Faith

Faith
Pengakuan Fransiskus


__ADS_3

Di lantai 16 kamar 4027 dokter Frans sudah berganti pakaian dengan pakaian santai ditangannya ia membawa pakaian renang dan handuk karena Archie memintanya untuk berenang bersama , Archie adalah hukum baginya yang tak bisa langgar ucapannya . Baginya lebih baik menurut perkataan Archie daripada harus berdebat dengannya satu-satunya kesempatannya untuk membalas dendam pada Archie adalah ketika Archie sakit , karena saat itu ia bisa mengatur sang bos sesuka hatinya tapi karena itu jugalah Archie juga sangat menghindari kata sakit .


Saat sedang membuka pintu dan hendak keluar tiba-tiba ada seorang gadis berambut blonde masuk dengan tergesa-gesa ke dalam kamarnya seolah sedang bersembunyi dari seseorang .


" please help me ... " pinta gadis itu dengan terisak meminta belas kasih pada dokter Frans .


Dokter Frans yang punya masa lalu di dunia gelap saat masih muda dulu merasa aneh pada gadis yang baru masuk itu , ia merasa aneh saat mencium aroma yang familiar dari arah tubuh si gadis yang ada dihadapannya .


" diam !!! " ucap sang gadis itu mengancam dokter Frans sambil menodongkan pistol tepat ke perut dokter Frans .


" jadi benar itu adalah aroma mesiu " ucap dokter Frans membatin saat menyadari kalau aroma yang ia cium tadi adalah aroma bubuk mesiu yang berasal dari pistol .


" aku hanya sebentar disini " bisik gadis itu pelan dengan tatapan mata yang tajam ke arah dokter Frans .


Dokter Frans mengangguk pelan tanda mengerti perkataan gadis itu , ia memutuskan mengikuti permainan sang gadis asing itu tanpa berniat melawan .


Dokter Frans duduk di sebuah kursi yang ada dikamar sementara gadis itu nampak sedang berjaga di depan pintu dan menempelkan telinganya ke pintu seperti sedang menunggu sesuatu yang terjadi diluar , setelah hampir sepuluh menit berdiri menempel ke daun pintu gadis itu akhirnya berjalan pelan ke arah dokter Frans .


" ini uang untukmu karena telah menolongku " ucap gadis asing itu melempar uang ke atas ranjang .


Belum sempat dokter Frans membuka mulutnya gadis itu kemudian pergi keluar dengan cepat setelah menyelipkan pistol yang sebelumnya ia pakai untuk mengancam dokter Frans ke dalam pinggangnya dibalik jaket .


" wanita sialan ... kau pikir aku lelaki bayaran !! " teriak dokter Frans ke arah pintu dimana gadis itu sudah tak terlihat lagi karena berlari terlalu cepat .


Melihat gadis yang melempar uang padanya sudah tak terlihat membuat dokter Frans kembali marah , dengan jengkel ia melempar vas bunga yang ada diatas nakas ke arah lantai hingga hancur berantakan . Ia kemudian mengambil minum yang ada didalam mini kulkas untuk menenangkan dirinya karena merasa harga dirinya sudah direndahkan oleh seorang gadis yang tak ia kenal .


Drrttt..

__ADS_1


Ponsel dokter Frans yang ada diatas nakas bergetar , dengan cepat ia berjalan ke arah ranjang dimana ponselnya berada . Dengan cepat ia membuka pesan masuk yang dikirim oleh Archie untuk memintanya segera turun ke bawah secepatnya , dokter Frans kemudian berjalan keluar kamar dengan menyambar baju renang dan piyama miliknya yang sudah ia persiapkan sebelumnya sebelum gadis asing itu masuk .


Setelah mengunci pintu dokter Frans berjalan ke arah lift dengan langkah cepat karena tak mau membuat Archie menunggu , setelah pintu lift terbuka dokter Frans segera masuk dan memencet tombol GF untuk menuju kolam renang . Tak lama kemudian pintu lift kembali terbuka ketika sudah sampai ke Ground Floor dokter Frans segera berjalan ke arah kolam renang , senyumnya mengembang ketika melihat Gustaf tengah menjadi kuda mengitari kolam renang yang khusus anak-anak dengan baby Arthur ada dipundaknya .


