Faith

Faith
Kekecewaan Rico


__ADS_3

Setelah berhasil memarkirkan mobilnya dengan apik di area parkir Sasa lalu berjalan dengan sedikit terburu-buru karena sudah telat dari jadwal yang sudah disepakati sebelumnya , ia merasa tak enak kalau telat karena Sasa sendiri paling tak suka dengan orang yang suka mengulur-ulur waktu .


" kak , maaf telat " ucap Sasa meminta maaf pada Selena yang sudah berdiri untuk menyambutnya.


" its oke Sa , aku juga baru sampai kok " jawab Selena dengan tersenyum .


Setelah Sasa datang seorang pelayan datang membawa book menu mereka pun memilih makanan yang akan dipesan . Sasa memilih salmon salad karena ia sedang mengikuti petunjuk dokter Frans untuk menjaga keseimbangan gizi dan orange jus sebagai minumannya sementara Selena memilih salmon marsala yang terbuat dari salmon yang di grill setengah matang kemudian disiram dengan saos jamur blackpaper plus asparagus yang dibakar hingga memberikan aroma yang memikat dan segelas lemon water untuk pendamping makanan sehatnya itu .


Tak lama kemudian makanan yang dipesan Sasa dan Selena pun datang , mereka langsung menikmati makan siangnya sambil bercerita panjang lebar . Selena terlihat antusias ketika Sasa menceritakan baby Arthur , matanya berbinar-binar ketika Sasa bercerita tentang tingkah lucu baby delapan bulan itu .


" kenapa tak ada fotonya di ponselmu Sa , aku kan mau liat anakmu " sungut Selena ketika tau Sasa tak menunjukan foto baby Arthur padanya .


" maaf kak , aku lupa semua foto Arthur sudah aku pindahkan ke laptop kemarin . Jadi ponselku sekarang kosong tak ada foto siapapun kan , bahkan fotoku pun tak ada heheh " ucap Sasa sambil menutup mulutnya dengan tangannya .


" kau pasti upload ke media sosialmu kan ? " tanya Selena yang masih penasaran .


Mendengar perkataan terakhir Selena sontak membuat Sasa berkaca-kaca , Sasa mengingat media sosialnya yang berisi foto-foto kedua orang tuanya . Masa-masa indah bersama ayah dan ibunya setiap pergi piknik atau pergi bersama selalu Sasa upload ke media sosial .


" maafkan aku Sa aku tak tau kalau kedua orang tuamu sudah tak ada " ucap Selena mencoba menghibur , setelah Sasa bercerita tentang kedua orangtuanya .


" tak apa kak , kakak pun tak perlu minta maaf padaku aku hanya masih sedikit cengeng ketika mengingat mereka " sahut Sasa mencoba tersenyum .


Selena kemudian memeluk Sasa dengan erat , ia merasa nasibnya masih beruntung dari Sasa . Walau ayahnya selama ini selalu mengatur hidupnya setidaknya ia masih punya ayah tak seperti Sasa . Selesai makan siang Selena mengajak Sasa untuk berbelanja pakaian ia ingin melakukan girls day out seharian bersama Sasa , sejak pindah ke Indonesia Selena belum punya teman wanita jadi sejak bertemu dengan Sasa secara tak sengaja waktu itu membuatnya merasa senang .


Sasa melihat jam Cartier seharga mobil yang melingkar ditangannya ia masih mempunyai waktu satu jam lagi seperti yang sudah ia sepakati dengan Archie , ia pun setuju dengan ajakan Selena untuk membeli beberapa baju di butik mewah di mall grand Indonesia yang notabene adalah mall untuk kalangan elit itu .


Setelah berbelanja hampir satu jam akhirnya Sasa dan Selena pun sepakat untuk pulang kerumah masing-masing , Selena membawa tiga kantung belanjaan baju sementara Sasa justru hanya memberi baju untuk baby Arthur saja karena menurut Sasa baju-bajunya masih banyak yang belum tersentuh olehnya .


" kak good luck acara nanti malam ya " ucap Sasa ketika berpisah dengan Selena di basement mall .


" thanks dear , sebenarnya akan lebih menyenangkan jika kau bisa datang Sa " sahut Selena sambil memeluk Sasa .


" aku punya baby kak tak bisa ku tinggal malam-malam heheh ya sudah aku pulang ya kak , next time kita hang out lagi " ucap Sasa sambil mencari kunci mobilnya di tas .


