
Saat semua orang tengah menikmati pancake buatan Selena tiba-tiba terdengar suara ketukan di pintu dari luar , Selena berjalan menuju pintu untuk mencari tau siapa yang bertamu . Gelas yang sedang ia bawa tiba-tiba terjatuh ke lantai ketika melihat sosok yang baru dilihatnya itu , seorang tamu yang tak diundang dan diharapkan kedatangannya .
" apa maumu !!! " jerit Selena dengan suara yang cukup keras sehingga mampu didengar oleh Rico , Gustaf dan dokter Frans yang tengah duduk di sofa .
Rico seketika menghentikan makannya dan berjalan mendekati Selena di dekat pintu masuk karena merasa penasaran setelah mendengar jeritan Selena .
" siapa yang .....
" hallo calon menantuku !!! " ucap Alexander Del Leon cepat memotong perkataan Rico .
" apa seperti ini sambutan untuk ayah mertuamu ? " tanya Alexander Del Leon lagi .
" pergi kau !! " pekik Selena dengan emosi .
Alexander Del Leon hanya tersenyum mendengar putrinya mengusirnya , ia justru makin melangkah masuk ke dalam apartemen Rico melewati pecahan gelas yang dijatuhkan oleh Selena sebelumnya. Pria tua itu duduk di sofa didepan televisi tanpa rasa malu sama sekali .
Selena yang marah pada ayahnya masih tak bisa menerima kehadiran sang ayah di tempat tinggal barunya itu , Rico membelai rambut Selena untuk menenangkan kekasihnya itu . Ia pun mengajak Selena masuk setelah menyingkirkan pecahan gelas dibawah kaki Selena .
Gustaf dan dokter Frans yang sedang makan juga sudah kehilangan nafsu makannya mereka ikut bergabung dibelakang Rico dan Selena di depan televisi menatap Alexander Del Leon yang duduk tanpa rasa bersalah .
" apa maumu tuan Alexander Del Leon ? bukankah bos kami bilang acara pernikahan Rico dan Selena akan diatur oleh pihak kami " ucap Gustaf membuka pembicaraan .
" aku bukan hanya datang untuk membahas pernikahan putriku tapi juga untuk putri yang lain " jawab Alexander Del Leon sambil memainkan ponselnya .
" maksudmu ? " tanya Rico penuh emosi .
Alexander Del Leon mengangkat wajahnya dan tersenyum , ia lalu menatap wajah Gustaf dan dokter Frans secara bergantian sambil tersenyum penuh kemenangan .
" Carolina dan Gracia Lumenta kalian berdua pasti mengenalnya bukan " tanya Alexander Del Leon pada Gustaf dan dokter Frans secara bergantian .
Deg
Deg
Jantung semua orang yang ada diruang tamu milik Rico berdetak dengan cepat kecuali Alexander Del Leon , wajah-wajah mereka pun memucat seketika .
" apa maksudmu daddy ? " tanya Selena tergagap .
" rupanya kau masih menganggap ku ayah Selena " jawab Alexander Del Leon sinis .
" jangan berbelit-belit tuan Del Leon !! katakan apa maumu " hardik Rico sambil menggengam tangan Selena .
__ADS_1
" kalian sudah terlalu lama ikut Archie Durran untuk itu aku mau menawarkan kerja sama yang lebih menarik bagi kalian , akan kuberikan gadis-gadis itu pada kalian berdua jika kalian ikut denganku " ucap Alexander Del Leon sambil tersenyum penuh kemenangan .
Brak
Meja yang ada didepan mereka tiba-tiba dipukul dengan keras oleh Gustaf yang marah .
" jadi wanita yang ada di apartemenku saat ini adalah wanitamu Alexander !!! " teriak Gustaf penuh emosi .
" dan juga wanita yang datang ke kamar hotelmu dokter " imbuh Alexander Del Leon cepat .
" get lost !!!! " hardik Rico tiba-tiba .
" pergi dari rumahku sekarang juga !!! " ucap Rico mengulang perkataannya .
Alexander Del Leon langsung bangun dari kursinya dengan penuh emosi , wajahnya terlihat memerah menahan amarah . Ia merasa dihina oleh Rico .
" kalian akan menyesal menolak tawaranku !! " ucap Alexander Del Leon sambil berlalu .
Semua orang yang ada diruangan itu terdiam kecuali Selena yang tengah terisak ia merasa sangat bersalah karena rupanya ayahnya lah dalang dari semua kekacauan yang sebenarnya .
" aku akan datang ke rumah bos untuk minta maaf " ucap dokter Frans lirih sambil bangkit dari kursinya , ia menyadari kesalahannya telah menghianati kepercayaan Archie .
Rico hanya berdiri tanpa bicara melihat kepergian dua sahabatnya itu . Ia menghela nafas panjang lalu duduk dengan lemas di sofanya .
" aku kira hanya Frans yang diserang oleh Del Leon rupanya Gustaf pun juga sama , licik sekali pria tua itu menyerang dua sahabatku menggunakan wanita " ucap Rico sambil mengepalkan tangannya dengan kesal .
" apa yang harus kita lakukan sekarang " tanya Selena dengan terisak .
