Faith

Faith
Senja terbaik


__ADS_3


aku kira dengan bersikap dingin akan membuatku mudah


tapi tidak seperti harapan ku ketika kumengenalmu



~ Yohan



" sudah hampir satu bulan aku tak melihat gadis itu nampak dikampus kenapa rasanya ada sesuatu yang aneh menggangguku padahal dia tak pernah ada di sekitarku selama ini " batin Yohan



diruang kelas nampak proff Yohan sedang melakukan absensi kehadiran pada para mahasiswa tentu saja kelas proff Yohan selalu di dominasi oleh para gadis .



" ok kelas sampai disini , harap kalian kumpulkan tugas dua hari lagi dari sekarang " tutup Yohan mengakhiri kelas .



sontak suara protes menggema merespon ucapan proff Yohan .



" Rahma bisa ikut saya keruangan ?" pinta Yohan .



Rahma membeku dua detik mendengar ucapan dosen nya " aih mak salah makan apa gue pagi ini " ucapnya dalam hati .



" mmm baik proff " jawab Rahma dengan senyum palsunya .



Gusti hanya melihat dari jauh proff itu menegur Rahma tanpa ingin tau Gusti melangkah kan kaki melewati Rahma yang masih kebingungan . Setiap pergantian pelajaran dimanfaatkan Gusti untuk mencoba mencari aktivitas yang mampu mengalihkan pikiran nya dari sasa .



Rahma berjalan dengan langkah yang berat saat berjalan masuk ke ruangan dosen favorit para mahasiswi .



tok tok


Rahma mengetuk pintu sopan



setelah mendapat ijin Rahma akhirnya masuk keruangan , terlihat tumpukan tugas para siswa mendominasi meja sang dosen .



" apa kau tau kenapa saya panggil kesini ?" ucap Yohan tenang .



" mmmm engga proff " jawab Rahma bingung .



" kau satu satunya teman yang selama hampir enam bulan lalu selalu mengekor farasya kemanapun tapi kenapa kau tidak tau kemana sahabatmu itu ada dimana saat ini ? " tanya Yohan dengan nada yang tinggi .



" sa saya memang sahabatnya proff tapi saya benar benar gak tau dimana sasa berada sasa menutup akses untuk melacak keberadaan nya , mulai dari nomor hp yang tidak aktif , lalu rumah yang sudah dijual oleh sasa , kemudian sasa juga mengdeactive semua account sosial medianya proff " jawab Rahma lirih .



deg deg


Yohan merasa ada sesuatu yang salah pada jantungnya , mendengar sasa sudah merencanakan sedetail itu membuatnya makin merasa sakit .



" oke kamu udah boleh keluar " perintah Yohan dingin .

__ADS_1



tanpa diminta dua kali Rahma segera meninggalkan ruangan dosen nya itu . Rahma menangkap ada suatu pertanyaan tersembunyi dari sang dosen yang tak dapat dimengerti olehnya . langkah Rahma terhenti ketika melihat sosok Gusti tengah merebahkan badannya di kursi tempat biasa Rahma dan Sasa bercengkrama .



" saa kalau lo ketemu gue akan buat perhitungan buat lo " batin rahma .



diruangan dosen Yohan masih termenung mencerna ucapan rahma . Dilihat nya map berisi data nama mahasiswa dan matanya berhenti di kertas biodata farasya , di foto sungguh farasya terlihat sangat cantik dengan menggunakan seragam abu abu dan rambut yang terurai panjang yang dihiasi bando warna pink membuat farasya makin memesona .




" eyang " teriak Gusti tak percaya .



nampak didepan apartemen Gusti ada kedua orang tuanya beserta kakek neneknya tengah duduk menunggu kedatangannya .



" ibu kenapa ndak telpon gusti kalau udah sampe !! " ucap Gusti terdengar panik , kemudian dengan cekatan dibukanya pintu apartemen dan langsung mengajak kakek neneknya masuk .



" Romo mu melarang ibunda melakukan itu nak " bela sang ibu .



" ehmm kami cuma mau berjalan jalan sebentar dijakarta bukan bermaksud menyusahkan mu nak " ucap Raden galih membela diri .



