
Sudah tiga hari Sasa bed rest selama itu pula anaknya diasuh oleh Archie yang dibantu oleh Rico dan selama itu juga kondisi rumahnya tiap hari terdengar teriakan tak jelas antara dua pria dewasa itu . Mereka bersikeras ingin merawat baby Arthur tanpa bantuan pelayan hingga membuat Sasa sedikit khawatir , kakinya belum terlalu sembuh jadi ia masih berbaring saja di ranjang menunggu benar-benar membaik . Para pelayan pun hanya bisa berdiri menatap penuh khawatir pada kedua pria yang sedang sok tau itu .
" kenapa pup Arthurr mmasih cair bboss ? " tanya Rico sambil menutup hidungnya menahan mual saat melihat Archie mengganti popok Arthur yang kotor terkena pup itu .
" ya karena dia masih bayi , kau bagaimana sii " jawab Archie jengkel karena sedari tadi Rico menggangu konsentrasi nya .
" kau tak jijik bos ? " tanya Rico lagi .
" brengsek kau Rico ....bik tolong lanjutkan ... huueekkk " Archie muntah-muntah karena sudah tak dapat menahan rasa mualnya saat mengganti popok baby Arthur .
Sebenarnya Archie sudah tak sesensitif dulu ia sudah membiasakan diri membantu Sasa saat mengganti popok baby Arthur tapi karena Rico dari tadi menggodanya akhirnya bentengnya roboh sampai membuat Archie kembali muntah-muntah karena mengganti pup baby Arthur yang berceceran di popoknya .
Melihat Archie muntah Rico pun muntah , jadilah dua pria yang masa lalunya pernah hidup dengan pertumpahan darah itu harus kalah gara-gara mengganti popok seorang bayi . Para pelayan pun terlihat cekikikan ketika melihat kedua tuan muda itu mengeluarkan isi perutnya dikamar mandi .
Sasa yang sudah bisa berjalan dan sedang duduk di sofa kamarnya merasa terganggu dengan suara Archie dan Rico yang sedang masih mengeluarkan isi perut , akhirnya ia turun dengan perlahan ke lantai satu sembari berpegangan pada dinding . Sasa langsung tertawa ketika melihat kondisi Archie dan Rico yang terlihat kacau itu , kedua mata mereka nampak memerah karena terlalu lama muntah . Archie yang masih sempoyongan langsung sadar ketika melihat Sasa sudah berdiri dihadapannya , dengan cepat ia berlari ke arah Sasa karena khawatir .
" heii bukankah Frank melarangmu untuk jalan-jalan sayang ? " tanya Archie lembut .
" gapapa mas udah ga sakit sama sekali kok , bosen tiduran dikamar mulu " jawab Sasa cepat .
" maafin mas ya ini gara-gara mas " ucap Archie penuh sesal .
" akh udah biasa mas , nanti Sasa maafin juga diulangin lagi kan ? " sindir Sasa dengan tatapan tajam pada Archie , ia pun berjalan ke kamar bermain baby Arthur yang sedang dijaga para pelayannya .
Archie masih mematung mendengar perkataan Sasa , ia tak menyangka Sasa akan berkata seperti itu . Rasa sesalnya makin dalam telah membuat istrinya terluka , Rico yang berdiri dibelakang Archie langsung maju kedepan untuk memberikan semangat pada Archie .
" ini baru permulaan bos , wanita itu punya daya ingat yang lebih hebat dari komputer . Ia akan ingat kejadian yang sudah terjadi sepuluh tahun lalu kalau suami pernah berbuat salah " bisik Rico pelan sambil menepuk pundak Archie lalu berjalan ke arah pantry untuk mengambil minum .
" maafin mas sayang " ucap Archie lirih sambil menatap ke dalam kamar baby Arthur dimana Sasa sedang menggendong putra semata wayangnya itu .
