Faith

Faith
I am the drama queen


__ADS_3

Sasa berdiri seorang diri ditempat yang ia tak tau dalam keadaan mata tertutup , sang make up artist yang tadi membantu Sasa bersiap sempat berpesan padanya untuk tak membuka penutup mata sampai menerima aba-aba . Jika Sasa melanggar maka akan ada konsekuensinya oleh karena itu Sasa memilih mengikuti pesan yang dikatakan sang make up artist walau sebenarnya ia sangat ketakutan .


Saat sedang berdiri menunggu sesuatu yang tak pernah ia tau tiba-tiba Sasa mendengar suara jejak langkah yang berasal dari sepatu pria , karena jejak kaki sepatu wanita tak akan semantap seperti yang sedang ia dengar itu . Mendengar suara langkah sepatu yang semakin mendekat itu membuat Sasa panik , ia merasa kalau ajalnya akan semakin dekat . Kedua kaki Sasa mendadak lemas tapi ia berusaha tetap berdiri dengan berpegangan pada sebuah benda yang berdiri disebelahnya .


" bienvenido mi amor " terdengar suara yang tak asing bagi Sasa .


Sasa langsung membuka penutup matanya dengan tergesa-gesa untuk memastikan si empunya suara .


" kauuuu ....... " jerit Sasa kaget ketika berhasil membuka penutup matanya .


Berdiri dihadapan Sasa sang suami dengan memakai tuxedo warna putih dengan membawa satu buket bunga mawar putih yang besar tengah tersenyum di depan Sasa .


" apa maksud semua ini ? " tanya Sasa lirih menahan emosinya yang siap meledak .


" kejutannn !!!! " teriak semua orang yang sejak tadi bersembunyi di balik pepohonan .


Sasa bisa melihat ada Rico bersama Selena tengah menggendong baby Arthur yang sangat menggemaskan dengan tuxedo warna senada dengan sang ayah , lalu ada Gustaf dan dokter Frans yang tengah memegang gelas champagne . Lalu berbaris semua pelayan dan bodyguard di rumah Jakarta beserta pak Baskoro sang penjaga rumah yang selama ini tak pernah diajak pergi keluar negri tapi kali ini ia ikut bergabung dan terlihat tersenyum bahagia bersama orang-orang lainnya .


" apa maksudnya mas ? " tanya Sasa dengan suara bergetar karena terlalu marah .


" malam ini adalah perayaan dibukanya hotel dan resort milik kita di Australia dan aku menyiapkan ini untukmu sayang... kau suka kan " jawab Archie tanpa rasa bersalah , ia tak bisa membaca kalau Sasa sedang sangat marah dengan wajah yang memerah .


" gak lucu mas !!!! " ucap Sasa dingin , ia kemudian berjalan ke arah Rico dan Selena lalu merebut paksa baby Arthur yang sedang digendong oleh Rico .


Melihat Sasa pergi kemudian membuat Archie panik ia lalu mengejar Sasa setelah melempar buket bunganya ke arah Rico .


" sayang stop ...tunggu dulu mau kemana si ? " tanya Archie sambil berdiri dihadapan Sasa .


" ini pesta untukmu sayang pesta kita " imbuh Archie bersemangat .


" lanjutkan pestamu tuan Archie aku tak berminat !!! " jawab Sasa terbata-bata karena menahan marah .


" kau tak menyukainya sayang ? aku sudah menyiapkan ini secara khusus untukmu sayang " ucap Archie dengan lembut .


" jadi kau merencanakan hal segila ini dengan sangat matang ? kau tak pernah memikirkan apa efeknya padaku bukan !!! memang kau pikir dengan uang dan semua hartamu ini akan membuatku silau ? tidak Archie kau salah ...aku tak akan silau dengan semua kekayaanmu !!! aku membencimu Archie kau sudah sangat jahat padaku , kau tega padaku , kau jahat Archie aku tak mau melihatmu ... hiks hiks aku membencimu !!! " teriak Sasa tiba-tiba dengan air mata yang mengalir dengan jelas.


" kalau kau ingin merusak mentalku masukkan saja aku ke rumah sakit jiwa tidak dengan cara seperti ini Archie hiks ... hiks... kau benar-benar jahat Archie aku sangat membencimu " imbuh Sasa penuh kemarahan sambil memeluk baby Arthur lalu berlari ke arah kolam renang sambil menangis .

__ADS_1


Mendengar perkataan Sasa membuat Archie membeku ia tak menyangka pesta kejutan yang sudah ia rencanakan dengan matang bersama Rico , Gustaf dan dokter Frans akan gagal . Saat semua pria nampak kebingungan Selena hanya menggeleng pelan ia tau hal seperti ini pasti akan terjadi , dengan langkah pelan Selena berjalan menuju ke kolam renang dimana Sasa tengah menangis sambil memeluk baby Arthur yang terlihat kebingungan karena tak mengerti dengan apa yang sudah terjadi .


Selena memberikan aba-aba pada Rico untuk menahan Archie yang berjalan mendekat ke arah Sasa , ia ingin mencoba berbicara dari hati ke hati sesama perempuan dan tak mau rencananya gagal karena Archie menggangu . Melihat aba-aba dari Selena yang melambaikan tangan sontak membuat Rico langsung menahan Archie supaya tak mendekati Sasa .


" Sa boleh aku duduk disini " ucap Selena lirih .


Tanpa membuka mulutnya Sasa hanya mengangguk pelan , kedua matanya tak berhenti mengeluarkan air mata sehingga membuat Selena merasa iba . Perlahan Selena menyentuh pundak Sasa dan mengambil alih baby Arthur dari pelukan Sasa .