Selena menganggukan kepalanya pelan lalu berjalan menuju mobilnya dimana sang supir sudah menunggunya , Sasa melambaikan tangannya ketika mobil Selena mulai berjalan meninggalkan area parkir . Setelah mobil Selena menghilang Sasa kemudian berjalan ke arah mobilnya untuk segera pulang , ia tau kalau Archie paling tak suka jika ia tak menepati janjinya .


Sasa memacu mobilnya meninggalkan area parkir mall menuju rumahnya , karena jalanan Jakarta yang sedang tak macet akhirnya Sasa sampai ke rumah dalam waktu tiga puluh menit . Sesampainya dirumah Sasa langsung mengambil alih sang anak yang sedang di asuh oleh bik Rani setelah ia mencuci tangan dan kedua kakinya . Bermain bersama baby Arthur membuat waktu terasa lebih cepat bagi Sasa , semua rasa lelahnya menghilang saat sedang tertawa bersama sang anak .


Saat sedang bermain dengan baby Arthur tiba-tiba ponselnya berdering karena Archie menelfonnya .


" iya mas " jawab Sasa pelan saat mengangkat telpon dari sang suami


" nanti malam ikut mas ya ke acara pesta teman bisnis , mas udah kirim beberapa orang ke rumah untuk membantumu bersiap " ucap Archie bersemangat .


" serius banget sampai kirim orang buat ngabantuin Sasa dandan ? akh ga usah mas Sasa bisa dandan sendiri kok " protes Sasa menolak ide Archie .


" jangan menolak sayang , mas mau tunjukkan ke semua orang istriku yang cantik ini .. sudah ya mas meeting dulu nanti mas pulang langsung jemput sayang lalu kita berangkat " ucap Archie pelan lalu menutup telponnya .


Sasa menghela nafas panjang sambil meletakkan ponselnya kembali , ia tak pernah berhasil tiap menolak ide berlebihan suaminya . Tak lama kemudian masuklah sebuah mobil asing di halaman rumah Sasa yang tak lain adalah seorang MUA dan seorang fashion stylist yang dibicarakan oleh Archie sebelumnya . Sasa berjalan menyambut kedua tamunya dengan ramah , ia kemudian mempersilahkan tamunya untuk masuk . Setelah berbincang selama sepuluh menit akhirnya Sasa mengajak dua orang tamunya naik kekamarnya untuk melakukan persiapan , Sasa memilih untuk mandi terlebih dahulu sebelum bersiap-siap .


Setelah Sasa selesai mandi dua orang profesional itu langsung melakukan tugasnya , Sasa benar-benar diperlakukan seperti seorang ratu . MUA yang diundang oleh Archie tak menghias wajah Sasa dengan make up berlebihan karena wajah Sasa sudah nampak apik dengan makeup tipis yang membuatnya terlihat anggun , setelah selesai make up Sasa berganti dress pesta yang terlihat sangat cantik berwarna peach yang mempunyai belahan tinggi sampai paha sehingga membuat Sasa merasa risih . Ia tak bisa menolak memakai baju itu karena menurut sang fashion stylist gaun pesta itu adalah pilihan Archie secara langsung .


" perfect !! " pekik dua orang profesional itu saat melihat Sasa sudah siap .

__ADS_1


" ini ga terlalu terbuka kan ? " tanya Sasa yang merasa risih karena bagian dada gaunnya membuatnya terlihat sangat seksi .


" no gaun ini terlihat sempurna terpasang di tubuh anda nyonya " jawab sang MUA yang terpesona melihat Sasa .


" ini terlalu menyeksi " protes Sasa lirih sambil mencoba menutup bagian dadanya


" aduh nyonya anda ini bagaimana si , ini sama sekali tak terlihat lagipula baju pesta anda ini sangat cantik dipakai anda " imbuh sang fashion stylist sambil memutar-mutar tubuh Sasa berkali-kali .


Sasa hanya bisa menatap lesu ke arah kaca , gaun pesta pilihan Archie memang terlihat cantik dan mewah karena harganya yang mahal tapi Sasa kurang suka dengan modelnya yang benar-benar menunjukan lekuk tubuhnya dan keindahan punggungnya apalagi bagian dada yang agak sedikit rendah membuat dua benda kesukaan Archie sedikit mengintip dan itu membuat Sasa merasa malu .


" amazing !!! " ucap Archie yang sudah berdiri di pintu yang membuat orang-orang kaget termasuk Sasa .


