
kehadiran Archie di kampus membuat suasana kampus berubah banyak mahasiswa yang mencoba ikut magang di perusahaan miliknya atau sekedar bisa berbincang dengan sang bos itu sendiri , desas desus yang mengatakan bahwa CEO tampan itu masih single menjadi perbincangan paling hot di penjuru kampus . ternyata Durran Internasional tidak hanya membuka kesempatan kerja tapi juga memberikan program beasiswa untuk siswa berprestasi sontak saja hal ini makin membuat gedung serbaguna tempat Durran Internasional melakukan pameran selalu penuh .
Archie tersenyum puas dengan rencana Rico karena dengan ini dia bisa melihat Sasa dan dapat memantau kegiatan nya dikampus .
" kau tau Rico , gadisku terlihat sangat kebingungan melihat kantor kita ada disini "
Archie menatap ke tempat berkumpulnya siswa yang sedang mengisi form untuk pengajuan beasiswa .
" aku senang anda menyukai rencana ini dengan ini kita bisa membuat sasa membuka matanya bahwa dia tak bisa main main dengan anda tuan " Rico nampak puas dengan rencana yang sudah dibuatnya .
disaat banyak siswa berebut untuk bisa dapat beasiswa atau bisa magang di Durran Internasional hanya Sasa yang nampak tak berminat , dia masih bertanya-tanya apa tujuan Archie melakukan ini .
bahkan sekelas Clarissa juga ikut mendaftar untuk bisa masuk ke Durran Internasional sebagai salah satu pegawai magang disana .
" kau tak ikut ? " Gusti membuyarkan lamunan sasa yang sejak tadi duduk seorang diri di bangku taman dekat air mancur .
" nope , aku mau fokus menyelesaikan kuliah semester ini dan mengejar ketertinggalanku di semester dua lalu " kemudian Sasa menghela nafas panjang .
" dari caramu melihat Mr Durran seperti nya kau sudah mengenal nya sa "
" ha ha bagaimana mungkin aku bisa mengenal bos seperti dia , kau aneh gusti sudahlah aku mau ke kelas !! "
Gusti hanya tersenyum mendengar adiknya merajuk .
" ada banyak hal yang belum aku tau tentangmu sa " batin gusti , kini Gusti duduk seorang diri .
alih alih ke kelas Sasa lebih memilih kantin untuk menenangkan hatinya .
" ini jus siksaknya mbak " ucap seorang pelayan kantin mengantar pesanan sasa .
" makasih mba " jawab sasa lembut .
Sasa menikmati jus sirsak miliknya dengan tenang disebelah Sasa nampak beberapa siswi yang sedang bergosip dengan suara yang lumayan keras .
" gue udah isi form buat magang di Durran Internasional donk hihi "
" sama gue juga dah ga sabar deh buat magang disana "
" itu aspri direkturnya ganteng banget pertama gue kita dia itu bosnya lho "
" akh lebih ganteng bosnya kali ya mata lu katarak ya haha "
" gue mau lah jadi bininya bisa hidup makmur gue ampe tuju keturunan gue hahaha "
__ADS_1
mendengar ucapan mereka sasa merasa ada yang bergolak dalam dirinya , rasanya ingin marah ketika mereka berbicara ingin menjadi istri Archie . rasa aneh yang tak bisa dideskripsikan membuat sasa memilih meninggalkan kantin tanpa menghabiskan jus sirsak kesukaannya .
mata sasa menangkap sosok Archie tengah berbincang dengan beberapa mahasiswi senior rasanya ingin sekali menarik Archie pergi dari gerombolan itu .
" kenapa panas sekali udara akhir akhir ini " desis sasa kesal .
karena tak tahan melihat pemandangan didepannya sasa memilih pulang saat berjalan menuju area parkir langkahnya terhenti karena mendengar orang bertengkar .
