Faith

Faith
Rindu


__ADS_3

archie keluar dari kamar mandi dengan perlahan dia menyelimuti istrinya yang sudah terlelap tadi sore archie meminta rico untuk mengantar sasa pulang karena sasa mengeluh sakit perut karena datang bulan .


"kenapa tamu bulananmu harus datang hari ini sayang padahal kita baru saja merasakan manisnya kehidupan suami istri " gerutu archie saat menatap istrinya yang sudah berlayar dialam mimpi , karena sudah lelah akhirnya archie memejamkan mata disebelah sang istri.


libur kuliah membuat sasa merasa jenuh karena tidak melakukan kegiatan apapun dan merasakan kesepian dirumah karena sudah dua minggu ini archie pergi ke australia untuk mengurus kantor disana . sebenarnya swari sudah mengajak sasa untuk berlibur bersama ke singapura berdua tapi karena archie tak memberinya ijin maka akhirnya sasa menolak ajakan kakak iparnya itu pergi .


" nyonya mau kemana ? " tanya baskoro ketika membuka gerbang untuk sasa .


" saya mau pergi ke tempat pak budi ada yang perlu dibahas dengannya " jawab sasa tenang , sasa memacu mobilnya menuju kantor pengacaranya karena tadi pagi sang lawyer menghubunginya karena ada beberapa kontrak baru yang harus diperbaharui oleh sasa .


" coba nak sasa liat ini " ucap pak budi sambil menyerahkan dokumen kepada sasa .


sasa membaca dengan teliti berkas yang ada dihadapannya terlihat bahwa penyewa atas nama clarissa eugene ingin memperpanjang masa sewa untuk satu tahun depan dan ada beberapa penyewa lainnya yang melakukan hal yang sama seperti clarissa .


" jadi tahun ini ada lima orang yang memperpanjang sewa ya pak ? "


" iya nak sasa dan mereka sudah membayar sebesar 60 % sesuai kesepakatan awal "


" ini apa pak ? " tanya sasa penasaran saat melihat sebuah dokumen jual beli .


" karena inilah saya meminta nak sasa datang kemari , kemarin ada orang yang menghubungi saya beliau ingin menjual dua unit apartemen di keraton private residence daerah thamrin saya rasa nak sasa tau itu adalah kawasan elit di daerah jakarta " jawab pak budi menjelaskan secara detail tentang jual beli apartemen mewah itu , sasa hanya terdiam mendengarkan sang pengacara .


" itu jumlah uang yang sangat banyak pak " cicit sasa


" iya nak tapi ini adalah kesempatan baik karena tak semudah ini kita bisa mendapatkan penawaran dua unit sekaligus apartemen mewah dijakarta " ucap pak budi menjelaskan .


" saya pikirkan dulu ya pak , kalau begitu saya pamit ya pak nanti saya akan hubungi bapak " pamit sasa pulang karena ia harus pergi belanja untuk keperluan dirumah .


sepanjang jalan sasa memikirkan ucapan pengacaranya tadi sasa memutar arah mobilnya menuju bank untuk melihat saldo uang ditabungannya yang ternyata hanya mampu membeli satu unit apartemen yang ditawarkan sedang sang penjual ingin menjual keduanya . uang 60 milyar bukanlah jumlah yang kecil untuk sasa .


" aku ga mungkin jual apartemen yang lain untuk beli dua apartemen baru ini " ucap sasa lirih , dia tak mau menjual apa yang sudah ibunya beli sewaktu masih hidup .


setibanya dirumah sasa membongkar belanjaan yang sudah ia beli tadi dibantu beberapa pelayan yang cekatan mengambil alih sasa tersenyum melihatnya , sasa naik kekamarnya dengan membawa berkas pemberian pak budi tadi siang . sasa tertidur tanpa mandi karena rasa lelahnya yang tak bisa diajak kompromi hari ini terasa berat untuknya .


Australia


" rico selesaikan urusan malam ini besok kita pulang ke jakarta  " perintah archie setelah selesai meeting dengan klient .


" siap bos "  jawab rico cepat kemudian menghubungi orang kepercayaannya untuk menyiapkan jet pribadi milik archie untuk besok sore .


archie menutup laptopnya ketika jam menunjukan pukul tiga pagi matanya melirik rico yang sudah terlelap sejak satu jam lalu , akhirnya masalah di aussi dapat dia selesaikan dengan cepat walau harus berjauhan dengan sasa . rasa rindunya pada sasa sudah tak terbendung oleh karena itu ia meminta untuk segera pulang ke jakarta .


" tunggu aku sayang " ucap archie lirih melihat foto sang istri dilayar smartphone miliknya .


suara notification WhatsApp di smartphone sasa membangunkannya dari tidur , sasa membuka aplikasi itu dan tersenyum saat membacanya .

__ADS_1


Ray :


soniaa hari ini ayah dan ibu mengajakmu makan siang bersama di cafe bonjour


Sasa :


om dan tante datang ?? oke aku bersiap see u there , sampaikan ciumku untuk bayimu di perut miley ..


Ray :


anakku bilang tak mau kau cium sonia hahahah , oke see u there bye


Sasa :


dasar menyebalkan semoga anakmu tak sepertimu rahul !!!


sasa meletakkan smartphonenya dan segera bersiap untuk menemui keluarga keduanya itu . Diperjalanan menuju tempat yang sudah ditentukan sasa membeli beberapa kue kesukaan tante ria di toko kue langganannya . sasa membalikkan badannya saat mendengar seseorang memanggil namanya ternyata ada clarissa dan rizki yang sedang membeli kue yang sama di toko itu bersama orang tua rizki .