" kita harus bertemu bos dan menjelaskan dengan detail padanya , kita jelaskan kalau wanita yang menggangu Frans adalah kiriman ayahmu si brengsek Del Leon itu " jawab Rico sambil menatap tajam ke arah Selena .
" maafkan aku ... ini semua salahku seandainya aku tak mengganggumu mungkin dua sahabatmu itu tak diganggu juga oleh ayahku ...hikss...hiksss huuuu huuu " tangis Selena pun pecah , ia benar-benar merasa malu telah menjadi anak Alexander Del Leon .
Rico merasa iba melihat kekasihnya menangis dengan cepat ia memeluk Selena , ia sebenarnya tak menyalahkan Selena walau bagaimanapun Selena tak terlibat dalam rencana jahat Del Leon . Dengan perlahan Rico membelai rambut Selena , perasaan cintanya untuk Selena saat ini jauh lebih dalam dibanding perasaannya ketika berpacaran dengan gadis-gadis lain dimasa lalunya .
" dengarkan aku , kau tak bersalah ini semua adalah ulah ayahmu jadi kau tak ada hubungannya . Jangan bersedih lagi ya " bisik Rico pelan .
" huum " jawab Selena sambil terisak .
" ayo temui bos , dia harus tau semuanya lebih dulu dari kita sebelum ...
" aku sudah memberitahu Sasa tentang kondisi dokter Frans kemarin " ucap Selena cepat memotong perkataan Rico .
__ADS_1
" maaf Rico ... niatku hanya ingin membantu kalian , aku yakin Sasa akan membantu kita bicara pada Archie " imbuh Selena dengan suara lirih ia takut membuat Rico marah karena telah membocorkan rahasia kecil mereka mengenai dokter Frans yang tengah dimabuk asmara pada gadis yang diminta ditangkap oleh Archie .
" aku yakin tanpa kau memberitahu pada Sasa bos pasti sudah tau lebih dulu , aku hafal seorang Archie " ucap Rico mencoba menenangkan Selena , ia tau kalau niat Selana baik untuk menolongnya .
" aku mau kerumah Archie kau mau ikut ? " tanya Rico sambil tersenyum .
Selena dengan cepat mengangguk merespon ajakan Rico , ia langsung bangun dari duduknya dan berjalan cepat menuju kamar Rico yang sudah menjadi kamarnya juga itu . Selena berganti pakaian dan membawa tas kecil ditangannya , ia kemudian menggandeng tangan Rico yang sudah menunggunya di depan pintu .
Rico dan Selena kemudian pergi menuju basement , Selena sebenarnya agak merasa aneh ketika melihat Rico nampak membawa tas besar dan sebuah koper ketika keluar apartemen tapi ia tak mengambil pusing akan hal itu . Mereka pergi menggunakan taksi untuk menuju rumah Archie , akan tetapi ditengah jalan ia meminta supir taksi yang membawanya itu untuk pergi ke kantor Durran Internasional .
Tak lama kemudian Rico dan Selena sampai dikantor Archie saat mereka akan masuk ke dalam gedung tiba-tiba saja mereka menghentikan langkahnya ketika melihat taksi berhenti didepan kantor , tak lama kemudian keluar Gustaf dan dokter Frans yang sama-sama membawa tas dipundak dan sebuah koper sama seperti yang dibawa Rico .
" ayo masuk , bos pasti sudah menunggu kita " ucap Rico pelan mengajak dua sahabatnya itu naik .
Gustaf dan dokter Frans menganggukan kepalanya pelan lalu berjalan ke kantor , mereka hanya tersenyum tipis saat melihat penjagaan ketat telah terjadi di sekeliling kantor. Bahkan polisi bersenjata lengkap bersama anjing pelacak terlihat berjaga disekitar kantor Durran Internasional .
Langkah Rico bersama Gustaf dan dokter Frans terlihat kompak dan beraturan sementara Selena yang tau apa-apa nampak tak bisa membaca keadaan , ia hanya berusaha mengikuti langkah Rico di belakangnya .
Ceklek
Rico membuka pintu dengan perlahan untuk masuk ke dalam ruangan Archie .
" bos " sapa Rico penuh hormat ketika masuk ke dalam ruangan Archie disusul Gustaf dan dokter Frans .
Archie hanya tersenyum tipis ke arah tiga orang kepercayaannya itu sambil menggendong baby Arthur yang sedang tidur karena baru selesai makan ,dengan perlahan Archie memberikan baby Arthur kepada sang istri yang baru keluar dari kamar yang ada disebelah ruangan kantornya itu .
" kalian sudah menyadarinya ? " tanya Archie sambil tersenyum ke arah Rico ,Gustaf dan dokter Frans .
" sudah bos ... maafkan kami yang telat membaca situasi " jawab ketiganya kompak .
" apa maksud semua ini Rico " bisik Selena pelan dibelakang Rico .
Archie yang bisa mendengar pertanyaan Selena nampak tersenyum lebar , ia kemudian berjalan mendekat ke arah ketiga sahabatnya itu .
" satu ikan besar sudah masuk ke dalam perangkat Archie Durran " ucap Gustaf pelan menjawab pertanyaan Selena .
🌼 Bersambung 🌼
Jangan lupa like , komentar dan vote ya kakak-kakak . Terima kasih 🌹.
Nb : jangan lupa baca ~ Faith 2 ( bodyguard cantik )
__ADS_1