Faith

Faith
Penculikan Sasa


__ADS_3

Sudah hampir dua bulan Sasa tinggal di Canada , sebenarnya Sasa tak nyaman disekitarnya banyak pengawal Archie . Apalagi mereka adalah laki-laki hal itu membuat Sasa merasa risih karena itulah Archie akhirnya juga merekrut sepuluh pengawal wanita yang sudah ahli dalam bidang beda diri .


Usia kehamilan Sasa menginjak usia tujuh bulan yang membuat Archie harus ekstra hati-hati menjaga Sasa apalagi Sasa masih suka berlarian di taman untuk bermain dengan dua ekor puma milik Archie , awalnya Sasa takut ketika melihat dua kucing besar itu


akan tetapi lama-lama ketakutannya hilang saat Archie mengatakan bahwa puma miliknya sudah sangat jinak bahkan lebih terlihat seperti seekor kucing dari pada hewan buas . Archie mengadopsi dua ekor puma yang baru berumur lima hari itu ketika ia menemukan pedagang ilegal sedang mencoba menyelundupkan hewan-hewan buas ke Mexico , kini dua hewan liar itu sudah sangat jinak dengan Archie walau sudah hampir dua tahun tak bertemu Archie karena ia tinggal di Indonesia bersama Sasa .


" kenapa suara purring mereka kaya kucing ya mas " tanya Sasa pada Archie ketika sedang menggaruk-garuk perut Hercules si puma jantan .


" karena mereka satu keturunan dengan kucing sayang hanya saja kucing dikutuk oleh dewa jadi ga bisa besar " jawab Archie konyol .


" akh malez tanya sama mas , ngeselin !!! Xena come to mommy " teriak Sasa memanggil puma betina yang masih bermain bersama Archie.


Seolah mengerti akan panggilan Sasa kucing besar itu langsung berjalan mendekati Sasa yang sedang bermain dengan pasangannya . Jadilah Sasa bermain-main sendirian dengan dua ekor predator mematikan di alam liar itu , karena Archie masih khawatir akhirnya ia mendekati Sasa untuk berjaga-jaga karena walau bagaimanapun puma yang sudah jinak itu tetaplah hewan buas dan Archie tak mau mengambil resiko akan hal-hal buruk terjadi .


" bos aku tau kenapa kau tunduk pada istrimu , dua ekor peliharaan mu saja bisa tunduk padanya " bisik Rico pelan pada Archie .


Archie hanya tersenyum mendengar ucapan Rico sementara itu dokter Frans dan Gustaf beserta orang-orang kepercayaan Archie terlihat berusaha menahan tawanya .


" kalau kalian menikah nanti kalian akan sepertiku lihat saja nanti " ucap Archie dingin .


" hahahah "


Tawa Rico , dokter Frans dan Gustaf akhirnya pecah mendengar pembelaan dari Archie dan membuat Sasa penasaran karena melihat para lelaki yang ada disekitarnya tengah tertawa lepas .


" ngetawain apa kok seru banget kelihatannya " tanya Sasa yang tiba-tiba sudah berdiri didekat Archie sementara dua ekor puma itu terlihat bergelayut diantara dua kaki Sasa .


" tidak ada nyonya , hanya joke biasa " jawab Rico gugup .


" akh kalian tu sama aja , gak pandai berbohong " ucap Sasa singkat matanya melirik tajam ke arah Archie .


" bukan aku sayang !!! mereka lah yang mulai " pekik Archie tiba-tiba karena merasa Sasa marah .


Sasa terdiam mendengar perkataan Archie tiba-tiba ia teringat akan sesuatu hal yang aneh menurutnya yang terjadi beberapa hari yang lalu .


" mas Sasa mau cerita sesuatu " ucap Sasa serius .


" kenapa sayang ? " tanya Archie dengan tersenyum .


" tiga hari lalu saat Sasa main sama Xena di pojokan kolam air dekat pagar itu tiba-tiba Hercules mengaum mas , karena Sasa takut akhirnya Sasa ajak Xena dan Hercules masuk walauoun Hercules susah banget diajak masuknya kemarin tu " jawab Sasa mengingat peristiwa yang ia alami .


" dimana??? " jerit Rico tiba-tiba .


" disana " jawab Sasa sambil menunjuk arah tempat ia bermain dengan dua kucing besarnya itu .