Archie pun memilih mengikuti Rico untuk ikut mengambil minum untuk menyegarkan tenggorokannya , mengurus baby Arthur benar-benar menguras tenaganya selama tiga hari ini lebih lelah daripada berolah raga . Saat sedang mengambil minum di kulkas Archie hanya tersenyum melihat Rico yang sedang terduduk dilantai sambil memegang sekaleng minuman soda , suara tawa pun terdengar dari dapur lagi saat dua sahabat itu saling menertawakan kebodohan masing-masing .
Karena sudah bisa bergerak akhirnya baby Arthur diambil alih lagi oleh Sasa , sejak bersama sang ibu baby Arthur terlihat lebih tenang dan kalem tak seperti waktu di urus ayah dan pamannya . Ada saja suara tangisan yang terdengar dari baby tampan itu hingga membuat ayah dan pamannya panik .
" hari sudah sore lebih baik kau siap-siap sayang ,biar Arthur diurus oleh bik Rani " ucap Archie lembut pada Sasa yang sedang duduk di sofa bersama baby Arthur .
" siap-siap kemana ? " tanya Sasa bingung .
" kita dinner diluar , family dinner " jawab Archie cepat sambil menggendong anaknya untuk diserahkan pada pelayannya.
Sasa bangkit dari Sofanya lalu berjalan ke kamarnya saat melihat baby Arthur sudah diasuh pelayannya untuk juga dimandikan dikamarnya sendiri , Sasa menatap Archie yang masih berbicara serius dengan Rico di depan ruang belajarnya sesekali Rico mengangguk-angguk merespon perkataan Archie .
Setelah hampir satu jam akhirnya Sasa selesai dengan riasannya , Sasa memakai sheath dress warna putih dengan keyhole yang membuat dia nampak seperti dewi yunani lengkap dengan kalung emas putih yang punya liontin huruf A double yang artinya Archie dan Arthur yang sengaja Sasa pesan disebuah toko perhiasan langganannya . Sasa memilih memakai flat shoes dari Christian Louboutin yang jarang ia pakai karena terlalu sayang memakai flat shoes edisi terbatas itu yang Archie pesan langsung dari Perancis , walau Archie selalu bersikeras kalau ia bisa membelikan sepatu yang lebih bagus dan mahal dari sepatu itu hingga terus memaksa Sasa untuk memakainya .
" sayangku .... " ucap Archie kaget ketika masuk kamar dan melihat Sasa yang selesai dandan .
" kenapa ? apa aku terlihat seperti tante-tante dengan dandanan seperti ini mas ? " tanya Sasa panik saat Archie memandanginya dari ujung rambut sampai ujung kakinya berulang-ulang.
Archie hanya diam mematung sambil terus menatap Sasa yang sudah panik itu , Archie seperti tersihir melihat istrinya menggunakan dress putih itu jantungnya berdetak lebih kencang saat melihat Sasa .
" mass !!!! " jerit Sasa jengkel karena suaminya malah terdiam tanpa menjawab pertanyaannya .
" ya udah Sasa ganti baju aja deh , kayanya ini ga pantes buat Sasa " gerutu Sasa sambil berjalan ke arah closet pakaian untuk mencari baju yang lain .
" no !!! you are perfect to night .. " ucap Archie cepat sambil menarik tangan Sasa , karena tak seimbang akhirnya Sasa jatuh di ranjang **** Archie yang memang menjadikan dirinya bantalan Sasa .
Belum hilang rasa kaget Sasa karena jatuh diranjang Archie langsung membalikkan tubuhnya hingga kini Archie yang **** Sasa dan langsung mencium bibir Sasa yang basah merona karena lip gloss itu , dengan nafas yang memburu Archie melumat bibir Sasa dan tangannya melakukan pekerjaan lainnya ditubuh Sasa lainnya . Sasa membalas ciuman Archie dan melingkarkan tangannya ke leher Archie sehingga membuat Archie makin bernafsu karena diberi lampu hijau oleh Sasa .
