Faith

Faith
Dilema


__ADS_3

Di dalam kamar Archie terdiam sambil memainkan rambut baby Arthur dengan penuh kasih sementara Sasa duduk di sofa melihat ke arah Archie yang membisu sejak Sasa membacakan pesan masuk dari Swari di Indonesia . Sasa tau Archie sedang marah padanya karena Sasa melanggar larangan Archie untuk tak berhubungan lagi dengan keluarganya di Indonesia .


" mas " ucap Sasa pelan sambil berpindah tempat duduk ke ranjang dekat box baby Arthur berada .


" jangan bicara dulu padaku aku takut tak bisa menahan emosiku " potong Archie cepat tanpa melihat ke arah Sasa .


" lebih baik Arthur tidur denganku malam ini dikamar lain kau bisa tidur disini " ucap Archie sambil bersiap mengangkat baby Arthur dari box nya .


" no .. kasian Arthur kalau dipindah nanti dia terbangun , lebih baik aku yang pindah kekamar sebelah " jerit Sasa cepat .


Archie menarik tangannya dari tubuh baby Arthur lalu memandang Sasa dengan tatapan mengusir , Sasa yang sudah paham dengan arti tatapan Archie langsung keluar menuju kamar sebelah dengan hati hancur . Ini adalah kali pertama Archie meminta nya pisah ranjang dan sangat menyakitkan untuk Sasa . sebelum Sasa tidur ia sempat menyediakan susu untuk baby Arthur di dekat tempat penyimpanan disebelah box baby Arthur supaya ketika baby Arthur terbangun dimalam hari Archie tak kesulitan .

__ADS_1


Sasa mengganti pakaian nya dengan piyama tidur lalu merebahkan dirinya diatas ranjang besar itu dengan perasaan hancur , sudah hampir dua jam Sasa berbaring tapi matanya tak mau terpejam karena pikirannya terpecah setelah membaca pesan dari Swari . Sebenarnya Sasa memang sudah tak punya kontak telpon lagi dengan keluarganya di Indonesia tapi Sasa masih terhubung dengan Archie melalui akun media sosial , itupun karena Sasa yang mencari akun Swari pertama kali jadilah mereka masih bisa berkomunikasi secara intens tanpa sepengetahuan Archie sampai akhirnya hari ini Swari mengirimkan pesan melalui direct message padanya .


Di jam ketiga Sasa berada dikamar yang berbeda dengan Archie rasa kantuknya mulai datang dan saat ia mulai terpejam tiba-tiba suara tangisan baby Arthur terdengar dengan jelas dikamar Sasa ia dengan cepat melompat dari tempat tidur dan masuk kekamar miliknya dimana Archie dan baby Arthur berada , Sasa langsung mengambil baby Arthur dari pelukan Archie yang mencoba memberikan susu melalui botol tapi ditolak oleh baby Arthur hingga ia menangis dengan kencang . Sasa memberikan ASI-nya pada baby Arthur selama hampir tiga puluh menit , anaknya memang sangat lahap jika sedang makan . Baby Arthur seolah memberi kan jalan bagi Sasa dan Archie untuk berbaikan , akan tetapi dengan sifat keras kepala Archie pantang baginya mengajak Sasa berbicara terlebih dahulu begitupun Sasa yang merasa bersalah tak berani membuka pembicaraannya dengan Archie .


Setelah selesai memberi ASI Sasa meletakkan baby Arthur kembali kedalam box setelah sebelumnya ia mengganti popoknya yang sudah basah karena terkena air seni , Sasa mencium pelan wajah putra tampannya itu lalu berjalan ke arah pintu untuk keluar ia berharap Archie akan menghentikan nya tapi nyatanya adegan romantis seperti itu hanya ada di dalam drama Korea saja . Sasa akhirnya memejamkan matanya ketika jarum jam sudah menunjukkan ke angka tiga dini hari , dengan berselimut tebal akhirnya Sasa tertidur di ranjang yang berbeda dengan suami dan anaknya .


