
Budayakan vote dan Ratting sebelum membaca , terima kasih 🌹🌹
Setelah selesai menerima pijatan dari para terapis , Sasa dan ketiga lumenta akhirnya mandi dengan air bunga yang sudah disediakan oleh petugas lainnya . Mereka benar-benar merasa jauh lebih rileks setelah melakukan perawatan di spa , karena hari sudah semakin sore Sasa dan ketiga Lumenta akhirnya bersiap-siap untuk segera kembali ke restoran tempat di mana mereka akan memberikan kejutan pada para suami.
Setelah berganti pakaian dan menggunakan sedikit riasan di wajah mereka berempat akhirnya meninggalkan spa menuju mobil yang terparkir di depan spa , mereka akhirnya mengendarai mobilnya menuju ke restoran untuk melakukan pengecekan terakhir sebelum pesta dimulai .
"Aku sungguh sudah tidak sabar." Ucap Gracia sambil menyentuh kotak yang berisi foto USG miliknya .
"Iya aku juga ." Jawab Carolina menimpali perkataan sang adik bungsu.
"Kenapa mas Archie belum membalas pesan ku ." Ucap Sasa lirih sambil menatap layar ponselnya yang menampilkan pesan yang sudah ia kirim sebelumnya kepada sang suami .
"Kenapa nyonya .?" Tanya Selena pelan sambil menyentuh pundak Sasa .
"Mas Archie tumben belum membalas pesanku , biasanya ketika aku mengirim pesan kepadanya sepuluh menit kemudian ia pasti akan membalasnya . Tapi ini sudah hampir dua jam ia bahkan belum membaca pesan yang aku kirimkan ." jawab Sasa sambil menunjukkan layar ponselnya ke arah Selena.
Selena tersenyum menatap layar ponsel bahasa Ia lalu memberikan ponselnya kepada ada yang menampilkan percakapannya dengan Rico .
"Tenang nyonya , saya sudah mengirimkan pesan kepada Rico untuk datang ke tempat ini bersama dengan tuan Archie , Gustaf dan dokter Frans ."Ucap Selena sambil tersenyum.
"Benarkah.!!" Pekik Sasa bersemangat .
"Iya nyonya , Rico bahkan memastikan ku berkali-kali kalau mereka berempat akan datang ke restoran ini ." Sahut Selena dengan cepat .
"Syukurlah ...aku sudah khawatir dari tadi karena mas Archie tak merespon pesanku ." Ucap Sasa dengan sedikit sedih .
Selena tersenyum mendengar perkataan salsa Ia pun terlihat memberi dukungan pada Sasa dengan memeluknya dari belakang , tak lama kemudian mereka pun kembali sibuk memastikan tak ada yang kurang sedikitpun dengan terus berkomunikasi pada para petugas restoran yang sudah mereka sewa selama satu hari itu . Akhirnya matahari pun mulai tenggelam , waktu yang telah disepakati pun hampir tiba . Keempat wanita hamil itu langsung duduk di kursinya masing-masing menanti para kekasih hati datang dengan hati yang berbunga-bunga , termasuk Sasa yang masih nampak sedikit cemas karena Archie tak ada menghubunginya dari siang .
Tak lama kemudian empat mobil mewah
berhenti di depan restoran yang sudah di booking oleh Sasa , keempat pengemudinya pun langsung turun dari masing-masing mobilnya dan berjalan menuju restoran dengan langkah tegap . Senyuman tersungging di wajah masing-masing pria tersebut ketika masuk kedalam restoran dan melihat istrinya masing-masing sedang duduk di kursi yang sudah tertata dengan apik .
"Mas Archie " Ucap Sasa dalam hati ketika melihat suaminya masuk paling terakhir .
__ADS_1
"Siapa yang punya ide ini .?" Tanya dokter Frans pelan sambil memeluk Carolina dengan mesra.
"Kami berempat ." Jawab Carolina sambil tersenyum , ia sudah tak sabar sekali ingin menunjukkan hasil USG dan testpack yang ada di dalam kotak yang sedang ia sembunyikan di balik tas .
"Benarkah yang diucapkan Carol sayang .?" Tanya Rico pelan pada sang istri Selena yang nampak sangat cantik menggunakan dress warna silver .
"Iya , tapi yang memilih restoran ini adalah nyonya ." Jawab Selena sambil melirik ke arah Sasa yang sedang diam dalam pelukan Archie .
"Dalam rangka apa memangnya ?" Tanya Gustaf si pria paling tak peka pada Garcia dengan setengah berbisik .
"Makan malam biasa saja , memangnya tak boleh kami para istri menyiapkan ini ." Tanya balik Gracia ketus .