__ADS_1
Tok
Tok
" bos ayo ini Arthur sudah siap juga kau mau kita sampai jam berapa disana ? "
Teriak Rico dari balik pintu yang langsung menghentikan aktivitas suami istri yang sedang bermesraan itu .
" Rico brengsek !!! " umpat Archie jengkel karena masih on saat diganggu , nafasnya masih naik turun dengan wajah memerah .
" bukan salah Rico , ayo mas nanti kemalaman sampai sana " ucap Sasa sambil mendorong tubuh Archie menjauh darinya .
Archie hanya melipat wajahnya mendengar perkataan Sasa , ia memilih untuk tetap duduk di ranjang sambil melihat Sasa merapikan riasannya kembali didepan kaca , Sasa merapikan make up-nya yang berantakan karena ulah Archie . Sesekali Sasa melirik ke arah Archie yang terlihat sangat jengkel itu , setelah merapikan riasannya Sasa berjalan dan duduk diranjang menatap Archie yang masih membuang wajahnya itu .
" ayo yuk kasihan Rico udah nunggu mas " ucap Sasa lembut sambil menyentuh tangan Archie yang ia lipat di dada .
" yuk mass ... " ajak Sasa mengulangi perkataannya karena melihat Archie masih tak bergeming dari ranjang besar itu .
" gimana mau pergi kalau si kecil masih belum bisa aku tidurkan lagi " jawab Archie dengan nada kesal .
" si kecil ? " tanya Sasa sambil memiringkan kepalanya karena tak mengerti dengan perkataan Archie .
Archie langsung memegang wajah Sasa dan mengarahkan pandangan nya ke arah tubuh bawah Archie yang sudah mengeras itu , Sasa hanya tersenyum sambil menggigit bibirnya karena gemas melihat Archie seperti itu .
" kau harusnya tanggung jawab karena sudah membangunkannya sesore ini sayang " protes Archie dengan kesal .
" iya iya itu salah Sasa juga , semua pokoknya salah Sasa mas Archie ga pernah salah !!! sekarang ayo turun yuk nanti kemalaman sampai sana mas " jawab Sasa merayu suaminya turun dari ranjang karena ia sudah berdiri di samping ranjang .
Archie langsung memeluk Sasa dengan posisi masih berdiri , sehingga wajahnya langsung mencium perut Sasa . Sasa langsung membelai rambut blonde suaminya dengan perlahan untuk menenangkan suaminya .
Setelah hampir dua menit Archie melepas pelukannya pada tubuh Sasa dan langsung berdiri disamping Sasa lalu berjalan ke pintu setelah mencium kening Sasa , ia berjalan seolah-olah tak terjadi apapun walau Sasa tau sulit bagi suaminya untuk menahan gairahnya yang sudah naik tadi .
" hei anak tampan ayo sama ayah jauh-jauh dari uncle Rico ya " ucap Archie sambil mengambil baby Arthur dari pelukan Rico .
" ishh aku adalah uncle idaman diseluruh dunia bos " jawab Rico cepat sambil merapikan rambutnya yang sudah rapi itu .
Sasa hanya tersenyum melihat kelakuan dua orang ajaib itu , Archie kemudian menggandeng Sasa untuk segera jalan ke mobil yang sudah menunggu . Mereka naik ke sebuah mobil Mercedes-Benz A2. Interior van asal Jerman ini sudah dirombak sedemikian rupa sehingga bisa memberikan kenyamanan dan mengakomodir kebutuhan selama perjalanan , mobil baru Archie ini baru saja dipesan langsung dari Jerman lengkap dengan modifikasi kabin mewah dalam mobil yang bisa menampung delapan orang itu .
Sasa hanya bisa tersenyum ketika melihat koleksi mobil suaminya bertambah lagi , walau ia sudah melarang suaminya membeli barang-barang mewah itu tapi tetap saja tak bisa menghentikan hobbi suaminya itu .
Archie hanya tertawa lebar sampai menunjukkan barisan gigi putihnya saat melihat Sasa tengah memandangi mobil barunya itu .
