Faith

Faith
Kehangatan keluarga


__ADS_3

Sasa terbangun ketika merasakan goncangan yang cukup keras di pesawat karena cuaca yang tidak bersahabat , karena tak bisa tidur kembali Sasa akhirnya membersihkan dirinya di pesawat karena baru selesai bercinta dengan Archie yang masih tertidur pulas .


" Dua jam lagi transit di Tokyo " Gumam Sasa pelan sambil melihat ke jam tangannya yang menunjukkan pukul dua belas malam


Walau pesawat yang dinaiki Sasa dan keluarga bukanlah pesawat komersil akan tetapi pilot tetap melakukan transit selama dua jam tiga puluh menit di Tokyo demi keamanan dan mengikuti prosedur penerbangan yang berlaku .


Setelah berganti pakaian dan berhasil mengeringkan rambut Sasa berjalan menuju ranjang dimana Archie masih tidur dengan setengah tubuh yang tertutup selimut , Sasa tersipu ketika melihat deretan otot perut Archie yang sedikit berbulu masih terekspos tanpa tertutup selimut . Wajahnya pun tiba-tiba memanas karena melihat keindahan tubuh sang suami , niatnya yang ingin membangunkan Archie pun gagal . Sasa pun memilih meninggalkan Archie di dalam kamar dan berjalan keluar menuju tempat di mana Arthur berada.


Senyum Sasa mengembang ketika melihat Arthur tidur dalam pelukan Rico disamping Selena , Gustaf dan dokter Frans pun sudah tertidur di samping istrinya masing-masing karena haus Sasa pun meneruskan langkahnya menuju ke pantry .


Saat sedang duduk menikmati pemandangan di luar pesawat tiba-tiba datang Archie tanpa suara mengagetkan Sasa .


" Mas aku bisa kena serangan jantung kalau kau terus seperti itu " Sengit Sasa kesal sambil membangunkan bibirnya .


" Ha ha ha maaf sayang , mas bukan bermaksud untuk mengagetkan mu . Mas hanya terasa haus saja dan ingin mengambil minum di pantry lalu ada tak sengaja mengagetkanmu yang sedang duduk serius melihat pemandangan di luar " Ucap Archie membela diri.


" huh pinter banget cari alasan " Jawab Sasa sambil meminum jus yang ada di tangannya .


Archie hanya tersenyum lebar sehingga menampakan deretan gigi putihnya merespon perkataan Sasa , ia lalu berjalan menuju kulkas untuk mengambil orange jus yang sama seperti yang sedang Sasa minum .


" Mas sudah mandi ? " Tanya Sasa pelan .


" Belum nanti saja ketika kita transit di Tokyo " jawab sambil menggelengkan kepalanya pelan .


" Iya sebentar lagi kita akan transit di Tokyo , oh iya mas berapa lama kita akan transit di sana ? " Tanya Sasa kembali .


" Tadi sebelum kemari mas sudah sempat bicara dengan pilot dan ia memberitahukan pada mas kalau kita akan transit selama 6 jam untuk menghindari cuaca yang sedang tidak bersahabat . Oleh karena itu kita akan tidur di hotel yang ada di dalam bandara sebelum meneruskan perjalanan kembali menuju Toronto " Jawab Archie sambil membelai rambut Sasha yang wangi.


" Iya cuacanya sepertinya sedang tidak bagus , tadi Sasa terbangun juga karena pesawat mengalami goncangan " Ucap Sasa sambil menghabiskan jus yang ada di atas meja .


" Mas tahu kok waktu Sasa bangun dan waktu Sasa tersenyum melihat tubuh mas yang seksi " Celetuk Archie menggoda Sasa .


" uhukkk....uhukkkkk "


Sasa terbatuk-batuk mendengar perkataan Archie sehingga membuat Archie langsung memberikan Sasa segelas air putih yang ada di sampingnya.


" Kenapa sih ceroboh sekali " Ucap Archie sambil menyeka sisa air yang ada di mulut Sasa .

__ADS_1


" Abis masnya godain Sasa mulu sih !!! " Sahut Sasa kesal sambil memalingkan wajahnya ke arah kaca kembali .


Archie hanya tersenyum melihat sang istri merajuk , ia kemudian berjalan menuju ke ke kulkas kembali untuk mengambil beberapa makanan yang ada di dalamnya . Dengan perlahan Archie meletakkan lasagna yang baru ia ambil dari kulkas di atas piring untuk di hangatkan dalam microwave akan tetapi ketika ia sedang membuka mereka tiba-tiba tangan Sasa sudah mencengkram gagang microwave dengan erat .


" Mas Archie kan punya istri kenapa harus melakukan ini sendiri !!! "Ucap Sasa ketus sambil merebut piring yang berisi lasagna dari tangan Archie .


" Habis tadi istriku merajuk sih " Jawab Archie sambil tersenyum lebar .


" Merajuk kan bukan berarti aku tak mau melakukan tugasku mas " Jawab Sasa sambil menatap tajam kearah Archie .


Archie langsung mengangkat kedua tangannya ke udara begitu melihat tatapan maut yang berasal dari mata Sasa , ia lalu memilih duduk di tempatnya semula sambil menunggu makanan yang dihangatkan Sasa siap .


Setelah sepuluh menit akhirnya lasagna yang tadi dihangatkan oleh Sasa sudah tersaji di hadapan Archie lengkap dengan saus sambal yang disiapkan oleh Sasa , Archie tersenyum lebar melihat makanan yang ada di hadapannya .


" Silakan dinikmati " Ucap Sasa sambil tersenyum .


" Terima kasih istriku " Jawab Archie sambil menyekdokkan garpunya kedalam lasagna panas itu .


