
dalam perjalanan pulang sasa tertidur dengan setumpuk berkas yang diberikan pak budi sewaktu di restoran, archie memarkirkan mobilnya dengan cantik tanpa membuat sasa terbangun .
" kau benar benar membuatku seperti pelayanmu sayang " gumam archie sambil membelai wajah sasa yang masih pulas .
perlahan archie menggendong sasa ala bridal masuk ke rumah para pelayan tersenyum melihat keharmonisan tuan dan nyonya mereka .
tok
tok
" permisi tuan dibawah ada tamu yang mencari tuan " suara bik rani terdengar dari luar pintu .
" iya sebentar saya turun " teriak archie dengan suara serak.
"siapa mas ?" tanya sasa yang juga baru terbangun dari tidurnya semenjak ada archie dirumah dia selalu bangun telat ,archie tak membiarkannya tidur dengan cepat .
" entah sayang , aku cek dulu " jawab archie cepat kemudian berjalan kekamar mandi untuk membersihkan diri , tak lama archie keluar dengan memakai piyama tidurnya .
" pakai bajumu mas aku mandi dulu " ujar sasa seraya meletakkan baju archie di rajang .
Archie memakai pakaian yang sudah disiapkan oleh sasa lalu bergegas turun menemui tamunya yang ternyata adalah rico dan beberapa manager dari perusahaannya yang sudah dipanggil sebelumnya . Archie membawa tamunya pergi ke ruang belajarnya disana mereka melakukan meeting dengan serius , hanya ada beberapa pelayan yang datang untuk membawakan minuman untuk mereka .
" ada siapa bi ? tumben masuk keruang belajar " tanya sasa penasaran ketika melihat ruang belajar yang tertutup rapat .
" ada tuan rico nyonya dan beberapa orang dari kantor tuan " bik rani menjawab pertanyaan sasa .
" oh urusan kantor , oke lebih baik jangan ganggu bik " ucap sasa lembut , sasa memilih pergi ke taman untuk melanjutkan membaca berkas pemberian pak budi yang belum selesai ia baca .
" nyonya muda makan dulu " ucap bik rani membangunkan sasa yang tertidur di bangku taman .
" akhh aku kenapa jadi gampang tidur gini si , makasih ya bi " ucap sasa lirih
bik rani tersenyum mendengar ucapan nyonya mudanya lalu dengan perlahan bik rani memberikan secangkir wedang jahe hangat untuk sasa minum .
" saya waktu muda juga seperti nyonya "
" maksud bibi apa ? " tanya sasa penasaran .
" pengantin baru memang begitu nyonya bawaannya pasti ngantuk dan cepat lelah , kenapa nyonya dan tuan tidak pergi bulan madu seperti orang lain " jawab bik rani dengan lembut .
blusshhh
wajah sasa memerah rupaya pelayannya tau dia tengah kewalahan melayani archie tiap malam .
" akh bibik saya jadi malu " cicit sasa terbata
" dulu bibik juga begitu waktu masih muda nyonya wajar saja masa jadi pengantin baru adalah masa masa hot heheh " goda bik rani
" ikh bibikk kaya anak muda aja bicaranya heheheh " ucap sasa tersipu , berbagi cerita dengan orang yang lebih tua membuat sasa menjadi lebih nyaman.
tanpa sasa ketahui archie mendengar semua pembicaraannya dengan bik rani , setelah mengantar tamunya pulang archie tak sengaja melihat istrinya tertidur dibangku dia berniat membangunkannya tapi niatnya terpaksa diurungkan ketika melihat bik rani sudah membangunkan sasa .
__ADS_1
" maaf sayang aku terlalu sibuk " ucap archie lirih saat mendengar percakapan sasa dan pelayannya .
archie memilih pergi keluar bersama rico yang sudah menunggunya didepan tanpa berpamitan pada sasa , dia harus mengerjakan sesuatu dikantor bersama rico .
" bik itu suara mobil mas archie kan ya ? " tanya sasa panik .
" sepertinya iya nyonya sebentar saya cek dulu " jawab bik rani cepat kemudian berlari ke halaman depan ternyata archie dan rombongan sudah meninggalkan rumah .
sasa terdiam mendengar laporan bik rani yang memberitahukan kalau archie sudah pergi , ada rasa kesal datang saat tau suaminya pergi tanpa berpamitan . sasa berjalan menuju kamarnya tak lama dia keluar setelah berganti pakaian dengan membawa tas punggung favoritnya sasa pergi dengan mobilnya menuju keramaian ibukota .
Rico terlihat panik saat mendapat kabar dari canada bahwa ada masalah disana yang membuat harga saham perusahaan turun , rico mengumpulkan manager terbaik dikantor untuk melakukan meeting dadakan dirumah archie karena urusan yang harus segera diselesaikan .
dikantor archie terlihat sangat sibuk dengan beberapa dokumen penting dimeja yang tersebar ruang kerja archie nampak seperti arena perang baginya dan orang orang terbaiknya dikantor .
" kalian jangan ganggu direktur !!! " hardik lisa pada sekumpulan pegawai wanita yang sedang menatap ruangan kaca direktur .
" iya kak lisa " jawab bersamaan beberapa orang termasuk clarissa dan beberapa teman kampusnya kesal .
" lebib baik kalian kembali kerja !! " usir lisa sinis ,
mendengar ucapan lisa membuat pegawai wanita yang masih berdiri didekat ruangan direktur akhirnya membubarkan diri .