"Ooh tentu saja boleh sayang , tentu sangat boleh he he he " Sahut Gustaf dengan cepat mencoba menenangkan Garcia yang marah .
Archie tersenyum tipis mendengar percakapan ketiga anak buahnya pada istrinya masing-masing , dengan penuh kasih sayang Archie membelai rambut Sasa yang sudah nampak lebih panjang dari sebelumnya .
"Kenapa diam saja sayang.?" Tanya Archie dengan pelan.
"Mas hari ini sibuk sekali ya di kantor.?" Tanya balik Sasa sambil melepas pelukannya dari Archie .
"Sesibuk itukah sampai tak sempat menghubungiku." Ucap Sasa merajuk .
"Iya maafkan mas ya sayang , mas janji tak akan mengulanginya lagi ." Sahut Archie dengan cepat .
Sasa mengangguk pelan merespon perkataan sang suami , ia lalu meminta Archie untuk duduk karena makanan akan segera dikeluarkan oleh Chef . Sasa menahan pertanyaan terbesarnya mengenai pesannya yang tak dijawab oleh Archie , ia memutuskan untuk menanyakan hal itu di rumah karena tak mau merusak acara yang akan segera di mulai .
Chef dan asistennya pun terlihat mengeluarkan makanan yang sudah dipesan sebelumnya , mereka meletakkan makanan itu di meja dengan sangat hati-hati sehingga membuat makanannya tetap cantik . Karena semua makanan yang dipesan sudah sampai di meja sang chef pun mempersilahkan para tamu spesialnya untuk memulai makan .
Tak lama kemudian acara makan malam pun dimulai , suasana romantis makin terasa saat seorang penyanyi mulai mengeluarkan suara emasnya mengiringi acara makan malam keempat pasang suami istri itu .
"Ini apa ? " Tanya dokter Frans pelan saat menerima kotak pemberian Carolina .
"Tunggu , bukanya berbarengan dengan yang lain ya ." Jawab Carolina sambil tersenyum .
__ADS_1
"Boleh aku buka ?" Tanya Gustaf dengan cepat saat ia menerima kotak pemberian Gracia .
Brak ...
Kursi yang dipakai Archie tiba-tiba jatuh ke belakang ketika Archie melihat isi kotak yang ia sudah buka , padahal Sasa memintanya untuk membuka kotak itu bersamaan dengan Rico dokter Frans dan Gustaf . Akan tetapi karena Archie tidak sabar ia langsung membukanya begitu Sasa menyerahkan kotak berwarna na merah itu kepadanya.
"Sayang kau hamil ?" pekik Archie girang saat melihat testpack dan hasil foto USG , Archie tak menyadari kalau di foto USG yang sedang ia pegang menampilkan foto dua calon bayi kembarnya .
Sasa mengangguk pelan menjawab perkataan sang suami , Archie lalu memeluk Sasa dengan erat begitu pula dengan tiga anak buahnya yang juga sudah mengetahui kalau istrinya hamil .
Dokter Frans awalnya mengira kalau acara makan malam itu adalah perayaan yang dibuat Sasa yang akan memberikan kejutan kepada Archie , akan tetapi ternyata istrinya pun juga memberikan kejutan besar kepadanya . Dokter Frans mengeluarkan air matanya untuk pertama kali dihadapan Carolina saat menatap tespek dan foto USG yang diberikan oleh Carolina sang istri .
Rico nampak mengeluarkan air matanya begitu melihat foto USG yang ditunjukkan Selena , ia langsung berlutut dan mencium perut Selena berkali-kali . Pernah kehilangan anak benar-benar membuatnya sangat bahagia saat mengetahui Selena sudah hamil kembali .
Gustaf yang awalnya bingung ketika melihat foto USG kini sudah memeluk Gracia dengan erat , ia berkali-kali mencium pipi Gracia mengucapkan terima kasih karena sudah mengandung anaknya . Sehingga membuat Gracia terharu , karena tak menyangka akan melihat respon gustaf yang sangat berlebihan.
"Sudah berapa bulan usianya sayang .?" Tanya Archie pelan sambil menyentuh perut Sasa dengan perlahan .
"Usia mereka jalan tiga minggu mas ." Jawab Sasa sambil tersenyum .
"Mereka ?! wait... maksudmu apa dengan kata mereka." Tanya Archie terbata-bata .
"Arthur akan punya adik kembar mas ." Jawab Sasa lirih .
"Apa ....aku akan punya anak kembar !! " Teriak Archie dengan suara keras .
🌼Bersambung 🌼
Jangan lupa like , komentar dan baca novel Thor yang lainya diantaranya :
Faith 2 The return of the prince
Bodyguard cantik
__ADS_1
Budayakan vote dan Ratting setelah membaca , terima kasih . Bantu Faith masuk dalam 20 besar .