Suasana pagi di rumah Archie mendadak lebih senyap dari biasanya karena Archie membawa baby Arthur menemui dokter untuk pemeriksaan bulanan tanpa Sasa , Archie bahkan pergi dari jam tujuh pagi hanya bersama baby Arthur dan Rico yang menemani bersama para bodyguard tentu saja . Sasa yang baru terbangun jam delapan pagi terlihat panik ketika mencari anaknya tak ada , sampai akhirnya ia diberitahu bahwa suaminya sudah membawa sang anak pergi ke dokter tanpa dirinya dan itu membuatnya sangat terpukul karena merasa tak dihargai , Sasa mencoba menahan tangisnya agar tak jatuh didepan para pelayannya .


Sasa pergi keluar untuk mendinginkan suasana hatinya di danau dekat rumahnya sambil menunggu kepulangan Archie , setelah bermain air cukup lama akhirnya mobil yang membawa Archie sampai dirumah Sasa dengan bersemangat berlari menuju mobil untuk menggendong baby Arthur .


" bik tolong ambilkan breast pump di kamar Arthur ya " pinta Sasa pada bik Rani yang sedang ada di pantry .

__ADS_1


" baik nyonya " jawab bik Rani patuh .


Pelayan itu pun langsung masuk kekamar tuan muda kecil itu tak lama kemudian ia sudah kembali dengan tas hitam yang berisi alat breast pump milik Sasa , Sasa menerima tas itu dengan hati-hati lalu masuk kedalam kamar untuk memompa ASI nya keluar . Dengan menahan sakit Sasa terpaksa melakukan itu , walau baby Arthur masih minum ASI secara langsung padanya tapi Sasa juga sudah melakukan pumping ASI untuk disimpan di kulkas khusus yang ada dikamar nya. Setelah hampir satu jam akhirnya dua botol asi untuk Arthur sudah terisi penuh Sasa kemudian memberikan label lalu bersiap memasukannya ke dalam kulkas , dengan berhati-hati Sasa membuka pintu kamarnya karena anaknya sedang tidur bersama Archie . Saat melewati ranjang dan melihat baby Arthur tidur ingin sekali Sasa melompat ranjang dan mencium anaknya tapi niatnya ia batalkan karena mengingat perlakuan Archie sewaktu tiba dari rumah sakit tadi pagi .


" anakku " ucap Sasa lirih saat memandang baby Arthur terlelap dipelukan Archie .


Dilarang menyentuh anaknya sendiri membuat batinnya sebagai ibu terluka , dulu tiap bertengkar dengan Archie biasanya ia tak pernah mau mengalah tapi kini ia lebih memilih membiarkan Archie menang karena tak mau melukai anaknya . Bisa saja tadi Sasa memaksa mengambil baby Arthur di pelukan Archie tapi Sasa tak melakukan itu karena takut melukai baby Arthur . Sasa menutup pintu kamarnya kembali dengan perlahan .


Setelah Sasa pergi Archie membuka matanya perlahan , ia melihat kulkas kaca yang berisi stok ASI untuk baby Arthur yang berada dalam botol khusus itu telah bertambah lagi .


" kau harusnya mendengarkan aku sebagai suamimu sayang , kau pasti ingat apa yang eyangmu lakukan pada kita terakhir kali " gumam Archie lirih , ia mengingat kejadian dimana Raden Panji ingin membawa Sasa pergi darinya .

__ADS_1


" keluargamu sumber masalah dikehidupan rumah tangga yang bahagia ini Sasa !! kapan kau akan mengerti itu " ucap Archie sambil mencium wajah baby Arthur .


" ayah akan menjagamu dengan nyawa sekalipun ,tak akan kubiarkan mereka merebutmu dari ayah " imbuh Archie dingin.


__ADS_2