Faith

Faith
pembalasan Archie


__ADS_3

Archie memacu mobilnya dengan cepat yang ia pikirkan hanya ingin segera tiba di rumah sakit .


" sayang maafkan aku , maafkan kebodohan ku " ucap Archie dalam hati ia sangat menghawatirkan keadaan anak dalam kandungan sang istri


Tadi siang saat Archie pulang kerumah untuk mengambil beberapa berkas milik Bernard Gomez yang tertinggal diruang belajarnya ia melihat seorang yang mencurigakan meletakkan sebuah amplop coklat melalui gerbang rumahnya . Karena perasaan Archie membuka amplop itu dan emosi langsung naik ketika melihat isi amplop itu yang ternyata adalah foto sang istri tengah berpelukan dengan seorang laki-laki di sebuah mall .


Dengan emosinya Archie membawa masuk amplop itu dan mencari Sasa dikamar , saat masuk kekamar emosinya semakin memuncak ketika melihat buku nikahnya tergeletak di ranjang . Archie berfikir bahwa Sasa benar-benar tengah selingkuh darinya.


Karena sedang dikuasai amarah dan cemburu buta Archie tak mengkonfirmasi lagi kebenaran foto-foto itu yang ada difikirkannya adalah istri nya sedang berbuat curang dibelakangnya , sehingga membuat ia berlaku kasar pada sang istri dan kini membuatnya sangat menyesali pertemuan terakhir bersama sang istri sebelum ia mendengar kabar mengerikan itu .


" kalau terjadi apa-apa dengan mu aku bisa gila sayang , tolong lah bertahan demi aku sayang " ucap Archie menyesal .


Berkali-kali ia memukul tangannya sendiri yang telah menampar sang istri , tak lama kemudian mobil Archie sampai di rumah sakit Mediosa . Ia langsung berlari menuju ruang gawat darurat dimana sang istri tengah berjuang antara hidup dan mati .


Gusti melayangkan tinjunya begitu melihat sosok Archie hadir dihadapannya sehingga membuat Archie jatuh tersungkur dengan bibir pecah karena tak menghindar dari pukulan Gusti .


" kenapa kau kesini ha ? " hardik Gusti penuh emosi.


" aku suaminya " jawab Archie datar.


" kau suaminya ? bukankah kau hanya mementingkan perusahaanmu saja !!! "


" Sasa segalanya untukku " ucap Archie dingin.


" benarkah dia segalanya untukmu , lalu apa yang kau lakukan untuk menjaganya hah ? " bentak Gusti penuh emosi .


" bukankah kau lebih mementingkan reputasi mu daripada mengakui Sasa istrimu !!! imbuh Gusti dengan dingin .


" aku melakukannya demi melindungi nya , aku takut kalau musuh-musuh ku tau Sasa istriku mereka akan menyakiti nya " Archie mencoba memberikan penjelasan pada Gusti .


" kau tau sendiri Gusti , Sasa adalah orang yang susah menerima penjagaan bodyguard , dia ingin menjalani hidupnya seperti orang-orang biasa " imbuh Archie .


" oyakah ?? kalau adikku ingin menjalani kehidupan seperti orang biasa berarti dia tak gila harta dan kekuasaan !!! " ucap Gusti sinis .


" kau bilang Sasa segalanya untukmu bukan lalu apa yang akan kau lakukan ketika melihat istrimu di permalukan banyak orang ha ? " ucap Gusti kembali .


" maksud mu ...??? "


ceklek


pintu ruang operasi terbuka dan keluarlah dokter Mega .


" dokterrr " pekik Gusti dan Archie hampir bersamaan .

__ADS_1


" pak Archie " sapa dokter Mega yang mengenali Archie .


" bagaimana istriku dok , dia tak apa-apa kan dok ? kalau dia kekurangan darah ambil saja darahku dok " ucap Archie panik .


Dokter Mega tersenyum melihat ekspresi Archie , perlahan dokter Mega menurunkan master nya .