" karena ada Archie jadi aku beli ini sayang , lagipula si brengsek Rico ini kan juga sering ikut kita jadi aku rasa mobil ini yang paling cocok untuk kita sekarang " ucap Archie menjelaskan alasannya membeli mobil baru .
" terserah mas aja percuma Sasa ngomong ga pernah didengar juga " celetuk Sasa cepat ia masih memandangi interior mobil barunya yang mewah itu .
" mas mau dengerin sayang kok " pekik Archie cepat sambil berjalan cepat ke arah Sasa , ia tak mau merusak mood istrinya .
Sasa menurunkan tangannya yang terlipat di dada , ia lalu berjalan mendekati Archie dan berbisik pelan pada suaminya yang langsung membuat wajah Archie berubah pucat .
" kalau sayang ama Sasa buktiin ya " ucap Sasa sambil mengambil baby Arthur dari Archie lalu masuk ke mobil .
Melihat perubahan air muka Archie membuat Rico penasaran dengan perkataan Sasa hingga membuat Archie langsung seperti itu .
" are you ok bos ? what she said ? " tanya Rico pelan pada Archie yang masih berdiri ditempatnya .
" dia memintaku menjual koleksi mobilku yang itu Rico " ucap Archie lirih sambil menunjuk ke arah deretan mobil Lamborghini dan mobil Ferrari mewah di garasinya .
__ADS_1
" mereka kesayanganku Rico " imbuh Archie dengan sedih .
Rico tak bisa berkata apapun karena ia tau Archie sangat menyukai mobil-mobilnya , karena menurut Archie tiap mobil punya kenangan tersendiri walau mobil itu jarang ia pakai .Rico hanya menepuk pundak Archie dengan pelan sambil melirik ke arah Sasa yang rupanya sejak tadi memandang mereka dengan tatapan tajam hingga membuat Rico menghentikan gerakan tangannya .
" istrimu dari tadi memandang kita , lebih baik ayo naik mobil daripada singa betinamu juga marah padaku bos " bisik Rico pelan sambil tersenyum kecut membalas tatapan Sasa .
Archie menganggukan pelan lalu berjalan masuk ke dalam mobil mewah itu , lalu disusul oleh bodyguard Archie yang ikut masuk . Setelah Archie dan keluarganya masuk ke mobil tak lama mobil itu langsung meluncur meninggalkan halaman besar itu menuju jalan raya diikuti dua mobil sedan yang berisi bodyguard Archie yang lain .
Tak lama kemudian iring-iringan mobil mewah itu sampai di lobby sebuah hotel mewah di Jakarta , Archie turun dengan menggendong baby Arthur dan Sasa yang menggandeng lengan suaminya . sebenarnya Sasa sudah meminta untuk membawa baby Arthur karena merasa tak enak pada suaminya tapi Archie justru menolak , menurutnya dia punya kebanggan tersendiri jika berjalan dengan menggendong baby Arthur .
Rombongan itu disambut oleh manager hotel secara khusus dan langsung dibawa masuk menuju lift khusus tamu VVIP , lift itu langsung membawa mereka naik ke lantai paling atas yang merupakan restoran khusus yang bisa dipesan secara private oleh pengunjung . Saat sasa turun dari lift matanya langsung dimanjakan dengan pemandangan restoran yang sudah diatur sedemikian rupa itu , beberapa bunga dan hiasan lampu makin membawa suasana romantis di tempat itu . Dari restoran itu mereka bisa melihat kerlap kerlip lampu dari rumah milik warga Jakarta .
" mas iniiii.... " ucap Sasa takjup .
" its for us tonight " jawab Archie cepat lalu membimbing Sasa berjalan diatas taburan bunga diatas karpet menuju sebuah kursi yang sudah tertata apik dengan makanan mewah yang siap terhidang di meja .
