
Carolina langsung membuang kertas yang diberikan oleh dokter Frans ke tempat sampah setelah ia sobek-sobek terlebih dahulu .
" Kak tadi makanan yang kita beli untuk kak Selena kau letakkan dimana ya kak ? " tanya Gracia pelan yang membuat Carolina kaget.
" hah apaa .. kau bilang apa Grace ? " tanya balik Carolina bingung .
Melihat sang saudara kembar seperti orang linglung membuat Gracia gemas , ia akhirnya memilih mencarinya sendiri tanpa bertanya lagi pada Carolina .Tak lama kemudian ia berhasil menemukan makanan sehat yang sudah ia beli di restoran vegan untuk Selena .
" Makan dulu kak , baru minum obat ya biar cepat fit " ucap Gracia meminta Selena makan .
" Sebentar Grace " jawab Selena cepat , ia sedang membersihkan wajah Rico dengan handuk basah .
" Makanlah dulu ya " ucap Rico dengan tersenyum sambil memegang tangan Selena dengan lembut .
Selena menganggukan kepalanya pelan , ia kemudian berjalan ke arah sofa dimana Gracia berada . Di atas meja sudah terhidang makanan sehat yang terdiri dari salad dan daging asap yang sangat sehat , Gracia sengaja membeli itu untuk sang kakak Selena .
Gracia langsung memberikan sepasang sendok dan garpu pada Selena , tak lama kemudian Selena nampak sudah menikmati makanan yang dibawakan oleh sang adik dengan lahap . Dari ranjang Rico tersenyum melihat Selena makan , rasa amarahnya pada Selena benar-benar sudah hilang . Ia bahkan menyalahkan dirinya sendiri ketika Selena mengalami keguguran sampai akhirnya Selena justru yang menguatkan dirinya untuk menerima apa yang sudah terjadi .
Setelah Selena selesai makan tak lama kemudian masuk beberapa orang suster yang membawakan makanan untuk Rico , karena sudah selesai makan siang Selena pun berjalan mendekati Rico untuk menyuapinya makanan .
" aduh kak kita sepertinya di sini hanya sebagai nyamuk saja , bagaimana kalau kita pergi saja dari sini " ajak Gracia pada Carolina untuk pergi meninggalkan Selena dan Rico .
" lebih baik kalian berdua jangan macam-macam dan ingat apa yang sudah dikatakan oleh Archie sebelumnya !!! " sahut Selena cepat merespon perkataan Gracia .
" iya kak kami mengerti " jawab Gracia sambil menunduk .
Carolina pun hanya bisa tertawa melihat Gracia terkena omel oleh Selena , mereka berdua akhirnya hanya bermain Uno sambil menunggu waktu makan siang tiba .Tak lama kemudian suara tawa dari Carolina dan Gracia pun terdengar ketika mereka sedang bermain sehingga membuat Selena tersenyum .
" Setelah aku sembuh kita akan segera menikah " ucap Rico pelan sambil menggenggam tangan Selena dengan pelan .
" kau kau serius dengan apa yang baru saja kau katakan Rico ? " tanya Selena tergagap .
" tentu saja aku serius !! aku sudah memikirkan ini berkali-kali bahkan ketika kita bertengkar terakhir kali di kantor Archie , Aku menyesal telah berkata kasar kepadamu sebelumnya sayang " jawab Rico dengan mata berkaca-kaca .
" oh Rico aku bahagia mendengar nya , tapi apa kau benar-benar tidak menyesal menikah dengan anak penjahat sepertiku ? " tanya Selena lirih sambil menundukkan wajahnya .
Melihat ekspresi Selena berubah membuat Rico perlahan membelai wajah wanita yang ada di sebelahnya itu , ia meraih tangan Selena dan menciumnya dengan mesra .
" Bukankah Archie sudah mengatakan sebelumnya , namamu sekarang adalah Selena Lumenta bukan Selena de Leon jadi kau bukanlah anak seorang penjahat sayang " ucap Rico pelan .
" aku tahu tapi aku tak bisa membayangkan bagaimana orang-orang akan menilai tentang diriku Rico " jawab Selena terbata .
__ADS_1
" tenanglah sayang itu semua akan diurus dengan baik oleh Archie namamu akan dibersihkan dari segala tuduhan yang telah menjerat mu selama bertahun-tahun ini " ucap Rico pelan mencoba menenangkan Selena .
" terima kasih sudah mau menerimaku dengan semua masa lalu yang telah aku lakukan dulu , aku berjanji akan menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak-anak kita kelak Rico " ucap Selena terbata-bata .
Rico dengan perlahan menyeka air mata yang membasahi wajah Selena , ia lega karena sudah mengatakan semua isi hatinya pada Selena .
Tak lama kemudian pintu kamar perawatan Riko terbuka dan masuklah Archie bersama dokter Frans disusul oleh Gustaf, dokter Frans mengatakan kalau kalau Rico sudah boleh pulang hari ini .
Mendengar perkataan dokter Frans membuat Rico bersemangat akan tetapi dokter Frans memberikan syarat agar Rico sementara waktu tinggal di rumah Archie agar ia bisa terus memantau kondisinya , Rico pun menyetujui syarat yang diberikan oleh sahabatnya itu .
Selena bersama kedua adiknya langsung merapikan barang-barang milik Riko supaya mereka bisa segera pulang menuju ke kediaman Archie bersama-sama .
" Kak apakah kita tidak apa-apa ikut pulang ke rumah tuan Durran ? " tanya Gracia pelan pada Selena di dalam mobil saat menuju ke rumah Archie .
