Faith

Faith
Kemurnian hati


__ADS_3

Sasa yang sebenarnya mempunyai niat untuk memberikan air hangat kepada Carolina terpaksa membatalkan niatnya pasca ia mendengar percakapan Carolina dan Dr Frans. Sasa pun kembali berjalan menuju ruang keluarga di mana suami dan orang-orang kepercayaannya sedang berbincang-bincang .


" Demuanya baik-baik saja dokter Frans sudah mengurus Carolina dengan baik jadi kau tak perlu khawatir " ucap Sasa pelan pada Selena .


" syukurlah kalau begitu aku merasa bersalah padanya ' sahut Selena dengan tersenyum tipis .


" Jadi bagaimana Rico kapan kalian akan melangsungkan pernikahan kalian ? " tanya Archie tiba-tiba .


Rico yang sedang minum sampai tersedak mendengar pertanyaan dari Archie ia tak menyangka kalau bos sekaligus sahabat baiknya itu berkata seperti itu .


" Aku masih belum sembuh total bos , jadi mana mungkin aku bisa melangsungkan pernikahan dalam waktu dekat ini " jawab Rico cepat sambil tersenyum kearah Selena .


"Baiklah kalau begitu untuk sementara waktu kalian lebih baik tinggal di apartemen milik istriku saja yang ada di daerah Kuningan " ucap Archie sambil memberikan kunci apartemen pada Rico .


" Kenapa harus di apartemen Sasa bukankah kita bisa tinggal di apartemen yang ada di Jakarta pusat " tanya Selena bingung.


" Bukankah kau tahu kalau adik dari ayah mu sudah datang ke Jakarta , aku tak mau mengambil resiko kalau dia akan kembali mengganggu kalian . Oleh karena itu lebih baik saat ini kalian tinggal dalam satu gedung yang sama tak usah khawatir istriku punya 6 unit apartemen di gedung itu " jawab Archie mencoba menjelaskan pada Selena .


" ini kunci apartemenmu dan Gracia Gustaf " ucap Archie pelan .


" Kami tinggal dalam satu apartemen maksudmu bos ?" tanya gustaf panik.


" Sudahlah tak usah akting di depanku , aku sudah tahu semuanya Gustaf " jawab Archie cepat sambil tersenyum penuh kemenangan .


Mendengar perkataan sang bos besar membuat Gustaf dan Rico saling pandang , sementara itu Sasa hanya tersenyum tipis mendengar perkataan sang suami yang menggoda Gustaf dan Rico .


Tak lama kemudian dokter Frans nampak datang dan bergabung di ruang tamu .


" Semuanya baik-baik saja kan Frans ? " tanya Rico cepat .


" Yes, she is fine just needs to rest a little bit " jawab dokter Frans sambil tersenyum .


" Bagaimana kalau pernikahan kalian bertiga dilangsungkan secara bersama-sama " ucap Sasa tiba-tiba.


Uhuk


Uhuk


Uhuk

__ADS_1


Hampir semua orang yang sedang minum tersedak mendengar perkataan Sasa termasuk Archie .


" kalian semua kenapa ? " tanya Sasa tanpa rasa bersalah .


"Kau baru saja bicara apa sayang ? " tanya balik Archie sambil menyeka mulutnya dengan tissue .


" Aku rasa mereka semua bukanlah anak kecil lagi , jadi mereka pasti paham dengan maksud ucapanku bukan begitu dokter Frans " jawab Sasa pelan sambil tersenyum penuh arti ke arah dokter Frans .


Dokter Frans yang tak mengerti arah pembicaraan Sasa bisa tersenyum tipis tanpa bicara .


" Baiklah karena semuanya sudah setuju jadi biarkan aku yang mengurus pesta pernikahan kalian , aku akan menghubungi beberapa desainer baju pengantin untuk datang ke rumah secepatnya " ucap Sasa dengan bersemangat .


" Sebentar sayang maksudmu apa ? " tanya Archie bingung .


Sasa tersenyum mendengar pertanyaan sang suami , ia lalu berpindah tempat duduk ke samping sang suami . Ia lalu membisikkan sesuatu ke telinga suaminya itu dengan wajah yang sumringah .


" Benarkah itu " ucap Archie penuh semangat .


" Iya , dokter Frans sudah berbicara padaku mas " jawab Sasa sambil tersenyum .


" Sungguh sangat membahagiakan mendengar ini semua , akhirnya aku bisa melihat kalian bertiga menikah " pekik Archie dengan suara meninggi sambil menepuk pundak dokter Frans yang duduk disebelahnya .


Sasa pun lalu meninggalkan ruang tamu ia bergegas menuju kamarnya di lantai dua untuk mengambil ponsel yang sedang iya charge


" Apa kau bisa menjelaskannya padaku Frans ? " tanya Selena dengan pandangan penuh curiga kearah dokter Frans.


