Faith

Faith
Kamar townhouse


__ADS_3

Sudah tiga hari Sasa kembali ke rumahnya dijakarta , Archie pun sudah kembali masuk kantor bersama Rico dan team baru buatan Gustaf . Sasa sebenarnya ingin ikut Gusti ke solo tapi Archie masih sibuk dan sedang mengusahakan waktu yang tepat untuk pulang ke solo , Sasa tak berani berdebat dengan Archie untuk masalah itu .


Baby Arthur sepertinya sudah bisa menyesuaikan diri dengan cuaca panas di Jakarta , ruam merah di pipinya bahkan sudah hilang dan karena itu juga salah satu alasan Archie untuk tidak terburu-buru membawa baby Arthur ke Solo ia tak mau terjadi hal yang tak diinginkan menimpa anak kesayangannya itu .


Saat Archie akan berangkat kerja dipagi hari Sasa akan mengantar Archie sampai depan pintu gerbang karena Archie masih belum mau berpisah dengan anaknya walau cuma setengah hari pun , setelah Archie berangkat ke kantor Sasa bermain dengan anaknya dikamar bermain yang sudah Archie design khusus untuk baby Arthur .


" aku benar-benar sudah seperti ibu rumah tangga sekarang " ucap Sasa lirih sambil menatap baby Arthur yang tertawa karena bermain dengan beberapa mainan yang tergantung di baby bouncernya .


Dalam hati kecil Sasa masih tersimpan keinginan untuk bisa melanjutkan kuliahnya akan tetapi ia yakin Archie pasti tak akan mengijinkannya jika dilihat dari sifat posesif Archie yang berlebihan pada dirinya dan baby Arthur . Sasa masih punya janji dengan sang ibu bahwa ia harus menyelesaikan kuliahnya ditambah lagi usianya yang belum genap dua puluh tahun membuat rasa ingin duduk di bangku perkuliahan datang lagi .


drrttt


Bunyi notifikasi whatsApp masuk di ponsel Sasa


Arc :


honey , i Miss both of you


Sasa :


kan baru setengah jam ikh


Arc :


i don't know what happen with me ☹️


Sasa :


akh gombal , malez !!!


Arc :


I am seriously my love


Sasa :


akh gak percaya pasti ada sesuatu ya kan ?!


Arc :


no , aku akan meminta Rico pulang menjemput kalian jadi kau siap-siap sayang dan aku tak suka dibantah .


Sasa :


demi apa aku sama Arthur harus ikut kekantor juga ??


Arc :

__ADS_1


sudah ya sayang aku harus meeting lebih baik kau dan Arthur siap-siap , Rico sudah dalam perjalanan .


Sasa meletakkan ponselnya diatas nakas dengan sedikit rasa kesal , Archie benar-benar tak membuatnya bisa bernafas lega . Karena tak ingin ribut akhirnya Sasa mengalah dan lebih menuruti kemauan suaminya yang sedikit aneh itu . Sasa memasukan perlengkapan baby Arthur ke dalam tas khusus dan selesai mengganti pakaian anak tampannya itu .


Tak lama kemudian terdengar suara Rico di ruang tamu Sasa pun keluar dengan menggendong baby Arthur dan membawa tas perlengkapan sontak Rico langsung berlari dan mengambil alih tas hitam itu dari Sasa .


Rico membawa mobilnya dengan pelan karena ada baby Arthur , sepanjang perjalanan Sasa terus mengoceh pada Rico memprotes kenapa ia dan anaknya juga harus ikut menemani Archie bekerja sedang Rico hanya tersenyum simpul menjadi pendengar yang baik bagi Sasa .


" ayo turun tasnya biar aku yang bawa " ucap Rico pada Sasa ketika mobilnya sudah sampai di parkir bawah tanah di kantor Archie.


" heiii anak ibu bobok si.. ayo sayang bangun ayo kita ke ayah " bisik Sasa pelan pada baby Arthur yang terlihat pulas itu .


Baby Arthur tak membuka matanya mendengar ibunya memanggil namanya hal itu justru membuatnya makin menggemaskan . Akhirnya Sasa memilih untuk menggendong pelan anaknya supaya baby Arthur tak bangun . Rico hanya tersenyum melihat Sasa memperlakukan baby Arthur .


Beberapa karyawan baru nampak aneh ketika melihat wakil direktur mereka datang dengan seorang wanita muda yang membawa baby bule tampan , sejak kepindahan Archie ke Kanada management nampak merekrut banyak karyawan baru jadi banyak yang belum mengenal Sasa .


" kenapa mereka memperlihatkan aku seperti itu " bisik Sasa pelan pada Rico ketika berjalan menuju lift pribadi milik Archie .


" sudah lah tak usah dipikir mereka hanya karyawan baru " jawab Rico santai sambil memencet lift .


" tapi tatapan mereka membuatku risih " ucap Sasa pelan sambil masuk kedalam lift .


Rico hanya tersenyum kuda mendengar perkataan istri bosnya itu , sejak dulu Sasa memang tak pernah berubah ia masih selalu memikirkan perasaan orang lain .


Sasa mencoba menenangkan baby Arthur yang nampak kaget ketika ada di dalam lift , tangisannya terdengar keras sekali Sasa bingung sepertinya anaknya sedang lapar dan tidak mungkin ia memberi makan baby Arthur di dalam lift bersama dengan Rico pula . Jadi ia hanya bisa menenangkan anaknya dengan menepuk-nepuk pelan bokong anaknya berharap supaya tangisan anaknya berhenti .