" Enak mas ? " Tanya Sasa pelan .


" Enak buatanmu sayang , ini karena mas lapar saja karena baru selesai kerja keras " Jawab Archie sambil mengunyah makanan yang berasal dari Italia itu dengan perlahan .


" Hummm .....pantas rupanya kau sedang makan bos , aku mencium aroma lasagna sampai ke kursi ku " Ucap Rico yang tiba-tiba masuk ke dalam pantry sehingga membuat Sasa tak dapat menyelesaikan perkataannya.


" hei....iya aku lapar , ayo sini bergabunglah denganku " Jawab Archie sambil melambaikan tangannya kearah Rico .


Tanpa dipanggil dua kali Rico pun langsung mengambil kursi untuk duduk di sebelah Archie , tanpa merasa sungkan Rico langsung mengambil sendok yang ada di samping piring Archie dan mulai memakan lasagna milik Archie . Melihat pemandangan itu membuat Sasa tersenyum tipis , tak begitu lama kemudian datanglah Gustaf bersama dokter Frans ke dalam pantry , mereka pun berteriak karena merasa dianak tirikan oleh Archie ketika melihat Rico makan bersama dalam satu piring yang sama.


Setelah kedatangan Gustaf dan dokter Frans suasana di pantry pun menjadi ramai , karena melihat keempat pria itu makan dari satu piring yang sama akhirnya Sasa berinisiatif untuk menghangatkan makanan yang lainnya untuk Ia berikan kepada keempat pria itu .


Tanpa Sasa sadari rupanya Selena , Carolina dan Gracia melihat bagaimana Sasa dengan telaten meladeni Archie dan ketiga anak buahnya itu , melihat Apa yang bisa saya lakukan oleh Sasa membuat ketiga anak Alexander Del Leon itu merasa sungkan . Mereka merasa tak enak hati ketika melihat suaminya merepotkan istri dari sang bos besar.


" Sudah nyonya jangan teruskan pekerjaanmu , biar aku saja yang melakukan itu " Ucap Selena mengagetkan Sasa dan keempat pria yang sedang menikmati makanan yang baru saja dihangatkan oleh Sasa.


" Lho kau bangun sayang " Tanya Riko tanpa merasa bersalah sedikitpun.


"Aawwww " Jerit Rico kesakitan ketika merasakan pipinya dicubit oleh Selena.

__ADS_1


" Apa salahku sayang ? " Tanya Rixo dengan wajah memelas .


" Lain kali kalau lapar bangunkan aku jangan merepotkan nyonya , kau sudah punya istri Rico !!! Jawab Selena jetus dengan menatap tajam kearah Rico.


" Kalian berdua juga !! " Ucap Gracia dan Carolina secara bersamaan mengagetkanku staf dan dokter Frans.


Melihat ketiga istri-istrinya datang dan marah membuat Rico Gustaf dan dokter Frans hanya bisa menyeringai tanpa bicara ,mereka kemudian duduk berdampingan dengan sang istri masing-masing seperti yang dilakukan Archie dan Sasa.


" Di mana Arthur ? " Tanya Sasa pelan pada Selena .


" Sedang tidur nyonya , aku tak tega membawanya ke sini " Jawab Selena sambil menyuapi Rico dengan lasagna .


" oh ya sudah tak apa-apa biarkan dia tidur " Ucap Sasa sambil tersenyum.


Selena mengangguk pelan merespon perkataan Sasa , mereka lalu meneruskan acara makan malamnya yang sangat telat itu . Tak lama kemudian pilot memberitahu kalau sepuluh menit lagi pesawat akan segera landing di bandara Tokyo , ia meminta Archie dan seluruh keluarganya untuk duduk dan memasang seat belt untuk keamanan .


Archie mengajak Sasa dan ketiga anak buahnya bersama istrinya masing-masing itu untuk segera duduk mengikuti instruksi yang diberikan oleh pilot demi keamanan , Sasa memeluk baby Arthur dikursi saat akan landing karena biasanya baby Arthur akan terkaget ketika mendapatkan goncangan saat ban pesawat menyentuh landasan pacu .


Mereka akhirnya bisa mendarat dengan apik tanpa mengalami suatu masalah sedikitpun, Archie kemudian membawa anak dan istrinya turun di bandara Tokyo untuk menuju ke hotel . Begitu pula dengan ketiga anak buahnya yang menggandeng istrinya masing-masing , mereka harus segera tidur sebelum besok pagi meneruskan perjalanan kembali menuju ke Canada . Pilot dan co pilot pesawat jet pribadi Archie pun melakukan hal yang sama setelah mengawasi pengisian bahan bakar pesawat super mahal milik Archie .


Bandara Internasional Pearson Toronto


Seorang wanita cantik turun dari pesawat setelah menempuh perjalanan selama hampir 31 jam 25 menit dari Jakarta , ia tersenyum tipis ketika menghirup udara segar di negeri daun maple yang baru ia kunjungi itu .


Wanita itu pun naik ke sebuah taksi yang sudah ia pesan sebelumnya , ia meminta sang supir untuk mengantarnya ke Quebec tujuan utamanya datang ke Canada .


" Kali ini aku tak akan gagal seperti satu tahun yang lalu " Gumam wanita cantik itu sambil tersenyum penuh percaya diri .


🌼 Bersambung 🌼


Jangan lupa like , komentar dan baca novel Thor yang lainya diantaranya :



Bodyguard cantik


Faith 2 The return of the prince ( bantu like sampai 1000 ya nanti Thor masukan foto para pemainnya he he he )

__ADS_1



Terima kasih kakak-kakak 🌹


__ADS_2