" itu kenapa ya direktur kita ganteng banget apalagi kalau lagi serius kaya gitu " ucap lia seorang staff marketing
" emberr hahah " sahut beberapa staff marketing yang lain .
" ceweknya siapa si ?" tanya clarissa tiba tiba
" aduuhh pengen deh jadi pacarnya " cicit ayu
" dih kenapa jadi lo yang kegatelan yu !! selera bos ga mungkin serendah ini kali " hardik lia kesal karena merasa saingannya bertambah lagi .
" sabar donk kak jangan nyolot lagipula bos kan masih single jadi siapa aja bebas ngedekatin , kita main fair aja " ucap clarissa tak senang mendengar ucapan lia , kemudian clarissa pergi kembali keruangannya diikuti ayu dan shireen meninggalkan lia dan kawan kawannya yang marah .
" anak baru itu siapa si ? sok cantik banget !! " ucap putri teman lia .
" yang pasti dia ga akan bisa dekatin bos tenang aja dia ga lebih cantik dan seksi dari gue " cicit lia dingin dia merasa sangat percaya diri akan dapat mengalahkan clarissa .
diruangan kerjanya nampak clarissa sedang pura pura sibuk hatinya merasa terusik dengan ucapan lia tadi didepan ruangan bos .
" walaupun gue udah punya rizki tapi dengan mendapatkan archie gue yakin hidup gue akan lebih terjamin sampai tujuh keturunan " batin clarissa kesal , matanya melihat cincin tunangannya dengan rizki yang melingkar dijari manisnya .
" rizki aja berhasil gue taklukkan bukan tidak mungkin gue bisa ngedapetin ikan yang lebih besar itu " ucap clarissa lirih menatap foto archie dilayar komputernya .
jam makan siang hampir berlalu tapi orang orang yanga ada diruangan archie nampak belum ada yang keluar , karyawan yang lain tak ada yang berani mengganggu termasuk lisa yang merupakan sekretaris pribadi archieĀ .
tring
pintu lift pribadi terbuka
seorang wanita dengan menggunakan topi besar dan kacamata hitam nampak berjalan keluar dari lift pribadi sang bos besar dan membuat karyawan lain terkejut karena tidak ada yang berani menaiki lift itu , wanita itu berjalan dengan santai menuju ruangan archie tanpa menoleh .
__ADS_1
" siapa perempuan ituu ??" bisik lia
" entah gue belum pernah ngeliat asli " ucap putri penasaran
karena penasaran melihat ada orang berkumpul membuat clarissa berlari dan ikut berkumpul untuk mencari tau ada hal apa yang terjadi .
" kalian bilang perempuan ?? itu kan lift pribadi bos !! " ucap clarissa tak percaya setelah mendengar kalau ada wanita yang keluar dari lift pribadi sang bos besar .
"iya suerr clarie gue liat pake mata gue sendiri " cicit shireen yang masih shock
" dia bawa tas hermes keluaran terbaru pula " imbuh ayu kesal
" sudah saya bilang berapa kali jangan berkumpul disini !!! " hardik lisa yang baru saja datang .
sontak mereka langsung kabur setelah mendengar teriakan lisa walau sebenarnya masih penasaran dengan sosok wanita yang masuk ruangan bos besarnya . lisa duduk kembali dimejanya yang berada disamping pintu masuk ruangan direktur untuk melanjutkan pekerjaannya .
" sayaanggg !!! " pekik archie tiba tiba ketika melihat istrinya masuk ke ruangannya .
sasa tersenyum mendengar ucapan archie , sasa sengaja sedikit berdandan dan memakai baju yang menutupi tubuhnya untuk menyamarkan dirinya dilengkapi topi koboy besar semakin membuatnya menjadi orang lain .
" selamat siang nyonya " ucap beberapa manager yang sedang meeting bersamaan ketika melihat istri sang bos datang . Rico tersenyum besar saat melihat sasa datang .
Archie langsung berjalan ke arah sasa yang masih berdiri disamping pintu dengan cepat dia mencium bibir sasa dan sontak membuat semua orang yang ada diruangan terkaget termasuk sasa sendiri .
" masss " bisik sasa cepat karena menyadari semua orang melihatnya . archie tertawa saat menyadari kecerobohannya entah kenapa dia tak mampu menahan diri setiap melihat istrinya .
" kalian belum makan siang kan ? ayo turun ke kantin saya sudah menyiapkan makan siang untuk kalian " ucap sasa lembut .
" tapi meetingnya beluummm...."
" okee ayo turun !! " ucap archie cepat memotong ucapan rico .
mendengar ucapan archie membuat mereka segera keluar ruangan untuk menuju kantin seperti yang sudah dikatakan oleh sang nyonya besar tadi , rico terkekeh saat melewati sasa dan archie yang masih berdiri disamping pintu.
" cepat turun bajingan " hardik archie kesal saat melihat ekspresi wajah rico yang menggodanya .
cup
sasa mencium bibir archie cepat untuk membuatnya tak melanjutkan perkataannya lagi .
" no swering " ucap sasa dengan tersenyum menenangkan suaminya
" aku tiba tiba sangat lapar sayang " bisik archie
" ayo turun ikuti mereka ke....
" aku mau memakanmu sekarang jugaa " ucap archie cepat memotong ucapan sasa
sasa tersenyum mendengar ucapan suaminya yang nakal dengan cepat sasa memeluk suaminya yang sudah tak tenang .
" nanti malam dirumah aku akan membayarnya sayang ... " bisik sasa pelan ketelinga archie
__ADS_1