
Setelah Archie menyerahkan ponselnya pada sang istri ia lalu berjalan menuju ruang belajarnya tak lama kemudian ia keluar dengan menenteng laptop bergambar buah apel yang sudah digigit , ia tersenyum melihat Sasa sangat fokus melihat layar ponselnya yang berisi gambar-gambar Lumenta di Spanyol . Keluarga itu walau bisnisnya adalah jual beli jam mewah tapi bisnis utamanya adalah perdagangan narkoba di kawasan Eropa Utara dan itu bukan rahasia umum lagi , bisnis kotor seperti itu sudah menjadi hal lumrah bagi para mafia di Spanyol . Bahkan Carolina sempat terlihat beberapa kali menjadi sniper yang mengawal anak buahnya ketika sedang melakukan transaksi dalam jumlah jutaan dollar .
Begitu Archie mendapat informasi kalau orang yang ingin memasang bom di hotel adalah salah satu Lumenta ia langsung menghubungi salah satu petinggi interpol yang merupakan sahabat baiknya , dan hubungannya dengan petinggi interpol tak diketahui oleh ketiga orang terbaiknya itu . Jadi wajar kalau Rico , Gustaf dan dokter Frans tak tau apa-apa kalau Archie sudah bertindak sendiri .
" serius banget bu " bisik Archie pelan menggoda sang istri .
" ini Carolina ? keren sekali dia mas " ucap Sasa terkagum-kagum dengan foto Carolina yang tengah memegang McMillan TAC 50 di pegunungan daerah Spanyol .
Senapan satu ini bisa dibilang adalah salah satu favorit para tentara elit dunia. Alasannya McMillan TAC 50 punya sederet keunggulan yang sangar. Misalnya saja kemampuan bidiknya yang benar-benar akurat dan mampu melepaskan peluru dengan sangat cepat. Hal tersebut dibuktikan dengan sebuah rekor yang dicapai oleh seorang tentara yang berhasil membunuh target dengan jarak hampir 2,4 kilometer.
" mereka adalah iblis betina sayang " sahut Archie sambil duduk disebelah sang istri .
" mereka ? maksudnya apa mas ? " tanya Sasa cepat , ia tak suka dengan sebutan iblis betina yang Archie lontarkan .
" bayangkan saja demi keuntungan keluarganya dia menjalankan bisnis kotor seperti itu , pernah kah kau berfikir berapa banyak orang yang menderita karena kecanduan narkoba ? berapa banyak istri yang menjadi janda karena suaminya terbunuh ketika berbisnis barang haram itu lalu bagaimana dengan anak-anak mereka kalau orang tuanya hancur seperti itu " ucap Archie serius .
Deg
Deg
Jantung Sasa berasa seperti terkena sengatan listrik mendengar perkataan sang suami , matanya tiba-tiba memerah dengan air mata yang siap jatuh .
" masss..... "
Bug
Archie menarik tubuh Sasa jatuh ke dalam pelukannya sehingga membuat Sasa tak bisa menyelesaikan perkataannya , Archie tau suasana hati sang istri tak baik . Ia memeluk erat tubuh sang istri yang sedikit bergetar karena memikirkan perkataannya .
" tenang lah , aku tak akan membiarkan hal buruk seperti itu menyentuh Arthur !! aku akan pastikan hidupnya baik-baik saja sampai aku menutup mata suatu saat nanti " bisik Archie pelan .
" awwww sakittt " pekik Archie tiba-tiba saat merasakan perutnya dicubit oleh sang istri.
__ADS_1
" kenapa ? " tanya Archie bingung .
" mas tu kalau bicara yang bener , ngapain ngomong kaya tadi si Sasa ga suka !! " jawab Sasa dengan mata memerah .
Archie yang tak mengerti dengan maksud perkataan sang istri , ia mencoba mengingat kembali perkataannya yang sebelumnya . Ia kemudian tersenyum lebar ke arah sang istri setelah berhasil mengingat perkataannya .
" kita akan mengantar Arthur berbahagia dengan istrinya kelak , kita akan melihat cucu-cucu kita tumbuh besar sayang " ucap Archie pelan sambil tersenyum .
" iya mas hiks... hiks... jangan bicara yang aneh-aneh lagi Sasa ga bisa hidup tanpa mas Archie " sahut Sasa dengan terisak .
