
Setelah cuti kuliah untuk kali kedua , kini Sasa hanya bermalas-malasan menghabiskan waktunya sambil menunggu suaminya pulang dari kantor , semua kebutuhan Sasa sudah disiapkan oleh pelayannya sehingga ia tak perlu pergi mencarinya sendiri di mall .
Saat ia sedang jenuh dan ingin berjalan-jalan ditaman ia akan ditemani oleh enam orang bodyguard dan dua orang pelayan wanita yang tentu saja menarik perhatian orang yang melihatnya , kadang Sasa merasa malu ketika dirinya menjadi pusat perhatian orang-orang . Archie hanya mengijinkan Sasa keluar jika ditemani oleh mereka semua dan Sasa hanya bisa pasrah .
Menginjak usia kehamilan empat bulan sudah membuat nafsu makan Sasa berangsur-angsur kembali , ia sudah tak terlalu pemilih dengan makanan . Dokter hanya melarang Sasa makan daging mentah sejenis sushi dan sashimi atau daging panggang yang belom matang selebihnya diperbolehkan asal tak berlebihan .
Sasa dan Archie sudah tau jenis kelamin bayinya sejak Sasa hamil usia tiga minggu karena pengecekan tes DNA . Jadi dokter bisa memaksimalkan asupan nutrisi yang dibutuhkan bayi Sasa , Archie setiap hari selalu mempermasalahkan berat badan Sasa yang tak bertambah ia takut anaknya kekurangan gizi padahal menurut dokter Mega berat badan Sasa masih stabil dan masalah gizi untuk bayinya sudah sangat terjamin .
" ayo nyonya pulang hari sudah mulai siang " ajak bik Rani lembut , bik Rani dan Rusti selalu menemani Sasa jalan-jalan pagi ditaman .
" iya bik " jawab Sasa sambil menyeka keringatnya .
Para pelayan itu dengan sabar berjalan disamping Sasa menjaganya dari hal-hal yang tak diinginkan seperti dua hari lalu dimana Sasa menginjak kulit buah pisang yang hampir membuatnya terjatuh untung bodyguard disamping Sasa bertindak cepat mereka langsung menangkap tubuh Sasa .
" siapa itu bik yang berhenti didepan rumah ? " tanya Sasa pada pelayannya saat melihat ada orang yang ditahan masuk oleh penjaga rumah .
" Gusti " panggil Sasa ketika tau bahwa yang datang adalah kakaknya .
Si empunya nama tersenyum melihat Sasa berjalan kearahnya , Sasa terlihat makin cantik aura wanita hamil memang memancarkan kecantikan yang lain dibandingkan perempuan biasa .
" dari mana nduk ? " tanya Gusti dengan tersenyum saat Sasa sudah ada didepannya .
" olah raga sedikit kangmas ditaman , kenapa masih disini gak masuk aja " jawab Sasa sambil mengelus perutnya .
" nunggu kamu nduk , tadi pengawalmu bilang katanya kamu masih ada diluar " ucap Gusti berbohong , ia tak memberitahu bahwa para pengawalnya menahannya diluar atas perintah Archie .
" ya udah yuk masuk , tapi Sasa mandi dulu ya kangmas tunggu Sasa gapapa kan " celetuk Sasa dengan bersemangat .
" iya nduk santai aja ga usah buru-buru mandinya " jawab Gusti dengan senyum khas pria Jawa itu .
Gusti menunggu Sasa diruang tamu ia memandang rumah Archie yang sudah satu bulan tak ia kunjungi itu , tak banyak yang berubah dari rumah Archie kecuali koleksi mobil mewahnya yang selalu berganti . Setelah hampir empat puluh lima menit akhirnya Sasa turun menemui Gusti di ruang tamunya , Sasa menggunakan baju hamilnya yang membuatnya semakin menawan .
" kangmas sehat ? kok gak pernah kesini ? marah gara-gara insiden terahir itu ? " tanya Sasa tiba-tiba .
" endak nduk , kangmas pulang ke solo setelah hari itu . Eyang minta pulang nduk " jawab Gusti dengan lembut .