" kamarmu rapi untuk seorang anak laki-laki " potong sang nenek .



sementara Raden Panji nampak menatap kearah luar melalui jendela di balkon , tatapan senjanya menatap jauh . Pikiran nya sedang berjalan ditempat lain .



setelah selesai nampak Gusti kelelahan dan meminum air es dari kulkas untuk melegakan dahaga .



" swari pergi ke Prancis " ucap Raden Panji tiba tiba .



" pranciss " ulang Gusti terbata .



" ya setelah pertunangan kalian dibatalkan akhirnya dia memilih pergi kesana menyusul saudara sepupu nya yang menjadi model disana " terang sang ibu .



" aku membuatnya terluka bu " lirih Gusti mengingat kekasih yang tak dicintainya itu .



" bukan salahmu nak , Trunojoyo lah yang masih terlalu egosi " potong Raden Panji dengan nada tinggi.



Gusti merasa bersalah atas apa yang terjadi pada swari pasalnya selama ini dia merasa memberikan harapan palsu pada gadis itu , sejak dibangku sekolah Gusti selalu menemani dan membantu gadis itu disaat apapun .


" kuharap kau menemukan cintamu di negri cinta itu " ucap Gusti lirih .



akhirnya Gusti terlelap dalam buaian Dewi mimpi berharap bisa berjumpa dengan seorang wanita yang ia rindukan beberapa bulan ini .



ruangan kelas mendadak berubah menjadi dingin saat seorang petugas administrasi kemahasiswaan masuk saat kelas proff Yohan sedang berlangsung . proff Yohan menerima sebuah stop map warna hijau milik mahasiswa semester dua saat dibuka terbaca tulisan yang membuat ada gelombang aneh di dadanya .


tertulis bahwa farasya zalia mahasiswi semester dua jurusan teknik sipil telah mengajukan cuti selama satu semester .

__ADS_1



para siswa diruangan itu mendadak membisu melihat perubahan sikap sang dosen . Rasa penasaran menggelitik Gusti dengan keberanian yang tinggi Gusti segera keluar dan mengejar sang petugas administrasi .



" bapak lagi gak bercanda kan " tanya Gusti berulang ulang.



" nak mana mungkin saya bergurau , saya baru tau info itu juga baru tadi pagi " jawab sang petugas .



" maksud bapak ? "



" petugas yang memproses pengajuan cuti mahasiswa tadi pagi baru memberikan berkas atas nama farasya zalia kepada saya karena beliau akan cuti melahirkan " ucap nya kemudian berlalu meninggalkan Gusti yang masih mematung .



" lo gak sengaja ngehindar dari keluarga gue kan sa " lirih gusti .



saat Gusti kembali kekelas rupanya proff Yohan sudah mengakhiri mata kuliah , terlihat beberapa mahasiswa tingkat atas mulai keluar kembali ke ruangan mereka kembali .



" gustiiii bilang lo lagi becanda Ama gue " teriak rahma panik .



" gue ga ada waktu bercanda ama , kalo kamu lo ga percaya lo bisa tanya petugas administrasi atau lo tanya proff Yohan deh " jawab Gusti



" Sasa cuma cuti bentar kan ya nanti awal semester depan dia masuk lagi kan " tanya rahma terisak .



" kita bisa tau jawaban dari pertanyaan lo itu ke sasa " ucap Gusti kemudian berlalu meninggalkan Rahma yang masih betah duduk di kursi taman tempat favoritnya dengan sasa .



" Lo jahat sa , lo bilang akan membagikan suka dan duka ama gue tapi ini apa ... ucap Rahma kesal .



Yohan menatap tajam ke berkas yang baru dia pegang tadi dikelas . Terlihat goresan tanda tangan sasa menghiasi surat pernyataan pengajuan cuti kuliah .



" sesulit inikah menyukai mu farasya .. " batin Yohan mengenang sasa .



dibagian dunia lain nampak jejak kaki terukir diatas pasir putih , jejak milik seorang gadis yang tengah menikmati senja di pantai . Seorang gadis berambut panjang menatap jauh ketengah lautan dengan tersenyum penuh arti .



" soniaa " teriak seorang laki laki .



sang empunya nama kemudian berbalik dan tersenyum seraya melambaikan tangan .



" Ray matahari disini lebih indah dari pada ditempat lain " ucap sang gadis terdengar pilu .





~•~ dimanakah farasya berada ? adakah yang tau


__ADS_1



__ADS_2