Mata Rico mengikuti arah yang Sasa tunjukan ia kemudian langsung berlari lalu diikuti oleh Gustaf dan beberapa bodyguard lainnya , hanya dokter Frans yang masih berdiri bersama Archie dan Sasa di taman .


" ada apa mas ? kok pada lari-larian ? " tanya Sasa heran .


" gpp.. ayo masuk yuk , istirahat udah terlalu lama kita main diluar " ucap Archie sambil mengajak Sasa masuk sementara dokter Frans terlihat menarik tali dua ekor puma milik Archie itu untuk ikut masuk ke dalam rumah .


Archie memberikan kode pada anak buahnya lalu dengan cepat mereka menutup pintu rumah dan banyak yang terlihat mengambil senjata dari ruang penyimpanan senjata di dekat tangga , Sasa yang kebingungan hanya bisa diam karena takut menambah masalah .


" ikut mas ayo " ajak Archie pada Sasa .


" kemana ? " tanya Sasa bingung karena ia sudah ada didalam rumah kemana lagi Archie akan mengajaknya pergi .


Sasa masuk kesebuah ruangan yang ternyata mempunyai pintu rahasia bawah tanah yang mempunyai ruangan yang cukup besar , Archie terus mengajak Sasa berjalan masuk ke ruangan bawah tanah itu sampai akhirnya tiba disebuah anak tangga yang menuju kesebuah pintu diatas . Saat dibuka ternyata itu adalah sebuah pintu rahasia yang menuju sebuah kantor polisi yang ada didekat mansion Archie. Melihat Archie keluar dari pintu rahasia itu para polisi terlihat memberi hormat pada Archie dan Sasa yang terlihat kelelahan .


" duduk disini sebentar nyonya " ucap seorang polisi pada Sasa .


" terima kasih " jawab Sasa ramah ia masih kebingungan atas apa yang terjadi .


Archie kemudian berbicara dengan para polisi itu menggunakan bahasa Perancis yang sama sekali tak Sasa mengerti , sesekali para polisi itu terlihat menganggukan kepalanya merespon perkataan Archie . Tak lama kemudian datanglah sebuah mobil polisi yang sangat tertutup dan meminta Archie , Sasa dan dokter Frans masuk . Setelah mereka masuk mobil itupun langsung pergi meninggalkan kantor polisi , Sasa yang tak mengerti apapun hanya bisa terdiam .


Mobil itu membawa Sasa ke Fairmont Le Château Frontenac Hotel tempat yang sangat ingin Sasa datangi , Sasa sangat terpesona ketika melihat desain hotel yang bergaya Perancis kuno dan terlihat sangat mewah . Archie membawa Sasa masuk ke kamar suit yang mempunyai keamanan paling bagus yang biasa ditempati oleh pejabat penting sekelas presiden dan perdana Mentri .

__ADS_1


" mas ada apa si ? Sasa ga ngerti kenapa kita kesini aja harus lewat ruang rahasia trus ganti pakai mobil polisi segala !!! kita lagi ngehindarin siapa ? " tanya Sasa serius .


" Sasa bukan anak kecil !!! kasih tau mas , jangan buat Sasa terlihat paling bodoh disini " imbuh Sasa kesal karena pertanyaan pertamanya tak dijawab oleh Archie .


" dengarkan mas ya , mas akan cerita pelan-pelan dari awal " ucap Archie lirih .


Sasa terlihat serius menyimak cerita Archie dimana semua hal tentang Alexander ia ceritakan dari awal pertemuan mereka sampai penyerangan yang dilakukan Alex 5 tahun lalu . Sasa terlihat berulang kali menarik nafasnya dalam ketika Archie berbicara .


" tapi dia adikmu mas " ucap Sasa lirih


" ya !! tapi darah yang mengalir ditubuhnya diberikan oleh seorang pria paling jahat di kota ini " jawab Archie dingin .


" lalu bagaimana ? " tanya Sasa pelan .


" mas sudah berkoordinasi dengan petugas kepolisian untuk menangkap Alex dan Cassie sayang " jawab Archie menenangkan Sasa yang terlihat takut .


bug


Sasa memeluk erat Archie , ia takut terjadi hal buruk pada suaminya . Walau bagaimanapun Sasa tak ingin terjadi pertumpahan darah diantara dua saudara itu . Archie melepas pelukan Sasa ketika ia mendapatkan kabar penting dari Rico .


