
Setelah mendengar perintah Archie pria-pria berbaju hitam itu langsung berhamburan menuju pos-nya masing-masing untuk menjalankan tugasnya .
Mereka langsung sibuk memakai Earpiece atau penyuara telinga yang merupakan salah satu alat komunikasi rahasia yang menempel di telinga yang biasanya digunakan anggota pasukan pengawal khusus negara-negara di dunia. Salah satunya, Secret Serviceatau Pasukan Pengawal Presiden Amerika Serikat.
Earpiece akan menyimpan suara dari kata-kata yang sudah diucapkan. Alat ini terhubung dengan perangkat seperti smartphone maupun two-way radio atau perangkat radio dua arah, dengan mengirimkannya lewat Bluetooth. Sebagai seorang bisnisman yang sudah mendunia tentu bukan hal yang aneh jika Archie mendapatkan pengawalan seketat itu apalagi kini ia sudah memiliki Sasa , team inti keamanan Archie pun tak mau hal yang terjadi lima tahun lalu terulang lagi jadi kini mereka dengan ekstra ketat menjaga keselamatan Archie dan keluarganya .
Para pelayan Sasa dari Indonesia terlihat mulai sibuk menyiapkan makanan untuk Sasa karena Selera makan Sasa pasti tak akan cocok dengan makanan Canada apalagi Sasa sedang hamil . Archie pun ingin Sasa tak mengalami kesulitan ketika makan nanti jadi ia langsung memboyong kelima pelayannya dari Indonesia walaupun di mansion Archie ada dua puluh orang pelayan yang Archie rekrut dari hotel-hotel terbaik di Quebec .
" tuan makan malam sudah siap " ucap bik Rani kepada Archie yang masih sibuk diruang belajar .
" istriku sudah bangun ? " tanya Archie teringat Sasa yang belum makan dari siang .
" nyonya sudah bangun tuan dan sedang menikmati wedang jahe dikamar " jawab bik Rani dengan tersenyum .
" bawakan untukku di meja makan aku juga mau !! " perintah Archie pada pelayannya lalu berjalan keluar untuk menuju kamarnya dimana Sasa masih bermalasan di ranjangnya.
Archie menatap Sasa yang masih duduk dengan piyama tidurnya sambil meraba-raba perutnya , wajahnya sudah jauh lebih baik dari tadi pagi ketika sampai di Quebec .
" lagi apa sayang ? " tanya Archie lembut .
" minum jahe mas , mas mau ? " jawab Sasa sembari mengangkat wedang jahenya untuk Archie .
" boleh " ucap Archie bersemangat .
Sasa kemudian memberikan gelasnya pada Archie , lalu Archie meminum sampai habis wedang jahe Archie .
" akhh kok dihabisin kan Sasa masih mau masss " jerit Sasa kesal sewaktu melihat gelasnya sudah kosong .
" masih mau ? " tanya Archie menggoda .
" iya ikh Sasa bete ama mas " sengit Sasa sambil melipat tangannya .
Archie tertawa dengan lepas melihat istrinya merajuk dengan lembut Archie mencium kening Sasa lalu mengajak Sasa keluar keruang makan , Sasa mencengkram tangan Archie dengan erat ketika melihat pria-pria berbadan besar ada diruangan itu Archie menyadari ketakutan Sasa dengan penuh kasih sayang Archie menyiapkan kursi untuk Sasa duduk .
" perkenalkan ini istriku Farasya nyonya kalian " ucap Archie lantang memperkenalkan Archie pada semua anak buah terbaiknya .
" salam kenal nyonya " sahut semua orang diruangan itu bersamaan .
" mohon bantuannya " jawab Sasa dengan gugup .
Archie tau Sasa belum pernah melihat orang-orang seperti anak buahnya selama hidupnya jadi ia segera memberi kode pada anak buahnya untuk segera meninggalkan ruang makan supaya Sasa bisa makan dengan tenang . Dan benar saja setelah anak buah Archie pergi dari ruang tamu raut Sasa berubah menjadi lebih tenang tidak setegang tadi ketika ada didepan hampir seratus orang .
" tenang sayang , mereka orang-orang kepercayaanku selama bertahun-tahun ini " ucap Archie lembut sambil memegang tangan Sasa yang dingin .
" iya mas , Sasa cuma kaget aja liat banyak orang dirumah " ucap Sasa lirih .
" its ok sayang , mereka mengerti kok kalau istriku ini kaget ya sudah ayo makan dulu kasian jagoan dari kemarin belum makan kan ? " tanya Archie mengalihkan pembicaraan .
" huum " ucap Sasa pelan .
Archie mengambilkan makanan untuk Sasa , para pelayan membuatkan sayur sop ayam kesukaan Sasa selama hamil . Sasa berhenti makan setelah memasukan nasi tiga sendok ke mulutnya dan membuat Archie khawatir melihat ke arah Sasa dengan pandangan yang tak suka.
" Sasa udah kenyang bener mas jangan paksain makan lagi ya nanti malah keluar lagi " ucap Sasa cepat ketika melihat Archie akan membuka mulutnya .