" lho lho kenapa jadi istriku yang sedih gimana si , tau gini mending tadi mas gak usah cerita tentang Lumenta ya " ucap Archie mencoba mencairkan suasana sembari mengangkat wajah sang istri untuk menyeka air mata yang membasahi wajah cantik sang istri .
Sasa memeluk kembali tubuh Archie dengan erat , ia menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami . Archie membelai rambut istrinya dengan pelan sambil perlahan mencium kening Sasa .
" mau tau lebih lanjut tentang Lumenta ? " tanya Archie pelan .
" kalau ga mau tau ya udah mas ga akan cerita lagi " imbuh Archie sambil tersenyum .
Archie tersenyum melihat tingkah kekanakan sang istri , ia kemudian menyalakan laptop yang tadi ia bawa . Tak lama kemudian sebuah video mulai berputar di laptop yang tadi dibawa oleh Archie , Sasa melihatnya dengan sangat serius . Beberapa kali ia mengelus dadanya dan menghela nafas panjang sementara Archie hanya tersenyum simpul melihat ekspresi sang istri .
" kenapa mengerikan sekali mas " ucap Sasa lirih .
" ya itulah kehidupan diluar sana yang sebenernya , orang akan berbuat apapun demi kepentingan perutnya masing-masing walau harus mengorbankan banyak orang " sahut Archie cepat .
" sasa beruntung punya mas " celetuk Sasa lirih .
" aku yang beruntung mendapatkanmu sayang " jawab Archie cepat sambil meraba pipi Sasa .
" lalu kenapa mas semalam nangis di perpustakaan ? " tanya Sasa tiba-tiba .
" mas nangis ? tau darimana ? atau jangan-jangan semalam kau mengintip mas di perpustakaan ya ...." goda Archie dengan nakal .
__ADS_1
" Sasa kebangun karena haus dan saat buka mata mas ga ada disebelah Sasa jadi Sasa cari dan secara ga sengaja Sasa liat mas diperpustakaan sedang memejamkan mata sambil menangis " ucap Sasa mencoba menjelaskan .
" mas itu terharu karena melihat Frans dan Gustaf jatuh cinta tapi mas juga sedih karena mereka jatuh cinta pada perempuan yang salah " jawab Archie memberikan penjelasan .
" waiitt !!! mas tau kalau Gustaf punya wanita juga ? " pekik Sasa kaget .
" ha ha ha mas bahkan tau kau tadi pagi buta pergi ke apartemennya bukan untuk memberikan gadis itu pakaian dalam " ucap Archie sambil tersenyum penuh arti .
Sasa membuka mulutnya dan membentuk huruf O mendengar perkataan sang suami yang tak masuk akal itu , ia tak percaya kalau suaminya tau dia pergi ke apartemen Gustaf .
" mas tau semuanya , dari awal pertemuan Gustaf dengan gadis itu di bar . Bambang sudah melaporkan padaku sejak pertama kali ia melihat Gustaf dan wanita itu di bar " ucap Archie mencoba menjelaskan .
" siapa Bambang ? " tanya Sasa cepat .
" dia adalah manager di bar milikku yang diurus oleh Rico selama ini " jawab Archie tanpa rasa bersalah .
" mas punya bar !!! " pekik Sasa kaget .
" nanti mas jelaskan tentang bar itu sekarang lebih baik jauhkan wanita-wanita itu dari Frans dan Gustaf sayang " sahut Archie cepat .
" wanita-wanita itu maksud mas apa " tanya Sasa kesal , ia merasa dipermainkan oleh sang suami yang telah memberikan informasi sepenggal-sepenggal padanya .
Bukannya menjawab pertanyaan dari sang istri , Archie justru kembali menunjukan sebuah foto yang ada di laptop miliknya pada Sasa . Dalam foto itu nampak beberapa orang wanita latin yang tengah berlatih menggunakan senjata di sebuah pegunungan yang terletak di daerah Sisilia , Itali yang menjadi pusat mafia terbesar . Setelah memperhatikan foto-foto itu selama hampir dua menit Sasa menjerit kecil begitu berhasil mengenali wajah-wajah yang tak asing di foto itu .
" jangan bilang gadis ini adalah Carolina Lumenta dan ....
" dan Gracia Lumenta saudara kembarnya " ucap Archie cepat memotong perkataan Sasa .
🌼 Bersambung 🌼
Jangan lupa like , komentar dan vote ya kakak-kakak . Terima kasih 🌹
__ADS_1