" mas tinggal sebentar , sayang diam-diam disini ya " pesan Archie pada Sasa ketika akan pergi bersama dokter Frans .


" huum " jawab Sasa pelan sambil mengangguk .


Archie kemudian pergi kembali kerumah nya ketika mengetahui bahwa Rico terluka akibat serangan Alex dan gengnya , para polisi juga sudah dihubungi oleh Archie untuk segera menuju mansion Archie .Saat Archie tiba bersama dengan dokter Frans dan anggota polisi yang lain terlihat Cassandra sudah terbujur kaku karena luka tembak bersama dengan anak buahnya sementara dari pihak Archie terlihat anak buah Archie hanya terluka tembak ringan di kaki dan bahu saya termasuk Rico yang terkena tembakan di kaki kirinya .


" Alexander sialan !!! dia benar-benar ingin menguji kesabaran ku " sengit Archie kesal ketika melihat Rico terluka .


" sorry kami tak berhasil menangkapnya , dia berhasil kabur bos " ucap Rico sambil meringis ketika merasakan luka dikakinya tengah di urus oleh dokter Frans .


" nope !!! kalian sudah sangat membantuku . Mungkin aku yang harus terjun langsung menangkap bajingan itu " jawab Archie dengan suara bergetar karena marah .


" biarkan pihak polisi yang menangkap mereka tuan " ucap seorang polisi muda disebelah Archie ikut berbicara .


" kalian yakin akan mendapatkan orang itu !! kalian tentu ingat apa yang ia lakukan padaku 5 tahun lalu bukan " ujar Archie pada petugas yang ada dihadapannya itu .


Archie pun sedikit tenang karena kini pihak berwenang ikut turun tangan dan ia berharap Alex akan segera ditangkap .Mata Archie menatap lurus pada jenasah Cassandra yang masih tergeletak di tanah .


" kalian urus jenasah Cassie bagaimana pun dia adalah orang yang pernah berjasa dalam hidupku " titah Archie pada anak buahnya .


" baik tuan !! " jawab mereka serentak .


" berikan pemakaman yang layak padanya " imbuh Archie terdengar sedih .


Mereka menganggukan kepalanya secara kompak lalu dengan cepat mengurus jenazah Cassandra . Dokter Frans menangkap Archie mengerluarkan air mata , ia pun berjalan mendekati Archie .


" ini sudah jalan hidupnya " ucap dokter Frans pelan .


" iya , aku hanya menyayangkan kenapa dia harus melakukan hal seperti ini . Mengikuti Alex hanya membawa pengaruh yang buruk padanya bahkan kini sampai merenggut nyawanya " jawab Archie lirih.


" dia yang memilih jalan hidupnya bro , lebih baik kini kita fokus pada Alexander saja " ucap dokter Frans memberi semangat .


Archie mengangguk pelan lalu berjalan menuju ambulance yang akan membawa Rico pergi , mata Archie terlihat menyipit ketika melihat ada beberapa orang berlarian dari arah gerbang menuju pada tempatnya berdiri .


" kalian bukankah manager di Fairmont Le Château Frontenac Hotel ? " tanya Archie pada ke enam orang yang ada dihadapannya .


" betul tuan , kami bekerja disana . sebelumnya mohon maaf tuan kami datang membawa kabar buruk " jawab seorang wanita dengan bahasa Prancis .


" ada apa ?" tanya dokter Frans ikut khawatir .


" nyonya Durran hilang !! kami menemukan ini dikamarnya " jawab seorang laki-laki paruh baya dengan terbata .


deg


deg

__ADS_1


deg


Jantung Archie berdetak lebih cepat mendengar perkataan laki-laki dihadapannya .


" apa maksud kalian !!!! " teriak Archie marah .


" bos " ucap Gustaf mencoba menenangkan Archie . Ia kemudian mengambil sebuah flashdisk pemberian orang hotel itu .


Gustaf memasang flashdisk itu di laptop dihadapan semua orang .


" hallo kakakku yang kaya ... ha ha ha apa kabarmu !!! pasti baik kan apalagi sebentar lagi kau akan jadi ayah hahah " terlihat Alexander direkaman itu sedang menarik rambut Sasa yang sedang ia sekap , dari rekaman itu terlihat pipi Sasa sobek mengerluarkan darah karena terkena tamparan Alexander .


