
Mendapatkan pertanyaan seperti itu membuat air mata Archie akhirnya tak terbendung , untuk pertama kali selama mereka menikah baru kali ini Sasa melihat Archie menangis dengan jelas dihadapannya .
" Am I miscarried? " tanya Sasa mengulang pertanyaannya lagi .
" Dengarkan mas ya , semua ini bukan salahmu sayang ...mas yang salah disini " ucap Archie sambil menggenggam tangan Sasa dengan erat .
" Berapa minggu usianya ? " tanya Sasa terbata-bata .
" Dua minggu " jawab Archie cepat .
Mendengar perkataan Archie membuat air mata Sasa mengalir dengan deras , ia tak menyangka akan mengalami hal yang sama seperti Selena alami beberapa minggu yang lalu.
" maafkan aku mas karena aku tak bisa menjaga anak kita dengan baik " ucap Sasa dengan terbata-bata .
" No itu bukan salahmu , itu adalah sebuah musibah yang tak bisa kita hindari . Jadi sekarang jangan pikirkan lagi atas apa yang sudah terjadi , yang terpenting kau kembali sehat dan cepat pulih seperti sedia kala Arthur membutuhkanmu sayang " jawab Archie coba untuk memenangkan Sasa .
Sasa menganggukan kepalanya pelan dengan senyum yang dipaksakan merespon perkataan Archie , Archie yang tak tega melihat Sasa menyalahkan dirinya sendiri pun berusaha tegar . Ia tak mau membuat Sasa makin terpuruk , perlahan Archie naik ke ranjang perawatan Sasa dan memeluk tubuh Sasa dari belakang .
" Terima kasih sudah menjadi istri yang paling hebat di dunia " bisik Archie pelan .
" Gombal " sahut Sasa sambil tersenyum .
" Mas serius , kau bukan hanya mencintaiku tapi kau juga peduli pada tiga orang **** tengik itu. Aku adalah pria yang paling beruntung karena mendapatkanmu sayang " ucap Archie tulus .
Sasa meraba tangan Archie yang melingkar di perutnya dengan perlahan .
" Sasa tau rasanya gak punya orang tua mas . Oleh karena itu Sasa mau membuat mereka nyaman pada kita pada mas terutama , karena bagi tiga orang itu mas adalah segalanya " ucap Sasa bangga pada Archie .
__ADS_1
" Dan kau adalah segalanya bagiku " cicit Archie cepat menimpali perkataan Sasa .
" I can not live without you , sayang . Jadi jangan pernah berfikir untuk pergi dariku karena aku tak akan melepaskanmu " ucap Archie sambil mengeratkan pelukannya pada Sasa yang membuat Sasa menjerit kesakitan yang sontak membuat Archie mengutuk dirinya sendiri karena melakukan hal yang bodoh .
" Maaf maaf mas tak sengaja aduhhhh…. " ucap Archie panik ketika melihat Sasa memegangi perutnya .
" Dok bagaimana ini dok !!! kenapa istriku kesakitan seperti itu dok ?? " tanya Archie panik pada dokter yang sedang merawat istrinya .
" Sabar tuan , kami sedang berusaha menolong nyonya " jawab seorang suster mencoba menenangkan Archie .
Tak begitu lama kemudian akhirnya Sasa pun tenang ketika sudah berhasil ditangani oleh tim dokter , Archie pun mendapat sedikit wejangan dari dokter mengenai kondisi Sasa yang masih membutuhkan istirahat secara maksimal . Ia juga diberi tahu agar tak membuat Sasa kaget atau senang berlebihan karena karena emosinya itu mempengaruhi kesembuhannya .
Archie pun mengerti dan berusaha mengikuti anjuran dari dokter , perkataan dokter yang mengatakan kalau wanita yang keguguran itu mengalami rasa sakit yang lebih besar daripada wanita yang melahirkan membuat Archie takut .
Karena sudah malam Archie pun memilih untuk tidur di sofa ketimbang tidur satu ranjang dengan Sasa karena khawatir akan membuat rasa kesakitan kembali .
