Faith

Faith
Welcome Toronto


__ADS_3

Setelah beristirahat selama enam jam Archie dan rombongan akhirnya melanjutkan perjalanan kembali menuju ke Toronto Canada , menggunakan pesawat jet pribadinya yang sudah diisi bahan bakar full . Karena sudah beristirahat dengan nyaman selama dalam perjalanan mereka tak ada yang tertidur , mereka saling bercerita berbagi kisah di masa lalu . Sasa dan Archie hanya tersenyum mendengar cerita dari ketiga pasangan pengantin baru itu.


Sasa terlihat menyeka air matanya berkali-kali menggunakan tissue , ketika mendengar cerita tiga saudara kembar yang yang mengalami nasib yang sangat kurang beruntung saat masih kecil . Mereka bahkan harus berbagi selimut usang setiap musim dingin tiba , sampai harus membantu sang ibu berjualan untuk menyambung hidupnya karena keluarga besar sang ibu menolak kehadiran Selena , Gracia dan Carolina sejak mereka dilahirkan ke dunia karena tak memiliki ayah .


Dulu Sasa selalu berpikir bahwa ia adalah anak yang paling tidak beruntung di dunia karena ditinggal oleh kedua orang tuanya disaat masih membutuhkan mereka , akan tetapi setelah mendengar cerita kata-kata Selena ia menjadi malu karena banyak orang yang lebih kurang beruntung dibandingkan dirinya .


" Sudahlah masa lalu jangan diingat-ingat lagi sayang " Ucap Rico pelan meminta Selena untuk mengakhiri ceritanya .


" Iya sayang " Jawab Selena pelan sambil menganggukkan kepalanya pelan .


Rico kemudian memeluk Selena dengan erat sambil mencium pipi Selena berkali-kali tanpa rasa malu sama sekali , Gustaf dan dokter Frans pun melakukan hal yang sama seperti Rico . Archie tersenyum tipis melihat tiga anak buah kepercayaannya berpelukan dengan istrinya masing-masing , ia lalu membelai rambut panjang Sasa dengan perlahan .


" Jangan meratapi kesedihanmu lagi sayang , karena percayalah diluar sana banyak orang yang nasibnya lebih kurang beruntung dari kita " Bisik Archie pelan ketelinga Sasa .


" Iya mas , Sasa jadi merasa malu pada Selena dan dua adiknya itu . Mereka menderita sejak kecil sementara Sasa yang hiks...hikss.....


" Sudah lah jangan diingat-ingat lagi dan berjanjilah ini adalah air mata terakhirmu yang keluar dihadapanku " Ucap Archie memotong perkataan Sasa .


" Iya mas .... terima kasih atas semuanya mas " Jawab Sasa sambil menyeka air matanya .


" Kau adalah segalanya bagiku jadi jangan pernah berpikir kau sendiri lagi , karena kita akan membuat banyak adik untuk Arthur di rumah baru kita nanti di Quebec " Bisik Archie menggoda Sasa .


" Akh menyebalkan !!!" Jerit Sasa jengkel sambil memukul dada Archie dengan perlahan .


Archie menjerit pura-pura kesakitan walau sebenarnya pukulan Sasa tak ia rasakan , Archie lalu makin mengeratkan pelukannya pada Sasa sambil terus mencium kening Sasa berulang kali . Karena jam makan siang sudah tiba , mereka lalu menikmati makan siang bersama dengan makanan yang sudah disiapkan sebelumnya oleh Sasa di bandara Tokyo , sebelum pesawat jet tak off Sasa meminta beberapa staf restoran untuk memasukkan makanan sehat dan enak ke dalam pesawat .


Sasa menggendong baby Arthur saat semua orang sedang makan , ia lalu berjalan ke pantry untuk mencari buah yang bisa dimakan baby Arthur .


" Sini adalah Arthur sama mas " Ucap Archie pelan sambil meraih baby Arthur dari pelukan Sasa .

__ADS_1


" Mas udah makannya ? " Tanya Sasa pelan .


" Iya mas sudah kenyang , sekarang giliran Sasa makan biar mas yang jaga Arthur " Jawab Archie sambil tersenyum .


Sasa mengangguk pelan ,ia lalu memberikan baby Arthur kepada Archie untuk dijaga . Karena belum terlalu lapar Sasa akhirnya hanya memilih makan buah yang ada di dalam kulkas , karena tak ingin jauh dari baby Arthur . Setelah makan mereka kembali ke aktivitasnya masing-masing . Rico , Gustaf dan dokter Frans terlihat sibuk karena sedang bermain monopoli sementara Selena , Carolina dan Gracia sibuk menggoda baby Arthur karena Sasa sedang sibuk mencuci buah untuk makan baby Arthur .


Hanya Archie yang terlihat sibuk bekerja , ia membaca beberapa dokumen penting yang berkaitan dengan perusahaan , Archie tak mau ada masalah yang terjadi di kantor Jakarta setelah kepergiannya ke Canada oleh karena itu Archie membaca semua dokumen penting yang akan ia berikan kepada Gusti yang kini menggantikannya memimpin Durran Internasional .


