Faith

Faith
Cinta tau kemana ia pulang


__ADS_3

Dua notaris baru Sasa nampak membatu seperti disambar petir mendengar perkataan pak Budi , mereka tak menyangka Sasa sang bos baru mereka ternyata sudah menikah dan suaminya adalah orang nomor satu di majalah Forbes untuk kategori pebisnis muda yang paling berpengaruh saat ini untuk wilayah Asia Pasific selama delapan bulan berturut-turut .


Archie hanya tersenyum kecil melihat dua pria muda dihadapannya mendadak membisu , sementara Sasa terlihat tak enak karana teman baru sekaligus pegawai barunya itu sudah dijahili sang suami .


" maaf tuan kami tak tau kalau bu Sasa adalah istri anda " ucap Setyo dengan tergagap karena shock ia tak menyangka kalau Sasa yang ia anggap masih single itu ternyata sudah punya suami .


" maafkan kecerobohan kami tuan Archie " imbuh Hari ketakutan dipecat , ia sudah mendengar tentang sepak terjang Archie didunia bisnis yang tak ragu menghabisi rival bisnisnya .


" tak apa aku bisa memakluminya istriku ini memang terlalu rendah hati , ia belum mau menunjukkan pada dunia kalau ia punya suami tampan seperti ku ini " jawab Archie mencoba menggoda Sasa .


" apa siikk " gumam Sasa lirih sambil mencubit perut sixpack Archie yang sulit dicubit karena ototnya yang terlalu keras .


Archie hanya tertawa saat melihat sang istri kesulitan untuk mencubit perutnya , Archie kemudian mengangkat kemeja yang ia pakai hingga menunjukan barisan otot perut yang sangat jantan untuk memberikan kesempatan pada Sasa supaya bisa meraih dagingnya supaya bisa dicubit Sasa .


Melihat Archie sengaja menunjukkan deretan otot macho-nya justru membuat Sasa kesal dengan cepat Sasa mencubit hidung mancung Archie hingga membuat Archie kesakitan dan meminta ampun Sasa hanya mengangkat satu alisnya melihat Archie kesakitan , karena tak tega akhirnya Sasa melepaskan tangannya pada hidung sang suami .


" ya sudah Setyo dan Hari jangan hiraukan suamiku dia memang agak menyebalkan , ya sudah karena hari sudah sore saya takut anakku akan menangis jadi kami mohon pamit ya .. permisi pak Budi terima kasih sekali lagi untuk hari ini " ucap Sasa berpamitan pada ketiga orang yang ada dihadapannya itu .


" sama-sama nak Sasa nak Archie ini sudah kewajiban saya , sampai jumpa lagi dan sampaikan cium sayangku pada Arthur " jawab pak Budi ramah .


" yes sir " ucap Archie cepat lalu menggandeng Sasa untuk masuk ke dalam mobil mewahnya , setelah sepasang suami istri itu masuk mobil itu kemudian melesat dengan cepat dengan dikawal dua mobil hitam dibelakang dan didepan mobil yang sedang mereka naiki itu .


Setelah Archie dan Sasa pergi dan tak terlihat Setyo dan Hari nampak bisa menarik nafas panjang , raut tegang di wajah kedua pria muda itupun menghilang .


" kenapa kalian kaget ? " tanya pak Budi menggoda dua anak buah barunya .


" maksud bapak ? " tanya balik Setyo dan Hari bersamaan .


" saya pernah muda sama seperti kalian , nak Sasa memang cantik sangat cantik bahkan jadi wajar kalau dia mendapatkan suami seperti nak Archie " ucap pak Budi pelan sambil menepuk pundak Setyo dan Hari yang terlihat kembali memucat itu , mereka tak mengira kalau pak Budi tau isi hati mereka .


Setelah berkata seperti itu pak Budi kemudian berjalan menuju mobilnya yang sudah menunggu tak lama kemudian Setyo dan Hari pun terlihat menyusul pak Budi untuk kembali kekantor hukum pak Budi dimana mereka sekarang bekerja . Sepanjang perjalanan pulang Setyo merasa malu telah mengagumi Sasa bahkan sempat membayangkan Sasa , ia merasa tak ada apa-apanya dibandingkan dengan sosok Archie yang sempurna itu .Setyo menarik nafas panjang untuk membuang rasa sesak di dadanya , begitupula dengan Hari yang tak kalah kaget dengan Setyo .

__ADS_1


" orang kaya ketemu orang kaya bagaimana mereka tak tambah kaya " gumam Hari dalam hati , sebelum meeting dengan Sasa tadi siang pak Budi sudah menjelaskan kalau semua uang yang Sasa miliki adalah miliknya dari warisan bisnis yang ditinggalkan oleh kedua orangtuanya .


Pak Budi hanya tersenyum didalam mobil melihat dua anak buah barunya yang terlihat patah hati itu setelah mengetahui kalau Sasa sudah menikah , ia hanya menggeleng pelan saat menyaksikan dua pemuda itu nampak seperti sedang berpisah dengan jiwanya .


Sementara itu didalam mobil mewah edisi terbatas yang membawa Archie dan Sasa pulang tengah terjadi adu argumen sepasang suami istri yang baru saja bertemu itu .