" mas ini ga terlalu terbuka kah ? " tanya Sasa protes .


" terbuka apa sayang ? terbuka kau tak pakai baju , ini sangat cantik ditubuhmu perfect mas suka " jawab Archie senang ia benar-benar terpesona dengan Sasa yang tampak seperti Dewi malam itu , karena selama ini Archie memang tak pernah melihat Sasa memakai gaun pesta karena Sasa selalu menolak jika diajak ke acara seperti itu .


" terima kasih , ini bayaran kalian " ucap Archie nampak puas lalu memberikan dua amplop yang berisi uang dollar pada dua orang MUA dan fashion stylist yang sudah membantu Sasa .


" kami yang berterima kasih tuan " jawab dua pria melambai itu berkali-kali pada Archie .


Mereka kemudian pergi diantar seorang pelayan yang menunggu di pintu kamar Sasa meninggalkan tuan dan nyonya rumah yang masih berdiri di depan kaca .


" aku tak percaya diri mas " ucap Sasa jujur .


" you are perfect to night honey , please don't do that oke " sahut Archie memberikan Sasa semangat .


Sasa mengangguk pelan dengan tersenyum , ia kemudian memegang lengan Archie untuk segera berangkat karena Rico pun sudah dalam perjalanan ke venue . Di dalam mobil Sasa berkali-kali merubah posisi duduknya karena gugup , Sasa benar-benar panik ia merasa takut berada diacara seperti itu . Archie menggenggam tangan Sasa dengan erat lalu menciumnya perlahan supaya Sasa tenang .


Tak begitu lama kemudian akhirnya Sasa dan Archie sudah tiba di tempat acara , saat Archie turun dari mobil banyak orang yang memperhatikan dirinya terutama para gadis yang terpesona padanya tapi begitu Archie membimbing Sasa turun dari mobil pandangan orang-orang langsung beralih ke sosok Sasa . Senyum bangga mengembang di wajah Archie , ia tau kalau istrinya menjadi spot light malam itu .


" jalannya pelan mas " ucap Sasa lirih , ia tak mau membuat kesalahan karena gaun yang dipakainya cukup menyulitkan Sasa untuk berjalan karena belahannya yang cukup tinggi hingga memperlihatkan kaki jenjang Sasa .


Sasa akhirnya duduk disebelah Archie dengan terus menggenggam tangan sang suami , ia merasa risih karena banyak pria yang mencuri pandang pada Sasa . Tak lama kemudian acara pun dimulai , tenyata acara makan malam itu adalah sebuah perayaan pesta ulang tahun seorang pebisnis dari Spanyol yang sedang mengembangkan bisnis di wilayah Asia yang merupakan partner Archie .


" malam ini cukup spesial karena ulang tahun saya akan dibarengi dengan pengumuman penting untuk putri saya " ucap tuan Alexander Del Leon sang tokoh utama di pesta .


" kemari anakku " panggil tuan Alexander pada putrinya yang berisi di belakang panggung .


Anak perempuan yang dipanggil oleh tuan Alexander kemudian naik ke panggung , jantung Rico terasa ingin copot dari rongga dadanya ketika melihat sosok perempuan yang berdiri disamping tuan Alexander.


" Selena " ucap Rico lirih yang masih mampu didengar Archie , ia nampak sangat shock melihat Selena muncul dihadapannya .


" aku berdiri disini karena ingin memberikan pengumuman penting bahwa putriku akan bertunangan dengan tuan Alfredo " ucap tuan Alexander lantang dan sontak disambut tepuk tangan semua hadirin .


" no Daddy aku tak mencintai tuan Alfredo !! dia seumuran daddy mana mungkin aku menikah dengan dia daddy " teriak Selena tiba-tiba yang sontak membuat semua hadirin kaget termasuk sang tuan Alfredo yang langsung pucat karena ditolak Selena di depan banyak orang .


" aku sudah punya pilihan !! dan pilihanku ada disini , dia lebih pantas untukku dari pada si tua itu " imbuh Selena sambil menangis .


" lancang kau Selena !! apa maksudmu !! " hardik tuan Alexander penuh emosi .


Selena menghapus air matanya lalu berjalan mendekat ke arah sang ayah yang berdiri di dekat Alfredo .


" aku tak mencintai temanmu daddy , tolong jangan jual aku " tangis Selena lirih begitu sampai dipelukan tuan Alexander .

__ADS_1


Melihat sang anak satu-satunya menangis membuat hati tuan Alexander luluh , perlahan ia membelai rambut panjang putri semata wayangnya .