" kamu anak arjuna kan ? " tanya dedy handoyo ayah rizki pada sasa .


" iya om , apa kabar om tante " ucap sasa lembut


" saya kira kamu sudah menikah  setelah kematian orang tuamu ! " hardik dedy handoyo sinis .


" ayahhhh " rizki menyela ucapan sang ayah yang sudah keterlaluan .


" dua juta lima ratus ribu rupiah mba " ucap kasir saat selesai menghitung belanjaan sasa .


" hitung sekalian dengan punya saya mbak ! " pekik dedy handoyo dengan sinis ia masih belum puas melecehkan sasa dengan perkataannya tadi .


" saya bayar pakai ini ya mba " jawab sasa lembut sembari menyerahkan smartphonenya dia memilih pembayaran melalui uang elektronik dia menolak pembayaran yang diminta oleh ayah rizki . " saya masih bisa bayar sendiri om " imbuh sasa cepat saat selesai melakukan pembayaran .


" liat ayah dia masih saja sombong seperti dulu dasar perempuan miskin !! " hardik clarissa memanasi dedy handoyo yang nampak marah karena ditolak sasa .


" clarie hentikan !! " bentak rizki yang terlihat marah karena orang tuanya membully sasa .


sasa tersenyum melihat orang orang yang ada dihadapannya ternyata sifat seseorang itu tidak bisa diukur dari harta dan jabatan yang dimiliki, dengan sopan sasa pamit pergi dari toko itu dan menuju mobilnya yang terparkir diluar toko .


" cihh bawa mobil kuno aja gayanya selangit " cibir clarissa saat melihat honda jazz milik sasa meninggalkan toko.


Rizki menghela nafas berat begitu melihat sasa pergi dia merasa sangat malu atas perlakuan ayahnya pada sasa yang pasti membuat sasa sakit hati .


" look honey ayahmu saja sebenci itu pada gadis miskin itu lalu kenapa kau masih memikirkan dia " cicit clarissa puas karena merasa dapat dukungan dari sang calon mertua . Rizki tak merespon ucapan clarissa dia lebih memilih pergi ke luar untuk mencari udara segar meninggalkan keluarganya yang masih sibuk memilih kue .


" sayaaaangggggg...... " teriak tante ria senang saat melihat sasa datang .

__ADS_1


" tantee riaa " balas sasa dengan riang kemudian memeluk sang tante dengan erat . ray tersenyum melihat ibu dan adiknya itu melepas rindu .


" apa kabarmu anakku " tanya om rudi lembut.


" baik om kenapa kalian datang tak berkabar ? aku kan bisa jemput ke bandara " sungut sasa kesal .


Tante ria dengan perlahan menceritakan alasan mereka tak mengabari sasa terlebih dahulu . setelah mendengar alasanya sasa tersenyum bahagia ternyata mereka bukan melupakan sasa tapi ada urusan mendesak yang harus dikerjakan terlebih dahulu hingga lupa memberitahu sasa .


" ayo om antar pulang sayang " ucap om rudi ketika keluar dari cafe .


" iya sonia kami belum tau dimana kau tinggal " imbuh ray menimpali ucapan sang ayah , tante ria dan miley pun sependapat dengan ray .


" heheh sasa pulang sendiri aja om lagipula kak miley kan sedang hamil kasian kalau harus antar sasa dulu " tolak sasa cepat .


akhirnya mobil milik ray pergi meninggalkan sasa yang masih berdiri disamping mobilnya butuh upaya yang lumayan untuk merayu om rudi agak tak mengantarkannya pulang. sasa kemudian masuk kemobilnya dan kembali ke rumah archie bertemu dengan keluarga om rudi membuatnya bahagia walau sempat mengalami insiden yang membuatnya kesal .


" malam nyonya " sapa pelayan ramah saat sasa melangkah masuk ke rumah .


" ini ada kue tolong dirapikan dan jangan lupa bagi bagi ke yang lain ya bi " jawab sasa lembut seraya menyerahkan satu kotak berisi muffine yang tadi dia beli . sasa melangkah kakinya menuju kamarnya untuk istirahat .


" aaakhhhh " jerit sasa saat menyadari ada orang yang menutup matanya dari belakang ketika masuk kekamar .


" siapaa ?? toloonggg !!! " teriak sasa panik


ceklek


lampu kamar menyala dan terlihat sosok archie tersenyum puas


" masssss kapaan sam.... " teriak sasa kaget saat melihat sang suami sudah pulang


cup


sasa tak sempat menyelesaikan ucapannya karena archie langsung mencium bibirnya dengan lembut sasa membalas lumatan hangat dari archie . archie membimbing tubuh sasa ke tempat tidur tanpa melepas ciumannya , rasa rindu pada istrinya sudah tak tertahankan .


" mass ummpphh masss..." sasa berusaha berbicara saat archie menciumnya dengan lembut sasa mendorong tubuh sang suami yang sudah memanas itu .


" aku mandi duluu mas " bisik sasa nakal wajahnya memerah menahan malu . archie tersenyum mendengar ucapan sang istri rupanya istrinya juga merasakan kerinduan yang sama seperti dirinya .


" kita mandi bersama " jawab archie , dengan sekali gerakan archie berhasil membopong tubuh istrinya menuju kamar mandi  . sasa mengalungkan kedua tangannya dileher archie dia tak berhenti mencium wajah suaminya untuk menggodanya .


" kau akan membayarnya sebentar lagi sayang , kau harus bertanggung jawab karena menggodaku ...." ucap archie dengan nafas memburu ...


 


 

__ADS_1


 


 


__ADS_2