
Setibanya dirumah Sasa bersikap seolah tak terjadi apapun , Sasa menyembunyikan apa yang baru dilihatnya . Sasa ingin menyangkal bahwa orang yang baru dilihatnya adalah sang suami .
Sampai jam makan malam tiba Archie belum juga pulang dia hanya memberi kabar bahwa akan pulang telat setelah meeting , Sasa lagi-lagi membohongi dirinya sendiri dengan berpura-pura percaya dengan apa yang diucapkan sang suami .
" bik makanannya dirapikan aja kayanya mas lembur hari ini " perintah Sasa lembut .
" tapi anda kan belum makan nyonya " jawab bik Rani.
" Sasa belum laper bik nanti kalau laper Sasa makan , ini dirapikan aja gpp " ucap Sasa dengan nada bergetar , dia sedang berusaha menahan air matanya agar tak turun .
" baik nyonya " beberapa pelayan menjawab bersamaan kemudian segera merapikan makanan yang ada dimeja .
Sasa meninggalkan ruang makan dan menuju kamarnya lalu menguncinya , Sasa mengingat kembali kejadian tadi siang dikampus dengan cepat Sasa membuka laptop miliknya untuk membuka forum mahasiswa dikampusnya . Rupanya pembahasan dirinya belum juga mereda terbukti dari masih banyaknya cuitan-cuitan dari mahasiswa lain yang memaki Sasa dengan kata-kata yang sangat kasar .
" maafkan ibu nak " tangis Sasa pecah setelah membaca forum dikampusnya , perasaan Sasa makin kacau ketika mengingat kejadian di mall tadi siang .
" sudah hampir jam sebelas malam mas dan kau belum pulang " ucap Sasa lirih .
Mendadak rasa mual itu datang kembali dan memaksa Sasa untuk mengeluarkan isi perutnya ,seharian ini Sasa hanya memakan belimbing tadi pagi dan segelas jus sirsak . Sasa hanya memuntahkan air sehingga membuatnya makin lemas , dengan langkah tertatih Sasa berhasil keluar dari kamar mandi dan sampai di ranjangnya setelah minum air putih yang ada diatas nakas Sasa kemudian merebahkan dirinya diatas kasur karena rasa mual itu kini berubah menjadi rasa pusing yang luar biasa .
Akhirnya Sasa terlelap karena terlalu lelah menunggu sang suami pulang , ia ingin menunggu suaminya pulang untuk berbagi cerita hari ini tapi suaminya ternyata tak pulang kerumah malam ini Sasa terbangun di jam tiga pagi dan mendapati tempat tidurnya masih kosong .
Karena rasa lapar yang begitu besar menyiksa akhirnya Sasa turun ke dapur untuk mencari makanan di kulkas , Sasa menggganjal perutnya dengan sepotong cheese cake saat ingin naik kekamarnya mendadak Sasa ingin masuk ke ruang belajar suaminya yang selama ini tak pernah ia masuki .
Mata Sasa menangkap ada sebuah amplop coklat diatas meja kerja suaminya dengan perlahan Sasa membuka amplop itu dan lagi-lagi air mata nya langsung menganak sungai , bagaimana tidak di dalam amplop coklat itu terdapat beberapa foto Archie sang suami ketika masih muda bersama dengan seorang wanita yang tadi dia lihat sedang bersama Archie di restoran . Di dalam foto itu mereka terlihat sangat bahagia .
" sejauh apa hubungan kalian mas ? " Isak Sasa lirih , tangan Sasa meraba foto-foto itu .
" kau tau semua tentang diriku tapi aku tak tau apapun tentangmu , maafkan aku " imbuh Sasa menyesali ketidaktahuannya .
Sasa menyeka air matanya kemudian keluar dari ruang baca sang suami setelah merapikan foto-foto itu kedalam amplop semula . Rasa sakit karena gosip di kampus tak lebih menyakitkan ketika ia melihat suaminya tengah bersama wanita lain .
Beberapa orang pelayan yang akan mulai membuat makanan untuk sarapan terkaget ketika melihat sasa terduduk dianak tangga dengan wajah sembab .
" nyonya kenapa duduk disini " tanya seorang pelayan .
" nyonya ayo pindah jangan disini "
" nyonya nanti sakit kalau duduk dilantai "
ucap beberapa orang pelayan yang khawatir melihat Sasa .
__ADS_1
Sasa tersenyum mendengar ucapan para pelayannya , Sasa memberikan senyuman palsu untuk menghibur pelayannya .
" Sasa laper makanya turun dan duduk disini bik , tadi buka kulkas cuma ada cheese cake " ucap Sasa lembut .
" Sasa mau makan yang berkuah-kuah , buatin mie instan ya bik Sasa tunggu " imbuh Sasa dengan tersenyum .
" mie instan ga bagus nyonya , bibik buatin sop tahu aja ya nyonya " ucap bik Rani yang tiba-tiba muncul .
