Faith

Faith
dimana kau sayang


__ADS_3

Archie POV



hari ini perusahaanku melakukan pameran hari terakhir dikampus istriku ya sasa sudah resmi menjadi istriku , akhirnya aku bisa mengikatnya dengan resmi disisiku .


melihat kerumunan mahasiswa yang mencoba mendaftar magang dikantorku sungguh memuakkan untukku tapi karena ini sudah berjalan sejauh ini mau tak mau aku harus menyelesaikannya walau rencana awal aku melakukan ini adalah untuk membatasi ruang gerak sasa dikampusnya tapi aku malah terjebak dengan gadis gadis menyebalkan ini .



" tuan ayo turun " ucap Rico membuyarkan lamunanku .



" ok "



" liat tuan para gadis itu sudah menunggu anda mereka berharap pada keputusan anda hari ini " Rico menunjuk kerumunan mahasiswa didepan mobil



" aku akan lebih bersemangat jika ada Sasa diantara mereka " jawabku kesal .



" ha ha ternyata umpan kita tidak ditangkap oleh ikan yang kita buru tuan "



" apa maksudmu kita ?? Sasa milikku !! " jawabku posesif



" ya maksud saya begitu tuan hehehe maaf jika menyinggung anda , ayo turun kita sudah dinantikan mereka " Rico mencoba mencairkan suasana .



entah mengapa aku jadi seposesif ini pada Sasa , dia berbeda dengan gadis gadis itu aku tak pernah bisa membaca pikiran istriku itu.



" silahkan tuan " Rico membukakan pintu untukku .



begitu kulangkahkan kaki menuju area kampus sekumpulan mahasiswi nampak berebut untuk berusaha dekat dengan kami hanya Rico yang menikmati momen ini , bajingan kecil ini memang menyebalkan .



" Rico jam berapa ini kenapa Sasa belum keliatan dikampus ? "



" sudah jam sebelas siang tuan " jawab Rico berbisik .



" terima kasih tuan Durran atas kesempatan yang luar biasa ini sehingga mahasiswa kami berkesempatan magang di perusahaan sekelas Durran internasional " proff Yohan mengucapkan pidato penutup .



prok


prok


prok



suara tepuk tangan memenuhi ruang serba guna tempat acara penutupan seminar dilakukan . nampak beberapa siswa menyebut nama Archie dengan keras mereka sangat bersemangat untuk bisa segera magang dikantor .



" terima kasih saya ucapkan pada seluruh mahasiswa dan mahasiswi yang sangat antusias dalam mengikuti program yang perusahaan kami buat ,saya harap dengan adanya kerjasama ini kita mampu mencetak generasi emas yang akan membangun bangsa ini lebih baik " ucap ku dengan lantang didepan ratusan mahasiswa didepanku .



kemudian Rico memberikan kertas yang berisi daftar nama mahasiswa yang berhasil masuk sebagai karyawan magang serta nama mahasiswa yang berhasil mendapat beasiswa dari Durran Internasional .

__ADS_1



" tuan Durran saya sangat senang diberikan kesempatan ini saya pasti akan berusaha sebaik baiknya saat magang nanti " ucap seorang mahasiswi berambut coklat menyalami Archie .



" terima kasih atas kepercayaan anda tuan saya akan bekerja dengan sangat baik saat magang nanti " imbuh siswi lainnya .



aku hanya bisa memasang wajah ramah meladeni gadis gadis ini , parfum mereka sangat menyengat Indra penciumanku membuatku sedikit mual .



" tuan ayo ikut kami keruangan dosen " proff Yohan tiba tiba datang bak pahlawan menyelamatkanku dari kerumunan gadis ini .



" baik proff , maaf semuanya saya permisi " pamitku pada gadis gadis yang masih berdiri disekitarku .



Dengan langkah yang sedikit kupercepat kuikuti langkah proff Yohan agak sedikit lega bisa kabur dari gadis gadis itu .



" tuan tunggu !! " teriak Rico memanggilku



" ku kira kau masih menikmati waktumu disana " sindirku pada Rico yang sejak tadi melayani pertanyaan mahasiswi yang belum berhasil masuk ke perusahaan .