Sesampainya di hotel Gracia segera mandi dan berganti pakaian tidur karena ia merasa tak nyaman setelah seharian berada diluar ruangan dengan menggunakan dua gaun yang bagian punggungnya terbuka , sementara itu Gustaf yang masih canggung hanya bisa duduk menatap ke luar jendela yang mengarah ke pantai Ancol .
Tak lama kemudian Gracia keluar dengan menggunakan pakaian tidur yang terbilang cukup seksi karena bahan pakaian dalam yang ia gunakan sangat tipis , selama dikamar mandi Gracia mengutuk Sasa yang memilihkan pakaian tidur ith untuknya .
" Aku sudah selesai mandi dan mau langsung tidur " ucap Gracia tergagap karena berusaha menutup bagian dadanya yang hanya menutup setengah dari bukit kembarnya saja sehingga membuatnya terlihat sangat seksi .
Sebagai pria normal darah lelaki Gustaf berdesir melihat penampilan wanita yang sudah menjadi istrinya itu , matanya menyapu tiap inci bagian tubuh Gracia yang mulus tanpa cacat kecuali luka jahit di lengan yang merupakan bekas luka tembak .
" Ok , aku mandi dulu … kau tidur saja " jawab Gustaf gugup .
Gracia mengangguk pelan lalu naik ke atas ranjang dengan cepat sambil merangkak sehingga memperlihatkan celana dalamnya yang super seksi sehingga membuat Gustaf membatalkan niatnya untuk mandi karena birahinya sudah naik .
__ADS_1
" Awwww…. " jerit Gracia tiba-tiba saat ia terjatuh diatas ranjang karena ditindih oleh Gustaf .
" Lepaskan aku !!! apa yang mau kau lakukan … " ucap Gracia berontak .
" Kau istriku Grace jadi kau harus melayaniku " jawab Gustaf dengan nafas memburu karena nafsunya sudah naik .
" Aku belum siap , tungguuu …. mmmm aaakhhh
Gracia tak dapat menyelesaikan perkataannya karena mulutnya sudah ditutup dengan tangan oleh Gustaf , sedangkan tangan Gustaf yang lain sudah bergerilya di bagian tubuh Gracia . Julukan pinggang bak gitar spanyol memang pantas ditujukan bagi wanita Spanyol , karena memang tubuh indah mereka yang tak ada lawannya . Begitupun tubuh sintal Gracia , sama seperti dua kakak kembarnya Gracia dianugerahi sepasang bukit kembar yang cukup besar dan pinggang kecil yang membuat mata lelaki pasti akan silau .
Begitupun Gustaf yang sebenarnya masih canggung pun berubah buas ketika melihat tubuh Gracia yang sudah resmi menjadi istrinya itu .
" Ouchhhh aaakhh … " teriak Gracia dengan keras ketika merasakan ada yang sobek di dalam dirinya setelah Gustaf berhasil menerobos pertahanan terakhir Gracia yang dibarengi dengan keluarnya darah segar yang cukup hangat mengalir di senjata milik Gustaf yang sudah tertanam setengah di tubuhnya .
" Tahan… hhhhh hhhh aku baru memulainya " bisik Gustaf dengan nafas yang tersengal-sengal , mengoyak selaput dara seorang gadis yang masih perawan memang butuh tenaga yang ekstra apalagi Gracia banyak bergerak sehingga sempat membuatnya juga merasakan kesakitan .
Gustaf memejamkan matanya ketika berhasil menyatu dengan tubuh Gracia , ia merasakan denyutan aliran darah di bawah tubuhnya yang membuatnya merasakan sensasi luar biasa nikmat sementara itu Gracia yang ada di bawah tubuhnya sudah sesegukan karena merasakan sakit dan nyeri.
" Jangan menangis aku akan membuatmu merasakan nikmat dunia sebentar lagi " bisik Gustaf pelan ke telinga Gracia yang sudah memerah .
" Sakit … " ucap Gracia pelan sambil menatap sayu ke arah Gustaf .
" Don't be afraid … don't be nervous i'll be gentle " sahut Gustaf pelan sambil melumat bibirnya Gracia .
🌼 Bersambung 🌼
Jangan lupa like , komentar dan bantu vote donk kakak-kakak supaya Thor bisa update 2 episode tiap hari lagi ( update dulu aplikasi MT supaya bisa vote ) 🌹.
__ADS_1
Terima kasih .