
Sasa menghentikan langkahnya ketika melihat sosok Clarissa tengah berdiri dan melambaikan tangannya pada dirinya di lobby hotel , ia ingin sekali mengabaikan teman lamanya itu tapi hati kecilnya berkata tidak . Mengacuhkan orang lain bukanlah hal yang diajarkan oleh kedua orang tuanya semasa hidup dulu . Sasa terpaksa tersenyum melihat Clarissa berlari ke arahnya , ia tak ingin membuat temannya itu merasa malu karena ia abaikan .
Clarissa berlari dengan cepat menuju tempat Sasa dan Archie berdiri , dengan tanpa rasa bersalah ia langsung menyentuh pipi gempal baby Arthur yang sudah bangun itu .
" boleh aku gendong kan sa ? " ucap Clarissa meminta ijin pada Sasa yang masih tertegun karena melihatnya itu .
" tentu saja boleh " jawab Sasa dengan lirih , saat melepaskan pelukannya pada baby Arthur Sasa melirik ke arah Archie yang sudah memasang muka tak suka itu dan Sasa bisa memahami sifat suaminya itu .
" hei anak tampan perkenalkan ini aunty , aunty adalah teman baik mommy mu sayang " ucap Clarissa sambil mencium dengan gemas baby bule itu .
Archie yang tak suka dengan Clarissa makin jengkel saat ia melihat Clarissa bermain dengan anaknya dan menyebut Sasa dengan sebutan ' mommy ' padahal Sasa sendiri lebih memilih menyebut dirinya dengan panggilan ' ibu ' pada baby Arthur karena ingin membuat anaknya lebih menghargai kebudayaan sang ibu , dan Archie pun setuju dengan usulan Sasa . Oleh karenanya ia merasa jengkel saat Clarissa menyebut kata ' mommy ' pada baby Arthur .
" perempuan tak tau malu kau Clarissa " hardik Archie dengan suara meninggi .
" tuann Archie " ucap Clarissa dengan terisak mendengar perkataan ketus dari Archie , matanya memerah menahan tangis .
" berikan anakku !! jauhkan tangan kotormu dari anakku " bentak Archie sambil merebut baby Arthur dari tangan Clarissa yang terlihat shock itu .
" ayo sayang pulang , jangan dekat-dekat dengan perempuan jahat seperti dia tak baik untukmu sayang " imbuh Archie sambil menarik Sasa jalan menjauh dari Clarissa yang masih berdiri mematung itu .
Melihat Archie berjalan dengan cepat membuat Rico dan bodyguard lainnya segera mengikuti tuan mereka , Archie membimbing Sasa masuk ke mobil baru mereka lalu disusul oleh Rico dan bodyguard lainnya yang juga mengikuti masuk . Tak lama kemudian ke tiga mobil mewah itu meninggalkan hotel yang menjadi tempat makan malam romantis Archie dan Sasa .
Clarissa ternyata bekerja di hotel tempat dimana Archie menyewa restoran mewah itu , saat bekerja tadi siang Clarissa dikagetkan dengan adanya namanya Archie Durran August yang menyewa restoran privat itu untuk acara makan malam bersama Sasa . Oleh karena itu ia sengaja menunggu mereka keluar , sebenarnya Clarissa sudah melihat Sasa dan suaminya dari awal mereka turun dari mobil mereka tapi ia menunggu waktu yang tepat untuk menegur Sasa .
" kau terlalu beruntung sa , semua yang kau miliki harusnya jadi milikku " batin Clarissa sambil menatap Sasa yang memakai pakaian mahal itu , rasa iri dihati Clarissa makin menjadi-jadi saat kemarin mereka bertemu di mall .
__ADS_1
Clarissa menatap kepergian mobil milik Archie dari hotel tempatnya berkerja itu , ia pun menyetop taksi untuk pulang . Sejak menikah Clarissa menjalani kehidupan yang berat karena mobil milik mertuanya tak dapat ia sering pakai karena mobil itu juga dipakai oleh Rizki untuk kekantor . Jadilah ia harus naik taksi untuk pulang pergi bekerja , sedang orang tuanya harus hidup dengan berhemat karena usaha mereka sempat mengalami goncangan hingga membuat fasilitas mewah yang dimiliki Clarissa harus di stop oleh orang tuanya walau kini usaha mereka mulai kembali normal tapi dukungan finansial pada Clarissa tak didukung lagi oleh kedua orangtuanya. Karena itulah Clarissa terpaksa bekerja sebagai seorang manager bagian humas di hotel mewah itu karena rekomendasi dari mertuanya yang mengenal baik direktur hotel mewah itu .