Beberapa koki nampak langsung memberi hormat pada Archie dan Sasa , mereka langsung menghidangkan minuman selamat datang untuk pasangan itu .Rico tersenyum melihat tempat itu , dengan cepat Rico mengambil alih baby Arthur dari Archie iapun berjalan ke arah meja yang lain bersama bodyguard Archie lainnya .
Archie tersenyum melihat Rico yang cekatan , ia kemudian duduk di kursi itu bersama Sasa yang masih terpesona akan tempat itu .
" aku bisa mengajakmu setiap malam kesini jika kau suka sayang " ucap Archie pelan sambil mencium punggung tangan Sasa dengan lembut .
" no mas , kalau setiap hari tak akan special lagi namanya lagipula menyewa tempat ini pasti mahal kan " jawab Sasa dengan cepat .
" untukmu aku bisa melakukan apapun , uang bukan masalah bagiku sayang asal kau bahagia aku rela " bisik Archie dengan tersenyum yang membuat wajahnya makin tampan .
Wajah Sasa langsung terasa panas mendengar perkataan suaminya , Sasa memang terbiasa mendengar kata-kata gombal suaminya tapi setiap ia mendengar kata-kata lain yang keluar dari bibir suaminya selalu berhasil membuat jantungnya berdetak lebih kencang .
" akh gombal " ucap Sasa pura-pura kesal sambil memalingkan wajahnya dari Archie karena ia tau wajahnya pasti sudah Semerah tomat saat ini .
" i love you sayang , maafkan mas ya kalau sering membuatmu terluka " pinta Archie dengan tulus sambil kembali mencium tangan Sasa .
" terima kasih atas cintamu mas , maafin Sasa juga kalau belum bisa menjadi istri yang baik buat mas " jawab Sasa dengan mata berkaca-kaca .
Archie mengangguk pelan dan kemudian menyeka air mata Sasa yang sudah menetes diwajahnya itu dengan lembut , lalu ia mengecup bibir Sasa dengan lembut dan memeluknya erat . Mereka pun kemudian menikmati makanan yang sudah disajikan oleh koki pilihan itu , jadilah malam itu malam yang special bagi pasangan itu . Di meja lain pun terdengar tawa dari Rico dan bodyguard lainnya yang juga menikmati makanan yang sama seperti Archie .
Karena hari sudah malam dan makan malam mereka sudah selesai akhirnya mereka turun dengan dipandu oleh manager restoran itu turun ke lobby , baby Arthur sudah tertidur pulas dipelukan Sasa sementara sejak tadi Archie sudah menggangu Sasa dengan berbisik meminta melanjutkan kegiatan yang tertunda tadi dirumah yang membuat Sasa harus menahan malu .
" ya sayang ya please " rengek Archie berulang-ulang dibelakang Sasa .
" diem mas !! " ucap Sasa dengan lirih .
" sayang yaa... "
" kalau ga diem ga mau ya " ancam Sasa jengkel .
Archie langsung berdiri tegak dan mengangkat tangan berakting seperti sedang mengunci bibirnya yang membuat Sasa tertawa geli karena melihat tingkah konyol suaminya .
Mereka langsung keluar lift menuju lobby hotel dimana mobil mereka sudah menunggu . Namun langkah Sasa tiba-tiba terhenti ketika melihat seorang wanita melambaikan tangannya dan terlihat sedang berjalan cepat ke arah mereka.
" sasaaaa ya ampun bisa ketemu disini kita " ucap perempuan itu ketika sampai dihadapan Sasa yang membuat Archie langsung naik darah .
" ini anakmu sa , boleh aku gendong kan ?? " pinta wanita itu dengan memohon .
" boleh ... " jawab Sasa lirih sambil melirik suaminya yang sudah nampak marah karena melihat wanita itu .
" hei anak ganteng perkenalkan ini aunty ... aunty teman baik mami kamu sayang.... " ucap wanita itu sambil menggoda baby Arthur yang sudah bangun itu .
__ADS_1
Archie menatap sinis wanita itu sambil berkata
 " wanita tak tau malu " ....