__ADS_1
" bener udah kenyang ? emang tadi makan apa ? " cecar Archie tak percaya .
" tanya aja bik Rani akh " sungut Sasa kesal .
" iya iya mas percaya ya udah disini aja ya temani mas makan " ucap Archie merayu Sasa .
"huum " jawab Sasa dengan singkat.
Archie menikmati makan malam bersama Sasa dan dokter Frans yang datang terakhir sembari membawa sebuah goodie bag yang ia berikan ke Archie .
" ini sayang " ucap Archie sambil menyerahkan goodie bag yang dibawa dokter Frans .
" untuk Sasa ? " tanya Sasa senang .
" yes , open it " jawab Archie singkat .
Sasa dengan semangat membuka goodie bag yang diberikan oleh Archie , matanya langsung bersinar ketika melihat isi goodie bag yang ternyata adalah sebuah ponsel keluaran terbaru yang berwarna pink warna kesukaan Sasa .
" mas ini warnanya pink ? " teriak Sasa tak percaya melihat ponsel barunya .
" iya , suami anda meminta secara langsung ke pabriknya untuk membuat ponsel itu khusus untukmu nyonya dengan warna seperti itu " ucap dokter Frans menjawab perkataan Sasa .
" akhhh Sasa sukaakkkk " jerit Sasa kegirangan begitu tau ternyata ponsel itu dibuat khusus untuknya.
uhukkkk
Archie tersedak makanannya karena tertawa melihat tingkah Sasa yang kekanakan . Dokter Frans yang ada disebelahnya kemudian memberikan segelas air minum padanya , Archie langsung meminum air pemberian dokter sekaligus teman baiknya itu .
" udah ya mas Sasa mau masuk kamar mau setting hp baru Sasa , daaa mas Archie duluan " imbuh Sasa kemudian , saat hampir masuk kekamar Sasa memutar balik badannya lalu berjalan lagi kearah meja makan .
" kenapa lagi sayang ? " tanya Archie heran melihat Sasa kembali .
" hehe Sasa lupa belum permisi sama dokter Frans , emm dokter Sasa permisi ya " jawab Sasa tanpa rasa bersalah .
" iya lebih baik nyonya istirahat lagi supaya besok benar-benar fit " ucap dokter Frans sambil menahan tawa melihat tingkah Sasa yang ajaib .
" kau jelek sekali Frans " maki Archie tiba-tiba.
" what ? " tanya dokter Frans bingung .
" caramu menahan tawa jelek sekali , kau mengejekku kah ? " tanya Archie balik .
" ha ha ha ternyata tak cuma istrimu yang aneh kau juga sudah tertular anehnya dia " ucap dokter Frans sambil tertawa kemudian pergi meninggalkan Archie sendiri di meja makan .
Archie hanya tersenyum kecut mendengar ucapan dokter Frans , ia pun juga meninggalkan meja makan karena ponsel nya berdering rupanya ada telpon dari Rico dijakarta .
Archie :
" bicara Rico "
Rico :
" kau sudah tau tentang Alex bos ? "
__ADS_1
Archie :
" setelah membaca pesanmu , ada info apalagi Rico ? "
Rico :
" perketat penjagaan mansion !! Alex tau tentang istrimu "
Archie :
" whattt !!!! tau darimana bajingan itu ? "
Rico :
" Cassandra "
Archie :
" dia !!! bukankah dia dipenjara ?"
Rico :
" orang-orang Bernard yang membebaskan perempuan itu "
Archie :
" terbang lah kesini malam ini juga bersama Gustaf !!! "
Rico :
" ok sir "
setelah menutup telfonnya Archie berjalan menuju kamarnya dan melihat Sasa sedang asik memainkan ponsel barunya rona bahagia terpancar di wajah Sasa .
" waktu kuberikan mobil seri terbaru kau tak sebahagia ini sayang " ucap Archie lirih sambil tersenyum.
Archie Kemudian menutup pintu kamar yang terbuka itu lalu berjalan menuju ruang depan dimana anak buahnya masih standby menunggu perintah darinya .
" perketat penjagaan rumah !! Alex akan kemari " ucap Archie ketika berdiri dihadapan anak buahnya .
" siap tuan " jawab semua orang lalu kembali mengecek kondisi terbaru .
" akan kuberikan nyawaku untuk menjaga kau Sasa ..... " ucap Archie dalam hati
Diluar mansion Archie
" hallo kakak aku kembali " ucap Alexander Youran sambil memainkan rokoknya .
" ingat perjanjian kita Alex " celetuk Cassandra yang sedang duduk dimobil yang sama dengan Alex .
" i know Cassie !! setelah aku mendapatkan uangku kau bisa mendapatkan posisimu sebagai nyonya Durran August " jawab Alex dingin , ia menatap foto Sasa .
" ternyata kakak ipar ku sangat cantik pantas saja kau tergila-gila padanya Archie " ucap Alex dalam hati , hatinya merasa aneh ketika melihat senyuman Sasa difoto itu .
__ADS_1