" kita bersyukur rupanya Yang Diatas Masih menjaga istri dan anak bapak, saat ini mereka sudah melewati masa kritisnya kini kita hanya perlu menunggu ibu Sasa siuman " jawab dokter Mega memberikan penjelasan .


brukk


Archie terjatuh kelantai mendengar ucapan dokter Mega , matanya makin berkaca-kaca .


" jadii jadii adik saya tidak apa-apa dok ? " tanya Gusti ulang menyakinkan dirinya


" iya pak , sebelumnya ibu Sasa sudah menemui saya untuk meminta obat penahan mual yang tidak pernah saya berikan sebelumnya akan tetapi waktu itu bu Sasa mengatakan bahwa intensitas muntahnya sudah mengganggu nya jadi ibu Sasa datang ke rumah sakit menemui saya dan waktu itu saya sekalian memberikan obat penguat kandungan pada ibu Sasa mengingat ibu Sasa masih melakukan aktivitas yang banyak diluar rumah " jawab dokter Mega dengan ramah .


" Darah yang keluar pada hamilan trimester I merupakan pertanda terjadinya Abortus Imminens atau ancaman keguguran. Banyak wanita yang mengalami pendarahan ketika usia kandungannya berada di trisemester pertama. Pendarahan tersebut biasanya berupa flek atau sebagian yang berupa darah cair. Ketika diperiksa ternyata tidak ada pembukaan mulut rahim dan hasil pemeriksaan USG menunjukkan bahwa kandungannya baik-baik saja " imbuh Dokter Mega menjelaskan .


" jadi bayiku tak apa-apa , terima kasih Tuhan sudah menjaga mereka untukku " ucap Archie lirih , wajahnya sudah basah karena air matanya .


Dokter Mega tersenyum melihat Archie bersimpuh sambil menangis .


" kita tunggu beberapa jam lagi untuk bu Sasa lepas dari biusnya , nanti kalian bisa menemuinya " ucap dokter Mega kemudian pergi meninggalkan keluarga pasiennya .


Rico datang bersama beberapa orang pria berbadan besar mereka kaget melihat sang bos tengah duduk dilantai , secepat kilat Rico berusaha membantu Archie untuk bangun . Emosinya tiba-tiba datang saat melihat Archie mengerluarkan darah dari bibir yang sobek .


" kauuuu !!! " pekik Rico penuh emosi , ia bersiap untuk memberikan pukulan pada Gusti .


" stop Rico !!! " perintah Archie .


Rico menurunkan tangannya yang sudah terangkat , Rico kemudian duduk disebelah Archie dengan emosi yang belum reda .


" Bernard dan Cassandra sudah ditahan !! mereka akan segera dibawa pulang ke Canada oleh interpol " ucap Rico melaporkan situasi terkini .


" good " jawab Archie singkat .


" is everything ok ? " tanya Rico penasaran .


" yes " Archie menjawab lirih .


" oh thanks to God " ucap Rico penuh syukur yang diikuti oleh pengawalnya .


" oh iya hampir lupa , aku menerima ini dari sekretaris mu pagi ini " imbuh Rico sembari menyerahkan satu buah map warna coklat yang tak ada pengirim hanya inisial huruf BF .

__ADS_1


Archie terlihat bingung melihat amplop coklat itu dia hanya membolak-balik amplop coklat yang tanpa pengirim itu . Archie perlahan membuka amplop itu dan nampak lah selembar kertas dan ada sebuah flashdisk hitam kecil yang terbungkus rapi oleh amplop yang lebih kecil .


Rico menyerahkan tab miliknya dan memasukan flashdisk itu lalu memutarnya dihadapan semua orang . Mata Archie seketika memerah ketika melihat rekaman orang yang ada didalam flashdisk itu , terlihat jelas disana ada Cassandra dan Rudolf manager proyek di Australia tengah membahas rencana untuk menghancurkan perusahaan nya dengan menggunakan Sasa sebagai kelemahan Archie . Gusti yang sejak tadi acuh pun mendadak penasaran ketika kedua orang dalam rekaman itu berulang-ulang menyebut nama Sasa .