" kasian bayi tampan ini kalau harus melihat ibunya menangis " ucap Selena sambil tersenyum setelah berhasil menggendong baby Arthur .


Selena kemudian berjalan ke arah bik Rani dan menyerahkan baby Arthur pada bik Rani untuk diasuh , ia kemudian berjalan kembali ke arah Sasa yang sudah duduk di sebuah kursi .


" kau marah Sa ? " tanya Selena pelan .


" padahal suamimu sengaja menyiapkan ini semua secara khusus lho , apalagi ia sampai memboyong semua pelayan kalian di rumah apa kau tak suka dengan ini ....


" bagaimana aku bisa suka kalau dia sampai membuat skenario penculikan untukku , apa aku tak boleh marah padanya setelah ia melakukan hal semenakutkan ini kak ? " ucap Sasa terbata-bata memotong perkataan Selena .


Deg


" kau takut Sa ? " tanya Selena lirih karena bisa menyadari kalau Sasa benar-benar tengah ketakutan .


" Archie terlalu arogan , dia tak pernah berfikir bagaimana perasaan orang lain bagaimana perasaanku , aku bukanlah orang yang bisa tertawa dan tersenyum bahagia mendapatkan kejutan seperti ini bagiku ini hanya sebuah tindakan jahat yang tak berperikemanusiaan ... bagaimana kalau aku mati karena kaget ketika aku sedang dibawa dalam perjalanan ....


" no sayang mana mungkin aku tega melukaimu , aku hanya ingin memberikan kejutan saja sayang apa caraku salah ? " tanya Archie cepat memotong perkataan Sasa .


Sasa tersenyum tipis mendengar pertanyaan suaminya ingin sekali ia memukul kepala Archie supaya bisa menyadarkan suaminya yang arogan dan lebay itu tapi Sasa masih menahannya karena tak mau membuat harga diri Archie jatuh dihadapan semua anak buahnya .


" jadi menurut mu tak salah ? iya ?? " tanya Sasa dingin sambil menatap tajam ke arah Archie .


" tentu , dimana salahnya " tanya Archie balik tanpa rasa bersalah .


" ok fine jika kau merasa dengan melakukan skenario penculikan seperti ini kau anggap tak salah berarti aku juga bisa memberikanmu kejutan dengan berpura-pura tengah berkencan dengan pria lain " ucap Sasa sambil tersenyum .


" Sasa jaga ucapanmu !!! " teriak Archie emosi .


" kenapa kau marah ? aku hanya mencontohmu saja bukan " jawab Sasa datar .

__ADS_1


" sebelum kau melakukan sesuatu coba kau fikir matang-matang apakah tindakan yang kau lakukan tak merugikan orang lain ? apakah istrimu yang penakut ini akan bisa menerima perlakuan seperti tadi ,apakah mental seorang Sasa masih bisa waras setelah akting anak buahmu tadi mas ... apakah aku ... hiks hiksss... aku bisa gila mas kau benar-benar jahat padaku hiks hiks....


Deg


Jantung Archie berdetak dengan cepat mendengar perkataan Sasa , ia sepertinya sudah menyadari dimana letak kesalahannya sehingga membuat Sasa sangat marah .


Bug


Archie langsung berjalan mendekat dan memeluk Sasa dengan erat ia merasa sangat bersalah telah membuat Sasa ketakutan , berulang kali Archie mengucapkan kata maaf pada Sasa yang masih menangis dalam pelukan Archie .


" maaf sayang , mas ga bermaksud ingin menyakitimu mas hanya mau memberikan kejutan padamu saja sayang " ucap Archie lirih sambil terus membelai rambut Sasa penuh kasih sayang .


" kau jahat mas , gimana kalau Sasa kena serangan jantung tadi hiks hiks " sahut Sasa sambil memukul dada Archie .


" maaf sayang maaf mas ga bermaksud jahat mas hanya ingin memberikan kejutan yang lebih special padamu , maaf jika caranya salah ... mas mohon jangan marah mas minta maaf padamu " pinta Archie sambil terus memeluk Sasa .


Sasa berusaha melepaskan pelukan Archie ia kemudian menyeka air matanya dan menatap tajam ke arah Archie tanpa berkedip .


" berapa lama mas ngerencanain ini semua dan dapat ide dari mana ? " tanya Sasa dingin .


" satu bulan mas memikirkan rencana ini matang-matang bersama mereka bertiga " jawab Archie sambil menunjuk ke arah Rico yang tengah berdiri bersama Gustaf dan dokter Frans yang terlihat tegang .


" jadi satu bulan kalian merencanakan ini ? " tanya Sasa mengulang perkataan Archie .


Archie mengangguk pelan tanpa bersuara ia benar-benar merasa bersalah telah membuat Sasa ketakutan , Archie mengutuk tindakan bodohnya itu .


" ha ha ha ha .......


Tiba-tiba Sasa tertawa dengan keras hingga membuat semua orang kaget termasuk Archie yang sedang berdiri di dekat Sasa .


" what happen ? " bisik Gustaf pelan pada dokter Frans yang kaget melihat Sasa tertawa .


" i don't know " jawab dokter Frans cepat .


Sasa kemudian menyeka air matanya dan berjalan ke arah meja untuk mengambil minuman yang ada diatas meja , perlahan Sasa meminumnya dan berkata :


" bagaimana apakah aktingku tadi cukup membuat kalian terkejut ? "

__ADS_1


🌼 Bersambung 🌼


Jangan lupa like dan komentar ya kakak-kakak , terima kasih 🌷


__ADS_2