Faith

Faith
Usg


__ADS_3

Budayakan vote dan Ratting sebelum baca , terima kasih .


Setelah mengetahui kehamilannya Sasa terlihat lebih hati-hati dalam makan makanan yang dimasak oleh para pelayannya , ia juga terlihat mengurangi beberapa aktivitas fisik yang bisa membahayakan janin dalam kandungannya . Karena ia mengingat pengalamannya dulu sewaktu keguguran , Sasa tak mau membahayakan anaknya lagi karena terlalu beraktivitas seperti dulu .


Sasa memberikan pengalamannya kepada tiga Lumenta bersaudara , ia juga lebih banyak memberikan masukan untuk Selena karena Selena juga pernah mengalami keguguran sama seperti dirinya . Mereka pun terlihat bersiap untuk melakukan pesta kejutan untuk para suami dalam waktu dekat ini setelah selesai melakukan USG yang dijadwalkan hari ini secara bersama-sama .


Sasa terlihat bersemangat untuk pergi ke rumah sakit yang sudah ditentukan bersama lumenta bersaudara , ia dan ketiga istri anak buah suaminya itu akan melakukan USG di rumah sakit yang yang cukup terkenal di Quebec yang mana rumah sakit itu hanya khusus melayani ibu dan anak saja . Sasa merekomendasikan rumah sakit itu karena untuk menghindari kecurigaan dokter Frans , ia takut kalau melakukan USG di rumah sakit tempat dokter Frans bekerja maka rencana mereka untuk memberikan kejutan akan gagal .


"Bik , saya ada urusan urusan di luar sebentar tolong jaga Arthur ya ." Ucap Sasa pelan sambil membersihkan wajah Arthur yang baru saja selesai makan.


"Baik nyonya anda tenang saja." Jawab bik Rani sambil tersenyum.


" aaakkk bbbb iiiii..." Teriak Arthur kecil kesusahan memanggil Sasa yang bersiap akan pergi.


"Iya sayang ibu pergi sebentar ya." Sahut Sasa pelan sambil membelai rambut Arthur kecil dengan penuh kasih sayang.


"aaaa aaaakkkk." Rengek Arthur minta gendong Sasa , ia sepertinya tau kalau akan ditinggal oleh sang ibu pergi .


"Aduh kenapa sih anakku sayang manja sekali pagi ini , ibu pergi sebentar keluar ya . Ibu ada urusan bersama aunty Selena aunty Gracia dan aubty Carolina sebentar , Arthur di rumah saja ya sama bik Rani ." Bisik Sasa pelan sambil mencium pipi Arthur dengan gemas.


"Hwaaaa....aaaaa " tangis Arthur langsung meledak ketika mendengar jawaban Sasa sepertinya ia sudah paham dengan perkataan sang ibu .


Karena sudah membuat jadwal dengan dokter yang disepakati sebelumnya bersama tiga lumenta Sasa akhirnya meminta bik Rani untuk mengurus Arthur , ia tak mau datang terlambat karena setelah melakukan tes USG mereka akan langsung mencari restoran untuk membuat pesta kejutan yang sudah disepakati sebelumnya .


Setelah berusaha membujuk Arthur untuk mau bersama sang pengasuh Sasa akhirnya bisa pergi meninggalkan sang anak , ia langsung pergi menggunakan mobilnya menuju ke rumah sakit ibu dan anak yang sudah disepakati sebelumnya dimana tiga Lumenta bersaudara juga sedang pergi kesana . Tiga puluh menit kemudian Sasa akhirnya sampai di rumah sakit yang dituju dan langsung memarkirkan mobilnya di area parkir yang tersedia di depan rumah sakit , senyumnya mengembang ketika melihat mobil milik Selena masuk ke parkiran.


"Hi nyonya , muach .." Sapa Selena pada Sasa sambil memeluk Sasa dengan erat .


"Kalian tak terjebak macet kan ? soalnya tadi di pertigaan terjadi kecelakaan ketika aku dalam perjalanan ke sini ." Ucap Sasa sambil membalas pelukan Selena.


"Tidak terlalu macet nyonya ." Jawab Gracia sambil tersenyum .

__ADS_1


"Syukurlah ." Sahut Sasa sambil memeluk Gracia dan Carolina bersamaan .


"Ya sudah ayo masuk kita registrasi dulu ." Ajak Selena sambil memeluk pinggang Sasa dengan erat .


Sasa dan kedua adik kembar Selena pun mengangguk pelan merespon perkataan Selena , mereka berempat lalu masuk ke dalam rumah sakit dan berjalan ke meja regristasi untuk mendaftar . Setelah selesai mengisi data dan beberapa form lainnya , seorang suster memandu mereka berempat pergi ke lantai tiga di mana dokter Kristina berada . Dokter Kristina adalah dokter khusus obgyn yang cukup terkenal di Quebec , tidak sembarang orang bisa bertemu dengannya karena padatnya jadwal sang dokter .