" Tenanglah Grace , tuan Durran orang baik ia sudah seperti kakak kandung bagi Rico " jawab Selena dengan tersenyum mencoba untuk menenangkan sang adik .
" tapi nanti kalau kita di sana aku dan kak Carol akan tidur di mana kak ? " tanya Gracia polos .
" Rumah tuan Durran sangat besar Grace , disana banyak kamar kosong jadi tenanglah " jawab Selena sambil mencubit hidung adik kembarnya yang menggemaskan itu .
Gracia pun memeluk Selana dengan erat , ia tak mau berjauhan lagi dengan kakaknya itu . Di kursi belakang Carolina duduk tanpa berbicara sepatah katapun , pikirannya sedang melayang-layang mengingat apa yang sudah ia baca tadi dirumah sakit .
Tak lama kemudian iring-iringan mobil Archie akhirnya sampai di kediamannya , Archie turun dengan mendorong kursi roda dimana Rico duduk diikuti Selena dan dua adik kembarnya dibelakang . Dokter Frans nampak sibuk mengeluarkan peralatan dan obat-obatan miliknya dibantu Gustaf .
" jangan macam-macam Rico !! anakku tendangan yang sudah sangat kuat aku khawatir lukamu akan bertambah parah jika terkena tendangan Arthur " ucap Archie dingin melarang Rico menggendong baby Arthur .
" Aku rindu padanya bos " protes Rico dengan kesal .
" ini demi kebaikanmu sendiri Rico atau kau justru lebih senang terus-terusan berada di atas kursi roda seperti ini kah ? " tanya Archie ketus .
" Baik bos aku mengerti " jawab Rico mengalah .
Sasa tersenyum melihat pertengkaran Archie dan Rico ia kemudian mengarahkan baby Arthur ke arah wajah Rico supaya Rico bisa mencium wajah anak tampannya itu .
" Ayo Rico masuklah ke kamarmu kau butuh istirahat sekarang " ucap dokter Frans tiba-tiba .
" Ok " sahut Rico cepat .
Dokter Frans pun akhirnya mendorong kursi roda rico menuju kamarnya yang ada di lantai satu , tak lama kemudian ia keluar bersama Gustaf meninggalkan Rico bersama Selena .
" Frans tunjukkanlah kamar untuk Carolina dan Gracia " ucap Archie pelan memberikan tugas lain untuk dokter Frans .
__ADS_1
" Ok bos " jawab dokter Frans cepat .
" Ayo ikuti aku " ucap dokter Frans mengajak Carolina dan Gracia berjalan menuju kamar yang akan mereka tiduri malam ini
Carolina berjalan dengan perasaan yang berkecamuk ia tak berani menatap wajah dokter Frans , tulisan yang ia baca sebelumnya sangat teringat di dalam memory otaknya .
" Gracia ini kamarmu " ucap dokter Frans pelan ketika menunjukkan kamar pertama .
" Dan kamar mu ada di depan sana Carol " imbuh dokter Frans sambil menunjuk ke arah kamar yang ada di ujung lorong .
Gracia dan Carolina mengangguk pelan , mereka kemudian masuk kekamar masing-masing seperti yang sudah ditunjukkan oleh dokter Frans sebelumnya untuk beristirahat sebentar sambil menunggu waktu makan malam tiba .
Akhirnya waktu makan malam pun tiba semua orang yang ada di rumah Archie pun ikut makan dan berkumpul bersama di ruang makan , suasana hangat sangat terasa di ruang makan keluarga kecil Archie . Gracia dan Carolina yang belum pernah merasakan masakan Sasa langsung memuji masakan sang nyonya rumah ketika pertama kali mencoba makanan yang sudah dibuat nya .
" Masuklah ke kamar kak , Rico membutuhkanmu " bisik Sasa pelan ketika Selena berusaha membantunya merapikan meja makan .
" Dia sedang tidur Sa " jawab Selena singkat .
" Kakak kan juga masih perlu banyak istirahat jadi tinggalkan saja semua ini aku bisa merapikannya sendiri " ucap Sasa mencoba mengingatkan Selana tentang kondisinya .
" Baiklah aku tinggal ya " sahut Selena pelan .
Sasa menganggukan kepalanya pelan merespon perkataan Selena , ia kemudian meneruskan sisa pekerjaannya dibantu para pelayan .
" Ayo tidur sayang hari sudah malam kau pasti sudah sangat lelah setelah tadi sore memasak begitu banyak makanan " bisik Archie pelan sambil merangkul perut Sasa dari belakang .
" Apakah semua orang sudah masuk ke kamarnya masing-masing mas ? " tanya Sasa pelan .
" Iya mereka semua sudah masuk ke kamarnya masing-masing " jawab Archie sambil tersenyum.
Sasa pun mengangguk lalu ia dan sang suami berjalan menuju kamar mereka yang ada di lantai dua , Sasa ingin segera membersihkan tubuhnya sebelum tidur .
Saat semua orang sudah tertidur di kamar mandi yang ada di kamar paling ujung terdengar suara gemericik air dari shower yang menyala dan di bawah shower itu terdapat sepasang manusia yang tengah bercumbu .
" Stop Frans akh aku mohon " ucap Carolina pelan saat dokter Frans sudah menyentuh tubuh sintalnya dibawah guyuran air .
" Aku sudah bilang malam ini kau akan jadi milikku Carol " bisik dokter Frans dengan suara yang berat .
" Frans please stop ouch.. akhhh ....
🌼 Bersambung 🌼
__ADS_1
Jangan lupa like dan komentar ya kakak-kakak . Terima kasih🌹