Air muka Sasa berubah ketika Gusti menyebut nama eyangnya , rasa sakit pada eyangnya belum sepenuhnya sembuh . Gusti melihat perubahan ekspresi Sasa , dengan perlahan Gusti berpindah duduk mendekati Sasa ia kemudian menggenggam tangan Sasa dengan erat .
" dia eyangmu nduk , kita memang gak pernah tau gimana jalan pikirannya tapi yang pasti dia gak akan mungkin mencelakai kita cucunya nduk " ucap Gusti menyakinkan Sasa .
" siapa yang mengijinkan mu masuk Gusti !!!! " teriak Archie tiba-tiba .
__ADS_1
Sasa dan Gusti menengok ke arah Archie yang sudah berdiri didepan pintu dengan emosi , ia terlihat tak suka melihat ada Gusti dirumahnya .
" sayang kok gak istirahat aja ? kan abis jalan-jalan pasti capek kan ? mas temenin yuk kekamar " ucap Archie lembut pada sang istri yang sangat wangi itu .
" nanti aja mas lagipula kan masih ada kangmas Gusti " jawab Sasa dengan tersenyum cantik .
Archie melirik ke arah Gusti , ia tak menyukai Gusti sejak pertemuan terakhirnya .
" ada perlu apa kau datang menggangu kedamaian kamii disini.... !! " tanya Archie ketus .
" masss ... " ujar Sasa memotong ucapan suaminya sambil menyentuh tangan Archie .
" eyang sakit nduk " ucap Gusti lirih.
" kenapa kau kerumahku !! pergi kerumah sakitlah kau pikir rumahku dinas sosial " pekik Archie emosi ia tau kearah mana maksud ucapan Gusti .
" mass dengerin dulu " bisik Sasa lirih mencoba menenangkan Archie .
" maaf Archie aku datang kesini untuk meminta Sasa pulang ke solo , aku harap Sasa mau bertemu dengan eyang " ucap Gusti tiba-tiba.
Archie seolah-olah bisa membaca pikiran Gusti , dengan penuh emosi ia mencengkram kerah leher Gusti ldan bersiap melayangkan pukulannya .
" jawab aku siapa yang memintamu kesini ? dan ada hubungan apa engkau dengan perempuan yang bernama Natalie ? " teriak Archie penuh emosi .
" jawab pertanyaanku " ucap Archie dingin .
" ia calon istri gading anak bulek Mintarsih , sasa pun tau siapa bulek Mintarsih " jawab Gusti masih kebingungan kenapa Archie bisa kenal calon istri adiknya itu .
" kalian bahas apa Sasa ga ngerti " celetuk Sasa tiba-tiba menyadarkan Archie yang lupa ada istrinya disana .
" aku lebih baik menjelaskan padamu secepatnya daripada kamu salah paham lagi seperti kejadian Cassandra beberapa waktu lalu sayang " ucap Archie lembut , ia kemudian memanggil Rico yang sedari tadi ada di ruang belajar .
" tunjukan pada mereka " pinta Archie pada Rico .
Rico membuka laptopnya dihadapan Gusti dan Sasa lalu memutar rekaman CCTV dikantor Archie , yang mana Archie berhasil menangkap perempuan yang merekam percakapannya dengan Rico diruangannya . Archie berhasil merebut ponsel yang ia gunakan untuk merecord percakapannya dengan Rico akan tetapi perempuan itu berhasil meloloskan diri ketika Archie lengah , dan ia memilih melepaskannya karena tak ingin berurusan dengan perempuan sepeti Natalie .
" mas tau dari mana dia lagi ngerekam mas ? " tanya Sasa penasaran .
" sudah mas duga istri mas yang cantik ini akan tanya itu " jawab Archie dengan tersenyum .
" mas melihatnya dari laptop . Bagaimana cara dia bersembunyi dibalik dinding , mas melihat dengan jelas cara dia ia bisa ada didepan meja Lisa dan mengeluarkan ponselnya untuk merekam semua percakapan mas dan Rico . Oleh karena itu mas memberikan kode pada Rico untuk bertanya apapun yang sekiranya akan membuat mas kesulitan dan si bajingan ini memilih menyebutkan namamu untuk memancing orang itu " imbuh Archie mencoba menjelaskan .