" aku ganti baju dulu bos " ucap dokter Frans pada Archie dengan berteriak .


" ok " jawab Archie cepat sambil mengangkat tangannya ke udara ketika sedang duduk disebelah Sasa yang tengah memperhatikan baby Arthur dan Gustaf yang tengah bermain .


Melihat tawa baby Arthur membuat Sasa ikut tertawa sebagai seorang ibu ia punya kepekaan sendiri dengan sang anak walau itu terasa tak lucu bagi orang lain termasuk Archie yang heran ketika melihat Sasa selalu tertawa ketika melihat tingkah sang anak yang tengah diasuh Gustaf .


" aku rasa Arthur sudah cukup pantas punya adik sayang " bisik Archie menggoda sang istri yang sejak tadi merekam baby Arthur melalui ponselnya .


" ikh ganggu aja " sahut Sasa cepat mencoba mengalihkan pembicaraan .


" mas serius sayang , usia Arthur sudah hampir satu tahun lho sebulan lagi " ucap Archie sambil menarik wajah Sasa suoaya menghadap wajahnya .


Setelah berhasil melepaskan diri dari sang suami Sasa langsung berjalan ke arah kolam renang kecil dan duduk dipinggiran mencoba lebih dekat dengan sang anak yang masih senang bermain air dengan Gustaf yang selalu berambisi ingin dipanggil kakak .


" nyonya ini Arthur " ucap Gustaf sambil menyerahkan baby Arthur kepada Sasa karena merasa lelah dan haus .


Sasa langsung menerima sang anak dengan tangan terbuka ia kemudian memilih masuk ke dalam air yang dalam ya hanya sebatas betisnya saja itu , Sasa duduk di dasar lantai dengan nyaman supaya bisa tetap bisa menemani dan menjaga baby Arthur bermain air .


Gustaf berjalan ke arah Archie untuk menikmati orange jusnya , tak lama kemudian muncul lah Rico bersama Selena jalan bergandeng tangan dengan wajah yang bahagia . Selena segera menyusul Sasa ke kolam renang sementara Rico duduk bersama Archie dan Gustaf .


" semua baik-baik saja ? " tanya Archie cepat pada Rico yang tengah meminum orange jus .


" sure !!! " jawab Rico cepat sambil tersenyum bahagia.

__ADS_1


" kami akan membicarakan lagi ketika sampai di Jakarta bos " imbuh Rico sambil meletakkan gelasnya di atas meja .


" good " sahut Archie cepat sambil tersenyum mendengar perkataan Rico .


Mereka lalu tertawa bersama membahas hal lain dan tersenyum ke arah kolam renang dimana baby Arthur tengah bersama sang ibu dan Selena .


" hati-hati sayang " teriak Archie cepat ketika melihat Sasa berpindah ke kolam yang sedalam dadanya dengan membawa baby Arthur untuk mengajak sang anak menyelam .


" iya mas " jawab Sasa cepat , ia kemudian membuat sang anak duduk dipinggir kolam lalu memintanya untuk turun melompat ke kolam seperti kebiasaannya ketika sedang baby spa , tak lama kemudian baby Arthur meluncur ke dalam air dan dengan cepat ditolong oleh Sasa naik ke permukaan .


Baby Arthur yang sudah diajari renang sejak berumur enam bulan itu nampak menikmati waktunya bersama sang ibu , semua yang Sasa pelajari sewaktu pergi ke baby spa dia praktekkan pada sang anak yang ternyata tak takut sama sekali dengan air .


" dimana dokter Frans aku tak melihatnya dari tadi bos ? " tanya Rico sambil menoleh ke sekitar kolam mencari dokter Frans .


" aku disini " jawab dokter Frans cepat yang sudah berganti pakaian renang .


" lama sekali kau ganti baju Frans " ucap Archie menggoda sang dokter .


" aku sedang merenung mengingat kejadian yang tadi terjadi di kamarku " sahut dokter Frans serius .


" apa maksudmu Frans ? " tanya Rico penasaran .


Dokter Frans menelan salivanya kemudian menghela nafas dengan berat lalu memandang tajam ke arah Archie dengan berkata :


" aku hampir terbunuh dikamarku setelah seorang gadis menodongkan pistol padaku bos "


🌼 Bersambung 🌼

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar ya kakak-kakak , terima kasih 🌹


__ADS_2