" ya udah itu juga boleh tapi jangan lama-lama masaknya ya bik Sasa laper " titah Sasa lembut , Sasa kemudian naik kembali kekamarnya tiba-tiba rasa kantuk menyerang indra penglihatan nya .
Para pelayan tak ada yang berani membangunkan Sasa mereka melihat sang nyonya tengah terlelap pulas sekali sehingga tak ada yang berani mengganggu , bik Rani sang kepala pelayanan memerintahkan untuk menunggu sang nyonya bangun saja .
" nyonyaaaaaaaaaaa .... "
suara teriakan bik Rani memenuhi rumah .
Para pelayan yang ada dilantai satu sontak berlarian menuju arah datangnya suara bik Rani dikamar utama , saat para pelayan itu masuk terlihat sang nyonya sudah pingsan dilantai dan disebelahnya ada pecahan gelas dan air yang tumpah mengenai baju sang nyonya rumah .
Mereka dengan cepat segera mengangkat tubuh Sasa naik keatas ranjang lalu mengganti pakaiannya yang basah , beberapa pelayan lainnya ada yang segera menelfon dokter untuk datang kerumah setelah gagal menghubungi tuan mereka yang semalam tak pulang ada pula yang membuatkan minum untuk sang nyonya .
" bik , nyonya mudamu ini dalam kondisi yang sangat lemah saat ini saya harap kalian bisa menjaganya dengan memberikan makanan yang bergizi , jaga pola istirahat nya dan satu lagi jangan biarkan dia stres " pesan dokter Mega ketika akan pulang .
" saya berikan infus ini sampai jam dua belas siang nanti setelah lunch saya akan datang lagi untuk memeriksa bik " ucap dokter Mega sebelum pulang .
Bik Rani mengantar dokter Mega sampai pintu depan sebelum akhirnya mobil dokter itu berlalu dari kediaman Archie , bik Rani mencoba menghubungi tuannya tapi lagi-lagi ponsel milik tuannya masih tak aktif sama seperti tadi malam saat ia mencoba menghubungi nya untuk memberitahukan bahwa sang nyonya menunggunya pulang sama seperti malam-malam sebelumnya .
Sasa terbangun ketika waktu sudah menunjukkan pukul tiga sore , infus ditangannya sudah dicopot oleh dokter Mega tadi siang saat ia masih tertidur . Sasa ingin pergi kekamar mandi tapi mendadak ia menghentikan gerakannya untuk turun dari ranjang ketika mendengar suara percakapan orang didepan pintu kamarnya .
" jadi dia sudah kembali ? " tanya bik Rani .
" iya bik sekarang tuan masih bersamanya , dan saya diminta untuk memastikan Sasa tak mengetahuinya !! saya harap bibik bisa merahasiakan ini perintah tuan Archie langsung bik " ucap Rico dengan dingin .
" baik tuan ,tapi bagaimana kalau nyonya tanya dimana tuan " suara bik Rani terdengar lebih lirih
" jawab saja seperti biasa " jawab Rico .
" baik tuan "
petak
petak
__ADS_1
Suara sepatu Rico terdengar menuruni anak tangga meninggalkan depan kamar Sasa .
ceklek
pintu kamar Sasa terbuka .
Sasa memilih memejamkan matanya dan berpura-pura tidur .
" pastikan tidak ada orang dirumah ini yang membahas tuan dihadapan nyonya muda , ini perintah dari tuan " ucap bik Rani dingin , Sasa bisa menangkap bik Rani berubah menjadi sosok lain terdengar dari suaranya .
" baik kak " jawab beberapa orang berbarengan .
Mereka kemudian meninggalkan Sasa yang masih terlelap di tempat tidur , setelah mereka pergi Sasa membuka matanya dia mencerna maksud pembicaraan Rico dan bik Rani tadi .
" kasian nyonya muda , disaat nyonya sakit tuan pasti sedang bersama dengan nona Cassandra " terdengar seorang pelayan tengah berbicara dengan orang lain .
" heh jaga omonganmu !!! nyonya Sasa tak boleh tau nona Cassandra , kau cari mati ??!!! " hardik seorang wanita lainnya .
Sasa mendengar semua percakapan mereka dengan jelas , otaknya berkerja keras memikirkan nama Cassandra .
" siapa Cassandra ? kenapa semua orang dirumah ini sangat hati-hati mengucapkan nama itu " ucap Sasa dalam hati
" apa yang sedang kau sembunyikan dariku mas ?" isak Sasa dalam tangisnya
\~\~\~
hallo kakak-kakak semua ,
maaf kalau thor ada keterlambatan dalam up episode lanjutan " Faith " karena harus merapikan beberapa naskah yang masih berantakan supaya tak mengganggu kenyamanan kakak-kakak semua ketika membaca "Faith " .
semoga kakak semua suka dengan episode yang baru di upload ini , jangan segan berikan kritik dan saran ya kak di kolom komentar :) thor sangat suka ketika mendapat perhatian dari kakak- kakak semua .
__ADS_1