Dari rekaman itu akhirnya Archie tau bahwa Cassandra lah yang mengirimkan foto-foto misterius ke rumahnya yang disertai ancaman dan yang terakhir foto Sasa dan seorang pria yang ternyata adalah pegawai salon tempat Sasa biasa melakukan perawatan rambutnya .


" fuckkk !!!! kau benar-benar menghancurkanku Cassie " ucap Archie lirih , dia sangat menyesal telah mencurigai istri nya .


" siapa mereka ? " tanya Gusti penasaran .


" yg perempuan mantan tunangan bos yang laki-laki adalah orang yg menjadi pelaku kekacauan kantor di Australia dan Macau " jawab Rico singkat .


" kenapa mereka menyebut nama Sasa berulang-ulang ? " Gusti masih tak puas dengan jawaban Rico .


" inilah yang aku takutkan , kalau musuhku tau Sasa istriku mereka akan mencelakainya untuk mengancam ku . Aku rela kehilangan apapun nyawa pun siap tapi aku tak akan sanggup kalau Sasa menjadi korban nya " ucap Archie lirih .


" aku mencintainya Gusti , sangat !! i can't life without her " imbuh Archie dengan suara bergetar . Archie menggenggam kertas putih yang datang bersama flashdisk itu , ia sangat hafal tulisan tangan siapa yang tertera di kertas itu .


" ini ini adalah kiriman dari Sasa , sepertinya ia sudah tau tentang Cassandra . Sasa memberikan aku bukti penting atas keterlibatan Rudolf manager kepercayaan ku di Australia " ucap Archie lirih , ia sangat menyesal tak menceritakan tentang Cassandra kepada Sasa secara langsung . Sasa sudah membantunya menangkap orang yang sangat ingin ia temukan itu .


Gusti terdiam mendengar ucapan Archie perlahan-lahan ia mulai mengerti alasan Archie masih menutupi identitas adiknya dari orang-orang ,ternyata yang dilakukan Archie adalah demi melindungi adiknya .


" kau tau Archie !! apa yang Sasa alami dikampus ? " ucap Gusti tiba-tiba .


" what do you mean ?" tanya Archie tak mengerti .


" look this , you will know everything here " ucap Gusti sembari menyerahkan ponselnya , Gusti menyerahkan forum dikampusnya yang berisi caci maki pada Sasa .


Archie menerima ponsel Gusti seketika darahnya mendidih wajah dan matanya memerah melihat layar ponsel pintar milik Gusti , giginya sampai berbunyi karena saling beradu .


" Ricardoooooo !!!! " pekik Archie dengan tiba-tiba .


" temukan orang-orang ini bawa kehadapnku , waktumu enam jam dari sekarang !!! " ucap Archie dingin . Tangan Archie bergetar saat menyerahkan ponsel milik Gusti kepada Rico .


" what the hell..." umpat Rico saat membaca postingan di forum itu , sebagai orang yang mengenal istri bosnya dia ikut terbakar emosi .


" aku akan membawa mereka dalam waktu kurang dari tiga jam tuan " ucap Rico dingin , Rico kemudian pergi bersama anak buahnya meninggalkan Archie bersama Gusti dan Swari .


Archie bangun dari tempat duduknya lalu menatap sang istri melalui kaca , emosinya meledak-ledak saat membaca postingan di forum yang menghina istrinya bahkan bayinya yang belum dilahirkan itu juga terkena hinaan yang sangat menyakitkan .


" kenapa kau menyembunyikan masalahmu dariku sayang , kenapa kau menyimpan bebanmu sendiri ... " ucap Archie lirih sambil menatap tubuh Sasa yang masih terbaring diatas ranjang pesakitan melalui kaca .


" memukulku seratus kali pun mungkin tak akan bisa mengobati rasa sakit hatimu sayang ... maafkan aku yang bodoh ini , maafkan aku tak bisa menjagamu ...maafkan aku sayang .... cepatlah bangun supaya kau bisa memarahiku seperti biasa , aku rindu suaramu ... " ucap Archie ditengah tangisannya .

__ADS_1


__ADS_2