Sasa dengan mudah bisa membuat janji dengan dokter Kristina karena ia mencantumkan nama Archie Duran August sebagai suami , sebagai orang yang cukup berpengaruh nama Archie juga dikenal oleh para petugas medis di Quebec . Oleh karena itu Sasa bisa dengan cepat mendapatkan jadwal untuk melakukan USG bersama ketiga Lumenta bersaudara .


"Selamat datang nyonya Durran , sebuah kehormatan anda bersedia datang ke rumah sakit kecil ini." Sapa dokter Kristina sambil mengulurkan tangannya ke arah Sasa .


"Saya yang beruntung bisa bertemu dengan anda dokter dan terima kasih atas waktunya ." Jawab Sasa sambil meraih tangan dokter Kristina dengan lembut .


"Nyonya bertiga ini ....


"Mereka adalah istri dari tangan kanan suami saya dokter ." Ucap Sasa memotong perkataan dokter Kristina .


"Wah benar-benar luar biasa hari ini saya dikunjungi oleh wanita-wanita hebat ." Sahut dokter Kristina sambil menyalami Selena , Gracia dan Carolina bergantian .


"Baiklah kalau begitu kita mulai saja silakan nyonya semua duduk di kursi dan kita akan melakukan tes USG secara bergantian ." Ucap dokter Kristina dengan ramah .


Sasa dan ketiga lumenta pun duduk di kursi yang sudah ditunjukkan sebelumnya oleh dokter Kristina , mereka lalu satu persatu melakukan tes USG dimulai dari Gracia yang posisinya lebih dekat dengan ranjang .


Setelah lima menit kemudian Gracia pun kembali duduk di kursi sambil membawa sebuah foto hasil USG dimana janinnya baru berusia 3 minggu sehingga belum terlihat dengan jelas bentuknya , wajah Gracia pun nampak berseri-seri tak percaya ketika melihat foto yang ada di tangannya. Carolina pun akhirnya berjalan menuju ranjang untuk melakukan USG bersama dokter Kristina yang sudah menantinya , tak lama kemudian Carolina pun turun dari ranjang dan kembali bergabung bersama kakak dan adik kembarnya bersama Sasa dengan juga membawa sebuah foto hasil USG janin nya masih berusia 2 minggu .


Saat tiba giliran Selena ia terlihat lebih grogi karena mengingat pernah keguguran sebelumnya , Selena takut kalau ternyata Ia hanya berhalusinasi karena terlalu mengharapkan seorang bayi di dalam perutnya. Aan tetapi setelah diyakinkan Sasa dan kedua adiknya Selena pun akhirnya kembali bersemangat dan yakin untuk melakukan tes USG . Setelah melakukan USG selama hampir empat menit Selena pun akhirnya kembali duduk di kursi dengan air mata yang sudah membanjiri wajah cantiknya sambil terus mengucapkan syukur atas kehamilan keduanya yang sudah berusia 4 minggu .


"Selamat kak "


"Akhirnya penantian kita membuahkan hasil hiks "


"Mommy liat Grace , Grace akan jadi ibu juga hiks hiks "

__ADS_1


Ketiga Lumenta bersaudara saling berpelukan dan menangis dengan memegang foto hasil USG di tangannya masing-masing , mereka sangat bersyukur bisa hamil dengan jarak yang tak terlalu jauh satu sama lain Sasa hanya bisa tersenyum melihat ketiga lu minta itu menangis haru.


"Nyonya Durran ayo silahkan ." Ucap seorang suster muda sambil menepuk pundak Sasa .


"Oh iya sus ." Jawab Sasa dengan terbata karena kaget .


Sasa pun berjalan dengan perlahan menuju ke ranjang untuk pemeriksaan di mana dokter Kristina sedang menyambutnya dengan tersenyum.


"Kita mulai ya nyonya ." Ucap dokter Kristina sambil meletakkan alat diperut Sasa yang sudah diolesi gel kusus.


"Silahkan dokter ." Jawab Sasa dengan ramah .


Dokter Kristina pun mulai melakukan pemeriksaan , ia terlihat sedikit menekan perut Sasa menggunakan alat ketika melakukan tes sambil menatap layar monitor . Setelah memutar-mutar menggunakan alat selama beberapa menit sebuah ekspresi kaget terpancar di wajah dokter Kristina sehingga membuat rasa sedikit khawatir .


"Apa....apa yang terjadi dokter. ?" Tanya Sasa dengan panik.


"Silahkan nyonya lihat ke monitor ." Jawab dokter Kristina pelan .


Sasa kemudian memalingkan pandangannya dan segera menatap ke layar monitor yang ada di depan dokter Kristina.


"Dokter itu.......


🌼Bersambung 🌼


Jangan lupa like , komentar dan baca novel Thor yang lainya diantaranya :


Faith 2 The return of the prince


Bodyguard cantik


Budayakan vote dan Ratting setelah membaca , terima kasih . Bantu Faith masuk dalam 20 besar .

__ADS_1


__ADS_2