku mengaku salah he he " sahut Rico sambil duduk tegak berpose memberi hormat pada Sasa.


Sasa tertawa melihat Rico ia kemudian melambaikan kembali menyikut Selena untuk segera pergi kekamar bersama Rico karena khawatir Rico akan bertingkah lebih aneh lagi .


Selena pun akhirnya menyetujui ajakan Rico untuk pergi kekamar dengan sedikit malu . Sasa tersenyum melihat tingkah sepasang kekasih itu , walau usianya lebih muda dari Selena tapi pengalamannya yang sudah menikah membuatnya lebih bisa memahami kondisi Selena dan Rico yang sedang hangat-hangatnya .


" si bajingan itu sudah masuk kekamarnya ? " tanya Archie yang tiba duduk disebelah Sasa .


" iya , dia sepertinya sudah tak sabar he he " jawab Sasa nakal .


" heiiii... sejak kapan istriku sefrontal ini " sahut Archie merespon perkataan Sasa .


" akh apa siii ... " pekik Sasa malu sambil mencubit perut Archie gemas hingga membuat Archie meringis kesakitan .


" ya sudah ayo kita membuat kesibukan sendiri dikamar " bisik Archie dengan tersenyum nakal .


" ada Arthur mas ga boleh nakal " jawab Sasa pura-pura tak setuju .


" oh tidak usah khawatir cintaku , Arthur sudah masuk kamar sejak tadi dengan bik Rani jadi kita tak perlu merasa khawatir akan diganggu Arthur . Lagipula kan dia sudah harus bersiap kalau dia sebentar lagi akan punya adik " ucap Archie tanpa berdosa .

__ADS_1


Sasa menaikkan satu alisnya merespon perkataan sang suami sambil mencubit pipi suaminya dengan gemas .


" aku lelah hari ini kita istirahat saja ya " ucap Sasa mengalihkan pembicaraan .


" lelah ? tapi kan kita belum memulai permainan kita sayang " goda Archie sambil mencium pundak Sasa dengan lembut sehingga secara tak langsung membuat Sasa menggelinjang merespon sentuhan sang suami .


" masss ini diluar " ucap Sasa sambil berpindah tempat duduk menjauh dari Archie .


Archie tersenyum melihat sang istri , ia kemudian berjalan mendekati manager hotel yang sedang berdiri didekat dekorasi bunga-bunga dan berpesan padanya untuk tetap mengawasi orang yang akan membersihkan tempat acara karena besok pagi hotelnya akan resmi beroperasi . Archie tak mau kalau para pengunjung melihat hotelnya dalam kondisi yang berantakan oleh karena itu ia langsung meminta petugas kebersihan untuk segera bekerja ketika pesta sudah berakhir .


" sudah ? " tanya Sasa pelan sambil tersenyum ketika Archie berjalan mendekatinya .


" yes , ayo masuk kekamar malam semakin dingin aku tak mau udara malam yang jahat ini mengikis kecantikanmu " jawab Archie tersenyum .


" akh gombal " sahut Sasa sambil berdiri dari kursinya lalu berbalik badan menuju kamar hotel .


Melihat sang istri pergi meninggalkan dirinya Archie kemudian langsung berjalan cepat untuk menyusul istrinya . Archie kemudian menggendong Sasa ala bridal style ketika sudah berhasil menyusul sang istri hingga membuat Sasa menjerit karena kaget .


" sudah malam mas berhenti main-main " ucap Sasa pelan ketika melewati para pekerja sambil menahan malu .


" siapa yang main-main , diam saja atau mas akan menyerangmu disini sekarang juga he he " jawab Archie sambil menyeringai penuh kemenangan menggoda Sasa , ia tau Sasa tak suka diperlakukan seperti itu jika sedang ada ditempat umum .


Setelah pintu lift terbuka Archie langsung berjalan cepat menuju kamarnya yang ada di lantai dua puluh enam di sebuah ruangan presiden suit yang Archie khususkan menjadi kamarnya ketika ia berkunjung di hotel , jadi walaupun Archie tidak sedang menginap di hotel kamar itu tetap tak disewakan kepada pengunjung. Setelah memasukan kombinasi angka di pintu Archie akhirnya bisa masuk ke kamar yang paling luas dihotel itu , mata Sasa dibuat berdecak kagum akan keindahan interior kamar itu yang terlihat sangat cantik dengan lampu gantung yang dibuat khusus oleh sang pengrajin sehingga membuat kamar itu terlihat makin romantis .


" ini serius mas !!! " pekik Sasa cepat setelah menyadari foto pernikahannya terpasang apik di dinding kamar .


" tentu saja , ini kamar khusus untuk kita jadi aku memasang foto pernikahan kita " ucap Archie sambil tersenyum .


" kau suka kan ? " tanya Archie cepat .


" tentu saja , terima kasih mas " jawab Sasa bahagia .


Archie kemudian memeluk Sasa dengan erat lalu mencium leher Sasa sambil membuat jejak disana sehingga membuat Sasa menjerit .


" mas jangan dileher maluuu !!! " pekik Sasa memprotes tingkah nakal sang suami .


" kenapa mesti malu kan kita sudah menikah " jawab Archie bingung.


" mas kita tak boleh mengumbar rahasia ranjang kita kepada orang lain cukup kita berdua yang tau kalau kita mengumbar kemesraan kita di ranjang bukankah sama saja kita membuka aib kita mas " ucap Sasa mencoba memberikan penjelasan .