" Sasa !!!! " teriak Archie dengan panik ketika melihat sang istri tengah disekap oleh Alexander .


" kalau kau ingin menyelamatkan istrimu yang sangat cantik ini temui aku seorang diri di rumah lama ibu tanpa ada polisi atau anak buahmu !!! karena kalau kau berani melanggar perintah ku kau akan mendapatkan paket istimewa berisi mayat istri dan anakmu diperutnya hahahah .... ttttttt " rekaman kemudian menjadi gambar gelap .


plak plak


Archie langsung menghajar petugas hotel yang ada dihadapannya dengan brutal yang akhirnya dipisahkan oleh dokter Frans dan petugas polisi .


" brengsek kerja kalian apa !!! kenapa hotel sebagus itu bisa kecolongan hahhhh " maki Archie dengan suara keras .


" kalau sampai terjadi sesuatu pada istriku aku akan pastikan kalian dan keluarga kalian akan membusuk di nerakaaa " teriak Archie dengan kesal .


" calm down bos , calm down !!! " ucap dokter Frans mencoba menenangkan Archie


prank


prank


Suara beberapa guci mewah yang pecah karena ditendang Archie


" Frans ... kau liat istriku kan dia menculik istriku Frans " teriak Archie kesetanan .


" i know , i see it .... tapi kau harus tenang untuk menghadapi Alexander , kau tak bisa seperti ini Archie !! ingat kita menyelamatkan istri dan anakmu " ucap dokter Frans lembut .


Beberapa anggota kepolisian nampak ikut masuk kedalam ruangan dimana Archie dan dokter Frans berada .


" kami siap membantu anda tuan " ucap seorang polisi yang sudah setengah baya .


" kau tak dengar apa yang bajingan itu katakan hah ?? dia tak mau aku berurusan dengan kalian , disana istriku jadi taruhannya " hardik Archie kesal .


" bos kita harus buat rencana yang matang " ucap Rico tiba-tiba yang ternyata tak jadi pergi ke rumah sakit .


" kau kenapa kembali !!! " jerit Archie kesal dan panik .


" dokter Frans bisa merawatku dirumah , dokter bisa kan mengerluarkan peluru ini disini ? " tanya Rico pada dokter Frans .


" yes i can do it " jawab dokter Frans dengan cepat , ia lalu mendorong kursi roda rico keruangan sebelah untuk melakukan operasi kecil pada kaki Rico .


Rumah Archie terlihat makin kacau tatkala teriakan Rico terdengar keras . Archie yang sedang kacau karena memikirkan Sasa pun harus tenang menunggu dokter Frans , bagaimanapun Rico sudah seperti adik kandung baginya . Tiga puluh menit kemudian dokter Frans keluar setelah menjahit luka Rico sementara Rico sedang terlelap karena efek bius .


" kita lakukan sesuai rencana " ucap Gustaf lirih pada Archie dan orang-orang yang ada dihadapannya dengan serius .


" apa kau yakin mau melakukannya Archie ? " tanya dokter Frans khawatir


" dia istriku Frans aku harus menyelamatkan sendiri , toh kalian sudah punya rencana yang matang kan !! aku tak perlu takut " jawab Archie tenang .


" baik pakai semua ini bos " ucap Gustaf seraya menyerahkan beberapa alat pada Archie .


Archie menakai alat mata-mata pemberian Gustaf dan memasang beberapa pistol kecil yang ia sembunyikan di tubuhnya . Pihak polisi pun sudah berkoordinasi dengan kepolisian didekat rumah orang tua Archie yang digunakan untuk menyekap Sasa , radius 100 meter dari TKP sudah dikosongkan .


" ayah tolong jaga Sasa disana , Archie akan menyelamatkannya sebentar lagi " ucap Archie lirih meminta bantuan lagi pada sang ayah mertua yang ia harap akan membantunya sekali lagi .


Archie menghapus air matanya yang keluar dari ujung netranya , ia harus kuat berhadapan dengan Alexander .

__ADS_1


" akan kubuat kau menyesal Alex karena berani menyentuh istriku " ucap Archie dalam hati yang sedang memacu mobilnya menuju tempat Sasa disekap .


__ADS_2