" lo berubah kiii " teriak Clarissa
" gue ga berubah dari dulu!! justru sekarang lo yang makin aneh Clarie " hardik Rizki tak mau kalah
" gue dah lakuin apa aja buat eloo Ki tapi lo ga pernah kasih seluruh hati lo buat gue "
" dari awal lo kan tau clarie siapa yang gue cinta !! "
" bajingan lo ki gue dah kasih keperawanan gue ke lo tapi lo masih belum bisa lupain sasa "
" gue ga minta lo kasih kesucian lo tapi lo sendiri yang masuk kekamar gue dan maksa gue buat ngelakuin itu "
Sasa terdiam mendengar Clarissa dan Rizki bertengkar bahkan sekarang ia merasa jijik pada Rizki bagaimana mungkin seorang laki laki yang sudah mengambil kesucian seorang wanita bisa berkata seperti itu .
Clarissa dan Rizki kaget melihat sasa ada ditempat itu .
" gue ga pernah nyangka lo kaya gini ki " cibir sasa
" gue bisa jelasin sa " jawab Rizki terbata .
" mending lo pergi sa !!! gue ama Rizki lagi ngobrol dan lo nguping pembicaraan kita itu ga sopan " teriak Clarissa jengkel .
mendengar ucapan Clarissa membuat sasa tertegun ternyata kehadirannya tak diharapkan ditempat itu .
" maaf " ucap sasa lirih kemudian berlari kemobilnya meninggalkan Clarissa dan Rizki .
Sasa memacu mobilnya dengan cepat menuju apartemen miliknya hari ini suasana hatinya sangat kacau . Archie yang dikerubuti mahasiswi dan Rizki yang ternyata sudah mengambil harta berharga Clarissa .
dengan kesal Sasa membuka pintu apartemen dan menuju kamarnya .
" semua laki laki sama saja brengsek semuaaa !!! " teriak Sasa kesal kemudian Sasa terlelap diatas kasurnya .
suara adzan Maghrib membangunkan Sasa dari tidur siangnya dengan cepat sasa membersihkan diri dikamar mandi dan melaksanakan kewajibannya sebagai hamba Tuhan seperti ajaran dari sang ibu .
__ADS_1
suara demo dari cacing di perut membuat sasa sadar bahwa ia belum makan seharian.
" cari makan diluar aja kali ya " gumam sasa setelah melihat stok makanan di kulkas kemudian sasa menuju parkir di basement untuk pergi mencari makan .
sesampainya di mall tempat tujuan Sasa mendadak menghentikan langkahnya di depan salon ditatapnya poster seorang model dengan potongan rambut terbaru , disentuhnya rambut panjang miliknya kemudian dengan langkah pasti dia masuk ke salon .
" mau model kaya apa kakak cantik " ucap seorang kapster dibelakang sasa centil .
" pingin keliat lebih segar aja kak tapi jangan terlalu pendek ya "
" oks kakak cantik percayakan ama eike yaa "
sasa tersenyum mendengar cerita kapster yang sedang menata rambutnya .
satu jam kemudian nampak sang kapster telah selesai melakukan tugasnya .
" gimana kak sasa cucokk kan ? " tanya lelaki kemayu yang menjadi kapster sasa .
" cucookk kak hehe makasih ya nanti kesini lagi kapan kapan deh "
" bener ya neikk tapi janji harus ceri yang pegang kak sasa " pinta kapster yang menyebut namanya sebagai ceri .
" ok gampang itu hehe ya udah aku pulang ya , makasih kak ceri cantik " pamit sasa .
dengan model rambut terbaru membuat sasa merasa lebih enteng karena memang selama ini sang ibu menyukai sasa berambut panjang .
sasa meneruskan tujuannya menuju restoran favoritnya karena cacing diperutnya sudah tak bisa diatur .
" apa yang kau lakukan !!! " hardik pria yang tiba tiba ada didepan sasa yang tengah menikmati makan malamnya .
" Archie "
Archie nampak marah melihat sasa kemudian dengan cepat dia menarik tangan sasa keluar restoran .
" apa si inii sakit tauu " teriak Sasa mencoba melepaskan tangan Archie yang menarik tangannya .
" kau selalu menguji kesabaranku farasya !!! kali ini kau akan menyesal " ucap Archie sinis
Sasa hanya bisa menurut saat Archie menarik kasar tangan nya dan mengikuti Archie menuju mobil miliknya .
" aku bawa mobil "
" mobilmu akan diurus orangku lebih baik kau diam !!! " teriak Archie
__ADS_1
terlihat sosok Archie berubah menjadi orang lain yang tak Sasa kenal .