" Sasa ga suka mas kaya tadi " sengit Sasa sambil melipat kedua tangannya di dada .


" kaya tadi gimana ? " tanya Archie pura-pura bodoh .


" mas ngapain ngerjain anak buah pak Budi , itu sangat kekanakan huh " jawab Sasa sambil membuang wajahnya ke arah jendela .


Dengan menahan tawa karena melihat tingkah konyol sang istri Archie berusaha tetap cool menghadapi kemarahan istrinya itu .


" ya sekali-kali gapapa buat mereka sport jantung kaya tadi sayang " ucap Archie lembut .


" ya tapi ga usah ngancem-ngancem lah kan kasian dua orang itu " sahut Sasa cepat .


" akh apa si " cicit Sasa sambil mendorong tubuh Archie menjauh , berpisah tiga hari dengan sang suami membuatnya rindu tapi Sasa berusaha tak menunjukkan rasa rindunya dihadapan sang suami karena tak mau membuat suaminya besar kepala .


Di dorong Sasa justru membuat Archie semakin bersemangat untuk menganggu sang istri , dengan cepat Archie menarik Sasa kedalam pelukannya ia kemudian mencium kening Sasa berulang kali .


" bagaimana proyek disana ? aman mas ? " tanya Sasa pelan sambil memejamkan mata di dalam pelukan Archie.


" yes everything is fine right now " jawab Archie bersemangat .


" syukurlah , aku kira mas akan pulang tiga hari lagi " cicit Sasa dengan suara sedih .


" no aku tak akan bisa selama itu berjauhan darimu " ucap Archie pelan sambil mengecup bibir Sasa pelan .


Sasa sontak langsung memeluk Archie dengan erat , rupanya Sasa sudah tak bisa menahan rasa kerinduannya . Tadi jika tidak sedang ada ditempat umum mungkin Sasa sudah berteriak kegirangan melihat sang suami tiba-tiba muncul .

__ADS_1


Sang supir yang membawa mobil Archie nampak tersenyum mendengar percakapan suami istri itu , ia merasa senang melihat tuan dan nyonya-nya akur dan mesra seperti saat ini . Tak lama kemudian mereka sampai di rumah besar mereka dan langsung disambut oleh baby Arthur yang nampaknya sudah tau kalau ayahnya sudah pulang , Archie segera turun dan berlari ke arah keran air untuk mencuci tangan sebelum menggendong sang anak seperti yang Sasa ajarkan padanya selama ini . Setelah mencuci kedua tangan dan wajahnya Archie langsung mengambil alih baby Arthur dari pelukan sang pengasuh , begitu ada digendongan sang ayah suara tawa baby Arthur terdengar sangat kencang sepertinya ia sedang berbicara kalau ia sangat rindu pada sang ayah .


" ayo masuk ke dalam udah hampir senja " ucap Sasa pelan sambil menyentuh pinggang Archie yang sedang berdiri di halaman itu .


Archie mengangguk pelan lalu berjalan masuk ke dalam rumah mengikuti saran Sasa , sesampainya di dalam rumah Archie langsung duduk di sofa dan kembali bermain dengan sang anak . Sasa hanya tersenyum tipis melihat suami dan anaknya tertawa bersama , ia kemudian memutuskan untuk ke dapur untuk membuat makan malam untuk sang suami . Selama diperjalanan Archie sudah meminta Sasa untuk membuatkan sayur sup bayam dengan jagung plus ayam goreng dan sambal tomat , Archie mengatakan kalau selama di Australia ia sangat merindukan masakan Indonesia satu itu . Setelah berkutat hampir satu jam di dapur akhirnya makan malam untuk sang suami pun siap dinikmati , Sasa meminta Archie untuk mandi dan bersiap makan malam .


" anak ganteng sama ibu dulu ya , ayah mau mandi udah sore " ucap Sasa pelan ketika mengambil baby Arthur dari pelukan Archie .


" sabar ya sayangku nanti kita main lagi , ayah mandi dulu " imbuh Archie pelan sambil mencium wajah baby Arthur yang tersenyum lebar itu.


Archie meletakkan ponselnya diatas meja kemudian berjalan ke kamarnya untuk mandi , setelah selesai masak Sasa langsung mandi untuk menyegarkan tubuhnya . Selesai mandi Sasa kemudian menyiapkan air mandi untuk sang suami di bathtub , Sasa sudah menambah saltbath untuk membantu merilekskan otot-otot di tubuh Archie .


Setelah sang suami menghilang dibalik pintu Sasa kemudian duduk di sofa tempat dimana tadi sang suami duduk , ia meletakkan baby Arthur di baby bouncernya karena sedang mendengarkan lagu favoritnya diputar . Sasa meraih ponsel sang suami dan tersenyum lebar saat melihat foto wallpaper dan foto layar kunci yang ada di ponsel sang suami .


" dasar Archie nakal " ucap Sasa dengan tersipu .


💮 Bersambung


Jangan lupa klik like dan komentarnya ya kakak untuk mendukung Thor 😊


love u all


nafadila


Ini adalah foto Sasa yang digunakan Archie sebagai layar kunci di ponselnya



ini adalah visual foto yang dipasang Archie sebagai wallpaper di ponselnya .


__ADS_1


__ADS_2