" kenapa kau harus ramah pada perempuan tak tau diri itu sayang , kau tak ingat apa yang sudah dia lakukan padamu dulu ?!!! " ucap Archie marah pada Sasa karena Sasa tadi bersikap baik pada Clarissa .
" trus Sasa harus gimana mas ? Sasa harus ngebentak-bentak dia gitu ditempat umum kaya tadi ? biar ada yang rekam aksi Sasa lalu berita tentang Sasa yang merupakan istri dari CEO tampan Archie Durran melakukan penindasan pada mantan teman lamanya akan beredar besok pagi di semua website gosip dan di tv gitu ? itu mau mas ?? " jawab Sasa dengan suara meninggi hingga langsung membuat Archie terdiam .
" Sasa ga mungkin kaya gitu mas !! Sasa harus jaga nama baik mas juga kan didepan umum , emang Sasa udah gila apa " imbuh Sasa sambil menatap tajam pada Archie yang membisu .
" lagian Sasa ga pernah diajarkan sama ayah dan ibu kalau harus membalas apa yang orang lakukan pada Sasa , toh suatu saat entah kapan ia akan mendapatkan balasan atas perbuatan buruknya pada Sasa . Kalau misal Sasa membalas apa yang mereka lakukan pada Sasa lalu apa bedanya Sasa dengan mereka ??!!" ucap Sasa sambil merangkul baby Arthur .
Mendengar ucapan terakhir Sasa langsung membuat suasana didalam mobil itu mendadak hening , mereka kaget mendengar ucapan Sasa . Termasuk Rico yang sejak tadi bermain ponsel tiba-tiba menjatuhkan ponselnya ketika Sasa berbicara , ia tak menyangka akan mendengar kata-kata bijak seperti itu dari Sasa . Hal yang sama pun terjadi pada Archie ia hanya bisa diam tak menjawab perkataan istrinya itu , suasana hening dimobil itupun terus berlanjut sampai mereka sampai dirumah .
Begitu mobil berhenti Sasa langsung turun dari mobilnya dengan menggendong baby Arthur yang sudah kembali tertidur sementara Archie hanya berdiri disamping mobil bersama Rico , mereka menatap Sasa yang semakin menjauh masuk kedalam rumah .
" i know Rico , tapi aku tak suka dengan sifat baiknya itu .Karena kebaikan hatinya itulah ia terus dimanfaatkan oleh orang lain yang ingin berbuat jahat padanya , aku tak suka itu Rico " jawab Archie sambil menyandarkan kepalanya pada mobilnya .
" benar juga bos , kalau sifat pemaaf seperti sasa maka tak akan ada penjahat yang mendekam di penjara " celetuk Rico cepat .
Archie hanya tersenyum simpul mendengar perkataan Rico , ia yang dulu berasal dari dunia hitam sudah tau betul sifat dan karakter berbagai macam orang . Dari orang yang bermuka dua atau bermulut manis sudah banyak Archie temui , tapi sifat yang ada pada diri Sasa adalah suatu hal yang lain yang tak bisa ia bayangkan sebelumnya .
" eh bicara tentang penjahat aku jadi teringat tentang Clarissa , cari tau apa yang terjadi pada gadis itu setelah kepergianku ke Canada beberapa bulan lalu . Aku mau tau secara detail tanpa ada kekurangan apapun Rico , aku harus menyiapkan shield untuk anak dan istriku . Tatapan mata gadis itu masih sama seperti terahir aku melihatnya , ada sesuatu yang mengerikan pada diri gadis itu dan aku harus tau secepatnya Rico " ucap Archie pada Rico dengan serius .
" siap bos , informasi tentang gadis itu akan sampai dimeja ruang belajarmu besok pagi " jawab Rico dengan cepat , ia kemudian berpamitan pada Archie karena harus melakukan perintah yang Archie berikan .