Archie dengan cepat menyambut kedatangan anak dan istrinya itu , ia langsung meninggalkan pekerjaannya dimeja . Kehadiran baby Arthur membawa energi baru bagi Archie .


" kenapa masih menangis sayang ? ini ayah " ucap Archie pelan sambil berusaha memenangkan baby Arthur .


" dia lapar mas " jawab Sasa pelan sambil membuka tas yang diletakkan di sofa oleh Rico , Sasa mencari cover untuk persiapan mengasihi baby Arthur .


" sayang kau beri makan Arthur dikamar sebelah saja " perintah Archie cepat ketika menyadari Sasa bersiap mengasihi baby Arthur di sofa .


" kamar ? " tanya Sasa bingung .


" coba buka pintu disebelahmu itu " ucap Archie sambil tersenyum .


Dengan masih bingung Sasa membuka pintu disebelah sofa yang ia ingat adalah ruangan kerja Rico tapi ia terkejut ketika melihat isi ruangan itu , rupanya Archie sudah menyulap ruang kerja Rico menjadi sebuah kamar lengkap dengan ranjang , televisi , sofa , baby bouncer dan kursi yang ia pesan khusus untuk tempat Sasa mengasihi baby Arthur .


" inii " pekik Sasa kaget .


" iya aku sudah mengubahnya , jadi kau tak perlu khawatir jika aku minta datang kekantor . Kau bisa dengan nyaman istirahat dan mengasihi Arthur didalam " ucap Archie dengan senyum indahnya .


" lalu rico ? inikan ruang kerja Rico " tanya Sasa bingung .


" aku disana nyonya " jawab Rico sambil menunjuk sebuah ruangan yang tadinya adalah tempat meeting kini sudah di sulap menjadi ruang kerja Rico yang ada di dekat pantry .

__ADS_1


" mass " gumam Sasa pelan , ia merasa senang melihat hasil kerja suaminya .


" sudah-sudah nanti saja bilang terima kasihnya ,ini Arthur sudah lapar sekali " ucap Archie cepat sambil menyerahkan baby Arthur pada Sasa .


Sasa dengan cepat menerima anaknya lalu berjalan cepat masuk kedalam kamar baru yang Archie buat khusus untuk dirinya itu , Archie tersenyum melihat Sasa puas akan kejutan kecil yang ia siapkan itu .


" aku sepertinya harus mencontoh tindakan mu bos " goda Rico pada Archie .


" makanya cepat menikah !!! " ucap Archie sambil membuka berkas yang ada dimeja .


" iya nanti gampang itu bos " jawab Rico sambil terkekeh .


" ya ya ,,, semoga kau cepat dapat perempuan baik-baik " cibir Archie pelan .


Rico hanya bisa tersenyum seperti orang bodoh mendengar perkataan Archie , ia belum siap untuk menikah karena baginya menikah adalah suatu pengekangan modern bagi pria dan wanita yang saling mencintai . Mereka berdua lalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing .


Sementara itu di dalam kamar Sasa dengan santai mengasihi baby Arthur sambil melihat pemandangan kota Jakarta dari dalam kamar itu , Archie benar-benar menyulap kamar itu menjadi sebuah ruangan yang sangat enak dan nyaman ketika dipakai untuk bersantai melepaskan lelah.


" bagaimana mungkin kau menyiapkan ranjang di kantor mu mas " ucap Sasa sambil tersenyum , baby Arthur nampak tertawa melihat Sasa tersenyum .


Ikatan anak dan ibu benar-benar kuat , bahkan baby Arthur bisa tau kalau Sasa dalam kondisi yang kurang sehat ia akan ikut menangis sepanjang hari begitupun sebaliknya , ketika melihat Sasa tertawa maka ia juga akan ikut tertawa .


" i love u Archie , im so lucky become your wife " bisik Sasa lembut sambil mencium pipi baby Arthur .


Dimeja kerjanya Archie tersenyum-senyum sendiri hingga membuat Rico kesal karena mereka sedang membahas proyek penting .


" serius sedikit bos !! " ucap Rico sambil memainkan laptop .


" aku serius Rico , aku hanya tertawa melihat tingkah istri dan anakku di dalam kamar itu " jawab Archie sambil menatap layar laptop .


" what do you means ? " tanya Rico bingung .


" aku sudah menginstal hidden kamera di kamar sebelah jadi aku bisa melihat dan mendengar suara mereka dari sini " jawab Archie bangga .


" you are crazy bos " ujar Rico tak percaya karena tau Archie bahkan sampai memasang kamera di kamar yang ada tepat disebelah ruangannya .


" yeah I'm crazy because both of them , I won't be able to stay away from them even if it's just one day " ucap Archie pelan .


Rico hanya mengeleng pelan mendengar perkataan Archie , ia tau kalau Archie memang sangat menyayangi Sasa dan anaknya .


" aku akan membahagiakan kalian berdua selamanya ....." ucap Archie pelan sambil menyentuh layar laptop yang menampilkan video Sasa dan baby Arthur di dalam kamar .


to be continued ❤️


Ini adalah kamar baru Sasa di kantor Archie .


__ADS_1


__ADS_2