__ADS_1
" Sasa ga ngertiiiii " ucap Sasa lirih .
Rico dan Archie tertawa melihat Sasa kebingungan . Sementara Gusti mencoba mencerna ucapan Archie .
" Natalie adalah perempuannya si bajingan ini sewaktu kami di Macau dulu " ucap Archie dengan tersenyum sambil meraba-raba perut Sasa yang sudah buncit .
" lalu kenapa dia ada dikantor mas ? dan buat apa dia rekam-rekam pembicaraan kalian ? " tanya Sasa penasaran .
" dia adalah gadis baik-baik sebenarnya sayang akan tetapi takdir membawanya pada nasib yang buruk , sewaktu Natalie berumur lima belas tahun ia dijual oleh orang tuanya untuk jadi pelacur dan orang yang membelinya kau bisa tebak sayang " jawab Archie sambil memainkan ponselnya .
" Rico " celetuk Sasa cepat .
" istriku memang pintar , ya Rico yang membeli gadis polos itu dan Rico juga yang merusak dan merubahnya menjadi seekor serigala betina " ucap Archie sambil menyindir Rico .
" benar itu salahku , tapi aku tak menduga bahkan setelah aku membayarnya sangat mahal ia masih belum puas bahkan ia kini menargetkan Archie " ujar Rico mengingat masa lalunya .
" ia menjadi tergila-gila dengan uang entah apa yang merubahnya , aku pun kaget ketika tau kalau dia ternyata punya hubungan dengan kakak sepupumu di Inggris sa , dugaanku ia menggunakan kakak sepupumu itu untuk mencoba mendekati Archie kembali disini " imbuh Rico lirih , ia menyesal pernah merusak gadis malang itu .
" jadi itu alasannya kenapa ia jadi bersemangat sekali ingin datang ke Indonesia ketika dulu swari bercerita pada Gading kalau Sasa sudah menikah dengan Archie " ucap Gusti tiba-tiba .
" maksudmu ? " tanya Rico penasaran .
Gusti kemudian menceritakan awal mula kenapa Natalie ingin datang ke Indonesia , ia bilang ingin menemui teman lama . lalu Gading benar-benar mengajaknya datang ke solo untuk diperkenalkan pada keluarga kalau dia adalah calon istri Gading . Bahkan ia lebih tertarik mencari tau tentang Sasa daripada keluarga lainnya , rupanya ia benar-benar sudah mempersiapkan segalanya untuk mendekati Archie dan Rico.
" kenapa ada perempuan sejahat itu didunia ini " ucap Sasa lirih sambil menggenggam lengan Archie .
" demi uang siapapun akan menjadi jahat sayang " bisik Archie lembut ia tau Sasa sedang shock .
" jadi dia merekam pembicaraan kalian untuk menekan mas dan Rico " tanya Sasa masih bingung .
" sepetinya rencananya sepeti itu , ia akan menunjukan hasil rekaman itu ketika nanti kita semua akan datang ke solo . Ia ingin merusak citra Archie didepan keluargamu di solo dengan begitu ia akan mendapatkan Archie kembali " ucap Rico sambil tersenyum .
" bagaimana kau seyakin itu Rico ? " tanya Sasa dingin .
" aku yang menciptakan serigala betina itu , jadi aku bisa membacanya dengan mudah nyonya " kelakar Rico tanpa rasa bersalah .
Sasa terdiam mencerna ucapan Rico , ia masih belum begitu paham kenapa dia harus merekam pembicaraan Archie dan Rico .
" tunjukan aku rekaman pembicaraan kalian " pinta Sasa dengan lirih ia ingin memastikan sesuatu .
Seketika Archie dan Rico pun panik , karena rekaman itu terdapat perkataan Archie yang pasti akan menyakiti Sasa .
__ADS_1
" mana mas ... " paksa Sasa pada Archie yang terlihat gugup