Rico langsung memacu mobilnya meninggalkan rumah Archie bersama dengan dua orang bodyguard yang mengawal Rico , Archie tak tenang kalau Rico harus berpergian seorang diri oleh karena itu ia meminta bodyguardnya untuk juga mengawal Rico .
__ADS_1
" kau akan kucari kan seorang gadis yang baik untukmu Rico , gadis yang akan kupercayakan untuk menjagamu adikku " ucap Archie lirih sambil menatap mobil Rico pergi dari rumahnya .
Archie kemudian berjalan masuk kedalam rumahnya karena waktu sudah menunjukan pukul dua belas malam , Archie langsung menuju kamarnya dimana Sasa berada . Saat membuka pintu kamarnya ia tersenyum ketika melihat Sasa tengah memeluk baby Arthur yang sudah tertidur pulas juga . Archie yang sedari tadi di restoran sudah tak fokus karena ingin meminta haknya sebagai suami ketika sudah sampai dirumah pun harus kembali menahan egonya , karena ia tak tega membangunkan Sasa yang sudah terlelap dengan sang anak .
" jangan terlalu baik pada orang sayang , kau tak tau dalam dan kotornya hati orang itu !! aku tak bisa membiarkan hal buruk menimpamu , karena jika hal itu terjadi entah apa yang aku lakukan pada orang yang membuatmu terluka " ucap Archie lirih sambil mencium kening Sasa .
Setelah puas memandang dan mencium sang istri akhirnya Archie masuk kamar mandi untuk membersihkan dirinya untuk segera menyusul anak dan istrinya tidur .
Sementara itu dirumah Rizki terjadi ketegangan kecil antara Clarissa dan Rizki yang hampir terjadi tiap malam sebelum tidur , Clarissa menolak menjalankan kewajibannya sebagai seorang istri hingga membuat Rizki marah . Sejak pertemuan mereka dengan Sasa di mall membuat tingkah Clarissa semakin aneh hingga membuat Rizki kesal karena kedua orang tuanya selalu menuntut nya untuk segera memiliki anak dengan Clarissa .
" aku belum siap hamil Ki , aku ga mau gendut !! kalau aku gendut nanti kamu ga cinta aku lagi Ki " ucap Clarissa dengan kesal karena lelah mendengar perkataan Rizki yang membahas tentang anak terus padanya .
" kita udah nikah hampir enam bulan Clarie wajar jika orang tuaku membahas tentang cucu apalagi aku anak tunggal Clar !!! " bentak Rizki dengan penuh amarah .
" aku masih pingin puasin dulu masa muda aku Ki , aku belum mau punya anak Ki tolong lah kamu ngertiin aku hu hu hu ... " tangis Clarissa pecah karena mendengar bentakan dari Rizki suaminya .
Melihat Clarissa menangis membuat Rizki luluh walau bagaimanapun mereka adalah pasangan yang sah saat ini , ia tak akan tega melihat istrinya menangis seperti itu . Hal itu membuat Rizki lemah dihadapan Clarissa .
" oke oke jangan menangis aku paham sayang , aku akan memberikan penjelasan kepada kedua orang tuaku besok pagi . Sekarang kita tidur yuk besok pagi kan kita harus kerja sayang " ucap Rizki menenangkan Clarissa .
" huum , makasih sayang aku mencintaimu " sahut Clarissa cepat lalu memeluk Rizki dengan erat .
Mereka kemudian naik ke atas ranjang dan tidur dengan berpelukan , tak lama kemudian Rizki sudah terlelap dalam tidurnya sementara Clarissa masih terjaga . Ia masih mengingat pertemuan keduanya dengan Sasa di hotel tempatnya berkerja .
" maaf Rizki aku tak mungkin hamil anakmu , aku hanya akan hamil anak Archie Durran August !!! anakku harus lebih tampan dari bayi Farasya si gadis sok suci itu ... mungkin dulu keberuntungan belom berpihak padaku tapi aku yakin kini Dewi Fortuna akan ada disisiku !!! aku lah yang pantas menjadi nyonya Durran bukan kau Farasya ... " ucap Clarissa dalam hati sambil menatap artikel online di ponselnya yang menampilkan foto Archie dan anak istrinya .
__ADS_1