" saya hanya bersikap profesional tuan " jawab Rico dengan sombong .



" cuihh dasar bajingan tengik aku mengenalmu lebih dari siapapun jangan akting didepanku !! "



" ampun tuan anda memang yang terbaik haha " jawab Rico merespon ucapanku .




satu jam berlalu akhirnya acara dikampus selesai aku dan Rico meninggalkan kampus istriku tapi sampai detik ini aku belum melihat keberadaan istriku , sedikit rasa cemas mulai datang .



" hallo Baskoro apa istriku masih tidur ?? " tanyaku pada penjaga rumah



" maaf tuan nyonya sudah berangkat dari jam delapan tadi tuan menggunakan taksi " jawab Baskoro .



" kekampus ? "



" iya tuan tadi nyonya menyebutkan alamat kampus ketika hendak naik ke taksi " tutup Baskoro .



setelah kututup panggilan dengan orang rumah kucoba lagi menghubungi Sasa tapi tidak pernah masuk entah ini sudah berapa puluh kali aku menelponnya tapi selalu nada tunggu yang kudengar .




arrgghhh


" dimana kau Sasa !!! "


__ADS_1


Rico dan sopir kaget mendengar teriakan Archie .



" tuan ayo kita cari dari rumah , kita lacak keberadaannya melalui sinyal hp nya " ucap Rico



" ok kita pulang !! kau urus semuanya Rico "



" pasti tuan "




Dirumah archie



aku sangat kesal ini sudah jam tiga sore tapi aku masih belum tau keberadaan istriku itu ,rasanya ingin sekali kucekik lehernya saat berhasil ketemu .



Rico terlihat sangat sibuk menghubungi orang orang kepercayaan kami untuk mencari sasa , dia mencari menggunakan pelacakan pada sinyal hp Sasa tapi tak ketemu sepertinya Sasa mematikan hpnya .



" tuann liat " ucap Rico tiba tiba dengan menyodorkan rekaman cctv dikampus Sasa . terlihat Sasa turun dari sebuah taksi lalu berjalan masuk ke area kampus dengan cepat .



" anehnya kami tak melihat dia keluar area kampus tuan , kami sudah mengecek area kampus tapi tak berhasil menangkap keberadaan nyonya . sepertinya nyonya pergi ke area yang tak ada cctv " ujar Mike ahli IT dikantorku .



prankk


suara laptop yang dipegang Mike jatuh karena tendangan Archie .



arrgghhh



" brengsek kemana perempuan itu pergiiii !!!! berani beraninya dia mempermainkan aku sialannn !!! "



semua orang kepercayaan Archie terdiam ketika mendengar teriakan Archie , belum pernah mereka melihat sang bos seperti ini .


Rico pun nampak serba salah dia adalah satu satunya orang yang bekerja paling lama dengan Archie tapi baru kali ini dia melihat Archie semarah ini apalagi karena seorang wanita .



" sudahlah ini sudah malam aku akan bawa sedikit minuman untuk menghangatkan badan " ucap Rico menenangkan sang bos



akhirnya beberapa minuman terhidang dimeja nampak pula beberapa perempuan dari bar tempat favorit Rico berdatangan , mereka mencoba mencairkan suasana .



Archie meminum dengan rakus botol botol wishkey yang ada dimeja dia berharap bisa melunakkan otaknya yang sudah panas seharian karena memikirkan Sasa sampai akhirnya dia muntah dan tak sanggup berjalan .



Rico dan berberapa anak buahnya membantu Archie naik ke kamarnya mereka kemudian membuka pakaian Archie yang sudah terkena muntahan Archie . dua orang wanita bar yang dipesan Rico nampak telaten membersihkan tubuh kekar Archie , mereka sesekali tertawa senang karena berhasil menyentuh tubuh bos besar itu sampai akhirnya mereka ikut terlelap di samping Archie karena kelelahan .



" Sasa dimana kau sayang aku mencarimu seharian kau membuatku gila ....



__ADS_1




__ADS_2