__ADS_1


" tapi ditempat lain boleh kan " tanya Archie cepat sambil tersenyum nakal menggoda sang istri .


" tau akh malez orang Sasa lagi serius ....


Cup


Archie langsung melumat bibir Sasa dengan penuh cinta disertai permainan lidah yang membuat Sasa kesulitan bernapas hingga akhirnya setelah tiga menit berciuman Archie baru melepaskan lumatannya pada Sasa yang terlihat ngos-ngosan itu .


Tanpa menunggu Sasa mengambil nafas Archie langsung menggendong Sasa kembali ala bridal style menuju kamar mandi , perlahan Archie menurunkan tubuh sang istri yang masih memakai gaun pestanya di dalam bathtub yang sudah terisi air hangat dan berbagai macam jenis mawar karena sebelumnya Archie sudah meminta pelayan hotel menyiapkan itu semua . Tanpa melepas kemeja putihnya Archie pun langsung bergabung bersama Sasa di dalam bathtub , mereka saling berciuman dan melepaskan pakaian satu sama lain .


Kecupan bibir Archie ditubuh mulus Sasa membuat dirinya menggelinjang karena merasakan getaran aneh walau sudah menikah dan sering melakukan ritual mandi bersama sebelum bercinta Sasa selalu tak bisa menahan sentuhan maut dari sang suami , mendengar desahan dari Sasa membuat Archie makin bersemangat ia langsung melumat habis dua bukit indah milik Sasa yang masih kencang dan terawat itu . Karena sudah satu bulan baby Arthur tak minum ASI lagi Sasa langsung melakukan perawatan untuk daerah sensitifnya itu hingga kini terlihat kembali kencang dan terlihat menantang , Archie langsung melumat habis puncak bukit kembar Sasa tanpa ampun ia persis seperti baby Arthur ketika minum ASI hanya saja Archie sambil memainkan lidahnya memutari puncak bukit itu hingga membuat Sasa menggelinjang hebat karenanya .


" teriaklah sayang kalau ingin berteriak jangan kau tahan-tahan " bisik Archie dengan suara berat ketelinga Sasa .


Wajah Sasa yang memerah makin membuatnya terlihat cantik dan membuat Archie makin menggila , belum sempat Sasa menjawab perkataan Archie ia kembali harus merasakan sentuhan sensual dari sang suami yang kembali memainkan lidahnya di sebelah bukit kembarnya yang belum tersentuh oleh lidah sang suami . Sasa sampai menutup mulutnya dengan tangan karena merasakan sensasi itu , melihat Sasa menutup mulut membuat Archie gemas dengan nakal ia menggigit kecil puncak bukit itu hingga akhirnya membuat Sasa tak tahan dan menjerit .


" massssss ouchhh stop awww " teriak Sasa dengan suara parau .


" sebut namaku sayang mmmmm " ucap Archie tanpa menyudahi aktifitasnya di dada sang istri .


" mmmmm aww arc Archie stopppp awhh " pekik Sasa kembali .


Archie tersenyum melihat sang istri dengan cepat ia menggendong tubuh Sasa dari bathup lalu berjalan menuju ranjang besar tanpa memakai handuk , sehingga tubuh polos keduanya terlihat . Sasa mengalungkan kedua tangannya ke leher Archie sambil terus berciuman .


Perlahan Archie menurunkan tubuh Sasa ke atas ranjang dengan penuh cinta ia mengeringkan tubuh Sasa dengan handuk kecil yang ada di sebelah ranjang , tubuh mulus Sasa benar-benar terlihat sangat menantang . Karena tak tahan Archie akhirnya melakukan kegiatan intinya , tanpa melakukan foreplay lagi Archie langsung menyatukan tubuhnya dengan tubuh Sasa hingga membuat Sasa menjerit karena merasakan sedikit sakit di daerah sensitifnya yang sudah menyatu dengan sang suami .


" maaf " bisik Archie merasa bersalah karena membuat Sasa kesakitan .


Sasa menggeleng pelan lalu memilih melingkarkan tangannya ke leher Archie , posisi favoritnya ketika bercinta hingga keduanya bisa berciuman dan memandang dengan jarak yang dekat .Setelah memacu tubuhnya selama hampir dua puluh menit dengan berbagai gaya akhirnya Archie sampai kepuncak diiringi jeritan kenikmatan berbarengan dengan Sasa yang ternyata juga mencapai puncak bersamaan dengan sang suami .


" akuuuu mencintaimu sayang " teriak Archie dengan keras .


Setelah selesai Archie langsung menjatuhkan tubuhnya disamping tubuh Sasa , keduanya saling membelai wajah dan mencium kening masing-masing sampai akhirnya tertidur dalam posisi berpelukan .


Dikamar Rico dimana ia tidur bersama Selena terdengar pula erangan cinta dari keduanya , Rico benar-benar tak memberikan kesempatan pada Selena untuk istirahat . Mereka mengulang kegiatannya sampai ketiga kali dengan berpindah tempat , dari ranjang , sofa dan kini dilantai yang sudah dialasi bed cover oleh Rico . Nafsu bercinta Rico benar-benar liar dan penuh stamina .


" Selena kau benar-benar cantik aawww .... " teriak Rico ketika berhasil mencapai puncaknya yang ketiga kali .


🌼 Bersambung 🌼

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar ya kakak-kakak , terima kasih 🌹


__ADS_2