Setelah mengudara hampir dua belas jam akhirnya pesawat jet Archie akhirnya sampai di langit Canada , Sasa terbangun dari tidurnya karena menyadari pesawat jet yang membawa mereka sudah hampir sampai di Toronto . Saat membuka mata Sasa melihat dengan jelas bagaimana Archie masih terlelap sambil memeluk baby Arthur diatas perutnya .


Senyum Sasa pun mengembang ketika melihat cara tidur ketiga pasang pengantin baru yang ada di dekatnya itu .


" Mas bangun , sebentar lagi kita sampai " Bisik Sasa pelan membangunkan Archie .


" mmmmm ..... benarkah ? " Tanya Archie tanpa membuka matanya .


" Iya , lihat kita sudah terbang hampir dua belas jam " Jawab Sasa sambil menunjukkan jam tangan mahal pemberian Archie beberapa tahun yang lalu .


Sasa mengangguk pelan lalu menggendong baby Arthur yang sudah berusia empat belas bulan itu , semakin besar putra semata wayangnya itu semakin mirip Archie . Dulu Sasa sempat bahagia karena mengira anaknya akan mewarisi rambut hitamnya , akan tetapi Sasa kecewa pada akhirnya karena baby Arthur menunjukkan perubahan yang signifikan . Perlahan warna rambutnya mengikuti warna rambut Archie sehingga membuat Sasa sedikit sedih , waktu itu Sasa bahkan sampai konsultasi dengan dokter anak secara khusus namun ia akhirnya mengalah dan menerima karena dokter pun mengatakan gen Archie yang ada ditubuh baby Arthur lebih kuat dari pada gen nya .


" Hei anak tampan , ibu yang mengandung dan melahirkan mu kenapa kau harus semirip ini dengan ayahmu " ucap Sasa pelan sambil mencubit pipi gempal putranya dengan gemas .


" Ini sungguh tidak adil sayangkuuu " Imbuh Sasa sambil mencium putranya yang mulai membuka mata itu .


Seolah mengerti dengan apa yang dikatakan sang ibu , baby Arthur pun tertawa dengan keras seperti sedang menjawab perkataan ibunya sehingga membuat Sasa semakin gemas pada putranya itu . Archie hanya tersenyum melihat cara Sasa membangunkan putranya tanpa membuat menangis , karena biasanya ketika dibangunkan baby Arthur akan menangis sejadi-jadinya .


" Sepertinya mas harus belajar banyak darimu sayang " Ucap Archie sambil duduk disebelah Sasa.


" Belajar apa ? " Tanya Sasa bingung .

__ADS_1


" Belajar cara menaklukkan Arthur " Jawab Archie singkat sambil meraih baby Arthur dari pelukan Sasa .


" Lho kenapa baru tanya sekarang , memangnya mas kemana saja waktu Sasa berhasil menaklukkan Arthur senior beberapa tahun yang lalu " Ucap Sasa sambil berdiri menggoda Archie .


" Ha ha ha ha .... istriku semakin pintar merayu rupanya " Tawa Archie terdengar keras ketika menyadari arah pembicaraan Sasa .


Mendengar tawa Archie membuat semua orang akhirnya terbangun , mereka lalu bergantian menggunakan toilet untuk mencuci muka dan menggosok gigi karena pilot memberitahukan kalau tiga puluh menit lagi pesawat akan mendarat di bandara internasional Toronto .


" Welcome back Toronto !!!!! akhhhhhh udara ini " Teriak Rico dengan keras ketika menginjakkan kaki di tanah daun maple itu untuk pertama kalinya .


" Rasanya seperti sudah bertahun-tahun tak menikmati udara sesegar ini " Imbuh Gustaf sambil memandangi pemandangan disekitar bandara Toronto.


" Akhirnya kita pulang lagi " Ucap dokter Frans lirih sambil mengeratkan pelukannya pada pinggang Carolina.


" Bersiaplah sayang karena aku akan kejar setoran untuk membuatmu hamil sesaat lagi " Bisik dokter Frans lirih ke telinga Carolina .


Mendadak pipi Carolina memerah ketika mendengar perkataan sang suami , ia tersipu mendengar ancaman suaminya itu .


" Dasar nakal " Jawab Carolina pelan sambil mencubit pinggang dokter Frans.


Sasa hanya tersenyum tipis melihat semua orang berbahagia ketika turun dari pesawat begitupun Archie yang sedang menuntun baby Arthur berjalan di tanah Canada pertama kali dalam hidupnya .


" Ayah ibu , tolong jaga Sasa dan keluarga Sasa di sini ya " Ucap Sasa pelan sambil menatap langit , perasannya sedikit aneh ketika pertama kali menginjakkan kaki di tanah kelahiran sang suami tapi Sasa tak mau berkata pada siapapun termasuk Archie yang terlihat sangat bahagia .


🌼 Bersambung 🌼


Jangan lupa like , komentar dan baca novel Thor yang lainya diantaranya :


Bodyguard cantik

__ADS_1


Faith 2 The return of the prince ( bantu like sampai 1000 ya nanti Thor masukan foto para pemainnya he he he )


Terima kasih 🌹


__ADS_2