" siapa yang kau suka ? dia ada disini ? " tanya tuan Alexander pelan .


Selena mengangguk pelan lalu mengajak sang ayah berjalan ke arah pinggirnya panggung.


" aku menyukai dia !!! " ucap Selena lantang sambil menunjuk ke arah Archie yang sedang melihat ke arah panggung yang sontak langsung membuat Archie dan Rico kaget .


" tuan Archie Durran ? " tanya tuan Alexander mempertegas perkataan Selana .


" iya daddy " jawab Selena tegas .


Selena menatap ke arah Archie dengan tersenyum ia tak melihat Rico yang duduk di dekat Archie karena tertutup hiasan lilin yang ada diatas meja .


Saat Selena akan berjalan ke arah Archie untuk mendekat tiba-tiba langkahnya terhenti karena melihat sosok perempuan yang ia kenal tengah berjalan ke arah Archie .


" sasa !!! " ucap Selena kaget .


Mendengar namanya dipanggil membuat Sasa menoleh ke arah Selena lalu tersenyum sambil melambaikan tangan memanggil Selena mendekat .


" kak ini suamiku " ucap Sasa memperkenalkan Archie pada Selena yang sudah ada didepannya


" suamimu ??? " tanya Selena kaget tak percaya , pria yang ia suka ternyata adalah suami dari teman baiknya yang baru ia kenal itu .


" anda istri tuan Archie ? " tanya tuan Alexander mengulang pertanyaan Selena .


" benar nama saya Farasya August " jawab Sasa mengulurkan tangan ke arah tuan Alexander memperkenalkan namanya secara resmi .


" seneng bertemu anda nyonya " ucap tuan Alexander terbata , ia merasa serba salah karena tadi putrinya terang-terangan menyatakan perasaannya pada Archie dan kini ia berhadapan langsung dengan istri sah dari Archie sosok pria yang disukai sang putri semata wayang .


Sasa merasa heran melihat ekspresi Selana dan ayahnya yang nampak sangat shock , Sasa yang baru dari restroom tak tau apapun termasuk ketika Selena menyatakan perasaannya pada Archie .Sasa berusaha meminta jawaban pada Archie yang hanya tersenyum tanpa berkata-kata .


" saya rasa anda sudah tau jawabannya kan nona Selena Del Leon " ucap Archie dingin sambil melingkarkan tangannya ke pinggang ramping Sasa .


" kalau begitu kami permisi tuan Alexander , terima kasih atas undangan pesta yang sangat luar biasa ini " imbuh Archie mencoba mencibir .


Archie kemudian mengambil clutch Sasa yang ada diatas meja lalu mengajak sang istri untuk pergi , walau sebenarnya Sasa masih terlihat bingung kenapa tiba-tiba diajak pulang padahal acara belum dimulai .


" ayo Rico !!! " teriak Archie lantang memanggil Rico yang sejak tadi terdiam disamping Archie .


Mendengar nama Rico disebut oleh Archie membuat Selena terhuyung dan hampir jatuh kalau tidak ditahan oleh sang ayah . Mata Selena menatap nanar ke arah Rico yang terlihat sangat marah itu .


" selamat atas ulang tahun anda tuan Del Leon dan pertunangan anda nona Selena " ucap Rico dingin sambil berlalu menyusul Archie dan Sasa .


Saat sudah sampai dekat pintu keluar Rico menghentikan langkahnya dan memutar tubuhnya dan kembali berjalan ke arah Selana berdiri .


" jangan jadi perusak rumah tangga orang nona Selena !!! karena sekali kau atau kalian mencoba mengusik ketenangan Archie dan istrinya kalian akan berhadapan denganku !!! " ucap Rico dingin didepan wajah Selena .


" aku tak akan segan membunuh orang yang berani menyakiti mereka !!! " imbuh Rico dengan suara lantang lalu berjalan pergi meninggalkan Selena dan ayahnya yang masih nampak kaget itu .


Rico berjalan dengan penuh emosi dan kecewa diwaktu bersamaan , saat sampai ke mobilnya Rico langsung memacu mobil mewahnya dengan kecepatan tinggi menyusul Archie yang sudah pergi terlebih dahulu .


arrrgghhhhh.....

__ADS_1


" i hate u Selena !!! " teriak Rico dengan kencang di dalam mobil sambil berkali -kali memukul setirnya .


💮 Bersambung ❤️


__ADS_2