" Tak ada yang perlu dijelaskan lagi kak seperti yang nyonya Sasa katakan sebelumnya aku dan Frans sudah memberitahukan hubungan kami kepadanya " jawab Carolina tiba-tiba , rupanya Carolina sudah mendengar semua perkataan Sasa dan Archie .


" Sejak kapan kalian berhubungan ?" tanya Selena dingin .


" Aku jatuh hati pada Frans sejak ditugaskan oleh Alexander Del Leon untuk mendekatinya kak " jawab Carolina dengan tersenyum.


" Oh begitu .... tapi waitt !!!! kau tidak sedang hamil kan Carol " tanya Selena yang tiba-tiba teringat akan kondisi Carolina yang tiba-tiba drop .


"Tentu saja tidak !! " jawab Carolina dan dokter Frans bersamaan dengan gugup .


Mendengar jawaban gugup dari dokter Frans dan Carolina langsung membuat semua orang yang ada di ruang tamu tertawa bersama , termasuk Gracia yang masih bingung kenapa ia juga harus ikut menikah dengan Gustaf padahal ia belum tahu perasaannya yang sebenarnya pada pria kaku itu .


Dokter Frans kemudian berjalan mendekati Carolina dengan sebuah senyuman tipis yang mengembang di wajahnya , ia lalu menggandeng Carolina dan mengajaknya duduk bersama di ruang tamu .

__ADS_1


Dari lantai dua Sasa tersenyum melihat enam orang itu duduk berpasang-pasangan , Sasa ingin membuat Archie bahagia karena ia tau Archie masih memikirkan kehidupan tiga orang kepercayaannya itu . Untuk itulah Sasa ingin segera menikahkan tiga orang pria Amerika yang sudah ikut Archie selama lebih dari sepuluh tahun itu .


" Kau bohong tadi pagi kan sayang ? " tanya Archie pelan pada Sasa di dalam mobil


" Bohong apa mas ? " tanya balik Sasa sambil merapikan buku-buku kuliahnya .


" Aku tau orang seperti apa Frans , dia tak akan mungkin berbicara pada orang lain masalah hubungan pribadinya pada orang lain " jawab Archie singkat .


" He he he tau aja si mas " sahut Sasa cepat sambil tertawa lebar .


" Kenapa kau melakukan ini ? " tanya Archie penasaran.


" Frans juga melakukan hal yang sama seperti Rico , aku tak mau Carolina mengalami nasib yang sama seperti kak Selena jadi lebih baik mereka menikah sebelum Carolina hamil " jawab Sasa serius .


" Istriku memang luar biasa , mas akan mendukungmu sayang. Lagi pula mereka semua juga sudah setuju untuk menikah jadi tak masalah bukan " sahut Archie sambil memeluk erat tubuh Sasa .


Sasa membalas pelukan sang suami , ia tersenyum karena rencananya disetujui oleh suaminya itu . Tak lama kemudian mobil yang membawa Archie dan Sasa akhirnya berhenti di depan kampus pelita harapan . Sasa turun dengan cepat karena jam kuliahnya akan dimulai sebentar lagi.


" Sasa berangkat kuliah ya mas hati-hati di jalan " ucap Sasa pelan ketika turun dari mobil .


" oke sayang nanti pulang mas jemput lagi, semangat belajarnya jangan memikirkan mas terus ya " jawab Archie menggoda Sasa .


" Apaan si ga jelas , ya sudah mas hati-hati ya dijalan sampai kantor kabarin Sasa " sahut Sasa sambil melambaikan tangannya ke arah Archie .


" Siap nyonya , ya sudah mas berangkat .. bye i love you " ucap Archie sambil melambaikan tangan .


Setelah berpamitan akhirnya sang supir langsung memacu mobilnya menuju ke kantor Durran Internasional diikuti oleh beberapa mobil pengawal pribadi Archie


Sasa langsung masuk ke dalam kampus ketika sudah tak melihat mobil sang suami , ia berjalan dengan hati berbunga-bunga salah satu tujuannya akhirnya tercapai .


" Aku akan memastikan pria-pria itu bertanggung jawab atas apa yang mereka sudah lakukan kepada kalian kak " ucap Sasa dalam hati .


Perasaannya sebagai perempuan menjerit ketika mengetahui bahwa dokter Frans sudah mengambil kesucian Carolina sama seperti yang sudah Rico lakukan pada Selena , oleh karena itu Sasa ingin membuat pria-pria itu segera menikahi wanita yang sudah mereka ambil madunya itu .


🌼 Bersambung 🌼


Jangan lupa like , komen dan baca novel ketiga Thor yang berjudul : Faith 2 ( bodyguard cantik ) dan novel milik Evangeline Harvey yang berjudul Ketika Nathan bertemu Lee 😊.


Terima kasih kakak-kakak 🌹

__ADS_1


__ADS_2